Salah satu buku yang saya beli 10rebuan di Obral Buku Gramedia, dan walaupun tampangnya nggak menarik buat saya (si laki-laki di sampulnya juga bukan tipe saya) tapi akhirnya saya beli juga karena lumayan tebal. #eh
Jadi, anggap saja buku ini adalah chicklit versi pria (LadLit). Lumayan lah sebagai variasi di antara gundukan TeenLit dan Chicklit yang bertebaran, dan ini juga yang dijanjikan di halaman belakangnya sebagai "mengerti sudut pandang pria". (Lupa kata-kata tepatnya, bukunya lagi ditinggal di rumah, hehe..)
Dan ternyata, sudut pandang pria yang dimaksud adalah.. ehm, kata-katanya agak porno. Yah, apalagi sih yang bisa diharapkan kalau Si Adam, Nick, dan Mark mendapat penghasilan-enam-digit dollar dari situs portal PleazeYourself Pornographic Club? Yang saya bisa jamin adalah setelah membaca buku ini, pengetahuan Anda tentang kata-kata mesum akan jauh meningkat, sehingga membuat saya malah jadi bertanya-tanya apakah semua laki-laki itu mesum. Tapi jangan khawatir tentang adegan-adegan pornoaksi yang tidak muncul di novel ini..
Ringkas cerita, Mark sudah menikah (dengan mantan Adam), Adam masih mencari wanita yang tepat (semua diputuskan hanya dalam sekali kencan!) sedangkan Nick berencana menikah dengan Sandra. Jelas Adam tidak rela karena menurutnya Sandra hanya mengincar uang Nick. Tapi Nick kelihatan begitu bahagia, membuat Adam ragu-ragu memperingatkannya. Di saat yang sama, sepertinya Adam telah menemukan wanita pujaannya..
Jadi, menurut buku ini, para pria sulit membicarakan masalah pribadinya dari hati ke hati (curhat?), karena privasi antar individu amat dijaga. Bahkan, sepertinya lebih umum membiarkan seseorang jatuh terperosok lebih dahulu daripada memperingatkannya. (Yang sepertinya tidak akan digubris juga..) Apakah ini memang benar-benar terjadi? Yah, mari kita tunggu saja para pria mengklarifikasikan masalah ini.
Kesimpulannya, novel ini lumayan bagus, bisa membuat saya senyum-senyum sendiri sejenak, walaupun sisi romantisnya kurang terasa..