What do you think?


Kapten Polisi Kosasih dan Gozali #22
Misteri Cincin yang Hilang
Josefina Aznan tidak mengetahui bahwa dia memiliki sesuatu yang berharga di Lawang, sampai paman dan bibinya yang sudah tak pernah dilihatnya selama belasan tahun tiba-tiba muncul mencarinya.
Itulah awal munculnya intrik dan pembunuhan di kota kecil yang berhawa sejuk itu.
Baru tiga hari Josefina di sana, dia sudah dituduh membunuh seorang laki-laki tua, bekas tukang kebun kakeknya, karena dianggap dia ingin mengambil kembali cincin paman angkatnya yang telah dicuri si tukang kebun tiga puluhan tahun yang lalu. Tapi sebelum polisi berhasil membuktikannya, jatuh korban berikutnya, dan berikutnya. Semua korban ternyata orang-orang yang sudah tua.
Siapakah si pembunuh ini, yang berkeliaran membunuh orang-orang tua itu, dan mengapa? Apakah itu ada kaitannya dengan cincin Hartono yang hilang?
Kapten Polisi Kosasih dan rekannya Gozali kali ini harus berlomba dengan si pembunuh. Mereka sudah kecurian tiga langkah, berhasilkan mereka menangkapnya atau akan jatuh korban yang keempat?
Itulah awal munculnya intrik dan pembunuhan di kota kecil yang berhawa sejuk itu.
Baru tiga hari Josefina di sana, dia sudah dituduh membunuh seorang laki-laki tua, bekas tukang kebun kakeknya, karena dianggap dia ingin mengambil kembali cincin paman angkatnya yang telah dicuri si tukang kebun tiga puluhan tahun yang lalu. Tapi sebelum polisi berhasil membuktikannya, jatuh korban berikutnya, dan berikutnya. Semua korban ternyata orang-orang yang sudah tua.
Siapakah si pembunuh ini, yang berkeliaran membunuh orang-orang tua itu, dan mengapa? Apakah itu ada kaitannya dengan cincin Hartono yang hilang?
Kapten Polisi Kosasih dan rekannya Gozali kali ini harus berlomba dengan si pembunuh. Mereka sudah kecurian tiga langkah, berhasilkan mereka menangkapnya atau akan jatuh korban yang keempat?
514 pages, Paperback
First published January 1, 1995
About the author
S. Mara Gd
73 books147 followersBerawal dari menerjemahkan novel-novel Agatha Christie, S. Mara Gd mulai menulis novel pertamanya, Misteri Dian yang Padam pada tahun 1984 (diterbitkan tahun 1985). Tokoh yang diciptakannya adalah seorang kapten polisi bernama Kosasih dan sahabatnya yang punya latar belakang hitam, Gozali. Sejak itu novel-novel tentang petualangan dua serangkai, Kosasih dan Gozali, dalam melacak para kriminal mengalir terus. S. Mara Gd memadukan logika dan humor dalam bahasa sehari-hari yang menarik, di sana-sini diwarnai oleh dialog Suroboyo-an. Lokasi ceritanya umumnya mengambil tempat di Surabaya dan sekitarnya.
(Starting from translating novels by Agatha Christie, S. Mara Gd began writing his first novel, Misteri Dian yang Padam, in 1984 (published in 1985). The characters he created were a police captain named Kosasih and his friend Gozali, who had a dark past. Since then, novels about the adventures of the duo, Kosasih and Gozali, in tracking down criminals have continued to flow steadily. S. Mara Gd combined logic and humor in engaging everyday language, here and there colored by Surabayan-style dialogue. The settings of his stories generally take place in Surabaya and its surrounding areas.)
(Starting from translating novels by Agatha Christie, S. Mara Gd began writing his first novel, Misteri Dian yang Padam, in 1984 (published in 1985). The characters he created were a police captain named Kosasih and his friend Gozali, who had a dark past. Since then, novels about the adventures of the duo, Kosasih and Gozali, in tracking down criminals have continued to flow steadily. S. Mara Gd combined logic and humor in engaging everyday language, here and there colored by Surabayan-style dialogue. The settings of his stories generally take place in Surabaya and its surrounding areas.)
Ratings & Reviews
Friends & Following
Create a free account to discover what your friends think of this book!
Community Reviews
Displaying 1 - 5 of 5 reviews
June 17, 2010
kalau ini novel yang pernah aku baca jaman SMP. Ya ampuun.. jaman itu belon ada teenlit atau chicklit, atau apapun itu laah...
suka banget ama ceritanya. herannya aku baca ini dulu sebelum baca buku nya agatha c.
suka banget ama ceritanya. herannya aku baca ini dulu sebelum baca buku nya agatha c.
December 31, 2022
Josi kepo sekali 😅. Lumayan plot twist.
This entire review has been hidden because of spoilers.
December 28, 2013
Sebenarnya mau ngasih 2.5 bintang, 0.5 nya karena novel ini berhasil bikin saya sebel sama Josefine. 2 bintangnya karena seperti novel S. Mara Gd yang berjudul Misteri Asmara di Pondok Songka dengan tipe kasus yang serupa, konflik keluarga dan harta, prolog yang mengisahkan hal-hal sebelum pembunuhan pertama terjadi terasa terlalu panjang, hingga membuat saya tidak sabar untuk mengintip-ngintip jauh ke halaman berikutnya.
Kasus yang dipaparkan pun sebenarnya mirip, sejak awal dibawa ke pemikiran bahwa si A pembunuhnya lalu tiba-tiba si A terbunuh dan membuat semua pemikiran awal tampak salah, walaupun sebenarnya tidak benar-benar salah dan pada akhirnya terungkap bahwa yang membunuh adalah si X yang sejak awal tampak mencurigakan tapi tidak menjadi bahan perhatian. Cukup mengejutkan sebenarnya.
Dan seperti novel S.Mara Gd lainnya, novel ini pun memasukkan beberapa hal yang bisa menjadi bahan pemikiran, mungkin penulis menuangkan pendapatnya tentang suatu hal ke dalam novel ini, sekedar menjadi bahan obrolan tokoh atau pikiran tokohnya.
Novel ini jelas tidak membuat saya berhenti untuk membaca novel S.Mara Gd lainnya.
Kasus yang dipaparkan pun sebenarnya mirip, sejak awal dibawa ke pemikiran bahwa si A pembunuhnya lalu tiba-tiba si A terbunuh dan membuat semua pemikiran awal tampak salah, walaupun sebenarnya tidak benar-benar salah dan pada akhirnya terungkap bahwa yang membunuh adalah si X yang sejak awal tampak mencurigakan tapi tidak menjadi bahan perhatian. Cukup mengejutkan sebenarnya.
Dan seperti novel S.Mara Gd lainnya, novel ini pun memasukkan beberapa hal yang bisa menjadi bahan pemikiran, mungkin penulis menuangkan pendapatnya tentang suatu hal ke dalam novel ini, sekedar menjadi bahan obrolan tokoh atau pikiran tokohnya.
Novel ini jelas tidak membuat saya berhenti untuk membaca novel S.Mara Gd lainnya.
May 26, 2013
Pengantarnya kelamaan... Sampai pertengahan buku baru muncul kasus pembunuhannya. Sebenarnya nggak salah juga sih, tapi di lain sisi ga sabar juga bacanya. Sambil nggerutu, mana nih kasusnya??
Tapi twistnya boleh lah... Pembunuhnya bisa jadi ga disangka2, meski gw tetep udah curiga duluan hehehe...
Tapi twistnya boleh lah... Pembunuhnya bisa jadi ga disangka2, meski gw tetep udah curiga duluan hehehe...
March 27, 2014
Suka settingnya.
Suka alur ceritanya.
Suka analisisnya.
Suka karakter tiap tokohnya.
Suka kejutannya.
Suka semuanya.
Suka alur ceritanya.
Suka analisisnya.
Suka karakter tiap tokohnya.
Suka kejutannya.
Suka semuanya.
Displaying 1 - 5 of 5 reviews






