Sri cewek paling jagoan olahraga di SMP-nya. Tapi saat namanya diumumkan jadi anggota regu gerak jalan untuk perlombaan sekabupaten, ia justru gundah. Soalnya sederhana: Sri tidak punya uang buat beli sepatu baru, sementara sepatunya yang sekarang sudah berlubang ujungnya.
Apa iya, Sri lalu mesti mogok nggak ikut lomba saat harapan teman-teman satu sekolahnya, bahkan satu kelurahannya ada di pundaknya?
Bersama sahabatnya, Lisa yang ketua OSIS, Sri berusaha mencari uang untuk membeli sepatu. Tapi saat uang itu kemudian terkumpul, ada lagi halangan lain yang menghambat langkah Sri....
Menulis adalah minat utamanya. Telah menulis 30 judul buku. Di ranah fiksi, ia telah menerbitkan dua kumpulan cerpen, yaitu Never Be Alone (2005) dan Lintasan Cinta (2007), serta Trilogi Temanggung yang terdiri atas Warrior (2005/2020), Dalam Rinai Hujan (2012/2020), dan Temanggung, Yogyakarta (2020). Novelanya Alok (2025) diterbitkan POST Press.
Selain menulis, ia juga menerjemahkan, mengedit naskah, dan menerima layanan penulisan secara ghostwriting.
Ia aktif melakukan pelatihan penulisan dan mengembangkan metode ART (Amati, Renungkan, Tuliskan). Pelatihan pernah diadakan di Yogyakarta, Jakarta, Bandung (Jabar), Purwokerto, Solo, Temanggung, Muntilan, Salatiga, Semarang, Pati (Jateng), Surabaya (Jatim), Palu (Sulteng), Sibolangit, Medan (Sumut), Wewewa Tengah, dan Lewa (NTT).
Tulisannya terbit di media cetak dan online, seperti Kompas, Renungan Harian, Detik, Beritagar, Mojok, Alinea, dan Liturgia. Ia pemimpin redaksi Renungan Harian (2012-2016) dan anggota tim pengelola Renungan Anak Footprints.
Penghargaan yang pernah diperolehnya: 1. Surat Terbuka untuk Marlina - Pemenang Lomba Penulisan Kritik Film dalam Apresiasi Film Indonesia 2018 (Pusbang Film Kemdikbud). 2. Sila Pancasila dalam Drama Sebuah Keluarga - Nomine Lomba Penulisan Kritik Film dalam Apresiasi Film Indonesia 2018 (Pusbang Film Kemdikbud). 3. Bagaimana Menafsirkan Pancasila Secara Kreatif - 10 Besar Artikel (Opini) Kategori Umum dalam Lomba Apresiasi Pendidikan 2018 (Kemdikbud). 4. Balada Televisi Rusak - Kelompok Terbaik II Lomba Penulisan Artikel Feature Sekolah Dasar 2017 (Kemdikbud). 5. Maskumambang - pemenang penghargaan dalam Sayembara Mengarang Cerpen femina 2006. 6. Keluarga Kecilku - hadiah penghargaan dalam Lomba Cipta Puisi HUT I Fordisastra 2006.
5 bintang deh buat novel ini. Novel klasik yg menurut aku sama sekali gak jadul walaupun dengan latar 80-an. Menceritakan tentang Sri, yg terpilih sebagai salah satu perwakilan dari sekolahnya dalam lomba gerak jalan. Tapi ia juga bimbang karna sepatu yg ia punyaㅡdan satu satunyaㅡitu berlubang......dan ia juga nggak mungkin meminta sepatu kepada si mboknya (ibu) yang hanya seorang bakul lopis. Kehidupan Sri dan Ibunya yang hidup sederhana dan sangat bersahaja.
Mas Arie seperti memiliki sihir yg membuat novel ini ringan untuk dibaca walaupun dengan kisah kehidupan Sri yg sederhana.
yang nulis teman saya...dan saya tahu pergumulannya..dan saya diberi bukunya ini...sipppp..mengingatkan pada masa-masa smp saya dulu....jadi pengen nangis pas baca ini...
cerita sederhana dan hangat yg begitu dekat dengan kehidupan masa-masa sekolah. dapat novel ini sebagai hadiah ultah waktu kelas 1 SMP :). sekarang sudah lulus SMA :)