Dari waktu ke waktu, aku tak pernah menemukan arti kebahagiaan. Selalu berlari secepat angin dari masalah satu ke masalah lainnya. Namaku Tama Janowitz. Karena konflik di tanah kelahiran, aku dan adikku Alicia harus pergi ke sebuah negeri yang tak pernah kami tahu sebelumnya. Petualangan demi petualangan kami dapatkan. Bahkan aku sampai masuk ke penjara dan terpisah dari adikku tersayang, Alicia. Semua yang kulakukan hanya satu. Menemukan Alicia, meyakinkannya bahwa aku kakaknya, dan menjaganya seumur hidup. Sehingga, suatu saat nanti, aku, Alicia, dan Mama bisa berkumpul di surga-Nya.
“Emosional! Bener-bener mengharukan. Novel serius pertama yang membuat gue nggak ingin berhenti membacanya sampai selesai.” – Ojan, Aktor Sketsa Trans TV
“Luar biasa! Novel religi universal yang menyayat hati. Mengalir dan menggugah rasa penasaran. Seru!” - Haris Firmansyah, Penulis Novel 3 Koplak Mengejar Cinta
Menulis novel Van Loon (Pustaka Hanan, 2012), novel Tell Your Father I am Moslem (WahyuQolbu, 2013) www.facebook.com/TellYourFatherIamMoslem , novel Insya Allah You'll Find Your Way (WahyuQolbu, 2014)www.facebook.com/NovelInsyaAllah , dan beberapa novel lainnya tengah menunggu proses cetak. Cerpen-cerpennya pernah dimuat di majalah dan surat kabar nasional. Menulis beberapa buku antologi cerpen dan puisi. Kini, penulis aktif di group kepenulisan facebook : KELAS ONLINE BIMBINGAN MENULIS NOVEL (KOBIMO) sebagai founder dan penggagas group. Penulis bisa dihubungi melalui FB : www.facebook.com/hengkikumayandi atau ke email : kumailintang@gmail.com
akhirnya selesai jugaaaaa. banyak bgt sih ini yg mau kubahas :)))))))) yang paling mengganggu buatku: tokoh2nya kayak gak ada kemistri, bahkan tama alicia juga kemistrinya gak 'sedapet' itu. tama gak berperilaku kayak anak usia 16 tahun pada umumnya, begitupun alicia, bocah bgt kelakuannya ga kayak anak usia 12 tahun. tokoh2nya juga ga konsisten. cepet banget switchnya. ga punya pendirian dan karakter yang kuat even tokoh utama, tama. sebel bgt pas bagian chanying dan emily yang begitu mudahnya berubah kepikiran cuman krn tama ngomong sesuatu. alurnya maksa. bagian religius nya juga maksa. aku pun salut aku bisa selesain satu buku ini :) jujurr kecewa soalnya liat rating goodreads tinggi bgt 😭💔
Dari awal memang sudah menegangkan,dan yang pasti buat banyak air mata keluar, sepertinya HK membuat novel ini dengan pikiran yang benar-benar terbuka. Apalagi bahasanya yang benar-benar terdengar seperti drama ketegangan,novel religius yang tidak hanya mengusik ke satu agama saja,jadi intinya ini adalah novel religius internasional.
For a fast type of reader, this book was made for you! A melancholic kind of story with some adds of dramatic and religious element that telling us about a brother reaching for his sister that separated after a war. Overall, it was good.