Jump to ratings and reviews
Rate this book

Kukuri hime [ くくりひめ ] #1

The Binding Princess 01

Rate this book
Kukuri adalah Miko “pengikat” yang bersama saudara kembarnya mewarisi darah terkutuk. Setelah melarikan diri dari desa Himekami, selama 11 tahun dia terpisah dengan saudaranya dan hidup tenang di kuil Kamiya bersama Pendeta Mikado. Tak disangka saudara kembarnya tiba-tiba muncul dan memanggilnya kembali ke desa Himekami. Tak hanya itu, ia juga mencelakai pendeta Mikado. Apa yang sebenarnya diinginkan saudaranya itu?

200 pages, Paperback

First published October 21, 2015

1 person is currently reading
18 people want to read

About the author

Himeno Haru

3 books

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
2 (28%)
4 stars
3 (42%)
3 stars
1 (14%)
2 stars
1 (14%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 3 of 3 reviews
Profile Image for Gus.
619 reviews62 followers
September 11, 2018
--- The Binding Princess 1-3 ---
Plot: Berjalan maju dengan flashback memadai.
Penokohan: Semuanya oke kecuali si bocah kembar selain Ten .
Gambar: O-HO! My cup of style /eheh.

"Mereka gadis kembar yang dapat memanggil mahluk yang bukan berasal dari dunia ini..."

Kukuri bekerja sebagai seorang miko di Kuil Kamiya. Disana, ia ditemani Pendeta Mikado dan hidup bersandar pada kedamaian. Sampai suatu ketika, rentetan kejadian masa lalu mulai datang dan mengingatkan Kukuri mengenai hal-hal yang ingin dilupakannya.
Hal-hal menyangkut Desa Himekami...
Hal-hal menyangkut ritual perayaan...
...dan Kakak kembarnya, yang bernama sama dengannya.


Baca sinopsisnya langsung ya^^.
Nah, mari kita centang satu-satu poin penting yang *uhuks* saya rasakan di komik ini.
* Gadis kembar :: SIP.
* Cerita horor rakyat Jepang :: SIP (cuma efektif volume pertama tapi.)
* Kekuatan supernatural :: SIP.
* Ritual :: SIP.
* Gadis kuil :: FOR THE GLORY OF-- SIP! SIP! SIP!
* Subtle Romance rangkap cinta kekeluargaan :: JUSTICE-- EH... SIP!
* Musuh menjadi kawan :: ULTRA SIPP!
* Makanan :: .......//oops //eheh❤️

Lalu... ASTAGA, KUKURI MEMANG MANIS, TAPI KAKAKNYA BETULAN CANTIK, CANTIK SEKALI ❤️ //srsly.


Saya senang sekaligus deg-degan saat memegang buku ini. Ada ketakutan tersendiri yang saya rasakan andai saya tidak suka buku ini. Soalnya... saya membelinya nekat karena saya sudah lama penasaran dengan judul ini. Ya. Ini kasusnya sama dengan Necrolog ^^.

Sudah sejak mengenal Fatal Frame II, saya jadi menaruh minat pada gadis kembar dan juga pada cerita rakyat Jepang serta ritualnya. Bukannya suka adegan saudara saling cekik *oops, tapi... saya merasa ada keindahan dan kepedihan tersendiri dengan ritual menyedihkan itu. Seperti... ada cinta antar saudara yang makin terpancar. Tidak berarti saya suka ending Crimson Butterfly-nya Fatal Frame II lho. Favorit saya tetap Promise ending dan Hellish Abyss (͡° ͜ʖ ͡°) ❤️ //yangmengerticumayangmain //don'tmind.

Nah balik ke Binding Princess.
Awwwww~ ( ´ ∀ ` ) ❤ ️Saya suka sekali rentetan plotnya yang menyangkut-pautkan hal-hal (yang mungkin bisa dibilang-- tentu saja--) tradisional Jepang. Dan semua dijelaskan dalam versi yang kelam, dimana saya dan kalian (mungkin) jarang dengar. Plotnya juga selalu berjalan dan para tokohnya memiliki kekuatan, sifat dan pijakan tersendiri. Selipan nuansa kekeluargaan yang hangat juga terasa pas di tengah ketegangan dan kemuraman yang melanda. Menambah kemanisan dan kepahitan dan kerumitan (eh tidak juga) hubungan antar tokohnya (haha).



....
....
...Rasanya saya seperti menonton satu episode animovie saat membaca ini. Bobotnya mirip-mirip Wolf Children yang juga punya animovie dan komiknya bertotal tiga volume ^ p ^ ) //bobotdalambanyakartian.

Saya harus mengancungi jempol dengan footnote-nya yang sangat membantu dan mencerahkan. Tanpa footnote, saya pasti tersesat dengan istilah-istilahnya. Eh tunggu... lalu saya harus bilang apa lagi? Apa saya harus curhat? Ah, jangan ah. Nanti spoiler-- eh tapi tak apa kan, jika di spoiler-box? ^ p ^ //what. Bercanda ding! Kebagusan yang saya rasakan mungkin berbeda jika kalian yang baca. Tapi sungguh, saya senang sekali bisa melihat companion karakter utamanya (dan hal diluar dugaan lain). Saya juga bisa men-pairing si tokoh utama dan hubungan mereka yang ngomong-ngomong sudah direstui si kakak *uhuk* //gusbacapakaikacamataimajinasi //hati-hatiketularan-- //ehsalah,semogaketularan! X"D.

Sebenarnya saya mau memberikan empat bintang, mengingat ada hal yang menurut saya sudah mulai di-lekas-segerakan (aksinya) dan membuat saya bertanya-tanya pada buku terakhir. Tapi karena semua eksekusinya berjalan baik dan keren, saya boleh tutup mata dan bersubjektif ria di review saya sendiri, bukan?
Ah. Disuatu sisi saya ingin merekomendasikan komik ini. Tapi... kakak saya tidak begitu suka. Jadi kurasa yang bisa menikmati komik ini hanyalah orang yang senang dengan plot agak berat dan kelam rangkap hal-hal tragis lainnya. Eh tapi saya tidak merasa tragis sih... tidak juga.



For the glory of subtle romance rangkap family love dan cinta antar saudara, pertemanan, ritual, intrik, kegregetan, dan ketakutan (dan melupakan segala minus-minornya) yang saya rasakan... tentu saja ini masuk "cangkir komik" saya^^.
[9.7/10]
Profile Image for Aravena.
681 reviews36 followers
February 7, 2018
(vol. 1-3 tamat)

Awalnya saya dengar komik ini......



Anyway, ini gado-gado elemen supernatural, horor, drama kakak-beradik, action, dan bumbu sedap mitologi & cerita rakyat khas Jepang. Semuanya terangkum dalam plot yang IMHO sangat bagus. Saat membaca ini, kadang serasa baca novel atau game yang skenario ceritanya padat berisi.

Soal penuturan visualnya: gaya gambarnya lumayan bagus dan khas (*walau awalnya terasa bukan selera saya), tapi komposisi paneling dan banyaknya dialog + penjelasan di tiap halaman... membuat komik ini jadi memerlukan 'konsentrasi lebih' agar bisa enak saya ikuti. Ada juga panel-panel tertentu yang ukurannya terasa tidak pas/terlalu kecil sehingga momen dramatis jadi terasa kurang maknyus dan momen laganya terlihat kurang jelas.

Namun, saya rasa pembaca juga ujungnya akan bisa membiasakan diri. Intinya sih, ini jenis komik yang jauh lebih enak dibaca kalau otak segar + perut kenyang. Apalagi di volume terakhir saat semua karakter penting berkumpul, banyak peristiwa yang terjadi, beberapa tokoh penampakannya mirip-mirip karena memang kembar, dan bahkan beberapa tokoh lainnya punya nama yang sama hahaha #minumginkgobilobadulu.....(*ada nama orang Jepang yang pengucapan/penulisan Latinnya sama, tapi penulisan karakter kanjinya berbeda sehingga pembaca versi aslinya tidak akan tertukar-tukar. Untungnya, alih bahasa di sini bisa mengidentifikasi & mengakali hal tersebut dengan cukup baik).

Biasanya saya baru komentar soal alih bahasa kalau ada masalah, tapi rasanya perlu juga mengapresiasi yang hasilnya bagus. Binding Princess ini jenis cerita yang tingkat kesulitannya tergolong tinggi karena volume teks yang banyak dan nuansa ke-Jepang-an yang kental, tapi hasil kerja tim m&c! di sini terasa apik. Pilihan kata-kata yang kadang harus bernuansa puitis/filosofis terasa pas, sementara perbedaan gaya bicara tiap karakternya (yang menggambarkan kepribadian mereka masing-masing) pun tersampaikan dengan baik ; panggilan "Wajah Lembut" dari Tsumugi ke Mikado, misalnya.

Begitulah, komik ini layak diresapi dan dibaca ulang. Saya pribadi jelas tidak merasa menyesal sudah mengeluarkan "energi lebih" dan pusing-pusing mikir untuk memahami alur plotnya. Sangat menikmati juga sisipan & nuansa folklore seperti kupu-kupu hitam simbol kematian, dongeng kelinci membalas budi, asal-usul boneka penangkal hujan, dll. Semuanya terintegrasikan dengan baik ke dalam cerita.

Terakhir, hubungan antar para protagonisnya pun bagus, terasa ada ikatan yang kuat tanpa sama sekali terkesan lebay. Ada sejumlah momen suram dan tragis di Binding Princess, tapi sewaktu masuk ke momen 'hangat' (seperti di adegan makan nabe bareng-bareng yang sering ditampilkan), saya jamin kehangatannya itu benar-benar bisa meresap ke jiwa.
Profile Image for Enia.
314 reviews106 followers
February 12, 2022
REVIEW VOLUME 1-3

Wahhh kisahnya sungguh tidak disangka-sangka!! Dengan genre horror dan thriller yang kental dan disuguhkan ending yang tragis dan menghangatkan di waktu yang sama. Saya sama sekalu tidak menyangka akan meneteskan air mata di akhir, sungguh kisah yang memilukan.



Hanya dalam 3 volume manga ini terasa begitu padat dan penuh dengan twist-twist kecil yang mengejutkan di sepanjang ceritanya. Belum lagi karakter-karakter di manga ini yang sangat mudah untuk didukung dan disukai. Manga ini juga sarat dengan cerita tradisi dan budaya Jepang yang kental sehungga jujur saya agak kesulitan untuk mengikuti dan memahami beberapa penjekasan di dalamnya belum lagi ada nama yang sama dengan arti yang berbeda. Kesalahan tentunya ada pada saya karena saya rasa penerjemah telah nelakukan sebaik nungkin dalam menerjemahkannya.
Displaying 1 - 3 of 3 reviews