What do you think?


Duet
Yuko yang awalnya sempat menyerah karena tak bisa bermain recorder, disemangati Sayo yang baru saja dikenalnya. Sayo ternyata murid baru di kelas Yuko. Sifatnya ceria dan baik hati. Tapi dibalik keceriaannya iyi, Sayo ternyata sedang berjuang melawan penyakitnya... Walau menjalani pengobatan yang berat, Sayo berusaha bertahan!
"Kami akan mendukungmu"
"Kami akan mendukungmu"
Paperback
First published March 4, 2005
Ratings & Reviews
Friends & Following
Create a free account to discover what your friends think of this book!
Community Reviews
Displaying 1 - 1 of 1 review
October 1, 2015
--- Duet ---
Plot: (Untuk cerita ketiga dan keempat:)Calmly out from the box.
Penokohan: Ok.
Gambar: Ok.
Di komik ini terdapat 5 cerita, dua diantaranya saling terhubung.
- Duet!
- I Want to be a Light
- New Moon, Full Moon, One Star
- Never Ending Road
- Sambungan Never Ending Road
Komik ini kakak saya beli saat kami masih di bangku SMA-- atau SMP? Saat dimana saya menikmati buku ini tapi belum sadar betapa konsepnya sebenarnya sangat oke. Setelah sepuluh tahun, diriku yang sekarang barulah menyadari betapa konsepnya sangat oke! > <
Mengangkat dan terinspirasi dari kisah nyata, Duet dan I Want to be a Light menurut saya sudah cukup sukses memperkenalkan mengenai persahabatan dan anjing penuntun. Saya malah baru tahu ada anjing terlatih yang khusus menemani orang tunanetra saat membaca komik ini.

Lalu yang menurut saya lumayan out of box adalah... New Moon, Full Moon, One Star. Maksud saya--- ya ampun! Bwahahahaha! Berkat cerita ini + Akise dari The Future Diary, saya jadi membuat original character baru yang kerjanya berkisar di perpustakaan dunia-- sebuah perpustakaam fiksi imajinasi saya sendiri. Kesampingkan itu!
Cerita kali ini mengisahkan seorang karakter yang dibuat oleh seorang pria dan-- terancam hilang! Tentu saja; dia tidak mungkin bisa tetap di Perpustakaan Dunia jika dia bahkan dilupakan penciptanya sendiri, bukan?
Nah, konsepnya oke kan? Terlepas dari penanganan ala shoujo, saya suka sekali konsepnya^^. Meski memang, jika dipikir lebih serius lagi-- rasanya susah sekali si gadis bisa sama si penciptanya. Tapi shoujo rules ala gus no 65: Bila tamatnya bahagia tapi rasanya agak tidak logis, maka mari anggap saja mereka bahagiaatau si cewek jadi manusia //eh.

Lalu terakhir, favorit saya di komik ini...
Never Ending Road!! Dan sekuelnya yang lebih greget lagi!! ヽ(*´з`*)ノ
Sukaaaa!! Saya suka sekali bagaimana mangaka dengan pandai menghubungkan tiga orang asing ke dalam pencarian aneh. Si gadis bodoh yang simpel, si cowok pandai yang realistis, dan anak aneh yang suka kucing. Uuhhh saya suka sekali, apalagi sekuelnya membuat saya lebih hnnngghhhh❤️❤️❤️!!
Cerita Never Ending Road ini membuktikan, sebuah kebetulan kadang tidak perlu selalu diingat atau tidak perlu selalu diungkit. Takdir memang mempertemukan, tapi tidak berarti kalian harus selalu bilang: "Wah kamu jangan-jangan yang dulu itu ya?"
Jujur saja, Never Ending Road juga sukses mengilhami saya untuk membuat kisah manis lainnya yang--- seperti itu!
Nilai dibawah khusus untuk konsep yang indah + kombo Never Ending Road.
[9/10]
Plot: (Untuk cerita ketiga dan keempat:)Calmly out from the box.
Penokohan: Ok.
Gambar: Ok.
Di komik ini terdapat 5 cerita, dua diantaranya saling terhubung.
- Duet!
- I Want to be a Light
- New Moon, Full Moon, One Star
- Never Ending Road
- Sambungan Never Ending Road
Komik ini kakak saya beli saat kami masih di bangku SMA-- atau SMP? Saat dimana saya menikmati buku ini tapi belum sadar betapa konsepnya sebenarnya sangat oke. Setelah sepuluh tahun, diriku yang sekarang barulah menyadari betapa konsepnya sangat oke! > <
Mengangkat dan terinspirasi dari kisah nyata, Duet dan I Want to be a Light menurut saya sudah cukup sukses memperkenalkan mengenai persahabatan dan anjing penuntun. Saya malah baru tahu ada anjing terlatih yang khusus menemani orang tunanetra saat membaca komik ini.

Lalu yang menurut saya lumayan out of box adalah... New Moon, Full Moon, One Star. Maksud saya--- ya ampun! Bwahahahaha! Berkat cerita ini + Akise dari The Future Diary, saya jadi membuat original character baru yang kerjanya berkisar di perpustakaan dunia--
Cerita kali ini mengisahkan seorang karakter yang dibuat oleh seorang pria dan-- terancam hilang! Tentu saja; dia tidak mungkin bisa tetap di Perpustakaan Dunia jika dia bahkan dilupakan penciptanya sendiri, bukan?
Nah, konsepnya oke kan? Terlepas dari penanganan ala shoujo, saya suka sekali konsepnya^^. Meski memang, jika dipikir lebih serius lagi-- rasanya susah sekali si gadis bisa sama si penciptanya. Tapi shoujo rules ala gus no 65: Bila tamatnya bahagia tapi rasanya agak tidak logis, maka mari anggap saja mereka bahagia

Lalu terakhir, favorit saya di komik ini...
Never Ending Road!! Dan sekuelnya yang lebih greget lagi!! ヽ(*´з`*)ノ
Sukaaaa!! Saya suka sekali bagaimana mangaka dengan pandai menghubungkan tiga orang asing ke dalam pencarian aneh. Si gadis bodoh yang simpel, si cowok pandai yang realistis, dan anak aneh yang suka kucing. Uuhhh saya suka sekali, apalagi sekuelnya membuat saya lebih hnnngghhhh❤️❤️❤️!!
Cerita Never Ending Road ini membuktikan, sebuah kebetulan kadang tidak perlu selalu diingat atau tidak perlu selalu diungkit. Takdir memang mempertemukan, tapi tidak berarti kalian harus selalu bilang: "Wah kamu jangan-jangan yang dulu itu ya?"
Jujur saja, Never Ending Road juga sukses mengilhami saya untuk membuat kisah manis lainnya yang--- seperti itu!
Nilai dibawah khusus untuk konsep yang indah + kombo Never Ending Road.
[9/10]
Displaying 1 - 1 of 1 review


