Jump to ratings and reviews
Rate this book

Meet Lame

Rate this book
Dear all,

Saat ini, aku sedang terlibat perasaan dengan dua orang cowok sekaligus.

JANIEL...
Bahkan sampai detik ini pun, Janiel masih belum ada tanda-tanda ngeh mengenai betapa patah hatinya aku karenanya. Yah, aku memang nggak ada rencana untuk memberi tahu sih—buat apa juga? Memangnya situasi bakal berubah? Memangnya Janiel punya perasaan terpendam juga padaku sehingga pernyataan cintaku itu mendorongnya untuk memutuskan Putri dan memacariku?

DANIEL...
Hari itu, di hari perpisahan itu, aku melakukan sesuatu yang percuma juga untuk aku sesali. Daniel Kelvin Vincensius—itu nama panjangnya—mencuri ciuman dan keperawananku pada hari yang sama. Meninggalkan Indonesia beberapa jam kemudian. Membiarkan aku bertanya-tanya tentang arti kebersamaan singkat itu selama bertahun-tahun... sampai akhirnya aku capek sendiri.

JANIEL atau DANIEL?
Atau lebih baik nggak dua-duanya saja? Aku lagi nggak kepengen bermain-main dengan perasaan dan kebahagiaanku sendiri. Apalagi karena kamu dan aku sama-sama tahu: love hurts, love gives you pain.

You know what... FUCK LOVE! Maybe this is for the best. Sekian dan terima kasih.


Tertanda,


AKU YANG LAGI STRES SENDIRI

296 pages, Paperback

First published November 1, 2015

12 people are currently reading
199 people want to read

About the author

Christian Simamora

32 books841 followers

Fanpage: https://www.facebook.com/ChristianSim...
Twitter: @09061983
Instagram: @XSIMAMORA


COMPLETE BOOKLIST:

#JBOYFRIEND SERIES (2010-....)
Pillow Talk
Good Fight
With You (dengan Orizuka)
All You Can Eat
Guilty Pleasure

Come On Over
As Seen On TV
Marry Now Sorry Later
Typo
How To Stay Single
What A Boss Wants

Mouth To Mouth
Move Like Jagger
Kissing Strangers
Crying In My Porsche
Jadi Kita Ini Apa?

#VIMANASINGLES (2015-....)
Tiger On My Bed

SINGLE TITLES (2005-....)
Jangan Bilang Siapa-siapa
Boylicious
Macarin Anjing
Kissing Me Softly
Coklat Stroberi
Kepada Cinta (antologi surat cinta)
Shit Happens (dengan Windy Ariestanty)
Meet Lame
Burn Baby Burn
Remuk Redam

#HAWTERVERSE (2020-....)
SOLAR
DIRTY DESIRE
TOO SEXY FOR MY EX
HAPPINESS CAN'T BUY MONEY
BAD BOY FROM HELL
PRETTY LITTLE FLING
PRIVATE PARTS
NIKAH TAHUN INI
JATUH CINTA TAHUN INI

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
29 (12%)
4 stars
54 (22%)
3 stars
118 (48%)
2 stars
33 (13%)
1 star
7 (2%)
Displaying 1 - 30 of 63 reviews
Profile Image for Christian.
Author 32 books841 followers
Read
October 18, 2015
Abang mau bikin pengakuan. Ini adalah novel yang Abang banggakan, lebih karena alasan sejarahnya. MEET LAME ditulis karena alasan remeh dan nggak disangka diseriusin sampai jadi berbentuk buku begini. Abang berutang banyak pada orang-orang baik yang mendukung MEET LAME sejak awal (squad yang Abang panggil The Lamers). Karena kalian juga, Abang jadi nggak bisa melihat Alpenliebe dengan cara yang sama lagi, mwihihi!

Jadi, apa yang akan kalian temukan di MEET LAME?

A classic love triangle: Aku & Janiel & Daniel.

description

Kali kedua menulis dengan POV pertama. 'Aku' adalah karakter yang menyenangkan, rapuh, tapi punya keahlian tersendiri untuk cepat-cepat menyembuhkan diri dari sakit hati. My kinda heroine.

description

Kayaknya, waktu nyiptain karakter Janiel, Abang lagi sering dengerin Teenage Dream-nya Katy Perry deh. Dreamy banget! Which is nggak bagus banget buat si 'Aku' mengingat status relationship-nya cowok itu.

description

Seperti kata 'Aku', Dani (nama panggilannya, supaya mudah ngebedain dengan Janiel) itu ibarat Jelangkung: datang nggak diundang, pulang nggak dijemput. Dua tahun lalu bikin 'Aku' patah hati dan itu saja udah cukup jadi alasan bagi dirinya untuk jaga jarak dengan Dani.

Dalam MEET LAME kamu akan menemukan (diwakili oleh Sponge Bob):

description

description

description

description

description

description

description

Sampai jumpa November, Beyches!

description

Mwa mwa,

CHRISTIAN SIMAMORA
Profile Image for Katherine 黄爱芬.
2,421 reviews291 followers
March 26, 2020
Novel ini bercerita dgn POV Aku alias anonim, dgn jenis kelamin Wanita. Love triangle bukanlah tema yg kusukai, jadi ya gak usah nanya-nanya why I don't like this book.

Aku ini ge-er an sekali, bukan tipe heroine gw dah walau ceritanya modis abis. Aku ini diperebutkan 2 cowq, Janiel, mantan gebetan waktu SMA, dan Daniel, tetangga Aku (entah kenapa hrs dibilangin yg mencuri keperawanan si Aku ini juga). Aku bertemu kembali dgn Janiel di medsos dan pengen belajar jualan online. Sempat ge-er, Aku mengira Janiel ngajak dating eh tau-taunya malah threesome alias bertiga-an nobar dgn pacar Janiel.

Sempat patah hati, Aku tidak siap dgn kedatangan kembali Daniel alias Dani. Aku mulai bertingkah lagi, memanggil Janiel utk jadi pacar gadungan utk mengusir Dani. Ternyata skenario mrk keok krn pacar Janiel murka. Dan chaos hubungan mereka bertiga terus berlanjut. Siapa yg dipilih oleh Aku?

Novel ini 90% totally cheesy banget. Sebenarnya ada potensi utk jadi romantic comedy tapi entah krn karakter si Aku yg childish dan plin-plan membuat ceritanya jadi rada nyebelin. Atau cara author menulis ceritanya gitu deh, too much brand catalog (walau sudah berkurang jauh dibandingkan buku-buku author sebelumnya, tapi teteup ini ciri khasnya) is very very annoying.

Karakter para cowq, Jan dan Dani ini biasa aja, walau Dani lebih "ngotot" sedikit utk memperjuangkan si Aku ini. Tapi gak jelas juga knp si Dani cinta sama si Aku, just physical attraction??? Jan juga sama dlm hal kompetisi cinta ini malah lebih parah dosisnya dlm arti COWOK BODOH bin EGOIS nya 11-12 dgn Dani.

Novel ini bagus yg gak doyan cerita ribet-ribet, berciri metropop tanpa ada kedalaman cerita alias bagus di permukaan saja. Cocok bagi pembaca romance yg lagi stress Corona spt saya.
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
May 10, 2016
Ada 1eks gratis MEET LAME disini DL 21 Desember 2015 http://rizkymirgawati.blogspot.co.id/2015/12/blog-tour-meet-lame-giveaway.html

"Cinta adalah permainan yang rumit. Sekali terlibat, kau akan takut untuk kehilangan."

Ini bukan pertama kalinya aku membaca tulisan Abang Christian. Sudah sejak lama, aku jatuh cinta dengan tulisannya yang memang punya ciri khas tersendiri. Mengetahui bahwa MEET LAME akhirnya diterbitkan, aku sangat antusias sekali, apalagi ternyata aku menjadi salah 1 yang beruntung menjadi host Blog Tour novel ini.

Dulunya aku memang sempat membaca naskah MEET LAME di situs wattpad, tetapi aku tidak membaca naskah ini hingga tamat, seingatku aku berhenti di bab 19 dan memutuskan untuk membacanya nanti jika diterbitkan. Saat naskah MEET LAME masih diupdate di wattpad, aku seperti pembaca lainnya yang harus extra sabar menanti bab demi bab diunggah dan gak ada jaminan kapan waktu akan diunggah.

Setelah membaca MEET LAME versi cetak ini, aku jauh lebih menikmati novel ini. Sebagai pembaca setia novel Abang Christian aku memang merasakan bahwa MEET LAME agak berbeda dengan novel-novel sebelumnya. Walau masuk kategori dewasa, tapi aku merasakan sendiri novel ini terlihat "lebih soft" dari yang lain. Tidak ada adegan-adegan dewasa seperti novel-novel sebelumnya yang selalu bisa membuat pembaca *kipas-kipas*.

Dalam MEET LAME, Abang Christian tidak mengeksplor lebih jauh hal itu malah cenderung fokus ke kisah cinta segitiga, Aku-Janiel-Daniel.

"Dan ketika cowok benar-benar sedang jatuh cinta, tak seorang pun bisa menghentikannya."

Namun, jangan khawatir kamu akan tetap dimanjakan oleh Abang Christian dengan karakter dan deskripsi fisik tokoh pria yang bikin melting dey. Abang Christian selalu sukses berat menggambarkan karakter cowok yang bikin pembaca wanitanya jatuh cinta banget.

"Karena bagi aku pribadi, mencintaimu bukan sekedar perasaan - tapi juga komitmen. Ada tanggung jawab yang menyertainya."

Dalam novel ini memang ada 2 tokoh utama pria, Janiel dan Daniel. Sekilas namanya memang mirip, sama-sama tampan, menarik dan jatuh cinta dengan tokoh "Aku". Abang Christian lagi-lagi bisa membuat ke-2 karakter baik Janiel maupun Daniel seimbang, tidak berat sebelah bahkan memihak salah satunya. Aku bisa merasakan kegalauan yang dihadapi oleh "Aku" dalam novel ini. Tentunya tidak mudah memilih salah 1 dari ke-2 pria ini, yang kebetulan pernah dan mungkin masih dicintai olehnya.

Jujur, aku tidak ada "clue" sama sekali siapa yang dipilih oleh tokoh "Aku". Saat aku mikir dia akan memilih Daniel, eh tiba-tiba ada adegan yang mengarah ke Janiel. Walau memang saat membaca Bab 22, aku sudah sedikit menebak siapa yang akhirnya dipilih "Aku". Ternyata dugaanku pun benar...

"Aku belum pernah benar-benar memastikan sebesar apa cinta cowok itu untukku, tapi aku tahu cinta macam apa yang akan kuberikan padanya. Cinta yang tak mengizinkan keraguan."

Yang unik dari novel ini adalah sampai akhir tokoh utama wanita dibiarkan "TANPA NAMA", hanya menyebut dirinya sebagai "AKU". Penggunaan sudut pandang orang pertama ini menjadi warna tersendiri bagi Abang Christian, yang cukup terkenal dengan penggunaan sudut pandang orang ketiga.

Sebagai pembaca, aku seakan diajak berperan sebagai "AKU", yang galau tiba-tiba bagai durian runtuh dicintai oleh 2 pria sekaligus. Aku bisa merasakan perasaan tokoh AKU yang menganggap dirinya sebagai wanita biasa-biasa saja, tiba-tiba didekati 2 pria sekaligus. Pria yang satunya merupakan cinta masa remajanya, sedangkan pria satunya lagi cinta pertama sekaligus pria yang pernah membuat dirinya kehilangan kehormatannya. Siapa yang akan dipilih "Aku"?

Dari segi tema, novel ini mungkin klise bahkan sederhana sekali, tentang CINTA SEGITIGA. Tapi aku sangat menikmati kisah ini dari bab demi bab, aku dibuat penasaran dengan siapa yang akan dipilih AKU. Ketika menjelang ending pun, seperti dugaanku ditutup dengan manis. Walau agak berbeda dengan sosok pilihan AKU, aku lebih jatuh cinta terhadap sosok pria yang satunya lagi yang tidak dipilihnya.

Walau tokoh "AKU" ini merupakan pedagang fashion secara online, tapi kamu tidak akan menemui merek-merek fashion mahal loh dalam novel ini. Satu lagi yang berbeda sekali dengan karya Abang sebelumnya.

Overall, kalau kamu ingin membaca novel contemporary romance lokal, aku rekomendasikan novel ini. Namun, walaupun novel ini tidak ada *adegan dewasa*nya, tidak kurekomendasikan untuk pembaca yang belum cukup umur ya.

"Ada yang bilang, saat sedang jatuh cinta pada dua orang, sebaiknya memilih yang terakhir. Karena kalau benar-benar cinta pada yang pertama, perasaan ke orang terakhir itu nggak mungkin ada."
Profile Image for Biondy.
Author 9 books234 followers
February 5, 2016
"Meet Lame" bercerita tentang 'Aku', seorang wanita 30-an yang bekerja sebagai penjual pakaian online dan tidak diketahui namanya hingga akhir cerita. Suatu hari dia dihubungi oleh Janiel, mantan teman sekolahnya yang ingin belajar menjadi pebisnis seperti dirinya. Pertemuannya dengan Janiel membuat hati Aku kebat-kebit. Belum lagi ada Daniel, si cowok mantan tetangga yang Aku benci setengah mati, tapi gantengnya tidak kira-kira dan mampu membuat Aku kembali berdebar-debar.

Dulu saya pernah baca seri ini di Wattpad-nya Christian Simamora dan sebenarnya agak kaget waktu diumumkan kalau akan diterbitkan sebagai novel utuh. Kenapa kaget? Soalnya waktu saya baca di Wattpad, saya sempat mikir kalau cerita ini cuma semacam eksperimen yang penulisnya lakukan. Apa, ya. Ada semacam kesan "ini-cerita-bercandaan-doang" dari "Meet Lame" ini, sih. Entah karena gaya berceritanya atau plot yang diambil.

Untuk ceritanya sendiri, saya suka dengan tema cinta segitiga tanpa jalan pintas ini. Dengan kata lain, kedua cowok di sini, Janiel dan Daniel, sama-sama kuat sebagai calon pasangan si Aku. Biasanya kalau cerita seperti ini, salah satu tokoh cowoknya bakal dibuat nyebelin sehingga pembaca akan berpihak ke cowok yang lainnya, tapi hal itu tidak terjadi di sini. Novel kali ini juga tampak lebih sederhana dengan minimnya barang mewah yang ada. Tokoh utamanya saja pakai parfum yang 50 ribuan doang.

Sayangnya, plot secara keseluruhannya terlalu sederhana buatku. Rasanya kayak cerita yang ditulis ABG sebagai wish fulfillment/pemenuhan impiannya. Ceritanya lurus-lurus aja tanpa ada ledakan emosi. Untungnya, sih, saya masih bisa ketawa-ketawa baca ceritanya. Paling ngakak waktu bagian Aku membayangkan dirinya menari-nari ala Britney Spears di video "I'm a Slave for You" ke si Janiel :)).

Secara keseluruhan, "Meet Lame" ini adalah wajah yang berbeda dari Christian Simamora yang saya temui di "Marry Now, Sorry Later" (review). Ceritanya lebih membumi dengan pengolahan cinta segitiga yang baik, tapi juga terlalu sederhana dengan plot yang cenderung lamunan ABG.
Profile Image for Yovano N..
239 reviews14 followers
December 31, 2015
Gak ada ekspektasi apa-apa loh. Murni cuma pengen tahu kelanjutan ceritanya (dulu sempat ngikutin bentar di wattpad). Guess what? I ended up senyum2 centil kek cewek abege culun ditembak cowok basket paling keren satu sekolahan. Dah, nggak usah protes kenapa perbandingannya seperti itu.

Intinya, for me this book was surprisingly entertaining. Apalagi endingnya yang... WOW--sweet, mature, heart-warming. Love it soooo much!
Profile Image for Shofa.
48 reviews1 follower
March 29, 2016
Judulnya pas. Si AKU ini emang lame banget orangnya. Tapi suka deh sama kalimat-kalimat konyol yang keluar dari bibirnya ataupun dari otak dia yang rada sableng itu. Gokil abis.. Cengengesan tengah malem gue dibuatnya.

Rating gue buat "Meet Lame":
Heroine rating -- 4 stars
Janiel rating -- 2 stars
Daniel rating -- 4 stars
Storytelling style -- 4 stars
Storyline rating -- 3 stars
Dialogue rating -- 4 stars
Climaxe rating -- 2 stars
Ending rating -- 5 stars
Chemistry between characters -- 5 stars
Overall rating -- 3,5 stars

Christian Simamora emang jago bikin percakapan-percakapan antar karakter yang humoris dan smart. Tapi pas setting yang agak serius, kok rasanya agak kaku ya dialognya. Kalo pas yang setting nyantai sih oke abiss. Intinya sih dialogue yang pake lo-gue kerasa lebih enak dinikmati dibanding dialogue yang pake aku-kamu.

Antara Janiel dan Daniel, udah pasti donk gue di team Daniel. Lebih manly aja dari segi attitude maupun physical-nya. Whereas Janiel, kesannya rada childish and slightly a coward. Masa pacarnya dateng mau ngelabrak si AKU, dianya malah kabur. Dodol ga tuh..

Buku Christian Simamora yang ini, kesannya kurang glamour dibanding buku-buku doi sebelumnya. Kalo seri JBoyfriend itu banyakan gambarin kaum-kaum jetset, nah "Meet Lame" ini lebih nyeritain kehidupan common people. Lebih suka settingnya JBoyfriend sebenernya. Ini gue juga lagi baca seri Vimanasingle yang pertama, "Tiger On My Bed". Settingnya bahkan lebih glamour dari Jboyfriend, dan gue suka banget.
Profile Image for Utha.
824 reviews402 followers
October 26, 2020
Pernah baca potongan awal novel ini di Wattpad, saat aku masih aktif nulis novel eroro di platform tersebut, lol. Pas terbit pengin beli, tapi selalu sayang duit. Eh, lumayan ini dikasih sama Sister Claudia. (Tapi buku ini bakal aku hibahin juga saat giveaway nanti.)

Oke.

Cinta segitiga. Si aku, Janiel, dan Dani. IMO ini novel CS yang paling cringe. Ini "Wattpad" zaman dulu banget. (Asli, susah ngedeskripsiinnya gimana haha.) Semacam TeenLit yang karakternya kekanakan tapi punya libido tinggi, yang jelas-jelas terasa di awal dan akhir. Tengah mayan lah.

Backbone cerita juga kentang menurutku. Yup, tapi lagi-lagi sih, selera. Toh banyak yang kasih rating oke juga.

Catatan lain: kayaknya setter-nya agak siwer atau gimana, ini font-nya berantakan banget alias suka gonta-ganti geje, tapi untungnya nggak ganggu baca.

1,5 buat jualan online si aku.
Profile Image for ABO.
419 reviews47 followers
December 20, 2015
Karya Christian Simamora paling kocak dan paling "merakyat" yang pernah saya baca. Emang nggak bisa ngalahin pesona Marry Now, Sorry Later di hati saya sih, tapi lumayan. Di bagian belakang ada sedikit nukilan Tiger on My Bed. Jadi penasaran mau baca juga x)
Profile Image for Anisa.
26 reviews
January 23, 2022
untuk cerita yang ringan ini udah termasuka bagus sih, kisah cinta yang ga berat, pembawaan cerita pun ada yang pakai bahasa gaul dan itu no problem buat aku:)
Profile Image for Anastasia Cynthia.
286 reviews
December 22, 2015
“Karena bagi aku pribadi, mencintaimu bukan sekadar perasaan—tapi juga komitmen. Ada tanggung jawab yang menyertainya. Sesuatu yang nggak aku sadari dua tahun lalu.” –Meet Lame, hlm. 208


Semuanya bermula dari kegiatan rutin Aku di pagi hari; mengecek lapak online-nya, melihat apabila ada pesanan terbaru dari pelanggan. Aku tidak menyangka kalau tiba-tiba saja cinta pertamanya di SMA dulu mengetikkan kalimat sapa di kolom chat. Mulai dari menanggapi obrolan-obrolan singkat itu, Janiel, yang dari dulu diam-diam Aku suka, mengajaknya bertemu.

Pertemuan mereka membuat Aku canggung setengah mati. Janiel yang dulu ia kenal kini mempunyai wajah yang kian tampan. Dan laki-laki itu ternyata ingin meminta tolong dirinya untuk mengajari berbisnis online. Kendati enggan, Aku menerimanya menjadi pegawai sementara.

Keduanya menjadi semakin dekat dengan Janiel muncul setiap pagi di rumah. Perasaan yang dulu Aku coba kubur dalam-dalam kini malah meletup-letup kembali. Terlebih saat Janiel mengajaknya menonton. Tapi, siapa yang mengira kalau yang menonton bukanlah hanya berdua. Janiel sudah memiliki pacar.

Aku benar-benar kecewa. Kemunculan kembali Daniel sebagai eks-tetangganya juga membuatnya memiliki trauma. Daniel tak hanya datang dan pergi. Tapi, laki-laki itu yang merebut ciuman pertama dan kesuciannya. Lantas, siapakah yang Aku pilih? Daniel atau Janiel?



Sebelum mengintip ke dalam halamannya, sempat mengira kalau “Meet Lame” akan tergabung dengan seri #Jboyfriend milik Christian Simamora. Pasalnya, Janiel juga berinisial depan J. Tapi, bagi pembaca setia penulis yang satu ini, mereka bilang sudut pengambilan cerita ini benar-benar tidak biasa dan jauh dari bayangan mereka tentang Christian Simamora.

Mungkin itu hanya isu, saya sendiri adalah pembaca yang pertama kalinya membaca karya Christian Simamora lewat “Meet Lame”. Impresi saya tidak seperti yang orang-orang takutan mengenai adegan dewasa. Karena “Meet Lame” sendiri sebelumnya pernah diposting oleh sang penulis di aplikasi Wattpad, yang mana pembacanya datang dari semua umur. Dengan begitu juga, Christian Simamora pun mengambil tema yang santai, ringan, dan terbilang mainstream yang mudah dicerna oleh pembaca. “Meet Lame” mengambil tema cinta segitiga, antara dua orang laki-laki dan satu orang perempuan. Kendati sudah bisa terendus, bakal seperti apa ceritanya akan bergulir. Dan mungkin calon pembaca pun sudah mulai bisa menebak laki-laki mana yang akan dipilih si tokoh utama? Tapi, Christian Simamora tak berhenti memberikan kejutan dari tiap bab di novelnya.


Baca selengkapnya di: https://janebookienary.wordpress.com/...

description

Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book265 followers
February 23, 2016
Kisah dibuka dengan penuturan Aku yang kebat-kebit saat mendapatkan pesan di inbox FB-nya dari Janiel, cowok yang ditaksirnya sejak masa SMA. Dia merasa dirinya melayang ke langit ketujuh saat Janiel mengajaknya untuk ketemuan. Akankah cintanya bisa bersemi kembali setelah sekian lama terpendam? Apalagi saat Janiel memintanya untuk menjadi semacam tentornya untuk bisnin jualan online.

Sayangnya itu hanya mimpi. Janiel sudah punya pacar bernama Putri. Seakan nasib ingin mempermainkannya lebih kejam, Daniel, cowok yang kepadanya Aku menyerahkan ciuman dan keperawanannya hanya untuk ditinggalkan beberapa jam setelahnya dan tanpa kabar selama 2 tahun, muncul dan mau menginap di rumahnya. Kalau Aku tidak mengharapkan kisahnya dengan Daniel bangkit kembali, justru Daniel yang datang menawarkan cintanya.

Aku merasa terjebak dengan dua cowok sekaligus. Hey...Janiel kan sudah punya pacar? Bagaimana Aku bisa merasa terjebak? Karena Janiel dan Putri kemudian putus, dan Janiel memutuskan untuk mengejar Aku.

Well... entah kenapa, saya merasa tidak ada yang istimewa dengan buku ini. Seperti kebanyakan pembaca setia karya ChrisMor yang lain, saya juga sempat berpikir kalau Meet Lame termasuk dalam series #JBoyfrends (karena ada Janiel-nya tentu saja). Ternyata bukan. Buku ini murni single, terpisah dari series lainnya. Konon ceritanya diangkat dari tulisan di wattpad.

Tapiii...kenapa isinya mirip dengan serial #JBoyfriend? Bukan hanya jalan ceritanya yang metropop dan bitchy, layout-nya juga sama...dengan bab yang dikasih tagline quoteable dan lucu.

Untungnya penokohan Janiel yang kurang berkilau dibanding Daniel bisa membuat saya tetap yakin buku ini bukan termasuk dalam series-nya #JBoyfrend. Yah kalau saya disuruh milih sudah jelas milih Daniel daripada Janiel sih. Aku saja sudah jelas ada di pihak yang sama dengan saya begitu Daniel muncul. Seandainya Aku lebih mendengar kata hatinya, dan nggak sibuk dengan pesona cowok-cowok itu, dia bisa keluar dari perasaan terjebaknya sejak awal.

Yah... saya mau ngasih bintang 2,5 aja sih. Tapi saya bulatkan kebawah karena saya nggak begitu menyukai kisah di dalam buku ini.


Profile Image for Dian Putu.
232 reviews9 followers
February 21, 2016
Meet Lame, novel ini sedikit berbeda dari novel Jboyfriend-nya Christian Simamora pada umumnya. Tokohnya lebih down to earth, nggak kaya-kaya amat, nggak superior banget dan tampak nggak wao banget seperti biasanya. Juga, nggak berbahaya untuk dibaca anak di bawah umur delapan belas ke bawah.

Si cewek – yang namanya tak pernah disebut – hidup seperti manusia-manusia pribumi pada umumnya. Dia harus bekerja keras, berjualan baju online dan meskipun dia cukup styles, tapi barang-barang yang dia pake KW.

Aku suka latar pekerjaan si cewek, jualan online. Penderitaan yang dia alami, melayani para pembeli yang aneh-aneh dan sebagainya itu juga aku alami, karena aku jualan online juga. Bedanya, aku jualan buku. Jadi, pas baca keluh kesah dia, aku kayak membaca kisahku sendiri.

Yang sama dari penokohan khas Simamora adalah cowok yang pesonanya nggak ketulungan. Di novel ini ada dua pula, Daniel dan Janiel. Dua-duanya naksir si tokoh ‘aku’, dan dua-duanya punya sesuatu yang pernah bersarang di hati tokoh ‘aku’ di masa lalu. Trus, di jaman sekarang, si tokoh ‘aku’ disuruh milih. Aduh, ini sebuah mujizat yang malah jadi bencana.

Baca selengkapnya >> http://dianputu26.blogspot.co.id/2016...
Profile Image for Rendi Febrian.
Author 5 books82 followers
December 31, 2025
Ada yang bakal ditambahin nantinya? Kalau iya, bakal beli. Soalnya udah baca sampe tamat di Watty.

Biasanya saya kasih lima bintang kan, ya. Entah deh, yang ini nggak begitu ugh di hati saya.
61 reviews1 follower
February 16, 2022
Buku-buku Christian Simamora udah lumayan banyak aku baca. Rata-rata semuanya bergenre romance, dan so far suka sih. Tapi jujur kali ini, agak kecewa baca novel Meet Lame yang merupakan novel ke-15. Tadinya sempet kepikiran, apa buku ini novel pertama yaa, saking risih baca bab-bab di awal. Ternyata bukan.

Ditulis dari sudut pandang orang pertama, Meet Lame sebenarnya cukup unik. Karena, dari awal cerita, pembaca samasekali ga ada clue siapa sebenarnya tokoh 'AKU' di sini. Setelah menamatkan novel, dan mau membuat review, aku sendiri baru sadar, 'eh iyaa, ini siapa sih yang jadi cewe utama di cerita?'. Sampe ngubek-ngubek ulang halaman, tetap ga ingat siapa nama tokoh wanita yang menjadi sudut pandang orang pertama 🤣. Ternyata memang nameless bener-bener. Untuk poin yang ini, Christian jago sih 😁. Ga gampang pasti membuat cerita tanpa menyebutkan sedikiiitpun nama karakter utama.

--------------------
Aku, sedang merekap pesanan baju online, ketika pesan dari cowo yang dulu sempat menjadi gebetan zaman remaja, masuk dan menyapa. Seakan ga percaya, kalau Janiel cowo paling ganteng sesekolahan, yang deretan pacarnya selalu cantik sekelas model majalah remaja, tiba-tiba menyapa di FB messanger. Walaupun ternyata tujuan Janiel hanya ingin belajar bisnis online, tapi cukup bikin jantung berhenti mendadak saat cowo itu minta diajari secara langsung. Artinya sepanjang pagi sampe sore, kami bakal berduaan terus di rumah, melihat cara kerjaku mengatur semua stok jualan, mengumpulkan pesanan sampai packing dan mengirimkan kepada pembeli. Duuuh, apa jadinya kalo seatap ama makhluk yang sukses bikin lupa cara bernapas tiap kali melihat otot dan tubuh sesexi itu.

Belum selesai masalah ini, kenapa juga bunda bawa kabar buruk, kalau Daniel, bekas tetangga, dan cowok dengan siapa aku rela melepas virginityku beberapa tahun lalu, bakal datang dari Singapur, dan disuruh menginap di rumah!! Kata bunda biar kami bisa saling reuni! Yang bener aja Bun, ga saling bunuh pas melihat muka tuh cowo, udah bagus banget.

Tapi ketika dua cowo yang sama-sama hot, selalu bikin konsentrasi buyar, dan kemampuan berdiri tegak hilang seolah kaki berubah jadi jelly, karena keduanya pada bilang cinta, aku harus milih siapa dong?? Janiel yang merupakan first crush, atau Daniel yang mana aku sempat cinta setengah mati? Sekarang juga masih sih. Atau mungkin, tidak 2-2 nya?

---------------------------

Klise sebenarnya... Alur cerita yang banyak terjadi dalam suatu hubungan. Kenapa aku bilang rada kecewa dengan novel Simamora kali ini, karena percakapannya yang menurutku loh yaaa, terlalu bitchy dan slutty 🤣. Si cewe utama ntah kenapa kesannya jadi murahan banget. Trus aku kok rada ga bisa terima pas tokoh bunda, yang memang tinggalnya ga serumah ama si anak wedhok, dengan gampangnya menyuruh Daniel menginap seatap bareng anak perempuannya, BERDUA AJA. Emang ada yaa ibu begitu 🤣🤣🤣?

Hubungan seks di luar nikah memang udah jamak, tapi kok kayaknya belum nemu ibu baik-baik yang minta hal begitu 😅. Ceritanya jadi kayak halu dan ngarang banget 🤣..
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Yohana.
38 reviews1 follower
July 5, 2018
Salah satu novel lama si abang yg dirilis sekitar tahun 2015. Bercerita tentang 'aku' yang tiba-tiba hidupnya jungkir balik dengan kehadiran 2 orang pria. Janiel, teman lama dan cinta pertama 'aku' dan Daniel, si tetangga sebelah rumah 'aku'. 

Meski jauh dari kata gerah, novel ini sukses bikin jantung mendadak takikardi. Dan penggunaan kata 'aku' pun sukses menempatkan kita (reader) sebagai tokoh utama. Digambarkan sebagai wanita biasa 30 tahun, jomblo dan jauhhhhh dari kata sosialita seperti kebanyakan para heroine di novel si abang lainnya. Latar belakang yang sangat mendukung imajinasi reader untuk menempatkan diri sebagai sosok aku. Tentang para pria, Daniel dan Janiel. Reader gak terlalu menebak-nebak kemana perasaan 'aku' berlabuh. Tapi cukup menikmati proses keduanya. Janiel dengan permen alpenlieble'nya *uhuk* dan Daniel dengan kujengnya yang bikin pengen elus-elus. 

Jika dibanding dengan novel lainnya memang terasa antiklimaks. Lebih cocok jadi novelet daripada novel, tapi tetep aja layak jadi bacaan penghantar tidur. 
Profile Image for inas.
392 reviews37 followers
March 8, 2025
Surprisingly, I enjoy reading this book and I like the conclusion it offers. 🫣🙈

Pas baca aku kurang sreg sama perkembangan emosi FL, Janiel, dan Daniel yang serba sat set. Rasanya nggak dikasih ruang buat mencerna apa yang jadi kemelut mereka.

Cuman, aku pengen terus baca sampe akhir—ketolong gaya bahasanya yang ringan dan enak diikuti. Konfliknya ringan, dibalut dalam alur yang pas—meski ya tadi, agak kerasa terlalu cepet, wkwkwk.

Beberapa review emang bikin aku skeptis bakal suka apa enggak sama ceritanya, tapi aku seneng-seneng aja selama ngikutin cerita FL sampe habis. Pas udah end, aku ngerasa cerita mereka sebenernya bisa dieksplor lebih dalam kalo halamannya lebih banyak. But well, it is what it is.

Jadi karena mixed feeling yang aku rasain ini, aku kasih tiga bintang aja 😙😁🌟🌟🌟
Profile Image for Yunita Taman.
291 reviews13 followers
September 1, 2017
AKU SUKA, AKU SUKA, AKU SUKA, SUKAAA.....
Entah karena tokoh cewek di sini mewakili aku yang subur-subur sekseh *abaikan kepedeanku* atau emang keseluruhan cerita ini menurutku sangat cerdas. Ya boleh dong memberi penilaian lima bintang pada novel ini karena aku suka. Hehehe.
Profile Image for Dee.
93 reviews1 follower
November 20, 2017
Novel nya bikin deg-deg an dan senyum2 sendiri krn kekonyolan kisah tokoh2 nya.
betah berlama2 liat keseruan janiel dan daniel berebut perhatian sang gadis.
kebayang seru nya kalo jd movie beneran ... bakal banyak yg bersemu merah wajah nya krn kebayang jd tokoh cewe nya .
Profile Image for Putri Siapa.
72 reviews
April 24, 2016
Buku Christian Simamora yang paling mager bacanya. Jadi ini bagian dari #Jboyfriend kan? Iya.



Christian Simamora itu bisa dibilang penulis Indonesia yang bukunya paling rajin diikuti. Tapi sayang banget, walaupun buku ini sebenarnya bagus, tapi aku sendiri nggak bisa blend sama ceritanya. Actually, i can relate to the female lead! I'm glad ChrisMo choosed 'a curvy girl' as the female lead's character. "Meet Lame" ceritanya cinta segi tiga, this isn't the first book i've ever read about love triangle, so that's why i was expecting much from ChrisMo here. Sayangnya, belum bisa memenuhi haus kisah kasih rebutan tokoh utama ku. Hiksheu. Padahal dari segi ceritanya bagus. Cuma, i don't know why but for me this is too simple for someone like Christian Simamora. Belum lagi ini buku Christian Simamora yang 'paling sopan' yang pernah tak baca, sumpah! *uhuk, pasang muka polos*. Mungkin banyak yang suka dengan kesederhanaan ceritanya ini, tapi aku tidak >.< Sederhana tapi kurang.... click di hati. Ups and downs rebutannya tidak semenendang itu :( Dan untuk tokohnya, tak ada protes untuk tokoh "Aku". Tbh, suka banget deh dengan ide sudut pandang pertama dan tanpa nama!! Hanya dengan, "Aku". That sounds unique! Praise to ChrisMo and whoever his wattpad reader who suggested this cool idea to him! Tapitapi tokohnya yang lain :( Dua laki-laki dengan nama Janiel dan Dani. Tampan? Checked. Hot af? Checked. But sorry to be said, bagiku karakter mereka kurang kuat :( Dani is too 'alay' if he supposed to be the male lead. Bukan tipikal lelaki dingin menggemaskan. Genitnya pun genit tanggung yang lebih mendekati menggelikan dan a big no buat aku. Plis, laki jenggotan gaya rocker tapi kelakuan macam ABG yang beneran ABG cabe masa kini! >.< Mau mengagumi Janiel pun hatiku tak sanggup. Tertarik sih, tapi sayang aku tidak tau banyak tentangnya :( Padahal dia #Jboyfriend. So what i expected was he will be cool, sweet, loveable, and hot af just like other #Jboyfriend '(s) boyfriend. Ouch. Tapi tak apalah. Aku tidak mengatakan ini buruk amat. Hanya, bukan tipeku. Itu saja. Aku tidak akan pernah benar-benar membenci Christian Simamora. Karena bagaimanapun dia penulis kesayang dari Indonesia yang ceritanya mungkin bisa jadi 18++ tapi bukan itu sih yang aku lihat, lebih ke cara dia menyampaikan idenya dengan tulisan yang ashiq, gak kayak kebanyakan (kebanyakan tidak sama dengan semuanya ya!! BUT MOSTLY yes. ehe) novel Indonesia lain yang oh so cheesy af dan geli dan tak mampu membaca dan bisa diselesaikan setelah memaksakan diri dengan amat sangat.

description
Profile Image for Rumah.
Author 1 book41 followers
February 4, 2016
Penulis menceritakan tokoh Janiel dan Daniel secara seimbang. Dari Janiel yang awalnya dikenalin kemudian Daniel datang. After that, mereka muncul secara bergantian. Membuat Aku semakin dilanda gegana dan baper akut. Seperti sudah digariskan jika Janiel tak ada, maka Daniel yang akan menemani Aku. Begitu juga sebaliknya. Benar-benar bikin Aku tambah gegana. Sukses membuat perasaan pembaca campur aduk, berasa kayak main rollercoaster, ada was-was, tegang, have fun, dan bingung *kapan berhentinya ini rollercoaster*. Peek A Book aja yang baca gemes banget sama tokoh Aku. Mau milih yang mana aja repot banget. Padahal kan tinggal pilih aja yang klik di hati *ahay*. Tokoh Janiel ini sendiri digambarkan dengan tipe yang humble banget, gampang diajak temenan, asyik dan nyaman banget. Sedangkan Daniel digambarkan sebagai tokoh yang berani mengambil resiko, sedikit memaksa dan penuh kejutan *siapkan jantungmu jika bertemu dengan cowok macam Daniel*. Dan agak terkejut *shock banget* waktu Aku menjatuhkan pilihannya. Tebakan Peek A Book meleset *hiks*. Tapi, setelah dipikir-pikir, Peek A Book setuju sih yaa sama pilihannya Aku. Dilihat dari taktik dan usaha pendekatannya yang sumpah, warbiyasak banget. Top deh!

Sukses membuat Peek A Book tertawa terpingkal-pingkal saat membaca adegan dialog antara ketiga tokoh tersebut, lucu bangettt. Gaya khas Aku, Daniel dan Janiel benar-benar bikin Peek A Book nggak bisa berhenti tertawa. Walaupun harus sedikit kurang dapat feelnya dari cerita ini dan mendapatkan ending yang benar-benar bikin melongo parah. Novel ini terasa amat singkat *pake banget*, dan sedikit agak kurang berkesan, terlebih lagi adegan yang paling ditunggu-tunggu kurang begitu banyak *lohh*. Cerita ini memang berbeda dengan cerita-cerita yang sudah ditulis oleh penulis. Mungkin dikarenakan penulis memakai sudut pandang orang pertama. Agak penasaran sebenarnya dengan kehidupan ketiga tokoh tersebut. Memang tokoh Aku dideskripsikan dengan apik oleh penulis, tapi kedua tokoh cowok tersebut kurang sama sekali. Peek A Book sama sekali nggak tahu apa pekerjaan asli Daniel, kehidupannya gimana.

Tokoh favorit Peek A Book sendiri adalah tokoh Aku. Kenapa? Karena ngebayanginnya tokoh Aku ini adalah Peek A Book itu sendiri *ahay*. Karakternya yang aduhai, sukanya baper dan gegana, mandiri, kuat namun rapuh. Padahal Peek A Book nggak rapuh lho yaa. Hanya mandiri dan kuat. Nggak suka gegana apalagi baper *uhuk*.

Overall, novel ini amat sangat very recomended banget buat kalian yang suka dengan cerita humor berbalut romansa percintaan. Walaupun konfliknya terkesan agak flat, namun benar-benar membuat kita tak bisa meletakkan sebentar saja novel ini. Karena memang harus dibaca hingga tuntas.. tas.. tas..
Profile Image for Evita MF.
92 reviews8 followers
January 31, 2016
Meet Lame berkisah tentang tokoh ‘aku’, seorang wanita berumur 30-an yang bekerja sebagai pemilik online shop pakaian wanita yang tiba-tiba bertemu kembali dengan cinta lamanya. Janiel, laki-laki itu tiba-tiba menghubungi tokoh ‘aku’ melalui akun facebook. Janiel ternyata bermaksud untuk meminta diajarkan bagaimana cara menjalankan bisnis online shop. Pertemuan dengan Janiel membuat wanita itu merasakan cinta yang telah lama padam pada pria itu seolah-olah memiliki harapan kembali. Namun, harapan itu segera lenyap setelah Janiel memperkenalkan kekasihnya yang cantik pada tokoh ‘aku’. Kemudian Daniel, tetangga yang pernah dicintai ‘aku’ kembali datang dan mengatakan bahwa ia masih mencintai tokoh ‘aku’. Laki-laki itu pernah meninggalkannya disaat tokoh ‘aku’ tengah cinta-cintanya. ‘Aku’ pun bertekad untuk tidak akan jatuh pada lubang yang sama untuk kedua kalinya.

"Ada yang bilang, saat sedang jatuh cinta pada dua orang, sebaiknya memilih yang terakhir. Karena kalau benar-benar cinta pada yang pertama, perasaan ke orang terakhir itu nggak mungkin ada."

Ini kali pertama saya membaca novel karya Christian Simamora, padahal penulis telah menerbitkan banyak novel setelah debutnya beberapa tahun silam. Saya sangat menikmati membaca novel Meet Lame yang diceritakan dengan gaya yang santai dan membuat pembaca terhibur. Saya berulang kali tertawa karena pikiran dan tingkah tokoh ‘aku’ yang cukup konyol dalam novel ini.
Uniknya novel Meet Lame, kita akan dibuat penasaran dengan nama si tokoh ‘aku’ yang ternyata sampai akhir pun tidak dituliskan oleh penulis. Membaca Meet Lame juga membuat saya penasaran, siapa yang akan dipilih oleh tokoh ‘aku’, Janiel atau Daniel?
Membaca Meet Lame mengingatkan saya tentang kisah gadis remaja yang sedang diperebutkan oleh dua cowok nyaris sempurna. Tokoh ‘aku’ terlalu seperti gadis remaja dalam novel ini, padahal umurnya sudah menginjak 30-an. Pada bagian ending menurut saya penulis terlalu terburu-buru dalam menyelesaikan cerita.
Secara keseluruhan, Meet Lame membuat saya sangat terhibur ketika membacanya. Meet Lama juga membuat saya pensaran dengan karya-karya Christian Simamora yang lainnya. Untuk Anda yang sedang mencari bacaan bertema percintaan namun diselipi bumbu-bumbu komedi, Meet Lame sangat saya rekomendasikan.

Read my full review here: https://booknivore.wordpress.com/2016...
Profile Image for Ayu Windyaningrum.
67 reviews11 followers
November 18, 2015
To be honest, my expectation was a bit too high for this book. So, I'm kinda ended up dissapointed.

Buku pertama Bang CS yg sy baca itu adalah Guily Pleasure, minjem punya adek pula, saat itu walopun blm terlalu suka sm ceritanya, I really a big fan of his witty lines. I love sarcasm to heaven and back so... yah, saat As Seen On TV keluar sy beli sendiri. Dan gara2 cerita di buku itu yg 'friendzone abis' pas bgt sm keadaan sy waktu itu, not to mention bahwa ceritanya jg jauhh lebih bagus drpd buku sebelumnya yg sy baca, sy mutusin buat baca tulisan Bang CS yg lain, smp akhirnya sy punya semua buku seri #JBoyfriend lengkap kap kap.

Walaupun buku satu ini nggak termasuk dalam seri #JBoyfriend, krn nama penulisnya, sy tetep beli (Ikut PO edisi khusus TTD segala!) bahkan tanpa tahu ceritanya ttg apa.

Long story short, sy udah terbiasa sm tulisan Bang CS yg makin lama makin bagus (dan menghibur dan pas sm suasana hati yg galau2 gimana gt), tetapi untuk yang ini ... err, sadly menurut sy kualitas ceritanya agak turun.

First of all, ceritanya terkesan buru2 dan agak memaksakan romansa. Adegan2nya terlalu biasa, sampe nggak ada unsur 'surprise'-nya jadi terkesan datar2 aja sepanjang cerita.

Satu2nya karakter yg dibangun dg baik disini adalah karakter Aku. Sementara Janiel dan Daniel kurang diekspos latar belakang personalitinya (kerja dmn, dst). Pendalaman karakter2nya juga terasa agak kurang.

Aku yg tidak bernama di sini, karena diceritakan pk PoV1, harusnya bs lebih mengikat pembaca kpd karakternya, sayangnya ... sy tdk merasakan character bonding ini. Mungkin karena Bang CS terbiasa menulis dengan PoV3, jd agak kagok nulis PoV1? Entahlah.

Secara garis besar cerita (baca aja sinopsisnya) porsi Janiel dan Daniel bagusnya mucul secara seimbang, ga berat sebelah. Sehingga, ga ketebak, akhirnya Aku berakhir sama siapa. Good job!

Dan kemudian witty line dan dialog2 pintar yg sarkastik, benar2 memanjakan mata (terutama buat para sarkaster kyk sy).

Misalnya ini:
Ada yang bilang, saat sedang jatuh cinta pada dua orang, sebaiknya memilih yang terakhir ... Karena kalau benar-benar cinta pada yang pertama, perasaan ke orang terakhir itu nggak mungkin ada.

Oh ya, sy juga suka bgt cara Bang CS nulis yg terkadang seolah2 Bang CS-lah yg sebenarnya berdialog sm pembaca, bukan si karakter cerita.

Overall, still worth to read in your free time.
Profile Image for Agung Tri.
40 reviews5 followers
July 24, 2018
I Love You. You Love Her. He Kissed Me

Tagline dari novel ini menarik dan secara terang benderang menjelaskan isi novel secara keseluruhan. Tentang seseorang yang terlibat dalam rumitnya hubungan cinta segitiga dan pastinya kebingungan memilih siapa.

Christian Simamora memilih menggunakan sudut pandang orang pertama, dengan tokoh utama Aku, dalam menceritakan kisahnya. Tentang seorang wanita yang akan menginjak usia hampir 30 tahun, single, dengan penampilan fisik yang tidak menonjol seperti seorang model, pemilik dari toko baju online dan secara bersamaan dicintai oleh 2 orang lelaki.

Daniel dan Janiel. Dua sosok lelaki yang digambarkan oleh Christian Simamora sebagai seorang lelaki dengan fisik yang sangat sempurna dan menarik dengan penampilannya masing-masing. Adalah Janiel, yang merupakan "teenage dream" dari sang tokoh utama, sementara Daniel adalah teman semasa kecil dan juga tetangga dari si tokoh utama

Christian Simamora menceritakan konflik si tokoh utama dengan ringan. Bahkan SANGAT RINGAN dan membuat saya menyelesaikan novel ini kurang dari 6 jam. Cerita novel ini mampu membuat pembaca tersihir untuk cepat-cepat menyelesaikan novelnya. Selain ringan, novel ini juga terbilang cukup vulgar. Tentang ciuman hangat dan panas si tokoh utama, tentang fisik lelaki yang terlibat dalam cerita tersebut dan telanjang dada seusai mandi dan lain-lain. Hal ini mungkin dikarenakan Christian Simamora menyasar wanita dewasa sebagai konsumennya.

Overall 6.7/10 penilaian pribadi saya pada novel ini

Dan tidak lupa, berikut adalah beberapa quote favorit saya dari novel ini,

"I'm not saying you have to love me right now. Just promise me that someday, you will." - hal.195

"Orang yang punya waktu untuk ikut ribut dengan masalah orang lain, sebenarnya sedang menghindari keharusan mengurusi masalah diri sendiri." - hal.217

"Hidup semauku memang menyenangkan. Dan komitmen terasa seperti belenggu yang memberatkan langkahku." ... "Tapi kebebesan yang kuinginkan datang dengan konsekuensi juga." Matanya terlihat sedih dan aku kehilangan energi untuk membencinya karena omongannya tadi. "Aku nggak pernah benar-benar bisa merasa dekat dengan siapa pun, terhubung dari hati ke hati dan berbagi emosional itu. Jadi ketika aku merasakan itu denganmu, walaupun hanya sebentar, membuatku menyadari apa yang sebenarnya aku inginkan." - hal.229
Displaying 1 - 30 of 63 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.