Andara Riana Rasyid, seorang pengacara muda yang sedang naksir berat sama bosnya, Harsya Barmanta. Cinta yang sepertinya tidak bertepuk sebelah tangan, karena Harsya sedang berusaha move on dari mantan tunangannya, yang meninggalkan tanpa alasan yang jelas. Tapi akhir-akhir ini, Andara merasa otak dan hatinya seperti tidak sinkron lagi. Sejak ditugaskan menjadi pengacara bagi pengusaha muda yang juga sahabat Harsya, Ribeldi Bimantara, Andara mulai merasa ada yang aneh dengan dirinya. Andara pernah menyumpah-nyumpah tidak akan jatuh ke pelukan cowok playboy, mesum, angkuhm dan menyebalkan macam Ibel. Tapi jantungnya mengkhianatinya, detaknya selalu lebih c epat ketika berada dekat dengan cowok berbahaya tersebut. Andara ingin menghentikan semua ini.
"Aku pengennya perjalanan cintaku itu seperti rel kereta . Meskipun jalannya berliku dan berbelok-belok, tapi nggak pernah putus sampai tujuan." -Andara Riana Rasjid-
Editor's Note Bahasa yang lugas dan kisah romantis yang dibalut dengan kisah komedi. Membuat pembaca tidak bosan dan ingin terus membaca sampai akhir.
Ini bukan pertama kalinya aku membaca karya Kak Viera, setelah sebelumnya aku dibuat jatuh cinta dengan debutnya, Morning Breeze. Kali ini, Kak Viera hadir dengan novel terbarunya yang masih mengangkat kisah romance.
Railway in Love ini mengisahkan seorang pengacara muda bernama Andara Riana Rasyid,. Andara bekerja di sebuah law firm yang dipimpin oleh Harsya Bramanta, seorang pengacara yang tampan nan menggoda. Sejak awal Andara sudah tertarik kepadanya karena Harsya punya sejuta pesona yang diimpikan oleh wanita-wanita di luar sana. Sayangnya, Harsya seakan menutup diri, menurut gosip yang santer beredar Harsya masih sulit move-on dari mantan tunangannya yang pergi begitu saja tanpa alasan jelas.
Hingga lama kelamaan Harsya menaruh perhatian lebih kepada Andara, tentunya Andara bahagia sekali, karena perasaan terpendamnya berbalas. Siapa sey wanita yang tidak menyukai cowok seperti Harsya. Harsya pun secara terang-terangan menunjukkan niatnya untuk berhubungan secara serius dengan Andara, walau awalnya sempat ragu, akhirnya Andara pun memutuskan untuk mencoba untuk menjalin hubungan dengan Harsya.
Walau Harsya memang berstatus kekasih Andara, Harsya tetaplah atasan Andara di kantor. Harsya memberikan tugas khusus kepada Andara untuk menangani kasus yang sedang dihadapi oleh seorang pengusaha muda yang juga sahabatnya, Ribeldi. Entah kenapa sejak pertama bertemu, Ribeldi sudah membuat Andara ilfil. Membuat Andara tidak ingin berdekatan dengannya. Apalagi dengan sosoknya yang tampan, tapi sayangnya Ribeldi hanyalah playboy yang kebetulan berotak mesum dan juga menyebalkan. Ribeldi seakan senang sekali menggoda Andara, hingga mereka sering sekali beradu mulut.
Andara pun harus menahan diri jika berdekatan dengannya. Tetapi kenapa hati dan pikiran kadang-kadang tak sejalan ya. Sulit rasanya menepis semua pesona Ribeldi. Apalagi Ribeldi termasuk pria yang terlalu susah untuk ditolak bahkan tukang maksa.
Ketika Elya, mantan tunangan Harsya hadir kembali mengusik hubungan diantara Harsya dan Andara, apa yang harus Andara lakukan? Ketika Harsya ternyata sulit menentukan pilihannya, dan mengapa harus Ribeldi yang berada disisi Andara?
Bagaimana akhir kisah Andara? Siapakah yang akan dipilihnya?
Membaca sinopsis novel ini saja, sebagai pembaca aku sudah sedikit banyak bisa membayangkan kemana kisah ini akan dibawa dan endingnya seperti apa. Tapi salut dengan penulis, gaya menulisnya yang ringan dan sering diselingin unsur komedi membuatku kadang-kadang ikutan senyum-senyum sendiri membayangkan adegan demi adegan dalam novel ini.
Apalagi ketika adegan Andara dan Ibel bertemu, yang pasti selalu dipenuhi pertengkaran kecil ala mereka. Chemistry yang dibangun pelan-pelan begitu terasa sekali.
Membuatku sebagai pembaca bisa merasakan perasaan Andara yang bingung. Andara yang sudah pernah patah hati sebelumnya, kemudian jatuh cinta kepada Harsya yang malah membuatnya patah hati lagi. Kemudian muncul sosok Ribeldi yang tampan namun playboy tentunya manusiawi banget Andara takut mengulang kesalahan yang sama...
Sayangnya, cerita ini hanya terfokus dengan perasaan Andara-Harsya-Ibel saja, kasus Ibel yang dulu mempertemukan Andara sebagai pengacara dan Ibel, sebagai klien tidak dieksplor lebih jauh. Hanya sekedar pembuka dan selingan saja, penyelesaiannya terlalu mudah padahal kasus Kristal itu bisa menjadi nilai lebih dalam novel ini.
Overall, kalau kamu suka novel romance yang ringan, dan bisa menghiburmu, novel ini bisa menjadi pilihan bacaanmu di kala luang.
1st & 2nd read (by audiobook) : solid 4⭐. Surprise surprise, i didn't expect to enjoy this book this much, lol! Well, karakter2 cowok di buku ini emang damage semua. Yg 1 gagal move-on, dan yg 1 lagi kelewat pakboy, 22nya di luar batas toleransi gue haha. Tapi biar bagaimanapun, gue masih tetap akan pilih Ibel dibanding Harsya yg plinplan, engga banget sih asli dibikin gemes sepanjang baca.
Hampir semua review2 di GR sini gue baca yg mostly consnya a/ banyak typo, humornya garing, dan bagian ketika Andara & Harsya tau2 pacaran tanpa keliatan prosesnya. Untuk masalah typo, gue bersyukur dengerin ini via audiobook dengan naratornya yg "eskspresif" (if you know what i mean). Segala adegan yg diceritakan narator sukses buat gue bisa menggambarkan tiap detailnya dan terhanyut di tiap suasana dalam buku ini, engga terkecuali humornya yg menghibur. Engga yakin apa pengalaman2 menyenangkan yg gue rasakan ini akan sama apabila gue baca lewat fisik/ebook. Juga, gue engga keberatan proses hubungan antara Andara & Harsya yg serba instan dan singkat, karna gue emang jauh lebih menikmati porsi Andara & Ibel :)))
Penulisannya masih kacau. Aku kayaknya pertama kali baca buku Mbak Viera itu yang judulnya Implovesibble. Aku ngakak banget baca itu. Humornya ada. Kalau disini fl nya garing banget. Humornya kering. Ml nya ngapain aja selain flirting kagak jelas lu hei!
Lalu chemistry pasangan ini sama sekali nggak bisa aku cecap. Cuma bisa ngedumel aja sama tingkah keduanya. Kenapa gitu loh? Hadeh.
Berharap agak dirinci soal pekerjaan fl nya. But nope. Kayak bumbu penyedap saja. Heumm. Konflik juga sama sekali nggak bisa ku jangkau.
Intinya aku nggak cocok sama buku ini :( Kayak kurang karisma bagiku.
Namun melihat aku sangat menikmati implovesibble, karya Mbak Viera terbarunya pasti sudah lebih terasah lagi penulisannya. Nggak sabar baca buku terbarunya kemarin yang sekarang sudah ngantri di tbr ku. Semoga bisa cepat baca :)
Andara sudah lama menyukai atasannya, Harsya. Ganteng, pintar, dan memiliki firma hukum sendiri. Meski ada desas-desus Harsya belum move on dari mantan tunangannya, sehingga sampai saat ini masih single. Cinta Andara bersambut, Harsya mendekatinya dan memintanya menjadi kekasih.
Tapi Andara bingung menghadapi klien mereka, yang juga adalah sahabat Harsya. Ibel juga cowok yang cakep, tinggi, tapi playboy. Andara ditugaskan oleh Harsya mengurus kasus Ibel yang disomasi oleh seorang wanita yang mengaku mengandung anaknya Ibel.
Seminggu pacaran dengan Andara, Elya mantan tunangan Harsya kembali hadir. Dua kali Harsya malah mengutamakan mantannya daripada Andara. Hanya Ibel yang selalu ada di dekat Andara. Dan saat Ibel nembak Andara, dia makin bingung.
Novelnya kocak dan menghibur, ada beberapa adegan dewasa yah..karena Ibel memang karakternya playboy dan suka main perempuan. Tapi perlakuannya pada Andara itu beda dan sweet banget. Udah lama ga baca cerita citylite yang pageturner dan menyenangkan.
Untuk ukuran novel chicklit romance, aku menikmati baca ini. Aku suka interksi Ibel-Dara. Nggak tahu deh mereka kocak banget, wkwk. Scene mereka di akhir-akhir juga menghibur. Pas Dara ke bandara aku ngakak banget. Bisa-bisanya. Biasanya aku jarang into sama cerita komedi begini, tapi buat ini aku menikmati sangat. 😂
•Cons:
1. Pekerjaanya kurang dieksplor dan kesannya tempelan doang. Padahal kasus Krystal ini berpotensial buat mendukung cerita, tapi diselesaikan gtu aja dan kentang banget.
2. Kemistri Harsya-Dara nya kentang. Segala tiba2 dan nggak ada feel-nya. Jadinya ya bomat aja gitu pas mereka gtutuh. Malah kek apa banget karena segalanya serba cepat.
3. Bland karakternya. Ibel-Harsya malah serasa nggak punya karakter. 😂
But overall enjoy dibaca buat selingan kayak gini, kan. Mau otw baca Morning Breeze.
Note : aku baca versi 2015 di ipusnas jadi masih ada typo
Bingung mau mulai dari mana 😂 setelah milih beberapa kandidat buat dibaca bareng sama temen akhirnya milih ini. Tertarik buat baca karena pelerjaan Dara yaitu sebagai lawyer penasaran kayak gimana kesehariannya sebagai lawyer plus kisah cintanya. Dan aku udah antisipasi jadi baca beberapa review disini. Jadi hmm aku gak terlalu berekspetasi tinggi dari halaman awal, kurang cocok sama gaya penulisan di novel ini (bukan berarti aku gak bakal nyoba novel lain dari penulisnya) penggunaan bahasa formal dan informal agak kacau. Characters developmentnya kurang jadi gak membekas dipikiranku. Konfliknya bagus menurutku hanya eksekusinya yang kurang. Untungnya masih bisa dibikin ketawa sesaat di pertengahan novel, karena dari awal yang harusnya lucu malah aneh menurutku.
Railway in Love berkisah tentang perjalanan cinta Andara, a 20-something lawyer yang bekerja di Harsya Bramanta Law Firm. Semua wanita yang bekerja disitu sangat terpesona dengan bos mereka, sang Harsya Bramanta. Dewasa, mapan, pintar, kaya dan segala hal lain yang membuat seorang pria terlihat perfect di hadapan para wanita, ada di dalam dirinya. Yang tak disangka, Harsya ternyata menaruh perhatian lebih kepada Dara. Sebagai wanita single yang normal, Dara pun tak tahan dengan pesonanya.
Selain itu, ada juga Ribeldi Birmantara (Ibel), seorang pengusaha sukses yang terkenal playboy, yang juga merupakan klien Dara. Pertemuan mereka berawal dengan sangat canggung dimana Dara masuk ke kantor Ibel pada saat Ibel sedang bermesraan dengan seorang wanita. Ibel bersikap sangat dingin & arogan. Ia juga menunjukkan kharisma seorang playboy nya secara terang2an. Di pertemuan mereka yang kedua, Ibel mencuri sebuah ciuman dari Dara. Dara pun galau, mau kesel, tapi gimana yah? Tak bisa dipungkiri kalau dia juga menikmati ciuman tersebut.
Hubungan Harsya dan Dara berjalan mulus walaupun ada sedikit gangguan dari Ibel yang kelihatannya mulai tertarik dengan Dara. Sampai suatu hari, mereka bertemu dengan mantan tunangan Harsya di sebuah acara reuni. Harsya yang gagal move on, akhirnya malah menyakiti hati Dara berkali-kali dengan lebih mengutamakan mantannya itu. Nah disinilah Ibel muncul. Ia selalu ada untuk memunguti potongan-potongan hati Dara yang hancur karena ditinggal Harsya. Siapa sangka, Ibel si playboy yang sering membuat cewek2 patah hati malah berubah menjadi cowok yang menawarkan a shoulder to cry on buat Dara. Ah Ibel..
Gw selalu suka membaca cerita tentang playboy tobat yang akhirnya bertekuk lutut di bawah kaki seorang perempuan. Apalagi kalau perempuan ini bukan salah satu fans nya dia. Ceritanya sebenarnya ok kok, walaupun gw merasa ada beberapa hal yang membuat buku ini agak similar sama Legal Briefs seriesnya Mz Emma Chase. Dialog nya lumayan seru sih, tp belum cukup buat dibilang witty banters. I think the author should stick true to her style, instead of trying too hard to follow the witty banters style of International authors & ending up like a sloppy copy. Gw suka sama epilog + chapter2 setelah epilog, karena sebagai pembaca yang kepo, gw pengen tau banget gimana kehidupan mereka setelah nikah.
So yeah, I'm just gonna give 3.5* for Ibel this book!
Karena lagi pingin baca yang ringan-ringan dan gak bikin mumet, ketemu yang ini jadi girang banget. What can I say, I'm a romcom person. Suka sama gaya Viera Fitani di sini. lebih menikmati buku ini daripada Morning Breeze. Mood-nya sedang cocok dengan yang lucu-lucu geje gini kali ya...
Highly recommended untuk yang butuh bacaan ringan, bikin senyum-senyum geje dan suka ngeces serta silau sama cowok-cowok tampan maksimal yang perutnya bisa dipake buat giles cucian si Mbok.
Pesan moralnya adalah: "Jangan takut berburu cowok tampan meski tampangmu hanya rata-rata, because, apparently... somehow... cowok badboy dan tamvaann itu ternyata bisa 'khilaf' dan menyeretmu ke KUA." #eh??? hehehehe...
Cerita boleh mainstream, tapi gaya berceritanya bikin ketawa ketiwi sepanjang rel *eh* XD
(Saya) Ga yakin bisa menjelaskan dengan kata-kata yang tepat nih. Tapi cara berkisah penulis rasanya lebih jenaka dibanding novel pertamanya. Kayaknya ga ada satu halaman pun, ga peduli pas bagian sedih ataupun gembira, yang nihil dari tulisan kocaknya.
Ini sempurna bagi yang suka bacaan ringan, tidak tebal dan sangaaatt menghibur. :D
"hidup itu seperti lingkaran yang talinya saling berkaitan. ketika kita menyakiti seseorang, bukan hanya orang itu yang sakit. tapi orang lain yang talinya berkaitan pun akan merasakan imbasnya."
Railway in Love berkisah tentang seorang pengacara muda bernama Andara yang jatuh cinta kepada atasannya; Harsya. tapi sangattt di sayangkan karena sepertinya cinta Andara akan bertepuk sebelah tangan karena Harsya belum bisa move on dari masa lalu.
selain itu, Andara juga di tugaskan oleh Harsya untuk mengatasi kasus sahabatnya--Ribeldi Bimantara.
Ribeldi adalah seorang pengusaha yang tidak percaya dengan yang namanya komitmen. hubungan yang selama ini ia jalani hanya sebatas untuk senang-senang semata.
di awal pertemuan antara Andara sudah di buat kesal dengan tingkah sombongnya Ibel. dan Andara mengutuk dalam hati bahwa ia nggak akan jatuh cinta dengan pria tersebut. tapi, hatinya berkata lain. setiap Andara berada di dekat Ibel ia merasakan sesuatu yang lain.
bau-bau ide cerita yang bisa di tebak sebenarnya. benci dan cinta; dua perpaduan yang sering kita temui. tapi bagaimana perjalanan kisah antara Andara, Harsya dan Ibel yang membuat menarik ide cerita tersebut. Andara di hadapkan pada dua pilihan; apakah ia tetap mencintai Harsya dengan masa lalunya yang belum sepenuhnya ia lupakan atau ia memilih menuruti apa kata hatinya untuk mulai menerima kehadiran Ibel?
aku suka bagaimana cara penulis menyelesaikan cerita ini. dengan beberapa pesan yang di sampaikan cerita ini jadi sangat menarik untuk di baca. dan untuk endingnya manis bangett! karena pada akhirnya yang bisa kita lakukan adalah menerima kekurangan dan kelebihan pasangan kita.
"Lagian ya, ngapain menghabiskan waktu untuk orang yang selalu melihat masa lalunya sementara lo merajut harapan sendirian untuk masa depan kalian."
Sudah pernah kukatakan bukan, aku suka dengan cover yang memikat hati, dan ini karya kedua Kak Viera yang kubaca.
Bab awalnya sudah bikin aku senyum-senyum. Dituliskan dengan sudut pandang orang pertama–Andara yang merupakan salah satu lawyer di sebuah Firma Hukum milik pria tampan bernama Harsya. Pembawaan Andara yang blak-blakan dengan tingkahnya yang absurd bisa ngeces kalau liatin Harsya. Yang kalau kata Andara lain kali dia harus pakai helm hitam buat jaga-jaga dari silaunya senyum Harsya dan dari amukan masa aka karyawan wanita lainnya di Firm tersebut, kalau melihat Harsya dekat dengan Andara.
Belum lagi ada Ribeldi, pengusaha kaya raya sekaligus sahabat Harsya yang menggunakan jasanya dan menugaskan Andara sebagai pengacara pria tersebut, yang membuat Andara kitcep, karena kadar ketampanannya super maksimal. Namun, sayang pria tampan dengan tatapan dingin dan datar serta arogansi tinggi itu adalah playboy kelas kakap.
Konfliknya ringan, seru. Komedinya juga dapat banget, baik ketika senang, sedih, bahkan galau pun tidak luput diselipkan ucapan Andara yang lucu nggak garing, bikin ketawa sepanjang aku baca novel ini.
Dan jujur, lebih suka interaksi Andara dan Ribeldi, daripada dengan Harsya. Chemistry keduanya dapat banget. Padahal tidak memiliki hubungan, setiap ketemu perang urat, bagi Andara. Kalau Ribeldi jelas dia paling suka bikin Andara sebal dengan tingkahnya.
Recommended banget buat kalian yang suka konflik ringan, lucu dan bikin gregetan.
"Untuk bisa menjalin hubungan dengan orang yang baru, alangkah baiknya selesaikan dulu apa yang perlu di selesaikan sama orang yang lama."
Menjalin hubungan dengan pria yang belum move on itu terbilang sulit ya, apalagi kalau di tanya, yang lebih cepat moveon itu cewek apa cowok. Menurut survey dari banyak kalangan, bahwa cowok paling lama buat moveon. 😂 Jadi kalau bisa, menyendiri dulu sampai benar-benar sembuh dari luka masa lalu, baru setelah itu mulai menjalin hubungan yang baru.
Ketika ada salah satu dari dua pasangan yang menjalin hubungan, terus di antaranya belum bisa moveon secara total, bisa-bisa yang terluka bukan cuma satu orang tapi pasangannya juga. Karena akan ada keegoisan dan ketidakjujuran di dalam hubungan tersebut.
Sama seperti kisan Dara dan Harsya. Kalau saya berada di posisi Dara, jelas akan memilih untuk memutuskan hubungan dengan cepat sama Harsya. Apalagi yang bisa diharapkan dari cowok yang nggak bisa moveon? Buang-buang waktu aja. 😂
Isinya sebenarnya sangat asik, ringan buat di baca. Terus alurnya nggak kaku. Tapi ada tapinya, cerita mereka terbilang cepat. Berasa lagi baca sambil lari. Jadi, saya banyak jeda waktu buat bisa meresapi setiap adegannya. Kalau nggak kayak gitu, saya nggak bisa menikmati setiap alurnya. Padahal ceritanya benar-benar bagus.
Allow me to start with one of my biggest bookish pet peeves: "I'm not like the other girls" trope. Sebenernya karakter Andara lucu sih, tapi waduh, haruskah author membuat Andara beneran "beda" dari cewek kebanyakan. Trus si Andara ini kan diceritain biasa-biasa aja, tapi beda. Untung mendukung "beda"-nya dia, kebanyakan karakter-karakter cewe lain di sini dibikin serupa: kalo nggak genit, ya seksi. Termasuk Regina. Padahal Regina ini kan senior di firma hukum, pasti seenggaknya dia lulusan univ gede, atau harvard law school sekalian. Tapi yg dibahas cuma cara berpakaiannya, genitnya, jahatnya. Yang paling disayangkan adalah ini karakternya kerja di firma hukum, tapi workplace detail-nya minim banget. Trus ini keadaan Krystal (aku dengerin audiobook jadi lupa-lupa inget namanya) potensial buat perkembangan plot. Tapi ternyata arahnya ke sana dan kondisi berbalik lagi ke light romcom as if ngga pernah ada yang terjadi.
aku tahu buku ini dari wattpad, sih kemarin. terus ternyata udah terbit. dan dapet kabar kalau buku ini udah lama terbit, dan baru baru ini cetak ulang. karena sepertinya pembahasannya bakal menarik, aku pun bacanya via GD
well, menceritakan tentang andara yang naksir berat sama harsya, bosnya. lantas, ketika mereka memutuskan untuk menjalani hubungan tsb lebih dulu, harsya ternyata berhubungan kembali dengan mantannya. dan andara pun sedikit oleng sejak ibel, sahabat harsya menjadi kliennya.
gak sesuai ekspetasi sih, karena latarnya hukum, aku kira bakal dapet penjelasan/info baru, tapi ternyata pembahasan yang seperti itu gak terlalu dalem.
fokusnya kisah romansa para tokohnya, dan aku gak suka banget sama harsya ini!
konflik bukunya agak ribet, sih. gaya penulisannya kayaknya sedikit kurang cocok di aku. but over all cukup menghibur di tengah ujian !
Novel pertama dari Viera Fitani yang aku baca. Sebelumnya aku mau katakan bahwa novel ini bukan salah satu novel seleraku. Beberapa yang mengganjal menurutku: 1. Karakter yang ada kurang kuat, Ibel yang katanya sosok cool terus dingin diawal tiba-tiba jadi flirty terus cerewet. Aku kurang srek juga dengan karakter Dara yang sedikit nyebelin, haha ini subyektif banget sih. Mungkin karena efek POV 1 sih. Kakaknya Dara juga aneh masa adeknya malah didukung pacaran sama laki-laki modelan Ibel yang harusnya dia tahu "bejad" kan udah temenan dari lama. 2. Alur ceritanya lumayan cepe, karena halamannya juga ga terlalu banyak. Jadi, kesannya buru-buru. Mungkin menurutku epilog nya tidak perlu karena ada beberapa part yang bisa dikembangkan lagi seharusnya. Kurang lebih itu saja, tapi aku cukup terhibur dengan percakapan dan humor-humor yang ada.
Sekiann..
This entire review has been hidden because of spoilers.
mbk viera emg jago bikin ngakak.banyolannya ngingetin jmn2 baca lupus/vania..ktawa2 sndiri cm karakterx rada bingung/alay. andara pengacara di firm law yg bonafid yg u mskx aja mst qualified bgt, kok sifatnya masih labil ya... kl emg g mau jd org ke3 b"ween harsya&alia ya udah mbk,out ja.kok msh bertahan..itu jg jd nangis2 bombay ama ibel ga 1st kiss...yah,kirain 1st kiss.. banyolannya emg bikin ngakak cm karakternya pada labil kl ga suka diGantungin,putus aja mbk ni msh ngarep trus cerita"masalah hukum"g ada.. cm bingung dgn"isi hati"andara... sbnrx bgus critax cm kurang kuat.pgnx sih tetep jaim ma ibel&mulai menjauh dr harsya kesanx ky "bitchy"....hati di arsya tp body ke alby....abis nyium ibel trus dibioskop nyium harsya...
The characters work, I felt that being a lawyer as a mention on the blurb just a 'flowery' thingy on this book. There are no future explanation, nor the cases being describe. Even though the characters meeting each other through this process.
The female Main character is annoying. how she handle the problem made me want to punch her, like for God's sake the amount of running and crying after meeting her ex made me want to scream (I did tho). not to mention the mainstream solution to the conflict.
Luckily I enjoy the trope which is enemy to lovers, If not I probably couldn't finish this book. Also the writing styles is great and neat!
Seharusnya RAME!!temanya menarik tapi kaya kurang.ntah karena karakternya yg bikin gedeg ato alur yg super cepet dan sikap yg plin plan para pemainnya. Dara loe tu;bilangx pengacara pro;kualified tp ko sifat loe kya anak² ABG labil;bilangnya benci sm ibel tp bisa ngeliatin sampe g konsen.g suka;tp g nolak dicium.mau elo tu apa sih Dara??asli gedeg banget. Ibel yg playboy.dmn² selalu cwe seksih digandengan tp secepat itu cinta sm Dara.g ada dingin²nya. Harsya apalagi; pimpinan law firms tp sifat alay. G tau lagi deh.ini bertiga gmn statusnya.. Mnt putus tapi msh nangis2 ngarep.trs sm ibel bahagia ke Dufan.. Kasus kristalisasi malah sdh slese gitu ajah..
#RailwayInLove termasuk novel yang ringan dan bikin senyam-senyum lucu. Temanya seputar lika-liku percintaan seperti pentingnya kejelasan status hubungan, keberanian mengakhiri hubungan yang dirasa merugikan diri sendiri, tentang kesempatan, serta tentang komitmen yang kadang dianggap sepele. Gaya kepenulisannya enak dibaca. Jalan ceritanya menarik, manie dan bikin betah baca apalagi buat yang pecinta genre komedi romantis. Konfliknya bikin nyessss dan bikin emosi naik-turun.
Ceritanya ringan dan ngalir, konfliknya pas untuk ukuran novel 250 halaman. Dan karena memang novel 250 halaman, cerita Andara-Ibel atau Andara-Harsya gak bisa terlalu deep.
Some of the jokes were funny, some weren’t. Plus point: judulnya sedikit nyambung sama bagian ending cerita hehehe kadang suka sebel kalo baca novel judulnya nggak ada hubungannya sama ceritanya 😄
Sebenarnya I like this kind of romance tapi please ini karakter tokoh utama wanita jelek sekali. Pengacara umur 23 tahun tapi pemikirannya bego sekali. Tokoh utama yang lain juga sama tidak jelasnya, entah ini karena penulisan yang buruk atau apa, this is definitely not a pleasure journey. Berasa baca wattpad anak SMA labil. I expected a lot but of course I get disappointed. Saya sudah baca beberapa buku dari penerbit yang sama and I don't think I'll ever buy it again.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Enemy to lovers trope—I totally recommend this book to those who like drama & angst. Because, boy, did this book has it all 🔥
I do think the story lean more to the romance side, so it such a waste to leave the potential of exploring the character’s job as a lawyer. The story pace is also too fast, for my opinion, so it’s like one chapter the FL hates the ML so much then in the next chapter suddenly they fell in love.
Kisah cinta segitiga antara Dara dan 2 sahabat bernama Ibel dan Harsya. Harsya adalah bos Dara dikantor sementara Ibel adalah klien Dara. Awalnya Harsya dan Dara berpacaran hingga Harsya melakukan kesalahan dan Ibel pun pelan-pelan mendekati Dara. Menurut aku, ceritanya lumayan standar plotnya tapi lumayan menghibur.
Ini novel ketiga yang saya baca dari Mbak Viera ini. Tiga-tiganya punya karakter cewek yang pembawaannya mirip, menurut saya. Tipikal jokesnya juga mirip. Gak membosankan malah menyenangkan untuk yang lagi pingin baca yang ringan dan seru aja. Nah, karena ada karakter Fabian, Alaric yang sahabatnya Ibel, saya jadi penasaran dengan kisah yang lainnya juga^^
rating asli nya 3,5. ceritanya cukup menghibur dan masalahnya ga terlalu ribet. tapi ada beberapa part yg kurang masuk diakal. tp tetap enjoy untuk dibaca..