Toilet lantai tiga belas yang sudah lama tidak digunakan banyak memiliki cerita aneh.Misterinya muncul tiba-tiba dan tidak dapat dihindari. Mulai dari sosok tak berbentuk, terjebak dalam dunia gaib, atau malah berteman dengan hantu.
Toilet Lantai 13 merupakan kumpulan cerpen berdasarkan kisah horror yang terjadi di beberapa kampus. Ada 16 judul cerpen yang dimuat.
1. Toilet Lantai 13 by Churiah Yunissa 2. 1212 by Mega Puspita Sari 3. Makanya Jangan Kepedean by Zaitun Cahyani 4. 1107 by Nur Saptaningsih 5. Saeramanan by Muhamed Kamga 6. Naila by Zaitun Cahyani 7. Lantai Teratas by Marisha Damayanti 8. Back Gyadean by Jeong Yu In 9. Kuda Kayu by Hapsari Dyah 10 Aku dan Indera Keenamku by Ary Suryantisari 11. Enam by Nurul Elma 12. Rina Rain Rina by Dimas Handoyo 13. Berbagi Kamar by Fatya Permata 14. Misteri Kamar 200 by Nadia Rafillianti 15. Rahasia Manis by Choi Se-yoon 16. Till Death Do Us Apart by Nenny Tri Miranti . Aku membaca buku ini sekitar jam 12 malam untuk mendapat kesan seram yang lebih dalam, namun kesan seram dari beberapa cerpen tidak sampai ke aku. Ada cerpen yang menonjolkan sisi tragis tapi berujung kurang seram, ada pula cerpen yang alurnya sedikit berbelit tapi cukup menarik . Cerpen favoritku adalah Till Death Do Us Apart. Setting tempatnya bukan di kampus ataupun sekolah seperti cerpen lainnya, melainkan di sebuah stasiun radio. Cerpen Till Death Do Us Apart ini disajikan penulis dengan begitu apik, manis sekaligus tragis tanpa mengurangi porsi horrornya . Overall, aku cukup suka dengan buku yang kebanyakan memuat kisah hantu di kampus ini. Entah itu kisah nyata, mitos atau hanya fiksi belaka, pembawaan masing-masing penulis ringan dan enak untuk diikuti hingga akhir