Buku ini adalah buku rujukan aqidah salafy, yang dipakai oleh mereka yang menganut paham tersebut. Pembahasan buku ini mencakup pengertian aqidah ahlus sunnah wal jamaah, kaidah dan prinsip ahlus sunnah wal jamaah, karakteristik, kewajiban mengikuti salafu shalih dan menetapkan manhajnya, syarah aqidah ahlus sunnah wal jamaah mencakup penjabaran Rukun Iman, (mencakup pembahasan tauhid pada rukun yang pertama), tentang kufur, nifaq, karamah, ziarah, tawassul, tabarruk, sihir, dukun, jimat, al-wala wal bara, bermualamah dngan orang kafir, sikap terhadap ahlu bid'ah, sikap terhadap ulil amri, tashfiyah wa tarbiyah, manhaj dakwah.
Pada halaman 35-40, penulis menyebut berbagai dalil ahlusunnah, thaifah al-manshurah, ghuraba, tapi tidak ada satu dalil shahih dan sharih (jelas, tidak multitafsir) tentang salafi, yang ada hanya pemahaman terhadap dalil umum saja yang multitafsir.
Lalu sungguh sangat disayangkan, beberapa hal khilafiyah yang ada pada tema tersebut disikapi dengan tidak baik, sehingga menyalahkan, menyesatkan, membidahkan kelompok lain yang berpendapat tidak seperti pendapat yang dianut penulis, misalnya tentang tawassul, Asy'ariyyah (bahkan sampai berani menyebut Asy'ariyyah tidak dapat dinisbatkan kepada Ahlus Sunnah), tashawwuf, dll. Seandainya hal tersebut disikapi dengan baik, tentu buku ini akan lebih dapat diterima oleh masyarakat.
Tujuan kitab adalah mengajak kita agar 'aqidah dan manhaj ini difahami oleh ummat Islam dengan benar, diyakini seyakin-yakinya, dan di amalkan dalam kehidupan sehari hari. Insya Allah.
Saya belum baca, tapi melihat ulasan dan kritik tentang buku ini membuat saya heran. Buku yang seharusnya menjelaskan aqidah ahlus sunnah wal jama'ah tapi isinya justru menentang pemahaman dan amalan ahlus sunnah wal jama'ah yang sudah masyhur selama 1.000 tahun lebih.