Jump to ratings and reviews
Rate this book

Hakim Mbeling

Rate this book
"Anta majnun ya Muhammad (kamu gila Muhammad)," hardik kafir Quraisy terhadap Nabi Muhammad SAW yang ingin mengubah masyarakat jahiliyah penuh kegelapan menjadi masyarakat yang disinari terang oleh wahyu Ilahi, minal dzulumati ila alnuur.

Tapi Muhammad tidak galau, meski dituding gila. Sebab, manusia pilihan itu tahu bahwa merekalah yang gila. Firman Allah, Maa anta bini'mati robbika bimajnun (berkat nikmat Tuhanmu engkau sekali-kali bukanlah orang gila). Itu sebabnya, beliau tak surut sama sekali dalam menyebarkan ajaran islam, meski berbagai resiko menghadang.

Barangkali, inilah yang ingin diteladani oleh Mahfud MD. Dia tetap istiqamah (konsisten) menyuarakan keadilan, kebenaran, dan antikorupsi. Dia bukanlah sekilat petir, yang muncul mengilat untuk kemudian padam dan kembali gelap. Andaikata Mahfud disebut gila, maka kegilaannya itu dalam menegakkan kebenaran tadi. Ya, kecintaannya kepad jkeadilan, dan penegakkan hukum, melebihi cintanya Majnun kepada Layla, yang digambarkan dalam novel The Story of Layla and Majnun karya Nizami Ganjavi yang cintanya benar-benar seperti orang dimabuk kepayang.

Konsistensi dalam prinsip, kesederhanaan, kejujuran, dan keadilan yang lebih subtansial, Mahfud layak diberikan julukan hakim mbeling. Mbeling-nya Mahfud bukan dalam arti negatif, tetapi dilakukan dengan kesadaran nalar, penuh keberanian dan tanggung jawab. Inilah kenapa Mahfud kadng dianggap melanggar kemapanan, kelaziman dan aturan prosedural. Banyaknya telunjuk menuding-nuding Mahfud mencari sensasi, sekedar pencitraan, berambisi untuk 2014, semuanya tidak menghentikan Mahfud menyuarakan kebenaran dan menghentikan langkahnya menegakkan keadilan. Semua kritik yang tidak subtansial tidak diambil pusing olehnya.

Mahfud sendiri tumbuh seperti bunga yang dirawat dengan seksama oleh kedua orang tuanya di taman masa kanak-kanak yang penuh nuansa religius dan kebijaksanaan. Nilai-nilai yang ditanamkan sejak kecil, tumbuh dewasa di Yogyakarta, dan persinggungannya di dunia politik dan hukum membentuk kesadarannya bahwa keadilan dan kebenaran harus diperjuangkan dan tidak menunggu datangnya kehancuran.

400 pages, Paperback

First published April 1, 2013

1 person want to read

About the author

Ariyanto

9 books5 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
0 (0%)
4 stars
0 (0%)
3 stars
1 (100%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
No one has reviewed this book yet.

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.