Bagi Jaka, Najwa adalah pelita hatinya. Maka apa pun yang diminta oleh anak kecil berusia tujuh tahun itu pasti akan dituruti dengan sungguh-sungguh. Tak terkecuali saat Najwa meminta Jaka mencarikan ibu baru untuk dirinya. Nah lho?! Hiks!
Namun apa daya, ternyata mencari istri baru tak semudah mencari kolor di tumpukan jemuran. Usaha demi usaha pun harus rela ditempuh Jaka demi membahagiakan sang anak mendapatkan ibu baru. Mulai dari ikutan acara reality show “Woy, Pilihlah Aku!” yang presenternya Chiko Simatupang, kejebak cinta cewek tukang pijat, diporotin cewek matre kenalan di Facebook, sampai nyasar ke lokalisasi “plus-plus” gara-gara nomor HP yang dikasih Najwa.
Nggak cuma sampai di situ, Jaka juga harus ekstra sabar ketika Najwa dan Bi Juju (pembantunya) mendandaninya jadi perempuan jadi-jadian untuk mengikuti Lomba Foto Ibu dan Anak. Astaga Gustiii! Jadi duda ternyata pahit, jenderal!
Lalu, akankah mimpi Jaka yang ingin menikah di stadion sepak bola menjadi kenyataan ketika ia bertemu Kokom, guru Najwa yang sama-sama asli Sunda? Lantas, apa hubungannya dengan Gayus Embun-Embunan? Berhasilkah Jaka mendapatkan istri baru?
Buruan baca kisah lengkapnya dalam novel gelo maksimal berikut ini: JAKA BUKAN PERJAKA.
Nggak tau harus mereview buku ini kek gimana... Genrenya comedy.. Cuma menurutku lucunya itu... lucu garing gitu.. Entah ini selera humorku yang rendah, atauuuuu... buku ini emang bener-bener garing. Bagian yang lucu, menurutku malah jatuhnya lebbaaayyy...
Jujur, aku nggak merasa terhibur sama sekali saat membaca buku ini. Tapi aku berusaha untuk menamatkannya. Biar aku nggak sia-sia keluarin duit buat beli buku ini.
Dan iya, pas baca, aku heran sama si Najwa, yang notabene anak dari si Jaka. Masa iya, anak kelas satu SD, pemikiran dan tingkah lakunya udah kayak anak gede aja...
Yaaa.. Walau nggak semua pemikiran dan tingkah laku Najwa kayak anak gede. Tapi.. hampir 75% bagian yang menggambarkan tentang Najwa, tidak menggambarkan sosok anak kelas satu SD.
Well, cuma ini review yang bisa kuberikan untuk buku ini. Mohon maaf kalo review ku—mungkin—tidak menyenangkan beberapa pihak yang tidak sependapat denganku. Aku hanya mencoba jujur memberikan pendapat tentang buku ini.
Buku ini memang tidak cocok untukku, tapi.. mungkin, bisa jadi cocok untuk kalian.. 😊
Cerita yang lucu,ringan dan cukup menghibur. Gak berat dibaca, cukuplah utk menemani ujung hari yg lelah spy bs relax dan senyum2 sikit, baca tingkah jaka,najwa n bi juju yg kocak n koplak..