Awalnya saya tidak terlalu tertarik ketika baru awal membaca buku ini, dan saya cukupkan baca beberapa halaman saja dulu, dan melanjutkan membaca buku Tere Liye. Tapi hari ini, ketika saya memutuskan untuk lanjut baca buku ini, saya jadi terus hanyut ke dalam ceritanya. Bener-bener terhipnotis, tak terasa 1 jam pun berlalu dengan cepat, dan sudah hampir separuh halaman yang saya baca.
Mungkin ini rekor terbaru saya dalam membaca dulu paling lama. Karena saya tipe orang yang cepat bosan, jadi hanya baca beberapa puluh lembar saja, maka dilanjutkan lagi nanti. Tapi membaca buku Sepasang Kekasih Yang Belum Bertemu ini benar-benar membuat saya terhipnotis, hingga 1 jam lebih tak terasa.
Jadi pada hari ini juga saya menghabiskan novel ini hanya dalam beberapa jam saja.
Jalan ceritanya sangat bagus, dan jujur saja, awalnya saya kira ini berdasarkan kisah nyata. Karena bang Boy Candra menggunakan nama aslinya di novel ini, dan juga menceritakan pengalamannya seperti nyata. Karena itu saya jadi begitu terkesan, karena bang boy bisa punya pengalaman cinta yang keren seperti ini.
Tetapi ternyata ini hanyalah novel fiksi, bukan cerita asli kehidupan bang Boy Candra. Justru saya tidak kecewa, melainkan sangat kagum dengan bang boy. Karena bisa membuat cerita dengan format yang seperti pengalaman pribadi. Seperti kata orang, "Seperti si penulis sedang menceritakan nasibnya sendiri", itulah yang bisa saya ungkapkan untuk novel ini.
Endingnya juga cukup memuaskan, dan tentu seperti harapan para pembaca.
Ini adalah buku ketiga bang boy yang telah saya baca, dan sekaligus ini novel pertamanya yg saya baca. Karena 2 buku sebelumnya adalah buku-buku prosa, kumpulan kata-kata galau bang boy. Jadi saya benar-benar apresiasi untuk novel bang boy ini.
Semoga karyanya semakin bagus dan populer ya bang!