Rumah yang dibersihkan Mizuki dan kawan-kawan ternyata memang berhantu. Mizuki bertemu dengan hantu bersosok remaja lelaki itu. Hantu itu merasuki Nakatsu dan masuk ke kamar Mizuki yang sedang tidur. Beruntung Taiki bisa mengusirnya. Namun, hantu itu kembali merasuki Nakatsu sehingga pemuda itu tak bisa bangun dari tidurnya.
Mereka kemudian menemukan sebuah diari yang ditulis oleh seorang anak yang juga bernama Mizuki. Wajahnya sangat mirip dengan Ashiya Mizuki. Rupanya dulu dia dan hantu anak itu saling mencintai tapi terhalang perbedaan status sosial. Anak itu akhirnya meninggal karena sakit. Setelah diari itu dibaca, roh "Mizuki" bebas dan hantu yang merasuki Nakatsu pun berjumpa lagi dengannya. Akhirnya Mizuki dan kawan-kawannya bisa pulang dengan lega.
*
Menjelang natal, Ohsaka Gakuen mengadakan pesta dansa tiga tahunan dengan St. Blossom. Mizuki dan kawan-kawannya pun bertemu dengan Hibari Hanayashiki, ketua OSIS St. Blossom. Namun, karena jumlah murid perempuan St. Blossom lebih sedikit, beberapa murid Ohsaka Gakuen didandani sebagai perempuan, termasuk Mizuki (halaaah). Mizuki menurutinya karena iming-iming akan dibayar oleh Hibari. Dia butuh uang untuk membeli hadiah bagi Sano yang berulangtahun di tanggal 24 Desember.
Nakatsu langsung memaksa Mizuki untuk jadi pasangan dansanya sampai anak itu terpaksa menurutinya. Padahal, ia sebenarnya ingin berdansa dengan Sano.
Dr. Umeda lalu bercerita bahwa ada legenda yang mengatakan bahwa pasangan dansa yang memenangkan perhargaan pasangan terbaik akan bersama selamanya dengan bahagia. Mizuki jadi makin ingin berdansa dengan Sano. Namun, Juri, murid St. Blossom yang begitu berambisi menjadi ratu pesta tampaknya akan menyabotase para murid lelaki Ohsaka Gakuen yang berperan sebagai perempuan.