Jump to ratings and reviews
Rate this book

A: Aku, Benci, & Cinta...

Rate this book

456 pages, Paperback

First published December 1, 2015

373 people are currently reading
4322 people want to read

About the author

Wulanfadi

14 books357 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
640 (35%)
4 stars
405 (22%)
3 stars
410 (22%)
2 stars
200 (11%)
1 star
139 (7%)
Displaying 1 - 30 of 94 reviews
Profile Image for R.A.Y.
292 reviews47 followers
March 22, 2017
bisa dibilang ceritanya sama kayak yang pernah dipublikasikan di Wattpad, ya.

saya mulai review ini dari sisi buruknya.

novel ini ceritanya panjaaaang sekali sampai halaman 454. pendapat saya kurang lebih sama seperti milik reviewer yang bernama Fahma Ainurrizka. alur lambat saking banyaknya kejadian dan halang-rintang yang harus dilalui Alvaro dan Anggi (juga Alex dan Athala). premis cerita "benci jadi cinta" yang terlalu biasa. alasan membenci kurang kompleks. alasan jatuh cinta juga menurut saya kurang greget. tahu-tahu saja sudah merasakan gejala-gejala naksir, yang kemudian "menyugesti" karakter dan pembaca untuk berpikir si karakter itu menyukai karakter lain (misalnya Alvaro tersugesti jadi suka Anggi). menurut saya, momen naksir-tapi-masih-denial ini ditunjukkan satu bab terlalu cepat. lebih pas kalau Alvaro dan Anggi dibikin saling suka setelah melalui suatu kejadian bersama yang membuat mereka mau tak mau saling peduli, misalnya saat terkurung di ruang musik dalam keadaan mati listrik. tumbuhnya rasa suka mereka akan lebih masuk akal, bisa karena kedua karakter baru mengetahui sisi lain satu sama lain kemudian sama-sama terpukau, bisa karena timbulnya ikatan emosional karena telah melalui suatu kejadian bersama. secara subjektif, saya kurang suka pemunculan rasa suka yang 1) disertai "entah mengapa". Tapi, entah kenapa, melihat Alex mengobrol dengan Anggi membuatnya... kesal. Sedikit kesal. Seperti ada yang membakar di punggungnya. Dan, dadanya panas. bagian ini menurut saya kurang masuk akal. kesannya kayak Alvaro tahu-tahu saja merasa "panas", padahal tidak punya ikatan emosional apa-apa dengan Anggi. mereka bahkan masih bermusuhan. saya juga kurang suka pemunculan rasa suka yang 2) mengandung penyangkalan secara terang-terangan. Alvaro hanya tersenyum kecil. Entah kenapa membuat perut Anggi melilit. Ini yang paling tidak ia suka. Ada rasa aneh--tentu bukan rasa suka, demi apa pun--saat melihat Alvaro tersenyum terhadap kata-kata jahatnya. jangan lewatkan "entah kenapa" yang sudah saya bikin bold. saya juga kurang suka pemunculan rasa suka yang 3) muncul begitu saja, dan gagasan ini dipicu oleh pertanyaan Alvaro kepada Anggi yang diucapkan tak lama setelah cowok itu melihat Anggi bertemu dengan Alex. "Lo dan Alex. Lo suka dia?" saya kasih komentar pakai bolpoin di ruang kosong dekat pertanyaan itu, what?? cepat sekali. karena saya tidak suka, maka ini sangat mengganggu. rasa tak suka saya pun bukan semata-mata karena terbawa perasaan. saya tidak suka karena hal-hal yang kurang masuk akal, terlebih dalam hal cinta-cintaan dalam dunia fiksi itu sangat mengganggu. cinta memang kadang-kadang nggak ada logika kalo kata Agnes Monica, tapi dalam fiksi, hukum sebab-akibat itu tak bisa dihindari. "entah mengapa" seharusnya nggak asal "entah mengapa". pasti ada alasan yang membuat karakter mengubah cara pandangnya terhadap karakter lain dan pada akhirnya jadi jatuh cinta padanya. apalagi, ini temanya benci jadi cinta. harus ada alasan yang kuat untuk menjelaskan bagaimana perasaan sekuat benci dapat berubah menjadi cinta yang merupakan kosokbalene, kebalikan yang benar-benar kebalikan. tidak cukup kalau hanya dengan "entah mengapa".

hal lain yang tak kalah mengganggu saya adalah... duh, Wulan. banyak-banyaklah latihan menulis dan belajar tata bahasa.

kentara sekali dalam beberapa kalimat di novel ini, penulisnya terpengaruh gaya menulis terjemahan--atau gaya menulis berbahasa Inggris yang diterjemahkan mentah-mentah begitu saja ke bahasa Indonesia. ada kalimat yang strukturnya tak beraturan karena mengikuti struktur kalimat bahasa Inggris. Setidaknya, Anggi tahu film anak-anak yang orang seusianya pernah menonton. kalau diterjemahkan ke bahasa Inggris jadi At least, Anggi knew which family movies that people her age had watched. seharusnya bisa dengan mudah ditulis "Setidaknya, Anggi tahu film anak-anak yang pernah ditonton olehnya dan anak-anak seusianya." lalu, ekspresi bahasa Inggris. Oh, betapa ironisnya. : Oh, how ironic. "oh"-nya banyaaaak sekali, dan buat saya itu mengganggu.

masih soal menulis, saya rasa penulis buku ini perlu bersahabat lebih dekat dengan KBBI. Anggi si berangas. Dan Anggrek yang tenang dan suka segala jenis musik. Alvaro mengernyitkan dahi. Kenapa pikirannya berkelakar sampai ke situ? perhatikan kata yang saya tebalkan. menurut KBBI (Daring), kelakar berarti perkataan yang bersifat lucu untuk membuat orang tertawa (gembira), lawak, olok-olok, dan senda gurau. berkelakar berarti bercakap-cakap tidak dengan sungguh-sungguh (hanya bergurau atau berolok-olok). nggak nyambung kan, masa pikiran yang semula hanya membayangkan nama-nama yang serupa jadi berkelakar. mungkin maksudnya melantur, ya. lalu, Anggi berusaha menjaga jaraknya dengan Valdo dan menetralkan detak jantungnya yang mempercepat. mungkin seharusnya mempercepat itu mencepat, sebab menurut KBBI (Daring) mempercepat berarti menjalankan lebih cepat, sedangkan mencepat berarti menjadi cepat. detak jantung mau menjalankan apa kalau pakai mempercepat?

banyak kalimat yang membingungkan. penulis menyampaikan gagasannya dengan kurang luwes. mungkin perlu belajar menulis kalimat efektif (masih SMA kan? kalimat efektif dipelajari banget waktu SMA kalau saya nggak salah ingat). Sebagai ketua kelas dan ketua OSIS mungkin memberatkan bagi sebagian orang. seharusnya Menjadi ketua kelas dan ketua OSIS mungkin memberatkan bagi sebagian orang. masih ada banyak lagi. Bagai Anggi diguyur oleh bak berisi air dingin sekaligus. seharusnya dapat ditulis Anggi bagai diguyur bak berisi air dingin sekaligus. kemudian, yang Alvaro tidak sadar seharusnya dapat ditulis yang tidak Alvaro sadari.

penulis juga perlu belajar menulis kalimat-kalimat yang logis. Alvaro menggeleng, matanya penuh rasa curiga dan tertutup. ini saya nggak ngerti. ekspresi mata yang penuh rasa curiga seharusnya terlihat kalau sedang terbuka. lha, kalo tertutup ki maksude njuk piye ya? atau mungkin maksud penulis adalah mata Alvaro penuh rasa curiga sebelum kemudian terpejam sambil berkata "Privasi Anggi. Gue nggak mau ngasih tau"? sungguh saya gagal paham. ada lagi: Dari nadanya, Alvaro tahu cewek itu tampak risi. hmm. yang satu ini benar-benar tidak logis. dari nadanya berarti dari suaranya, sedangkan tampak berarti dapat dilihat (KBBI Daring). memangnya nada (suara) bisa dilihat? dari nadanya lebih tepat diikuti "terdengar risi" ketimbang "tampak risi".

sudah, ah. kalau kebanyakan nanti malah kayak analisis sastra dan linguistik.

sungguh saya menyayangkan banyaknya kecacatan dari segi tata bahasa ini. ke mana editormu, wahai Wulan? apa kamu nggak dibimbing untuk menulis dengan baik dan benar? kamu ini calon penulis besar, harus jago nulis dari segi crafting cerita dan tata bahasa. kalau tulisanmu rapi, bacanya juga lebih enak. gagasanmu akan tersampaikan dengan lebih ngena ke pembaca, bukan malah bikin pembaca mengerutkan kening dan bertanya-tanya karena kebingungan. tapi it's okay, tata bahasa bisa dipelajari. suatu saat nanti, kamu pasti akan menguasainya juga. asal kamu terus belajar dan berlatih saja.

sisi baiknya:

novel ini kaya subkonflik, rasanya lebih cocok dijadikan sinetron/drama daripada film layar lebar. rame dan meriah karena banyaknya karakter. dinamika antarkarakter juga menyenangkan untuk diikuti, walau kadang-kadang bikin sebel juga--yang juga berarti berhasil memainkan emosi pembaca. para karakter memiliki ciri khas sehingga mudah diingat. dan, ceritanya sangat anak SMA. tidak habis dalam sekali duduk karena alurnya yang lambat kadang bikin jenuh dan pengin cari angin dulu, tapi ceritanya asyik diikuti, dengan kejadian-kejadian seru dan konyol yang menghibur (kayak pas kunci mobil Alvaro jatuh ke selokan). dialognya sangat hidup, tapi tidak termasuk beberapa dialog berbahasa Indonesia yang gayanya keinggris-inggrisan kayak hasil terjemahan mentah hingga rasanya tidak alami.

personally, saya lebih suka novel ini daripada Brothermaker. Brothermaker rasanya kering, datar, tanpa perlu menyebutkan betapa payah penggarapan misterinya. novel ini tidak. lebih hidup, berjiwa, dan bernyawa, seakan-akan penulis benar-benar menjadi dirinya sendiri dan menulis dengan bebas. temanya barangkali lebih klise, tapi eksekusinya seru. tidak bisa menjadi favorit saya sih karena kesalahan-kesalahan teknis yang telah dibahas di atas meruntuhkan segalanya (mengusik ketenangan jiwa linguistik saya), tapi saya setuju kalau novel ini highly recommended untuk orang-orang yang suka bacaan remaja.

ya sudah. semangat terus ya, Wulan.

sekian dan terima kasih.

p.s.:
terima kasih Mou sudah bantu bikin kalimat "At least, Anggi knew which family movies that people her age had watched."

tambahan:
saya lupa bilang kalau saya sangat sangat sangat terganggu dengan nama panggilan Alvaro yang tak lain tak bukan adalah Roo. Roo ini bacanya Ro dengan o panjang atau Ru kayak yang ada di kangaroo? percayalah, saya mencoret semua o kedua dengan bolpoin supaya Roo jadi Ro saja, karena memang lebih enak dibaca kalau Alvaro dipanggil simply dengan Ro. kalau memang nama panggilannya Roo, tolong beri tahu saya bacanya Roo panjang atau Ru.

tambahan #2:
baca juga review saya untuk Brothermaker
Profile Image for April Silalahi.
227 reviews213 followers
July 31, 2016
I'm so sorry..
beruntunglah gue ngebaca debutnya Wulanfadi sesudah membaca buku keduanya. Karena sejujurnya novel ini ancur parah.
gue kasih sedikit cerita buku ini seperti apa:

Cerita ini ada 4 tokoh utama dan semuanya berawalan A: Alvaro, Athala, Anggia, Alexander. Ya semuanya A. Gak tau emang tujuan penulis kali ya bikin cerita sesuai nama judulnya.

Alex dan Alvaro berteman saat Alvaro bertemu dengan Alex di sebuah panti asuhan. Ortunya Alvaro ini orang kaya, suka kunjungan ke panti asuhan. Di panti asuhan itu juga Alvaro menemukan cinta pertama, Athala.

Singkat cerita persahabatan Alvaro-Athala- Alex mengalami konflik saat masing2 jujur sama perasaannya.

Alvaro ini digambarkan beneran cinta mati sama Athala, padahal dya masih SMA. entah gimana akhirnya Athala ini sakit. Koma selama 3 tahun, yang bikin gue bingung, karena ortunya Alvaro kaya raya dan Alvaro cinta banget sama Athala, dia minta ortunya biayain biaya rumah sakit Athala. Selama 3 tahun. IYA 3 TAHUN.
MASIH SMA DAN UDAH MINTA ORTUNYA BIAYAIN RUMAH SAKIT CEWEK YANG DISUKA.
entahlah, kalau menurut gue itu lebay abis sih. 3 tahun coyyyy!

Lalu kenapa si Athala jadi koma tidak dibahas secara jelas dan malah cenderung dilupakan. Padahal kondisi Athala ini yang ngebuat Alvaro jadi bad boy. Jadi pacarin banyak cewek yang suka sama dia. Tembak, diterima, diputusin dan cari pacar baru lagi. Gue juga jadi gak dapet maksud tujuan si Alvaro kenapa jadi bad boy gitu.

Terus ada lagi penggambaran keluarga Anggia itu dekat dan kenal sama keluarganya Alvaro. Ini maksudnya karena keluarga Alvaro kaya raya jadinya dikenal dengan mudah gitu? Dan kebetulan Anggia punya bibi yang menjadi guru di sekolahnya? Gue gak paham maksudnya.

Lalu, kesalahan fatal lainnya adalah becandaan geng nya Alvaro. Berkali-kali digambarkan geng nya Alvaro saling kirim pesan whatsapp (apalah itu namanya) tapi isinya suka cuma di copas. Kira-kira seperti ini:
Alvaro: bosen nih.
A: iya bosen nih.
B: iya bosen nih (2)
C: iya bosen nih (3)
D: iya bosen nih (4)

Gue gak tau ya apa cowok kalau kirim whatsapp ke grup teman2 permainannya kayak gitu? Suka copas gitu? Karena setau gue cewek yang suka kayak gitu.

Kesalahan fatal lainnya, ledekan geng Alvaro yang selalu berulang dengan kata: Alay, Baper, najis. APA BANGET COY!
Lalu, gue gak paham dengan penggunaan kata "ngegas" dibeberapa kalimat. Setelah gue nanya sama remaja saat ini, ternyata itu bahasa gaul, cuma perlu diperhatikan, pembaca novel Indonesia bukan anak remaja gaul aja. Gue gak ngerti kenapa editornya ngebiarin hal ini bisa lolos.

Terus anehnya lagi, penulis mencoba memberikan filosopi kenapa penggunaan judul A di dalam cerita. Cuma itu GAGAL BANGET.
gue kasih spoiler ya:
judul A diambil dari pertemanan Alvaro-Athala dan Alexander.
Dikutip dari ucapan Athala:
Alvaro itu garis kiri karena Alvaro bandel, Alex garis kanan karena Alex baik sama Athala, nah Athala garis tengah karena rambut Athala panjang..

Zzzzzzzzzz...

Yaaaa intinya sih, beruntunglah gue baca tulisan Wulanfadi di buku keduanya. Kalau ini percobaan pertama gue baca buku Wulanfadi, mungkin gue gak akan beli ataupun baca buku doi selanjutnya..
Profile Image for Alya Cholid.
41 reviews
May 21, 2016
2/5 Bintang.

Aku nggak mengatakan bahwa novel ini jelek. Kalau novel ini jelek, nggak mungkin sudah dibaca jutaan kali di Wattpad dan sampai diterbitkan. Aku juga nggak memandang rendah genre "Teenlit" atau "Young Adult" kok, aku sendiri kan masih remaja. Namun,memang akhir-akhir ini jarang membaca novel bergenre tersebut.

Entah kenapa, semakin aku berusaha untuk menyukai novel ini, aku nggak bisa. Sejak awal aku nggak bisa suka sama kedua karakter utama, Alvaro dan Anggia. Kebencian Anggia pada Alvaro pun bagiku nggak masuk akal. Lalu, di blurb dan novel ini ditulis berkali-kali bahwa Anggia orang yang perfeksionis. Tapi menurutku dia nggak terlihat perfeksionis sama sekali, jadi seakan-akan cuma diceritakan dia perfeksionis, tapi nggak ditunjukkan. Terus, bagian Alvaro menginap di rumah Anggia dan Anggia gantian menginap di rumah Alvaro. Kok bisa semudah itu? Menurutku itu nggak masuk akal sama sekali.

Lalu menuju bagian akhir seakan-akan terlalu dipaksakan berakhir seperti itu.

Overall, novel ini tidak jelek, hanya saja mungkin bukan cangkir tehku.
Profile Image for Sulis Peri Hutan.
1,056 reviews298 followers
July 5, 2018
Sempet mandeg lama karena 'capek' bacanya, nanggung tinggal dikit, buat genap2 RC, jadi lanjutin aja sampe kelar.

Kelemahan terbesar buku ini adalah karakternya tidak konsisten, dan itu selain membuat capek luar biasa, juga bingung. Antara maunya tokohnya apa sampai ceritanya mau dibawa kemana.

Segi positifnya, aku suka gimana penulis membangun universe-nya sendiri, menjadikan dia mempunyai ciri khas dalam tulisannya. Aku suka Genk Alvaro memiliki cerita sendiri2, aku belum baca cerita wulanfadi yang lain, tapi dari nama tokoh utamanya aku bisa menebak, kalau salah ya nggak jadi nilai positifnya 😂
Profile Image for mghf.
198 reviews24 followers
March 18, 2017
pertama kubatja di wattpad, karena masih berstatus pembatja baru jadi penasaran dengan beribu2 bintang, namun, memasuki bab ketiga kusuda takuat, penuh drama, dll. semoga perteenlitan Indonesia dapat kembali ke jalan yang benar.
4 reviews
August 30, 2016
At a very young age, Wulan has managed to write a somewhat interesting novel, and she should get an appreciation for it. Sebelum novel A ini dijadikan versi paperback, saya telah membaca dan mengikuti cerita ini di akun Wattpad Wulan, dan saya lumayan suka dengan ceritanya jika mengesampingkan beberapa kekurangan yang muncul dalam cerita ini. Ketika mendengar cerita A ini akan diterbitkan, saya sempat merasa senang dan berharap akan ada banyak perbaikan dari kesalahan-kesalahan kecil dalam buku ini yang saya temukan ketika membacanya. Saya tidak mengatakan ini novel yang tidak bagus --namun sama seperti novel yang lain, novel ini memiliki kekurangan tersendiri.

Saya akan memulai dari kelebihan buku ini. Menurut saya, bahasa yang digunakan dalam dialog antar tokoh mudah dipahami, sehingga remaja yang membacanya tidak mudah merasa jenuh ketika membaca cerita ini. Banyak diselipkan kata-kata humor di cerita ini dan adegan antara Alvaro dan Anggia yang entah kenapa sukses membuat saya tersenyum sendiri ketika membacanya. Selain itu, karakter yang diciptakan Wulan, diantaranya kelima teman Alvaro, memiliki keunikan masing-masing yang menjadi ciri khas di serial cerita ini. Buku ini tidak membuat saya jenuh ketika membacanya. Pesan moral yang disampaikan pun jelas. Ini tentang persahabatan, cinta, dan mencari kebahagiaan dalam perubahan.

(SPOILER ALERT: Let's not forget about how sweet Alex is in this book, just see his actions toward Anggi and Athala --and how it turned out that he was the victim of this whole situation. Poor Alex.)

Namun, ada beberapa hal kecil yang malah mengganggu saya ketika membacanya. Salah satunya adalah ketidakpastian penggunaan bahasa atau sebutan dalam cerita ini. Contohnya ketika bagian Athala berbincang dengan Alex; awalnya ia memanggil dirinya sendiri dengan "aku", lalu dialog selanjutnya dengan penyebutan "gue". Lalu ketika Anggi dan Luna akan pergi ke Gili Trawangan, ada bagian ketika Anggi mengatakan Gili Trawang, dan kalimat selanjutnya Gili Trawangan, lalu kembali diikuti dengan kata Gili Trawang. I couldn't help but notice these small things.

Lalu, mengutip dari beberapa review sebelumnya, Anggi dikatakan sebagai orang yang perfeksionis, namun tidak digambarkan dengan baik seperti orang yang perfeksionis. Saya setuju sekali dengan tanggapan itu. Di buku ini juga tidak dijelaskan tentang berbagai hal, contohnya tentang Matt --seperti bagaimana ia tidak pernah muncul dalam tiap pertemuan enam cowok itu. Lalu tentang percakapan di chat mereka yang menyebut-nyebut "portal Miles" dan sebagainya. Bagi pembaca yang sebelumnya tidak mengikuti serial TRS di Wattpad, hal ini bisa menjadi sangat membingungkan.

Juga penulisan di beberapa babak yang terkesan buru-buru, seakan ingin alur ceritanya cepat selesai.

Dan yang terakhir ---not that this one really matters---, kesalahan dalam penggunaan berbagai kalimat Bahasa Inggris di buku ini. Agak kurang nyaman ketika membacanya, namun bagi saya ini bukan masalah besar dan tidak mempengaruhi kualitas buku ini sama sekali.

Overall, novel ini mengungkapkan cerita fiksi yang bagus dan sangat menghibur, cocok sekali untuk dibaca pada waktu senggang. Sekali lagi, review ini hanya berdasarkan perspektif saya, dan saya hanya berpendapat bahwa jika buku ini diperhatikan dengan lebih detail dan diperbaiki kesalahannya, buku ini bisa menjadi buku yang bagus ditambah dengan alur yang sangat menarik.
Profile Image for Alexandra.
261 reviews12 followers
May 16, 2016
Bagian penting detailnya kurang, sedangkan yang gak penting malah dipanjang-panjangin.
Novel yang terlalu panjang untuk sebuah kisah yang sebenarnya simpel.
5 reviews
June 7, 2016
novel terbitan wattpad hmm.. Wulanfadi dengan followers hampir seratus ribu. ini pasti satu hal yang dilihat oleh para penerbit. Followers, Votes, dan Readers. tiga hal paling berpengaruh untuk sebuah karya yang naik cetak dari wattpad. Bukan apa-apa, saya justru lebih suka Raja dan Ratu. lebih baik hampir delapan puluh persen dari cerita Aku Benci dan Cinta ini.

1. Ini bertele-tele. Alurnya diulur-ulur dengan halaman yang hampir menembus lima ratus halaman.
2. Alasan Anggi benci kurang srek, kurang logis, kurang apik diringkes.
3. Banyak kata-kata enggak sesuai KBBI.
4. Alasan jatuh cinta juga ngono-ngono wae.

Wulan masih SMA? Masih ada waktu banyak untuk jadi penulis dan menghasilkan karya yang benar-benar memuaskan para pembaca. saya tau menerbitkan novel bukan hal biasa. dan saya salut, Wulan dengan usia mudanya mampu menulis 3 buku sekaligus (dengar-dengar ceritanya di wattpad juga masih banyak lagi yang akan naik cetak)

Gitu aja. Ayo Wulan semangat! trima kritik supaya jadi lebih baik! ;)
Profile Image for zah.
485 reviews
June 20, 2020
pertama dan terakhir kali baca ini itu waktu tahun 2015, kelas 8 kayaknya makanya emang bikin nostalgia jadinya xD inget banget dulu saking adiksinya sama buku-buku berbau romance sampai bertekad buat baca semuanya, wattpad apalagi. tp dr semua, bisa dibilang sih karya wulanfadi emg seleraku, kayaknya? walaupun trope dan plotnya ketebak dan ya... cringe sih pasti ada, tp ga bakal boong kalo ada percakapan atau bagian plot yang romantis, aku ketawa-ketawa sendiri saking lucu dan cringe nya adegan-adegan tsb.
Profile Image for putri.
274 reviews45 followers
June 27, 2020
Baca buku ini mengingatkan aku pada Salvatore Bersaudara dari Vampire Diaries. Mereka jatuh cinta pada gadis yang sama, bedanya, Salvatore Bersaudara butuh waktu 150 tahun untuk mengerti cinta, sedangkan triple A belum lagi lulus SMA.
Bicara cinta ga pernah ada definisi pastinya. Maka aku memaklumi imaji berikut hormon anak SMA yang menganggap berlebihan suatu rasa suka.
Aku menikmati setiap halaman di buku ini. Tapi konfliknya terlalu sering muncul, dan resolusinya hanya...yah. Sedikit kecewa dengan editor yang meloloskan begitu saja kalimat-kalimat dalam Bahasa Inggris yang tidak pas, tapi aku bukan Grammar Nazi, gak tau yang lain.
Profile Image for mollusskka.
250 reviews158 followers
June 16, 2022
Ceritanya klise tapi setidaknya diceritakan dengan cukup baik. Harapannya sih jumlah halamannya bisa dipangkas biar nggak kepanjangan. Hal yang sangat aku sangsikan adalah lamanya ayah Anggi dirawat di rumah sakit. Diceritakan ayahnya Anggi terserang stroke dan udah dua tahun dirawat di rumah sakit. Masa sih selama dua tahun di rumah sakit aja terus nggak pulang-pulang?

(For Sale: https://www.instagram.com/goodybook99/ or https://www.tokopedia.com/goodybook)
Profile Image for Rei Reihana.
31 reviews6 followers
October 5, 2019
Sorry bgt. Buku ini parah bgt isinya dan filosofi penggunaan serba A-nya. Aku ga suka banget hiks sampe buku ini tamatnya 2 bulan. Itu pun akhirnya ak tamatin krn ditagih sama yg punya haha. Jujur pas Athala dlm keadaan koma, aku penasaran bgt detail koma tsb. Krn setauku ya abis koma panjang (apalagi bertahun2) si pasien itu harus yg namanya terapi macem2. Terapi jalan, terapi makan (rahang), terapi otot dsb. Pokonya ga kebayang rumitnya idup dia hrs terapi2 tp ternyata di sini ga digambarin real.
6 reviews
May 17, 2021
I bought this book because it's a bestseller, but I don't think this book is interesting I mean it is kind of boring to read FOR ME. Probably, the storyline doesn't relate to me. Well, I appreciate the writer's work.
1 review
June 28, 2017
kecewa.
beli buku ini karena penasaran.
udah mikir pasti bagus dah nih buku.
sampe mau dijadiin film gitu kan ya.
ehternyataa...zzz
.
.
mungkin novel ini bagus buat mereka yang suka kisah cinta segitiga, friendzone, dll.
dan kurang bagus buat pembaca seperti saya yang bosen dengan kisah cinta segitiga. kisah 2 cowo yang cinta 1 cewe. dan mereka bertiga ini sahabatan. dan si cewe ini muna. suka sama si "A" eh yang dipilih si "B". segiliran si "A" udh dpt yang lain. baru dah si cewe nyesel. Ingin berkata kasar kan jadinya😂
Profile Image for Winda Fabiola.
163 reviews35 followers
August 22, 2017

Sebenernya agak nggak rela mau ngasih dua bintang, tapi nggak tega juga kalau cuma ngasih satu bintang. Anggaplah satu bintangnya itu sebagai tanda apresiasi saya pada penulis yang sudah berhasil menerbitkan tiga novel di usia belia.


Bulan Maret/April yang lalu, saya lagi jalan-jalan di Gramedia. Saya punya kebiasaan, kalau lagi di Gramedia pasti ngabarin kedua adik perempuan saya. Kali aja mereka mau nitip sesuatu. Soalnya, disana nggak ada Gramedia. Jadi, agak susah kalau mau beli novel dan buku-buku lainnya. Harus via online, atau nitip lewat saya. Dan ternyata benar. Yang satu nitip seri terbaru Miiko, yang satu nitip Boyfriend apaaa gitu, lupa. Kalau nggak Boyfriend blablabla itu, ya R. Kalau nggak ada juga, ya A. Waktu itu, tiga-tiganya ada. Saya minta dia untuk milih. Akhirnya, dia milih A. Sebelum titipan mereka berdua saya kirim, tentunya saya baca dulu:))) Akhirnya, saya baca lah novel karya Wulanfadi ini.


Pendapat saya mengenai novel ini hampir sama dengan review-nya Mbak Rifka A. Y. dan Mbak Fahma Ainurrizka. Ceritanya terlalu panjang, alurnya lambat, tata bahasanya kurang rapi, premis cerita benci jadi suka yang terlalu biasa, alasan membenci yang kurang masuk akal, alasan menyukai yang terlalu cepat, Alvaro nginep di rumah Anggi dengan mudahnya, nama panggilan Alvaro (ini saya setuju banget sama Mbak Rifka) yang bikin terganggu (Roo dibaca Ru apa Ro? Serius, saya sangat terganggu bacanya.), dan beberapa poin lagi yang membuat saya nggak begitu menikmati novel ini.


Kalau nggak suka, kenapa dibaca sampai selesai? Karna saya tipe orang yang nggak bisa ngeliat novel nganggur. Dan saya merupakan tipe pembaca yang akan membaca novel sampai tuntas ketika saya telah membaca halaman pertama suatu novel.


Wulan, maaf ya. Sepertinya novel kamu bukan selera saya. Tapi terus berkarya, ya. Karna nggak semuanya seperti saya. Masih banyak yang menikmati karya-karya kamu. Selamat ya, sudah bisa menerbitkan tiga novel di usia belia:)

Profile Image for bookrecovie.
15 reviews4 followers
May 5, 2017
Buku ini adalah buku bertema Teen-Fiction yang diangkat dari wattpad, yang telah menjadi buku terfavoritku.
Mulai dari pengenalan karakter, mungkin sedikit terlalu cepat bagi kalian yang nggak ngikutin series ini dari awal. Ya, ini adalah cerita ke-enam dari series yang berjudul: The Rules. Jadi aku saranin untuk baca yang pertama terlebih dahulu. Bagiku yang emang nggak ngikutin dari awal sih, nggak masalah dengan ini, karena aku bisa dengan cepat hafal nama-nama mereka.
Konflik di buku ini sangatlah tak terduga, dan sebagai seorang remaja, pasti lah tau bagaimana perasaan sang karakter di bagian konflik ini. ^^ Aku sampai berhenti baca sebentar saking gregetan-nya dan aku juga mukul-mukul bukunya sebagai pelampiasan rasa gregetan-ku.
Untuk endingnya, bisa ditebak sih.. Tapi.. percayalah, tebakkan mu tidak lah sepenuhnya benar. Banyak teman-temanku yang mengira hal yang sama sepertiku, tapi dugaan kita salah.
Mungkin ada beberapa (2) kekurangan saja, pertama, perkenalan tokohnya di pelankan sedikit. Demi mereka yang tidak membaca dari cerita pertama, walaupun cerita pertama tidak begitu membawa pengaruh di cerita ini. Kedua, aku inget ada halaman yang penuh dengan chatting-an di sebuah group-chat. Tapi chat nya sangatlah menghibur dan membuatku tertawa sendiri, entah aku yang receh atau apa..
Overall, aku kasih ini lima bintang karena pembawaannya yang.. Argh.. disini aku dibuat jatuh cinta pada Alvaro :") Andai kamu nyata, aku mau jadi istrimu, Wkwk *ngarep*
Terakhir, aku ga sabar nunggu film-nya aaaaaaa!! Yap, cerita ini telah diangkat menjadi sebuah film oleh MD Pictures Production! Rencananya sih, tayang di seluruh bioskop Indonesia setelah Lebaran, 6 Juli 2017 ^^
Buat author, semangat buat cerita-cerita lainnya!
Profile Image for Meila Nada.
76 reviews2 followers
July 13, 2017
okey jadi ini cerita wulan fadi kedua yang aku baca. bisa dibilang cerita ala anak sma gini genre yang aku suka dan yap aku lumayan suka sama ceritanya walaupun emang idenya rada klise. hubungan athala dan alvaro, alvaro dan alex, alex dan athala. btw kayanya emang klise banget soalnya aku sering baca cerita yg kaya gini di wattpad. but, aku ga masalahin itu karena aku suka interaksi anggi dan alvaronya. benci jadi cinta emang selalu seru.

cuman emang ada beberapa hal yang sedikit menganggu, salah satunya adalah isi chat geng alvaro yang sering copas. well tbh itu cewek banget iya gak sih? iya tau itu ciri khasnya tapi buat aku sedikit menganggu karena aku ga tau aslinya cowok kalau di grupchat suka kayak begitu atau enggak'-'

oke alasan kedua ini sedikit spoiler sorry.

dan hal kedua yang menggangu adalah why nama anak alvaro dan anggi itu harus anggrek, anggun, dan anggi? angginya ituloh. kenapa namanya mirip banget sama nama mamanya sendiri:(( emang pas dibagian awal" alvaro pernah nyinggung itu. tapi... why harus ada anggi-nya juga? kenapa ga kembar aja gitu jadinya anggrek sama anggun doang? well gaada yang tau kecuali penulisnya hehehe pasti ada alasan dibalik itu:')
Profile Image for Gendis Aprilia.
10 reviews15 followers
August 19, 2016
Saya udah nyelesain buku ini dari hari senin. hanya butuh waktu satu hari untuk menamatkan buku ini. why? karena banyak halaman saya longkap. menurut saya ada bagian yang kurang penting disini yang harusnya ga ditampilin. pas saya baca ini semacam kya ditarik masuk ke dalam sinetron remaja ala sekarang yang jujur aja saya ga suka. dan yang bikin alis saya menyatu baca buku ini adalah, nama pemeran yang semuanya berawalan huruf A. saya ga tau maksudnya apa, atau mungkin ingin memiliki keunikan tesendiri.
saya kasih bintang 2 untuk karyanya yang tebel banget dan kembali mengingatkan saya pada Dear Nathan wkwk..

see you in next project, Author!
Good Job!
Profile Image for Hani Nabila.
3 reviews1 follower
June 29, 2017
Jadi, sebelumnya maaf buat Kak Wulan karena cuma bisa ngasih 3 bintang. Soalnya karena buku ini nggak ngena di akunya, maklum soalnya aku sendiri juga gak biasa teenlit, walaupun aku sendiri juga remaja. Menurutku buku ini ceritanya agak terlalu "sinetronisasi". Buat aku yang nggak suka cerita ala sinetron (panjang dan kebanyakan konflik), jadi malah nggak dapet feelnya. Tapi, buat bacaan di kala bosan bagus kok. Suka sama cerita persahabatan 5 cowok yang tingkahnya nggak biasa meskipun kadang suka nggak dapet feel di jokesnya .

Lalu, buat nama tokohnya sendiri. Menurutku juga ada kelebihan dan kekurangannya. Pertama, Aku suka nama panggilannya, Anggia dan Alvaro, entah kenapa karena namanya mirip nama temanku jadi pas baca buku ini jadi ngebayangin di ceritanya dan jadi seru (walaupun nama sama ciri nggak sesuai ciri kriteria di bukunya wkwk) . Kedua, tapi nama panjangnya aku agak gak sreg, agak alay dan susah dihafal. Ketiga, aku mikir panjang kenapa roo bisa dipanggil kangguru, karena aku sendiri baca "roo" tetap ro bukan jadi "ru".

Saat aku baca buku ini, entah kenapa banyak adegan yang menurutku nggak sreg/kurang suka. Pertama, pas mereka ke Gili Trawangan. Mereka anak SMA dan tinggal di Jakarta, lalu mereka pergi ke Gili Trawangan seperti pergi ke Bandung, dan orang tua langsung ngizinin. Kedua, pas Alvaro menginap di Rumah Anggi begitu juga sebaliknya. Kalau di dunia nyatanya menurutku itu agak nggak sopan, secara mereka lawan jenis (tapi kalo ini misal di Amerika sih bisa lah). Ketiga, kecepatan Anggi suka sama Alvaro kecepetan. Buat orang yang benci selama 3 tahun, dan tiba-tiba suka itu agak gimana gitu sih.

Oh iya, kalau tidak salah, di salah satu paragraf ada yang membahas tentang rumus fisika. Di buku yang aku baca, yabg ditulis sih rumus tekanan, tapi di bukunya bilang itu rumus tegangan. Yah aku sendiri juga lupa di halaman berapa, mungkin aja aku yang salah baca.

Tapi, aku tetep suka ceritanya walaupun gak ngena, aku juga suka beberapa kalimat yang ala-ala quote. Semisal filosofi dari Athala kecil. Lalu, di bukunya terdapat seperti chat yang interaktif untuk dibaca. Akhir bahagia (padahal aku sendiri suka sad ending wkwk). Semoga fillmnya bisa sama bahkan kalau bisa lebih baik lagi dari segi alur dan adegan. Aku harap di filmnya gak seperti sinetron yang masa tayangnya seperti film.


Jadi, menurutku buku ini banyak kelebihan dan kekurangannya. Aku sendiri salut sama Kak Wulan yang bisa menulis novel hingga selesai, karena aku sendiri juga nggak biaa nulis sebanyak itu. Tolong bukan hanya buat Kak Wulan saja, tetapi buat para penerbit saat editing lebih serius lagi agar saat dicetak, karena buat para pelajar harga novel itu nggak semurah harga choky-choky wkwk.

Sekian dan Terima Kasih:3


nb: Maaf kepanjangan
Profile Image for Fadila setsuji hirazawa.
350 reviews4 followers
April 21, 2021
"Gue nggak suka dia tapi gue suka lihat dia seneng karena gue." (Hal.190)⁣
.⁣
.⁣
.⁣
[Re-Review]
A merupakan salah satu karya populer di wattpad yang dibubukan sekaligus menjadi buku pertama dari kak @wulanfadi dan semakin membuktikan popularitasnya ketika kisah ini diangkat ke layar lebar.
Novel A sendiri bercerita tentang dua siswa bernama Alvaro dan Anggia,yang mana keduanya memiliki kepribadian saling bertolak belakang namun karena sesuatu hal keduanya harus terlibat dalam satu proyek yang sama.
Hubungan yang diwarnai pertengkaran pun semakin riuh dengan hadirnya para tokoh yang lain dalam cerita dan ditambah alasan terbesar mengapa seorang Alvaro kerap terlihat berdekatan dengan banyak perempuan yang akhirnya mulai terungkap...
Entah akan bagaimana perjalanan kisah Alvaro-Anggia.
⁣.
.
.
{A} Novel wattpad ketiga yang saya baca dan pada bagian awal sudah bisa diketahui sebab kedua tokoh jarang terlihat akur.

{A} Kovernya yang sederhana tetapi cukup menarik dan membuat penasaran.

{A} Membaca novel ini membuat saya bertambah yakin bahwa sesuatu yang terlihat tak baik dari penampilan maupun sikapnya memiliki alasan, tak terkecuali dengan tokoh Alvaro.

{A} Walaupun tidak benar benar menyenangi karakter Anggia dalam karya Kak Wulanfadi ini, tetapi peranan dari tokoh Anggia tetap saja terasa penting dan menghidupkan suasana cerita.

{A} Selama menyelesaikan kegiatan membaca novelnya, saya kesulitan menemukan bagian yang dapat menguak konflik yang terjadi dalam hidup Alvaro sehingga rasanya jadi berdebat dengan ekspektasi bahwa konflik Alvaro bisa menjadi benang merah untuk beberapa permasalahan yang dimunculkan dalam novel, namum bagian ini belum mampu saya temukan dalam novelnya. ⁣

{A} Novel yang cukup berhasil memperlihatkan kekompakkan dalam hubungan pertemanan antara remaja pria.

{A} Adaptasi novel ini dalam bentuk film cukup seru dengan tokoh Alvaro dan Anggia yang rasanya berhasil dalam memvisualisasikan tokoh tersebut. Meskipun beberapa bagian dari novelnya tidak dimasukkan kedalam film.

{A} Novel yang cocok untuk penyuka novel remaja dengan berbagai problemanya
Profile Image for Laven.
347 reviews15 followers
January 27, 2022
2.5 Star. 70 halaman pertama, aku merasa menyukai buku A daripada buku R. Lebih jauh aku membaca, lebih kuat keinginanku untuk merubah pikiranku sebelumnya. Too much drama, I feel like this book contain drama after drama after drama. Never-ending drama. Selain itu, entah karena judulnya A atau apa, tapi terlalu banyak tokoh dengan nama A. Anggia, Alvaro, Alex, Athala, mungkin jika berakhir dengan empat tokoh itu aku bisa memaklumi, namun nama A muncul lagi sebagai ayah dari Alvaro.

Lalu pada kolom chat teman-teman Alvaro, apa itu enggak kebalik dengan punya Anggia? Ada beberapa bagian yang membuatku merasa tersesat, seperti panggilan pendek Alvaro menjadi Roo, jadi nama dia dengan double O atau enggak? lalu ketika Alex mendesak Alvaro untuk mengakui bahwa laki-laki itu menyukai Anggi, nama Athala tiba-tiba muncul entah darimana.

Aku beli buku Wulanfadi baik A dan R karena tulisan National Best Seller di sampulnya, dan membeli buku I wuf U karena ditulis oleh penulis yang sama. Setelah membaca A dan R aku merasa terjebak dengan tulisan Best Seller itu, ternyata kedua buku ini bukan tipeku. Semoga I Wuf U lebih baik dari ini, meski sedikit. Ah ya, sisi baiknya adalah aku tidak lagi menemukan penulisan percakapan layaknya naskah drama yang mengisi buku R.
6 reviews
November 22, 2017
Gue penasaran sama novel ini karena dia pernah masuk ke "best seller" gramedia kayaknya, terus ternyata gue denger kalau novel ini akan difilmin, dan aktornya salah satunya adalah Jefri Nichol dan Amanda Rawles yang sempet gue kepoin setelah gue cukup suka dengan acting mereka berdua di film yang juga diadaptasi dari novel sebelum main di film ini. Yaudah lah, akhirnya saya penasaran sama novelnya. Dan begitu baca gue punya beberapa pendapat diantaranya sebagai berikut:
Mungkin novel ini akan cocok ketika dibaca oleh para remaja, ini termasuk ke teenlit gitu kali ya mungkin. Novel ini mungkin lebih merepresentasikan kehidupan percintaan kalian.
Tapi kalau gue pribadi gue kurang begitu suka. Mungkin itu karena faktor usia gue yang sudah awal kepala dua waktu baca ini, jadi gue kurang relate sama ceritanya jadi gue kurang dapet feel nya aja. Penggambaran tokoh, setting, dan alur ceritanya pun menurut gue kurang mengalir dan kurang padat. Mungkin perlu riset yang lebih mendalam tentang cerita atau tempat atau objek tertentu yang ditulis biar lebih keren.
Ya sebenernya intinya gue kurang suka karena emang mungkin gue bukan merupakan target pasar dari novel ini. Untuk remaja mungkin akan lebih pas.
Profile Image for Zee.
16 reviews8 followers
October 7, 2017
Alvaro dan Anggia.
Salah satu pasangan yang bertemu di pendidikan menengah, simpelnya CInta di SMA. Sekilas terdengar klise, tapi yang membedakan kisah dalam novel ini, adanya "perasaan"yang berperan, saat kita embaca buku ini.
Adanya keterkaitan antara Alvaro, Anggia, Alex dan Athala. Semua dikemas dalam bahasa yang fresh, menggigit dan mau tidak mau hati kita tercabik-cabik saat membacanya.
Novel yang addicted. Dengan alur beberapa tokoh yang unprecditable.
Bagi siapapun yang ingin "merasakan"kisah cinta SMA yang dikemas berbeda dan fresh, silahkan "menjelajahi" buku ini.
Read. Addict. Happy.
Profile Image for Febrina Erwanto.
Author 1 book6 followers
January 2, 2018
I'm so sorry for giving one star.
Padahal biasanya saya royal banget sama bintang.
Tetapi, terlalu banyaknya logic fail di cerita ini yang sangat susah saya terima.
Kalau logic fail-nya karena hangar pesawat di ruang terbuka antariksa tapi orang-orangnya gak kesedot sih saya masih bisa terima, tapi ini lebih ke logic fail di interaksi dan pemikiran para tokohnya. Yah, tapi entah ya kalau memang logika anak SMA jaman sekarang memang seperti yang digambarkan di sini.

This story has potential though, saya suka banternya Anggi dan Alvaro di awal-awal, asyik aja. Tapi sayangnya, begitu masuk ke tengah, keasyikan itu hilang.
Profile Image for Ratih.
209 reviews17 followers
June 29, 2017
2.5 bintang

anak remaja kadang suka sekali mengkhayalkan hal-hal yang terlalu dewasa. tapi saya juga pernah mengalami masa-masa konyol itu, jadi saya maklum. masalahnya, narasinya banyak yg lebay. dan penggunaan bahasa Inggris-nya terlalu banyak pula. kesannya malah kayak ngajarin buat lebih mencintai bahasa asing daripada bahasa sendiri.

hmmm... ya, sementara itu dulu ya. untuk repiu lengkapnya, tunggu di portal daring. saya cari wangsit dulu.
Profile Image for Michelle Yemima.
1 review
March 9, 2021
Sebenernya udah baca ini dari jaman masih SMP (now I already graduated from high school 😅). Cerita Wattpad pada umumnya, menyajikan kisah cinta khas SMA dimana cowok atau cewek saling membenci satu sama lain tapi ujungnya menjadi cinta.

Dibilang baper ketika baca ya... not really. Tapi saya cukup mengapresiasi penulis karena mampu menuangkan ide ke dalam ratusan lembar kertas. So I think 3 stars are enough.
Profile Image for lyce.
57 reviews2 followers
June 17, 2022
I've read it when I was in JHS. It's nostalgic. I could cry just from reading it, it was wholesome, though I forget some parts of the story, I can still grasps and feels some emotions I probably had before when I read this. Wulanfadi was and still is a successful writer, she was specifically famous in Wattpad era probably 2016 (??). Such a good writer, I love her. I will forever love this book. It was my life. It was everything for me.
Profile Image for Caramel.
7 reviews
July 1, 2019
Ketua OSIS, playboy, rival sama wakilnya. That's Alvaro Radyana. Di satu sisi varo kaya gitu. Di satu sisi dia bisa lemah banget sama Athala. Jadi terhanyut sama ceritanya :))

Kalo menurut aku, cerita ini bisa bikin aku senyum-senyum saat bagian Alvaro-Anggia. Tapi juga bisa bikin aku sedih saat bagian Alvaro-Athala.

Udah gitu aja sih. Bagus bagus aja menurut aku😅
Displaying 1 - 30 of 94 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.