Jump to ratings and reviews
Rate this book

Teratak

Rate this book

220 pages, Paperback

Published May 1, 2009

7 people want to read

About the author

Evi Idawati

10 books5 followers
Evi Idawati lahir di Demak, 9 Desember 1973. Masa kecil Evi Idawati dijalaninya di Kota Demak hingga kemudian hijrah ke Kota Yogyakarta tahun 1991 untuk kuliah di Jurusan Teater Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Tahun 2001 Evi Idawati kembali ke bangku kuliah dan memilih belajar di Universitas Ahmad Dahlan Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Tidak merasa cukup dengan pendidikan yang telah ditempuhnya, tahun 2013 Evi mendatangi lagi kampus Institut Seni Indonesia Yogyakarta dan mengikuti kuliah pada program Magister Penciptaan dan Pengkajian Seni di kampus yang berpusat di Jalan Parangtritis itu.

Dunia sastra mulai digeluti Evi Idawati sejak tahun 1990-an. Di Yogyakarta, bakat dan minat seni Evi Idawati mendapat wadah untuk berkembang. Di kota ini dia kemudian dikenal sebagai aktris teater dan sinetron, penulis skenario, sutradara, penyair, cerpenis, esais, dan novelis. Karya sastranya terpublikasi di berbagai media massa dan puluhan antologi bersama. Selain itu, Ketua Imagination Space of Art and Culture dan Ketua Imagination School ini juga menerbitkan beberapa novel, kumpulan puisi, dan kumpulan cerpen sendiri.

Media massa yang pernah menerbitkan karya-karya Evi Idawati di antaranya Kompas, Republika, Nova, Suara Pembaharuan, Horison, Suara Merdeka, Wawasan, Kedaulatan Rakyat, Bernas, Minggu Pagi, Solo Pos, Suara Karya, Jurnal Puisi, Fadillah, Kreativa, Kendari Pos, Jurnal Sajak, Majalah Pusat, dan Surah Sastra. Satu di antara cerpennya menjadi pemenang pertama dalam Pekan Seni Mahasiswa Nasional. Selain cerpen dan puisi, Evi Idawati juga menulis naskah drama dan novel.

Dalam dunia panggung, Evi Idawati tercatat pernah membacakan puisi Iman Budhi Santosa dalam pagelaran tunggal “Satu Jam Bersama Evi Idawati” di Purna Budaya Yogyakarta (2000), membacakan puisiAbdul Wachid B.S. dalam acara “Cakrawala Sastra Indonesia” di Gedung Kesenian Jakarta (17 September 2004), membaca puisi dalam acara Sastra Bulan Purnama di Museum Rumah Budaya Tembi, membaca puisi dalam Festival Islam Internasional, Muktamar Penyair, Temu Sastrawati Nasional, Pertemuan Penyair Nusantara, Jakarta International Literary Festival 2011, dan lain-lain. Evi Idawati juga pernah tampil di hadapan Susilo Bambang Yudhoyono di Gedung Agung (Istana Negara Yogyakarta) saat jenderal TNI purnawirawan dan guru besar Universitas Pertahanan Indonesia itu masih aktif sebagai Presiden Republik Indonesia.

Di bidang seni peran, penyair peraih Hadiah Sastra Yogya ini pernah pentas drama, menjadi aktris sinetron, dan menjadi pemeran FTV. Tidak cukup mementaskan, Evi Idawati pun berkiprah sebagai sutradara untuk film Telapak Tangan Jonggrang (2010). [WBI]

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
2 (50%)
4 stars
2 (50%)
3 stars
0 (0%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
No one has reviewed this book yet.

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.