Everything in Maxine Ferguson's life changed after her parents had divorced: the move to New York, down to her suddenly luxurious lifestyle at her new posh school, Sky International Academy. Life would have been perfect if only she could fit in with the help of her next-door neighbor, Todd Samuels, the son of her mother's best friend. Todd is a typical new Yorker, street-smart, impatient, witty and arrogant. Maxine can't stand his callous ways, but it looks like she just has to if she wants to keep playing in his band, the Sky Deviants. But as egotistical as Todd might be, Maxine can't deny the fact that he's also the cutest boy she's ever seen. and the chemistry between them is electrifying, on the stage and off it. But that's the question: is the chemistry between them just part of their act or is it a manifestation of something that has nothing to do with their performance?
Ten chapters along with nothing happening is just so frustrating. This is the problem with some Wattpad stories. Build up is so slow so stories make up 100+ chapters. That is so freaking looooong. Plus, narration is kinda messed up, too. Bleh.
ini pertama kalinya baca novel terjemahan dari Filipina, suka sama gaya kepenulisannya, meskipun konfliknya sederhana tapi dibungkus dan diramu menjadi sangat menarik.
tentang masa SMA yang khas anak muda banget, jatuh cinta saat remaja, persaingan antar genk, persahabatan yang melebihi saudara, saling dukung, selain tentang pertemanan juga ada tentang keluarga, hubungan antara orangtua dan anak.
kereeen ceritanya, aku suka dan recomended degh buat kalian semua, buat para teen fiction, aman kok ini kaLian baca. ada banyak hal yang bisa kalian belajari dari cerita ini.
setelah realize ini bakalan nerbitkan apa lagi untuk Phil-Fict kedepannya?
I almost forgot to give this a review! I ony read the Wattpad version so that's what my review's going to be base on. Through the first few chapters, it started slow. There wasn't much happening, other than characters being introduced and the getting into the world setting, which I enjoyed. Though it was a bit prosaic (Kudos to Todd!), the writing style kept me reading it. I think it's a vital factor that the author really has potential because she can make me read even though it started slow. It's a light, fluffy read about teenage love. I always love reading those so it adds a plus why I enjoyed the book. It's cliche yet it kept me going. There's action, and then there's romance. It made me cry at the emotional scenes. It made me laugh through the adventures of the gang as if I'm one of them. There's a room for improvement, that's for sure! I also love how it stuck with only point-of-view. It didn't kept changing from one to another. The characters were lovable, unique and relatable in a way. They have some flaws yet they were dreamy. I love this book overall! :) Definitely a recommend.
This is a nice read. Cukup ringan dan manis--ciri khas Louisse Carreon--untuk mengalihkanku dari efek membaca A List of Cages yang bikin frustrasi dan depresi. Romance is not my cup of tea, but Louisse Carreon is definitely my guilty pleasure.
Yah... harus kuakui, agak susah untuk tidak membandingkannya dengan karya Louisse yang pertama kali diterbitkan Haru. Dibanding A&D, novel Realize ini seolah-olah cuma dicomot langsung dari Wattpad dan kurang terpoles mirip sama kebanyakan novel Wattpad di Indonesia saat ini heuheu. Adegannya dideskripsikan secara singkat, dan terkesan ngebut sekali. Jujur, sempat capek juga bacanya. Lalu ada juga beberapa adegan yang seolah nggak terfokus yang sepertinya jika dihilangkan pun cerita masih akan kuat. Mungkin maksud penulis di sini mau menceritakan kisah cinta geng Maxine cs, tapi kebetulan karena terpotong jadinya tokoh lain cuma muncul sedikit saja. Hehe.
Lalu... pengaturan tata letaknya agak berantakan, dan saltiknya lumayan banyak juga 😅
3 dari 5 bintang, ditunggu karya Louisse Carreon yang lainnya!
"Tidak, kau tidak membencinya. Kau hanya tidak suka ketidaktahuan." (Hal.268) . Perceraian kedua orangtuanya membuat Maxine berpindah tempat tinggal juga sekolah. Kini gadis tersebut dihadapkan dengan kehidupan sekolah bergengsi, tetangga mengesalkan bernama Todd yang merupakan anak dari sahabat ibunya sekaligus teman sekolah dan seolah belum cukup, takdir masih mempertemukan mereka dalam satu band yang sama. Entah bagaimana kelanjutan kisah yang dimulai dengan interaksi bak dua orang musuh yang memiliki sisi menarik dimata satu sama lain... . . .
🎶 Merupakan Phil-fict (novel terjemahan Filipina) yang menurut saya cukup seru karena interaksi awal antara Todd dengan Maxine yang menjadi siswi baru di sekolah yang sama dengan Todd. Ditambah, gadis ini menjadi satu-satunya kandidat yang cocok untuk masuk kedalam band Sky Deviant, yang mana Todd juga tergabung didalamnya.
🎶 Saya cukup suka dengan cerita Realize terutama karena novel ini memberikan gambaran tentang remaja, nuansa sekolah bergengsi, dan kegiatan band yang cukup terasa dalam novelnya.
🎶 Kisah pertemanan yang dibumbui romantisme dalam novel ini cukup menarik, terutama kisah Brian dan Kim yang sukses menarik perhatian saya dengan cara mereka menyikapi perasaan terhadap satu sama lain.
🎶 Adegan lucu ketika melempar apel dan aksi rekan bandnya ketika 'mengompori' Todd tentang Maxine. Juga, saya pikir Todd sepertinya mempunyai ide 'cerdas' untuk memancing Maxine agar mengutarakan apa yang ada di kepala gadis tersebut, walaupun pemuda ini membuat gemas juga karena ketidakmahirannya untuk menunjukkan perasaan serta emosi dgn cara lebih manis.
🎶 Akhir cerita yang 'ramai' dan membuat saya cukup menyukai cara penulis dalam menuliskan akhir bagi cerita maupun kisah masing-masing tokoh.
🎶 Novel yang diterjemahkan dengan tata bahasa yang bagus. Kover yang cukup keren serta menjadi bacaan remaja-able yang bisa kalian coba baca.
*big major sigh* I wish I had the same hormonal state like when I was in puberty because I definitely would like this book as a teenager. But now, in my mid 30s, instead of swooning I was ROTFL-ing because the story was so silly and cringy and typical. I mean, a new girl on the block? Rich neighborhood? Elite school? Tall-handsome-smart but cold guy? Hate love relationship? Most of the book consists of narrative without an actual plot, this guy doesn’t even have a motive to be cold to the girl. For God’s sake! 🤣
But it feels unfair to give the book a low rating because this genre is certainly not intended for people my age. It was entirely my own decision to read it in the first place. I actually dislike the book, but it was also my fault for reading it. So..3 stars.
Merupakan novel yang berisi cahpter-chapter gabungan yang telah terbit sebelumnya di wattpad.
Cerita romantis anak-anak SMA yang berasal dari keluarga atas. Penuturan cerita cukup bagus, namun konfliknya cukup ringan. Sang protagonis yang pindah sekolah dan bergabung dengan band sekolah yang dari awal cerita, kita pasti bisa menebak akhirnya.
Kisah cinta klise di kalangan anak-anak SMA yang berasal dari keluarga atas, namun terkadang ada beberapa hal yang cukup menarik meskipun sisanya biasa saja.
Cerita cinta anak sekolahan. Gak terlalu istimewa sih, cuma kehidupan anak2 SMU yang jatuh cinta tp gengsi buat mengakui. Latar belakangnya adl sekolah elit, jadinya ini kisah anak2 org kaya. Mau berlibur semaunya, gak pake lama, langsung cuss. Tiap hari diantar pake limosine 🙄 (bikin iri aja). Gak lebay kok, karena memang di dunia nyata memang ada org2 begini 😅.
Ceritanya bagus-bagus aja sih, nggak tahu versi wattpadnya. Cukup menghibur dan manis. Tapi versi bukunya terasa lompat-lompat. Seperti dari adegan Todd sama Max mendadak bawah jadi Brian. Kehidupannya terlalu sempurna.
Aku lupa kapan punya buku ini. Beli atau dikasih, ya? Yang jelas sekarang akhirnya selesai baca. Awal lihat label "Phil-Fict" di sudut kiri atas, aku berekspektasi ceritanya terasa lokal "Filipina", tapi ternyata nggak. Latarnya AS, ceritanya juga klise. Terus terang bosan banget dan aku ngabisinnya sempet skip.
Mungkin karena ini dari Wattpad (yang kutangkap ya) jadinya kayak banyak cerita yang "jahitan"-nya kurang rapi. Terus aku juga gak suka sama selingkung penerbit yang menuliskan penyebutan Coach A jadi Coach A. Lebih enak kalo panggilan atau nama tuh dikapital aja gitu. (Ini buatku pribadi aja sih.)
Cerita klisenya si Max pindah ke sekolah konglomerat, ketemu tetangga kaya raya namanya Todd, sisanya sih biasa aja karena lingkungan sekolahnya support dia. Untuk ukuran anak SMA di AS sendiri pun terlalu "alim", wkwkwkw. (INI SOTOY SIH WAKAKAKA.)
2 bintang buat Max & Todd; masih dalam rangka beresin timbunan fisik, dan ya, buku ini mau aku lungsuriiiiin~
🍁 Novel Realize ini berkisah tentang seputaran kehidupan akademiㅡkalo di Indonesia selevel SMAㅡMaxine yang baru saja pindah ke New York. Tidak hanya menghadapi lingkungan pergaulan yang baru, Maxine juga harus menghadapi tetangga baru yang luar biasa menyebalkan itu. Tetangganya yang merupakan anak teman ibunya dan bersekolah di tempat yang sama dengan Maxine.
🍁 Takdir apakah yang mengikat Maxine dan Todd?
🍁 As always, cover novel-novel terbitan Haru selalu menarik mata. Sama perihalnya dengan novel Realize dengan cover depan b&w dan sedikit berwarna di beberapa bagian.
🍁 Novel ini mengangkat ide yang mainstream, yaitu benci jadi cinta. Akan tetapi, kisah mereka ditulis dengan sangat manis dan kalian akan membayangkan sekolah2 idaman dengan event2 kelas atas seperti prom lomba band yang kece abis. It's like kehidupan sekolah impianku(?)🤣
🍁 Tokoh-tokohnya ada Maxine Ferguson, Todd Samuels, Kimberly Nickerson, dan masih banyak lagi.
🍁 Bahasan yang ringan tentang kehidupan cinta anak sekolahan. Gaya bahasa agak kaku dan ada beberapa bagian yang terasa lambat. Dan jujur, aku lebik suka dengan A&D dibanding Realize. Tapi Todd tetap memikat hati. Semacam cowok idaman semua wanita dengan sikap coolnya itu(?)🤩
🍁 Overall, bagi kalian yang suka kehidupan cinta di sekolah dengan unsur benci jadi cinta, novel Realize recommended buat dibaca.
Maxine baru saja pindah dr New Jersey menuju New York. Ia mengikuti ibunya, Nathalie Ferguson bersama dg adiknya yg bernama Alex. Max juga harus beradaptasi dg sekolah barunya di Sky International Academy yg mana 1 kelas & 1 sekolah dg tetangganya yg bernama Todd. • Berawal dr kepindahan Max ke sekolah Todd, lanjut adaptasi Max dg geng Todd, yaitu Brian, Karl, Peter, Kim, dan Jen. Yg mana membuat Max betah & merasa nyaman sekaligus membuat Max bergabung dlm band Todd. Lalu perseteruan Max & Todd yg sama-sama jaim dg perasaannya sendiri. Juga masalah yg datang seperti Todd yg harus liburan ke Seattle & menuntaskan masa lalunya dg Maggie & James. Hingga acara Music Clash yg diadakan di Vlas University. • Meski pemeran utama disini Max & Todd, tetapi juga sedikit banyak mengulas kisah antara Brian dg Kim yg dulunya sempat pacaran lalu putus. Lalu kisah cinta Karl yg bertemu dg Jen. Serta kisah Peter yg tetap memilih menjomblo. • Seperti novel teenlit terjemahan barat pada umumnya, Realize ini menceritakan kisah cinta remaja SMA yg mengandung kesenangan, kesedihan, juga permasalahan di sekolah maupun di lingkungan keluarga mereka. Meski di cover tertulis Phil-Fict tapi keseluruhan cerita menampakkan penulis sedang ada di USA.
"Kehidupan setiap orang memiliki keunikan dan perbedaan masing-masing, termasuk hidupmu.” - Page 146 . . Saat selesai membaca novel ini, satu hal yang ada di pikiranku itu adalah kalau novel ini itu manis, khas remaja banget, mengangkat kehidupan anak sekolah. Dengan tokoh utama yang memiliki karakter yg bertolak belakang dan selalu bikin gemes karena pertengkaran-pertengkaran kecil mereka. Konfliknya ringan, tapi tidak melulu soal cinta, karena unsur keluarga, persahabatan, dan kompetisi (dalam hal musik) ada dalam novel ini. Walaupun tema yang diangkat biasa banget, tapi aku rasa ceritanya malah oke. Bahasanya yang mengalir itu benar-benar bikin asyik, membuatku sebagai pembaca tidak terasa sewaktu membacanya dan tahu-tahu sudah sampai ending bukunya, . . Tapi ada sedikit yg membuatku bingung saat memasuki bab 40-41, sepertinya ada kesalahan penataletakan setting waktunya. Dan beberapa hal yg bikin penasaran soal ayah Maxine dan Peter, aku harap ada cerita lebih untuk keduanya,hehe.. . . Untuk yg masih penasaran sama review lengkapnya bisa baca di blog aku. Ada giveawaynya juga ya. Jangan lupa ikutan. Link di bio.. . . Rating : 3,5/5 🌟
The plot is okay, But I felt like the relationship between Max and Todd was forced, it was pretty fricking obvious that they were gonna end up with each other-and they did, even if they did once hate (or of course DISLIKE) each others guts-but deep down they really love eachother blah, and somehow, when Todd confessed his feelings for Max, I really didn't believe him, The whole entire time, he was a cold jerkass towards her, Well they should have given more attention to the supporting characters
This entire review has been hidden because of spoilers.
i couldn't stand how the published format is so messed up. there's just typos, missing words and the pages at the epilogue were not in sequence, even ungrammatical sentences geez. clearly, whoever did the proofreading didn't do a good job at all. it was so frustrating for me. good thing i enjoyed some of the chapters but the plot may have been too simple.
This book just not my cup of tea. Saya sejak dulu memang tidak cocok membaca buku dengan nuansa teenlit (walapun bukunya masuk dalam kategori phil-fict, tapi saat menbaca rasanya seperti baca teenlit). Plotnya terlalu ngga masuk akal untuk dijadikan sebuah bacaan wanita 24 tahun. Saya masih terima kalau cerita buku ini dikemas dalam film.