Jump to ratings and reviews
Rate this book

e-love: Kisah Cinta Pertama Lewat Internet

Rate this book
Whey Lucy meets James on the Internet they strike a chord with each other. They both share the same interests, and are soon sharing their family history, problems and hopes. When they decide to meet - face to face - they encounter a few problems.

245 pages, Paperback

First published March 29, 2001

3 people are currently reading
60 people want to read

About the author

Caroline Plaisted

97 books17 followers
Caroline Plaisted is a British author and editor with a deep passion for children's literature. She grew up in London and initially pursued a career in ballet, attending the Royal Ballet School. However, her love for books led her to work at a charity promoting reading across the UK, followed by a role at the House of Commons. She then found her true calling in children's publishing, later moving to the BBC where she managed both children's and adult books. After the birth of her first child, she became a freelance book editor and started writing children's books. Caroline also edited a magazine for English teachers and a regional publication about Kent, where she now resides.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
14 (7%)
4 stars
19 (10%)
3 stars
67 (37%)
2 stars
62 (34%)
1 star
18 (10%)
Displaying 1 - 19 of 19 reviews
Profile Image for Farah.
174 reviews32 followers
December 10, 2011
Buku ini gue baca udah lama banget. Tahun 2010 lalu kayaknya. Tapi baru mau bikin reviewnya sekarang.

"Kenapa gitu, Far?"
Ya maunya begitu. Pengen aja.
"Tapi kan enakan bikin review segera setelah bukunya selesai dibaca?"
Protes mbayar ya!
*mingkem*

Tokoh-tokoh di buku ini ngga begitu berkesan buat gue sih. Kenalan di internet lewat chat room. Kopi darat. Suka-sukaan. LDR. Putus.
Life cyclenya anak-anak remaja. Ide ceritanya juga biasa sih menurut gue.
Sekarang siapa coba yang ngga pernah punya crush atau malah pacaran, sukur-sukur bisa lanjut nikah, tapi semua cerita berawal dari internet?
Banyak cyiiin. Gue dulu salah satunya. Salah satu yang ngga awet juga sih.
Berawal dari blog, kopi darat, pacaran. Tapi pacarannya lama. 4 tahun lebih. Sayang aja putusnya lewat media teknologi juga. Bahahaha..

"Oh jadi itu kenapa reviewnya baru dibikin sekarang? Ceritanya baru bisa mov..AAAAAKKK!!!!"
*bekep, karungin, buang ke jalan tol. Lindes pakek tronton maju-mundur 15 kali.*

Nggak gitu juga sih.
Biasa aja kok. Namanya juga hidup. Mati, jodoh, rejeki, di tangan Tuhan.
Kecuali buat yang barusan gue lindes pake tronton, mati di tangan gue.

Tapi polos bener yah anak jaman sekarang, kalo cinta pertamanya aja bisa jatuh ke tangan orang asing yang belum ketahuan bentuk rupanya.
Pantesan aja penjahat kelamin juga menjamur dimana-mana.

Etapi, yang banyak terjadi juga akhir-akhir ini, yang bikin gue sebel kalo ngeliat (padahal gue juga salah satu oknum), adalah kalo pasangan perang kode, atau yang lebih parah, curhatan di tembok (baca: wall) facebook.
Atau buat yang punya twitter, ya di twitter.
Ya gue ngaku dosa deh. *masuk ke bilik pengakuan dosa. Berlutut.*
Saya berdosa, Saya dulu juga begitu sama mantan. Demen banget maenan kode. Mungkin waktu itu saya merasa pacaran sama salah satu anggota Warkop DKI. Makanya maenan kode..

Lama-lama, gue ngeliat orang yang suka 'curhat' kebablasan di status facebook, eneg juga sih.
Akhirnya gue mikir, "Terus ap.."
"TERUS APA BEDANYA SAMA ELO, FAR?"
Anjrit!! Elo kan udah gue lindes 15 kali?! KOK MASIH IDUP SIH?!*
"Elo ngga akan bisa membunuh suara hati lo sendiri. Fufufu.." *tiup ujung kuku*
Bangke!
"Ya terima aja sih, Far. Dasar perempuan galau menahun!"
Serah lu dah.. *nyerah*
"Bener ya terserah gue?"
Duh gue salah ngomong kayaknya...
"MUAHAHAHAHAHAHAHA"
Eh ini review gue ya! REVIEW GUA! Minggir sana, bikin akun sendiri!
"Enggak ah. Males. Ngga ada waktu. Sibuk gue."
Kalo lo segitu sibuknya, ngapain lo masih disini ngerecokin gue bikin review hah?! HAH?!
"ih suka-suka gue dong! Protes mbayar ya!"
*mingkem*

Ya pokoknya begitu lah.
Ngga penting mainan kode di facebook.
Maksud gue, bukan berarti lo ketemu pacar lewat internet, terus komunikasi kalo ada masalah juga lewat media internet. Itu kan kebaca sama semua orang. Orang jadi berasumsi. Kehidupan pribadi lo jadi ditontonin sama orang. Situ pacaran apa ngelenong? *toyor diri sendiri*
Atau lagi ngejaring massa buat ngedukung atau ngasih peluk virtual? Situ kandidat kampanye Pilkada emangnya? *toyor lagi*

Ya itu masa lalu lah ya.
Jadi pelajaran buat semuanya.
Kalau masalah udah disebar-sebar secara tidak sadar, ada yang salah sama komunikasi antara 2 pihak.
Buat gue sendiri sih, nanti kedepannya, kalo gue punya pacar lagi, ngga bakal lagi gue pamer2in kalo gue punya masalah sama dia.
Hahaha. Nanti kalo butuh pelampiasan emosi jiwa, ke tempat lain aja.. *pukul-pukul tembok manja*

Ini juga sesuai nasihat nyokap gue sih.
"Farah nanti kalau sudah berumah tangga, masalah dapur ngga boleh keluar kemana-mana. Kalau bisa, orang tua dan mertua kamu itu tahu yang baik2 aja dari kehidupan kalian berdua.."

Iya mamah. Aku akan berusaha menjadi isteri yang berbakti dan bersahaja. Masalahnya, SUAMINYA MANA DULU? *nadahin tangan kayak minta logam cepekan*

Eh, barusan ini gue bukan lagi mainan kode minta dinikahin loh ya.
Emang ngga ada aja yang bisa dimintain..
*tebar ranjau paku di jalan. Kali aja ada yang ganteng lewat terus kena ranjau..*
10 reviews
May 29, 2023
Ένα ευχάριστο βιβλίο που παρουσιάζει τον εφηβικό έρωτα και τις ανησυχίες που τον συντροφεύουν.
Profile Image for Pujiyanto_x.
428 reviews7 followers
December 20, 2018
Tahun 2001 internet sedang marak-maraknya, dan buku ini tampaknya berusaha ikut menikmati moment tersebut dengan mengambil tema dan cara bercerita yang berbeda dari buku biasanya, yakni chatroom. Hanya saja sayangnya tidak didukung dengan cerita yang mumpuni. Berkisah tentang seorang ABG yang sedang jatuh cinta dengan seseorang berkat kenalan lewat chatting dan akhirnya melakukan kopi darat. Kisah yang singkat dalam buku ini merangkum apa yang terjadi kemudian yang secara keeluruhan bisa kusimpulkan sebagai kenyataan tak seindah dunia maya.

KIsahnya cenderung biasa, namun pada masanya, buku ini ada keunikan tersendiri dengan cara buku ini bercerita. Sebagian besar bab dalam buku ini dihadirkan dalam percakapan dari sebuah jendela chatting, dan judul tiap bab menggunakan istilah chat yang ngetren pada saat itu, dan mungkin masih ngehits sampai saat ini.
Yang kuapresiasi dari penulisnya sebenarnya adalah semangat penulisnya dalam membawa tema bersosialisasi dalam jagat maya ini, yang jujur saja, sampai sekarang kan masih ada tuh rasa-rasa excited, deg-degan segala macem jika sudah berinteraksi dengan para penghuni jagat maya. LOL.

Bisa menjadi bacaan ringan sih buat yang suntuk menunggu sesuatu yang tak pasti karena buku ini juga tergolong tipis, bahkan dalam satu buku ini sebenarnya kisahnya cuma setengah buku, karena setengahnya lagi kisahnya diulang lagi dengan bahasa inggris. Yup, novel ini terbit dalam dwi-bahasa, kalau-kalau ada yang penasaran dengan teks aslinya. Oh iya, menurutku buku ini juga cocok banget jika dibaca untuk para anak-anak jaman sekarang yang akrab banget dengan dunia maya, karena lewat para tokohnya di sini, si penulis juga memberikan uraian tentang baik buruknya bersosialisasi di dunia maya, khususnya chating, apalagi sampai kopi darat.
Profile Image for Herdina Primasanti.
103 reviews1 follower
July 28, 2020
Ini buku punya kakak, tapi cuman dilirik aja sampe baru2 ini karena tbh nggak begitu suka baca teenlit dari dulu (lebih seneng baca children literature, YA, sama fantasy). Pas baca ini tuh kek di awal rasanya waktu berjalan b aja, terus mulai ke pertengahan pace-nya langsung cepet (terutama setelah Sam ketemu Dan). Nggak ada kompleksitas yang bikin kita ikut kebawa emosi. Nggak ada plot twist yang bikin kita para pembaca ikutan ngerasain penyesalan si protagonist setelah bikin pilihan yang salah.
Profile Image for Anastasia Yiamali.
60 reviews4 followers
August 19, 2017
Re - read it last night in like 3h. Very fast read. Not very special but a nice read to pass the time.
Profile Image for Itja.
195 reviews48 followers
December 12, 2012
Seingat saya, Ini novel teenlit pertama yang masuk ke Indonesia. Ceritanya jadul banget, tentang kisah cinta lewat dunia maya, yang mana ada dua ABG tanpa sengaja berkenalan saat chatting di internet (chatting mIRC pasti ini, jadul banget, hehehe). Akhirnya dua ABG itu kopi darat dengan sama-sama ditemani ibu mereka dan dari kopdar itu mereka jatuh cinta (klise). Karena pacaran LDR, akhirnya mereka putus (diceritakan karakter si cowok dewasa banget, padahal mereka hanya selisih satu tahun, sedangkan si cewek terlalu childish).

Novel ini dwi bahasa, banyak istilah chatting yang saat booming mIRC baru saya ketahui saat membacanya.
Profile Image for Stefanie Sugia.
731 reviews178 followers
February 20, 2010
Ini sepertinya adalah buku teenLit PERTAMA yang pernah kubaca dalam hidupku..
Buku terjemahan ini terbit waktu 2004, dan ceritanya sebetulnya biasa saja. Cewek dan cowok yang berkenalan lewat internet lalu mereka saling menyukai. Namun karena ini adalah buku teenLit pertamaku, waktu SMP dulu aku merasa buku ini sangat bagus sekali (karena aku tidak tahu sebenarnya ada yang lebih bagus). Semenjak membaca buku ini aku mulai membaca teenLit hingga sekarang.

Novel ini sebenarnya ingin kuberi nilai 3, tapi karena buku ini adalah memori spesial, aku memberinya bonus 1 bintang. :D
Profile Image for Nike Andaru.
1,644 reviews111 followers
July 7, 2010
Beli di obral buku Gramedia.
Teenlit emang, cuma buku ini menurutku dulu waktu masih teen, menarik sekali :)

Cerita tentang remaja cewe yang kenal dengan cowo lewat chatting di internet. Berasa banget deh kayak dulu waktu pertama banget kenal internet, hobinya chat mulu deh. Kenalan jadi temen, cerita banyak hal apalagi remaja yang banyak sekali kegiatan dan hal untuk diceritakan plus ditambah ketemu cowo yang enak diajak ngobrol, rasanya bahagia deh tuh.

Buku yang ini edisi 2 bahasa gitu, jadi pertama ada bhs Indonesia trus setengah bagian bahasa Inggris. Lumayan ceritanya.
Profile Image for Fradita.
84 reviews2 followers
November 22, 2015
Jujur, niat awal beli buku ini jelek banget. Tapi karna kesalahpahaman konyol, niat itu syukurnya gak terpenuhi hehe. Buku billingual ini sebenarnya ceritanya sederhana banget, dan dibawakan dengan sederhana juga dan ringan. Trus berasanya raw dan real gitu, sukaaa. Oh iya, sebenarnya aku tuh kurang suka buku terjemahan karna menurut aku pasti kaku (padahal mungkin gak semua begitu sih). Tapi aku tetap suka deh buku ini, walau belinya gak sengaja juga :p
Profile Image for Veronica Widya.
251 reviews9 followers
October 19, 2010
nih buku terbiitt udahh lamaaaaa bangetttt..
sebenernya ceritanya oke, apalagi sesuai dengan keadaan jaman itu, yakni lagi seru2nya orang kenalan lewat internetm jadi cukup menariklah. ;)
tapi kenapa aku kasih 2 bintang aja, soalnya endingnya ak ga sregg banget..
Profile Image for iccaaaaaaa occa.
5 reviews
Read
November 18, 2010
buku pertamaku yang aku punya hehehe :) dan ternyata isinya waw sangat bagus walaupun aga bertele-tele ceritanya
Profile Image for Dhea.
33 reviews
February 19, 2015
Ini novel teenlit pertama yg gue baca,beli di gramed pas akhir tahun ada obral 7rb/buku kalo ga salah. Udah lamaaaa bgt beli novel ini, namatinnya sampe bertahun tahun
Displaying 1 - 19 of 19 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.