Jump to ratings and reviews
Rate this book

Sumur Hitam

Rate this book
Tabir pengunci sumur hitam perlahan pudar, menyebabkan lolosnya siluman-siluman jahat yang mencari tumbal darah manusia.
Tiga pemuda. Demi menghindari hukuman congkel mata, menerima tugas untuk mengembalikan tabir pengunci yang konon tersimpan di sumur tandingan, sumur putih, yang letaknya entah di mana.
Dalam misi gaib ini mereka dibekali dengan bandana sakti pendekar putih.
Apakah mereka akan berhasil melaksanakan tugas sekaligus hukuman ini atau malah tergoda akan kekuatan sakti bandana?

189 pages, Paperback

First published February 16, 2016

6 people want to read

About the author

Haditha

13 books21 followers
Haditha M. adalah penulis novel, skenario, yang kini juga tengah belajar membuat ilustrasi. Kegemarannya terhadap genre fantasi dengan napas klenik selalu tertuang di setiap karyanya. Dia pun tak ragu memasukkan unsur-unsur binal bilamana dirasa pas menguatkan nuansa cerita. Karya-karyanya yang pernah terbit sebelumnya adalah Karung Nyawa (Bukune), Dalam Kurung (Bukune), dan Tapak Setan (Elexmedia). Dia bisa disapa di media sosial dengan handle @hahahaditha

Karya-karyanya yang lain bisa ditilik di bit.ly/m/hahahaditha

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
0 (0%)
4 stars
7 (77%)
3 stars
2 (22%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 7 of 7 reviews
Profile Image for Downey Salvadore.
37 reviews4 followers
March 31, 2017
Iki apik to. Temenan. Aku ora goroh, opo maneh guyon.
Atur pambuka buku iki yo seru, serem mbarang deng. Ora serem piye, jajal nek awal buku kok wes adegan kecelakaan parah. Opo yo orak medeni? Piye jal perasaanmu?
Senenge tulisane Haditha ki bahasane renyah. Ora abot. Ora keduwuren leh nuturke marang pembaca. Soale opo? Soale engko kesampluk montor mabur goro2 nek ngomong keduwuren. Malah mbahayani to?
Crito Trio Badung/Trio Bandana/Trio Pendekar Abu-abu yo tak acungi jempol papat (tambah jempol sikil loro). Seko hukuman congkel mripat diganti misi gaib sik luwih mertaruhke nyowo, opo yo ora suloyo kuwi? Tapi tetep dilakoni bocah telu kui. Setan2 sik podo padudon ning tengah aksi yo sangar lho nda. Kabeh podo metu. Yo tak sebutke siji2: Gendruwo, Kuntilanak, Kalong Wewe, Siluman Ulo, Siluman Boyo, Palasik, lan liyo liyane. Oh iyo siji engkas, Wedhus Mabur.
Sik paling nonjol seko buku iki menurutku ning wigatining atur. Aku pribadi luwih seneng bagian kuwi. Luwih alus lan jero temenan tak rasakke pas rampung moco buku iki.
Intine, buku iki orak kakean ndobleh rak nggenah tapi akeh aksi2 sik marakke aku pengen terus lanjut bab2 seteruse. Oh iyo, adegan Waras-Erna karo Waras-Wanita Pohon marakke piyeee lhoo cah. Woconen to buku iki. Tak jamin kowe2 bakal seneng.
Ukoro paling tak senengi yo iku:

"Eko tidur-tidur ayam."

Jare Haditha sih 'Chilling' tapi nek aku leh ngarani 'Mitik'.
Profile Image for ade.
274 reviews16 followers
June 27, 2016
akhirnya kelar juga timbunan ini XDDD

oke sumur hitam itu lebih oke dibanding anak pohon

1) action nya lebih banyak
2) cerita dan misteri nya lebih menarik, saya suka sama teka teki (?) di setiap akhir bab,, bikin penasaran siapa dia? kenapa? bakalan ada apa lagi?

cuma...

makin banyak aja kalimat bahasa jawa yang jujur menurut saya lebih rumit,, dan bahkan luar biasa banyak yang ga ada "translate" an nya,, ini sama kayak komen saya di anak pohon hehe tapi kalo di anak pohon saya masih ngerti kalimat2 itu,, tapi disini? jujur banyak yang saya skip saking saya bingung sama dialog jawa nya (bahkan untuk saya yang orang jawa tapi ga bisa bahasa jawa)

hehehe

ada beberapa typo tapi ga terlalu bermasalah, dan untuk kata " Muhrim " yang benar itu "Mahrom" mohon di noted ya, biar ga salah arti, karena kedua kata itu artinya beda banget

nah,, saya sempat terkejut karena ada "tokoh-tokoh" di Anak Pohon yang muncul di Sumur Hitam, dan lebih terkejut lagi sama Timeline waktu nya ketika baca Epilog... agak bingung sih, jadi duluan Sumur hitam ya baru Anak Pohon?

dan apakah sosok wanita pohon = penerus mbah yang gemulai itu?

overall buat yang suka cerita klenik nan horror harus coba baca sih,, cukup seru kok,,, good job masha..! saya jadi penasaran kelanjutan nya
Profile Image for raafi.
937 reviews455 followers
September 17, 2016
Selengkapnya: http://bibliough.blogspot.co.id/2016/...

Akhirnya selesai juga. Buku karya teman yang sedang menggebu-gebu untuk menulis. Alur cerita rapi walaupun rada lambat di awal hingga trio badung kena batunya.

Satu hal saja: editorialnya sungguh bikin geleng kepala. Untung saja ceritanya bisa mengimbangi hal itu. Terang saja, ini kan menerbitkan-sendiri. Dan aku jadi penasaran dengan "Anak Pohon"!
391 reviews4 followers
March 2, 2016
baru sempet ngereview ini.. kelarnha udah lama sih..

ceritanya seru. lebih banyak penggunaan bahasa jawa disini tapi enjoy sih walau ada beberapa yang nggak ngerti juga artinya.
Jujur agak kurang horror sih, dan pertarungannya terlalu singkat. Tapi tetep seru. Epilognya yang nggak nyangka kirain ini 'sekuel' ternyata.. ahh ntar sopiler lagi:) nunggu buku selanjutnya
Author 3 books29 followers
May 8, 2017
Di posting di FB tadinya...

Plotnya kira-kira begini:
Di sebuah dusun kecil di Jawa Timur, tiga anak bernama Darto, Eko, Takim merupakan anak2 bandel yang ngeyel dan suka main. Suatu ketika di desa Tsb terjadi banyak kecelakaan yang merenggut nyawa manusia. Tidak ada yang tahu kalau semua kecelakaan tsb diakibatkan roh jahat yang lolos dari tabir gaib. Tabir gaib itu senantiasa terkunci untuk memenjarakan roh2 jahat. Tapi rupanya ada yg sengaja membuka tabir gaib untuk membangunkan raja siluman. Sialnya, ketiga anak bandel itu kena masalah yang membuat mereka ditugasi sebagai pembawa kunci yang bisa membelenggu raja siluman lagi. Dengan bantuan mbah nini yang sepuh, Erna yang sakti, dan pendekar Putih yang misterius. Pada dasarnya ini adalah kisah kebaikan melawan kejahatan yang memerlukan pengorbanan.

Tanggapan saya:
Sejujurnya, saya lebih suka buku haditha yang sebelumnya, Anak Pohon. Karena yang ini tampak begitu sederhana dan punya banyak kemudahan seolah tidak ada perjuangan berarti. Hal yang paling saya hindari dalam plot cerita saat ini yaitu deux ex machina, senjata pamungkas maha sakti sebagai alat untuk melawan musuh yg seringkali muncul di akhir cerita. Di buku ini juga tidak ada misteri. Pengungkapan identitas Pendekar Putih dan Hitam juga tidak mengejutkan karena plotnya nggak dibawa ke sana, jadi terasa hanya sekedar menempelkan label pada sembarang orang yang muncul di satu scene bab pembuka. Kurang gegernya. Kurang gresnya.

Yang paling saya suka dari buku ini, masih setia dengan gaya bahasa ndeso yang terasa akrab. Meski saya nggak bisa bahasa jawa :p. Buku ini juga masih perlu sentuhan tangan editor yang cakap untuk memperbaiki beberapa detail2 penting.

Sumur Hitam dibuat sebagai prekuel dari kisah Anak Pohon jadi cikal-bakal "pohon kehidupan" itu ada di sini.

Secara keseluruhan ceritanya menarik. Dan gak usah nyari Sadako di sini. Beda cerita :p.
Profile Image for Hippópòtamus.
77 reviews2 followers
March 22, 2018
Aku mendapatkan buku ini dari Google Play Store yang dijual gratis kala itu, ya langsung aku beli deh, kan lumayan dapat gratisan. Entah untuk saat ini masih dijual gratis atau tidak.
_
Tahun lalu aku sempat baca buku ini. Tapi sayang, aku tidak mempunyai niatan untuk menuntaskan buku ini. Akhirnya buku ini pun terbengkalai di Google Play Book sesaat setelah aku membaca sekitar 3-4 bab awal.
_
Aku merasa terganggu dengan gaya penulisannya. Bagaimana tidak, si penulis memakai unsur bahasa Jawa (boso Jowo) pada setiap dialognya (walaupun tidak semua sih), dan ini cukup mengganggu (bagiku) kala itu, karena ini pertama kalinya aku membaca novel yang menggunakan bahasa Jawa. Itulah alasanku mengapa buku ini sempat kutinggalkan berdebu penuh sarang laba-laba tahun lalu, hehehehe.
_
Beberapa hari yang lalu, aku meniatkan kembali untuk membaca buku ini. Namun, sama seperti tahun lalu, aku masih tidak nyaman dengan buku ini karena alasan yang sudah kusebutkan. Tapi setelah aku melihat jumlah halamannya, aku pun memaksa diri untuk tetap membaca, karena buku ini bukan buku yang notabenenya bacaan berat, yang berarti bisa dituntaskan tidak lebih dari tiga jam.
_
Bab demi bab telah kubaca, dan aku mulai terbiasa dengan gaya penulisannya. Beriringan dengan hal tersebut, aku juga semakin menikmati alur cerita dari buku. Sampai ketika saat Trio Badung kepergok mengintip para wanita dari desa lain yang sedang mandi. Di situ lah semua permasalahan dimulai.
_
Trio Badung diutusi oleh Nini Dhanyang Smarakubumi untuk membantu Pendekar Putih menumpas Pendekar Hitam yang berusaha untuk melepaskan Raja Siluman yang terkubur di Sumur Hitam. Trio Badung pun dibekali dengan 'Bandana Putih' yang sakti.
_
Secara alur, buku ini sangat menarik. Mungkin di bab awal memang sedikit bosan, karena alurnya terlalu lambat. Namun setelah memasuki bab-bab selanjutnya alurnya menjadi lebih cepat dan mulai bisa dinikmati alurnya.
_
Sekian.
Profile Image for Natsu.
207 reviews5 followers
April 29, 2017
ceritanya asyik, enak diikutin. tapi actionnya kurang lama, horornya juga kurang banyak.. (emang dasar pecinta horor jadi maunya part horor dibanyakin wkwkwkwk). Sempet agak merinding sih pas awal deketin sumurnya, tapi setelah itu biasa aja ga berasa serem soalnya lebih cenderung ke actionnya daripada dedemitnya. Awalannya agak terlalu panjang menurutku, tapi tetep enak diikutin sih. cuma kadang berasa kaya bertele2 aja. gaya bahasanya khas banget, unik. dan dialognya terasa natural banget. suka banget bagian epilog yang nyambung ke anak pohon..
Displaying 1 - 7 of 7 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.