Jump to ratings and reviews
Rate this book

Merry Christmas Felix Siauw

Rate this book
"Membaca tulisan-tulisan Bana di buku ini, saya ibarat diajak mengikuti paket safari ziarah wali. Atau jika itu berlebihan, bolehlah dikatakan semacam anjangsana seorang santri untuk berguru ke deretan kiai-kiai mumpuni

Bana belajar kasih sayang dari simbah tukang masak di pesantren almamaternya. Bana belajar ketangguhan dari para perempuan perkasa yang melawan pendirian pabrik semen. Bana belajar kehidupan dari para sastrawan idola. Bana belajar
kreativitas dari seorang sahabatnya yang pedagang minyak rambut. Bana belajar sikap ksatria dalam diam, dari seorang lelaki muda yang oleh jutaan orang di Indonesia mungkin dianggap sebagai pendosa paling nista. Bahkan tulisan-tulisannya yang oleh sebagian orang pasti akan dianggap sebagai “pelecehan ulama”, pun pada hakikatnya adalah upaya Bana untuk belajar. Belajar bahwa pandangan-pandangan
yang berpretensi religiositas sama sekali tak dapat diraih secara instan dan sambil lalu.

Belajar, dan terus belajar. Saya kira sisi itulah yang ‘krowak’ dari tradisi keberagamaan kita di Era Digital." --Iqbal Aji Daryono, penulis buku Out of The Truck Box

140 pages, Paperback

Published December 1, 2015

16 people want to read

About the author

Arlian Buana

2 books

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
3 (14%)
4 stars
7 (33%)
3 stars
11 (52%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 4 of 4 reviews
Profile Image for Sri.
897 reviews38 followers
October 4, 2018
Kumpulan essai Bana yang lutu unyu-unyu. Sayang judulnya begitu hahaha, akan jauh lebih menarik jika yang dijadikan judul adalah judul bab yang ini:
Pria Punya Selera yang Susunya Susu Bendera.
Ternyata dua kalimat itu(Pria Punya Selera & Susu Saya Susu Bendera) diciptakan Djokolelono. Menarik karena Bana menyandingkan itu dengan cita-cita tertinggi seorang penyair yaitu puisinya dikumandangkan setiap saat. Ternyata hasil karya copy writer semacam "Terus Terang P Terang Terus" itu sudah menjadi 'puisi' yang melekat di hati seluruh rakyat Indonesia.
Profile Image for Heni Mujaa.
168 reviews22 followers
November 11, 2017
Hanya ada dua kondisi yang muncul sebagai akibat saat baca buku ini: mikir dan ngakak buntet 😂😂😂
Profile Image for Ariel Seraphino.
Author 1 book52 followers
Read
February 17, 2016
Berbeda dengan kebanyakan artikel di mojok.co yang cenderung konyol dan lain semacamnya itu, beberapa tulisan penulis dalam buku ini cnderung kontemplatif dan penuh dengan pemikiran yang menarik untuk dibaca. Tulisan tentang ibu-ibu yang menentang pembangunan pabrik semen di Rembang sangat mnenarik, penuh dengan sisi jurnalisme yang akurat, membuat pembaca bisa memahami mengapa ibu-ibu di sana memperjuangkan tanah mereka seperti memperjuangkan kelahiran anaknya. Analogi mengapa kemudian banyak ibu-ibu yang maju disampaikan dalam buku ini juga sangat 'kena'. Yang paling lucu dan tentu saja penuh nyinyir adalah dua artikel terakhir tentang Felix Siauw, dari sini ya tentu pembaca sendiri bisa menilai secara lebih jernih, bagaimana pandangan keislaman seorang ustad tenar itu sekarang. Buku bagus dengan bacaan dan pemikiran yang serius tapi juga santai.
Profile Image for Hasib Habibie.
40 reviews2 followers
September 15, 2016
Judged by the writer and the table of contents, I was hoping that the book would contain Bana's collection of Mojok.co articles. Turns out that the content is a collection of events happened to Bana's (though some are not, like PKI, merry christmas). I feel like reading a diary. I loved the part when it challenges my thinking + funny comments about those events.
Displaying 1 - 4 of 4 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.