Di belahan bumi yang satu, ada sekelompok masnusia yang harus berjalan 10 kilometer hanya untuk mencari makan dan bertahan hidup, mengisi perutnya yang sering kali kelaparan. Sedangkan di belahan bumi lain, seseorang harus berlari sepanjang 10 kilometer di atas treadmill hanya demi membakar kelebihan lemaknya. Lucu bukan? Sungguh sebuah ironi. Entah untuk harta, kebahagiaan, hikmat, ataupun sukacita. Hanya akan ada dua kelompok manusia di dunia ini, mereka yang berkelimpahan dan mereka yang berkekurangan. Kedua kelompok itu ada untuk menyeimbangkan dunia. Yang berkelimpahan memberi dan yang berkekurangan menerima. Sekalipun setiap orang menyebut Anda "Si Itik Buruk Rupa", percayalah selalu ada sesuatu yang baik di dalam diri Anda yang dapat dibagikann walau dalam kekurangan.
Semoga buku ini dapat menuntun Anda untuk menemukan berbagai macan kebaikan yang ada dalam diri Anda untuk dibagikan.
Buku ini berisi akan hal-hal untuk pengembangan diri, upgrade diri menjadi lebih baik dan bijaksana utamanya untuk diri sendiri dengan pendekatan agama sebagai acuan dalam bersikap. Yang saya suka dari buku ini meskipun terkesan berisi kata-kata motivasi yang monoton dan sudah sangat sering di ulang di buku pengembangan diri lainnya, penulis menambahkan kisah nyata dan analogi sebagai perumpamaannya. Bahkan saya juga mendapati beberapa hal baru di dalamnya. ° ° ° ° ° ° ° ° ° Sebagai catatan untuk pribadi: (tuk dibaca dikemudian hari sebagai reminder)
"Bukan mengenai kaya atau miskin, melainkan tentang bagaimana merasa berkecukupan, apa pun situasimU saat ini. Seseorang bisa begitu bersusah hati melihat tetangganya mem-beli Mercy S-Class dari jok Mercy C-Class-nya, jika ia tidak belajar untuk hidup berkecukupan. Begitu pula seseorang bisa begitu menderita melihat kompetitor bisnisnya menaiki private jet dari jendela kelas bisnis Singapore Airlines. Karena itu, seorang bijak pernah mewanti-wanti, "Mereka yang ingin kaya akan jatuh ke dalam godaan dan berbagai nafsu yang membawa celaka serta membawanya kepada kehancuran. Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Karena mengejar uanglah beberapa orang menyimpang dan menyiksa dirinya dengan berbagai duka." (34)
Sebelum mengeluh tentang makanan di atas meja-mu, maukah kamu mengingat mereka yang tidak punya apa pun untuk dimakan? Sebelum bertengkar karena rumahmu yang kotor dan berantakan, maukah kamu mengingat mereka yang tinggal di jalanan? Sebelum mengeluh tentang pasanganmu, maukah Kamu mengingat masa-masa ketika kamu berdoa meminta pasangan hidup kepada Tuhan? Karena itu, hendaklah kamu selalu bersyukur. Hati yang bersyukur mendatangkan sukacita dan kegembiraan. Sementara hat yang gembira ada-lah obat bagi segala jenis penyakit. Akan tetapi, hati yang bersedih menjadi sumber bagi segala penyakit dan kemalangan. (74)
Kamu mungkin bisa melakukan kesalahan, tapi tidak dengan Tuhan. Tidak ada yang kebetulan di dunia ini, semua sudah terancang bagimu, hanya saja kamu tidak menyadarinya. Kamu mungkin bisa menikahi orang yang salah, tapi dalam kesalahanmu pun tetap ada ruang bagi Tuhan bekerja. Ada tangan tak terlihat yang membimbing supaya kisah, yang awalnya terlihat awut-awutan bisa berakhir happy ending. Orang arab menyebutnya Maktub, itu sudah tertulis. (80)
"Terlihat baik tidak berarti baik" Ibarat bunga yang indah dan harum, tapa diundang pun kupu-kupu akan datang dan menceritakan ke-haruman dan keindahannya kepada kupu-kupu lain. la tidak berusaha menebarkan keharumannya, tapi akan tertebar dengan sendirinya, karena memang ia harum. (84)
"Selalu berarti" Masa depan adalah misteri, karenanya masa kini adalah masa untuk menanam. Ukurlah masa depanmu dari apa yang kamu tanam di masa kini, bukan dari apa yang kamu petik hari ini semata. (88)
"Listen to your heart" Ketika Si Jahat menggodamu, pertama-tama ia akan meyakinkanmu, "Semua orang sudah melakukannya, mengapa kamu tidak?"
"Semua orang sudah menonton video porno, masa dirimu tidak? Semua orang sudah menikmati seks sejak SMU, masa kamu tidak? Semua orang sudah kenal narkoba dan alkohol untuk happy-happy, masa kamu tidak?"
Ketika kamu tergoda dan melakukannya, kamu sudah berhasil disesatkannya. Detik ketika kamu tersesat, la yang tadinya berperan sebagai penggoda, berubah menjadi jaksa-pendakwa paling keras dan militan dalam hidupmu. (137)
Suka banget sama bukunyaaa, one of the best books i've ever read!!
Judul bukunya aku suka, gimana caranya di tengah kesusahan pun kita masih bisa happy dan enjoy. Lebih lagi isinya. Singkat tapi menohok. Di bagi beberapa chapter dengan cerita yang beda-beda. Jadi gak bakalan bosen bacanya.
Bahasanya pun ringan gak yang bertele-tele. Fokus sama point yang mau disampaikan, jadi baca buku ini gak kerasa tau-tau udah selesai aja.
Bagus bukunya, baca ini harus pelan-pelan ya dan dihayati betul biar apa yang mau disampaikan bisa terkoneksi👍🏻
Wah sumpah.. Awalnya iseng baca ini dan gue kira hanya akan membahas perihal insecure and be grateful dilihat dari sinopsisnya, tapi ternyata menyinggung keberadaan dan peranan Tuhan terhadap hambanya. Banyak banget kutipan yang membuat gue sadar dan merasa tertampar. Semua pesan yang disampaikan bisa dengan mudah diterima, bahasannya ringan namun bermakna dalam. Salah satu dari banyaknya kutipan dalam buku ini yang gue suka:
"Kebahagiaan hanyalah keputusan untuk berbahagia".