Indonesia dan Jepang, dua negara yang sangat berbeda dengan kelebihan serta kekurangannya. Keragaman budaya, adat istiadat, dan geografis yang akan membuat Anda tertawa, panik, bahkan menangis ketika tiba-tiba harus melakukan perjalanan bahkan hidup bertahun-tahun di negara yang sangat berbeda dengan negara asal Anda. Bayangkan jika tiba-tiba Anda harus pindah ke suatu negara yang sangat asing sebelumnya dengan kehidupan sehari-hari Anda.
Ada banyak hal unik yang kudapat dari buku ini. Hal-hal unik itu adalah:
1. Para wanita Jepang memakai masker tidak hanya jika sedang sakit atau untuk menghindari debu, virus, dan bakteri, tapi juga untuk menutupi wajah polos mereka karena malu. Menurut penulis, ia jarang melihat wanita Jepang keluar rumah sambil pakai piama, daster, dan tanpa make-up bahkan ketika sedang membuang sampah. Jika keluar rumah, pasti mereka sudah pakai baju necis dan make-up tipis. Wajah tanpa make-up itu disebut supin dan mereka tidak memperlihatkannya ke orang lain. Maka jika mereka keluar dalam kondisi belum berdandan, mereka pun pakai masker. Bagi para artis pun, wajah supin mereka adalah aib yang tidak boleh diperlihatkan kepada siapa pun.
Di buku ini diceritakan berbagai hal keseharian orang Jepang yang unik bagi kita. Bercerita dari mulai sistem transportasi, sekolah, kultur bertetangga, tradisi setiap tahun, bahkan soal toiletnya. Membaca buku ini seperti merasakan kaget dan uniknya menemukan hal baru, disana. Setiap cerita dituliskan dengan menarik.
Banyak pelajaran (hidup di Jepang) dalam buku ini tentu. Isinya tidak diragukan berguna. Namun, penyuntingan dalam buku ini saya rasa masih bisa diperbaiki lagi.
Buku ini menarik.. benar-benar menginspirasi. Ditulis dengan bahasa yang sederhana, mudah dipahami, hanyut terbawa ke dalam suasana negeri Jepang yang khas. Selebihnya biarkan bintang yang berbicara. Terima kasih banyak :)