Jump to ratings and reviews
Rate this book
Rate this book
Ai adalah putri pemilik restoran “Curry Club” yang khusus menjual kari. Sejak kecil ia suka sekali makan kari sehingga badannya menjadi gemuk. Ia berteman dengan Junya yang mempunyai toko buku.

Suatu hari, sepatu Ai ditemukan Ogata di tangga sekolah. Dengan sepatu itu, Ogata ingin berkenalan dengan orangtua Ai. Setelah Ogata mengunjungi dan mencicipi kari dirumah Ai, nama “Curry Club” ditulisnya di dalam majalah Seni Memasak.

Restoran itu menjadi terkenal. Sebenarnya ayah Ogata adalah ahli mencicipi masakan. Tiba-tiba Ai memusuhi Ogata. Karena Ai tahu ayah Ogata akan membuka restoran khusus kari yang tempatnya berdekatan dengan restoran ayah Ai.Di depan stasiun. Bagaimana kelanjutannya?

Paperback

First published December 17, 1990

1 person is currently reading
12 people want to read

About the author

Kiyoko Arai

87 books138 followers
あらいきよこ in Japanese.
Pen name of Kiyoko Haru.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
2 (40%)
4 stars
1 (20%)
3 stars
2 (40%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 of 1 review
Profile Image for Gus.
612 reviews63 followers
March 26, 2026
--- Kisah Cinta di Curry Club 1-4 ---
✏️ Gambar: Uwaaahhh karya-karya awal Kiyoko sensei! //////
🎲 Penokohan: Ok.
📕 Plot: Berjalan maju dengan beberapa sandungan ala konflik zaman dahulu //gakjelas.

╰⁠(⁠⸝⁠⸝⁠⸝⁠´⁠꒳⁠`⁠⸝⁠⸝⁠⸝⁠)⁠╯╰⁠(⁠⸝⁠⸝⁠⸝⁠´⁠꒳⁠`⁠⸝⁠⸝⁠⸝⁠)⁠╯╰⁠(⁠⸝⁠⸝⁠⸝⁠´⁠꒳⁠`⁠⸝⁠⸝⁠⸝⁠)⁠╯

Maraton kecil-kecilan dari karya antik Arai Kiyoko sensei! (⁠人⁠*⁠´⁠∀⁠`⁠)⁠。⁠*゚⁠+ YappyYippie! /Gusgakjelas.
Karya yang di maksud adalah:
- Dewa Asmara, Tolonglah...! 1 (1987)
- GENKI #1 (1989)
- Kisah Cinta di Curry Club 01 (1990)

Dikarenakan membaca semua dalam waktu dekat, saya rasa saya akan menuliskan review yang... bisa dibilang... membandingkan pendapat saya untuk tiap bukunya.


Tldr:
Drama terasa ditarik-tarik dengan penyelesaian yang sangat ------ (datar) (ಠ⁠∀⁠ಠ)🤜.
...
...
...Tapi yah, ternyata enak dibaca ulang ya. Mungkin inilah namanya nilai melankolis //guswoi //plakk.

Alasan panjangnya:
Diantara tiga buku Arai Kiyoko yang disebut diatas, ini yang paaaaling pertama saya baca. Dulu sekali saya baca ^^. Mulai dari hanya cabutan, lalu berhasil membaca semua volumenya, sampai sekarang akhirnya ketemu lagi.



Saya rasa kisah buku ini ringan, hanya saja konfliknya terasa dibuat-buat sekali... O w O. Tapi memang dibuat-buat sih... satu komik ini kan memang dibuat... eh lho, paradoks apa ini?? XD /dhuarrr!

Ahem, kembali ke topik.
Ada beberapa momen ngakak di komik ini. Juga banyak poin yang jelas. Misalnya... jinx tentang sepatu itu. Ini sungguh bikin ngakak sih XD. Lalu tentang sahabat tokoh utama yang lumayan oportunis. Dukungan kuatnya pada percintaan tokoh utama hanya karena dia takut si tokoh utama beralih hati ke orang yang ditaksirnya; yang notabene teman masa kecil tokoh utama.

Wwwwwwww. 😈



Yah tapi begitulah. Saya rasa yang sifatnya paling masuk akal di komik ini adalah teman kecil tokoh utama. Semua tindakannya kasar, super kekanakan, tapi mudah sekali dimengerti. Tidak berarti tindakannya bagus sih; tai dialah yang paling nyata diantara semuanya XD. Mungkin karena kekanakannya itu?
[ 7.8 / 10 ]
Displaying 1 of 1 review