What I don't like: Too short! Plothole is inevitable
Book 1 is good for the kinda-shocking plot twist. Book 2 is a bit boring. Book 3 is the one I like most. Yes, the story feel a bit rushed, but damn, the emotional roller-coaster really punch me in the gut. Book 4 is another emotional roller-coaster, though I don't really like the "real" ending. The ending is book 3 is more of my taste.
Dibanding nomor-nomor sebelumnya, aku lebih suka yang nomor 4 ini (padahal udah buku terakhir ya XD). Alurnya lebih enak diikuti (baru ngerasa gini di buku terakhir, parah ya XD), ceritanya jadi lebih mudah dimengerti karena emang isi cerita di buku 4 ini kebanyakan masa lalu tokoh-tokohnya
Saya pikir volume 3 itu udah tamat, dan meskipun vol 3 itu nggantung, saya lebih memilih cerita diakhiri di vol 3 itu daripada dikasih ending seperti vol 4 ini. Karena vol 4 ini maksa, maksa happy ending -.-
Para manusia pemegang kontrak dengan doll, kemudian membuat kembali doll hanya berbekal buku-buku dan bahan kimia entah apa, as if bikin doll yang serupa manusia semudah bikin kue gitu?!!
Kemudian Zenli ternyata manusia?! Tapi kenapa di vol-vol sebelumnya Zenli seolah-olah juga doll?!
Saya lebih memilih cerita yang awalnya biasa2 aja tapi endingnya nendang, macam Restaurant & Me (ato apalah itu), dibanding cerita yang awalnya bagus tapi endingnya terjebak romantisme happy ending. Meh -.-