Buku ini di beli secara online dan patungan sama Kapten. Alhamdulillah gak nyesel sama buku ini. Terdapat 8 bab yg berisi kumpulan cerita sederhana yang sangat mudah dipahami dan dihayati. Membahas mulai dari cinta dan pernikahan, kehidupan sosial, sudut-sudut baru untuk memandang hidup, hubungan vertikal manusia dengan Tuhannya.
Buku yang ditulis oleh seorang psikolog lulusan Fak Psikologi Unpad ini benar-benar membangun konstruksi berpikir. Kebetulan juga, saya kemaren mendapatkan materi Kajian Islam Kontemporer dari Ust. Musoli, jadinya berhubungan dan semakin menguatkan.
Buku ini sangat cocok dibaca semua kalangan, apalagi di zaman sekarang yang informasi mudah kita dapatkan dari mana saja di media sosial. Semoga dengan membaca buku ini, kita semakin bijak dalam bersikap dan menilai tanpa harus saling menjatuhkan.
Buku ini mampu menguatkan orang sedang dirundung kesedihan, kegalauan dan semakin menguatkan orang yang kuat. (Yang penting saat membaca di awali dengan niat yg tulus dan dengan menyebutkan nama Tuhan)
Kebahagiaan itu hak setiap orang, dan kita bebas menentukan standar kebahagiaan kita. Maka, tentukanlah standar kebahagiaan yang di manapun, kapan pun, dan kepada siapapun kita bisa selalu bahagia. (Ini versi saya, setelah mencoba menyimpulkan dr buku ini)
Buku ini mengajarkan agar kita menjadi open mind, rendah hati, berlapang dada, dan terus belajar dari setiap momen, meskipun kecil.
Sudah ah, kalo kamu bingung dengan ulasan saya dan penasaran dengan bukunya, silahkan dibaca. Hahihu
"Tidak seperti kekayaan atau ketenaran, kebahagiaan tidak punya banyak aturan.Jika Anda lupa cara bahagia, ingatlah bahwa bahagia hanya punya satu aturan : Jika Anda ingin bahagia, ya berbahagialah!" (Hal : xxi)