Edit setelah baca sampai vol.3(tamat)
Setelah baca endingnya,, rating turun dari 3 jadi 1.5 bintang, bulet ke.1. Awal yg so-so ituu,, dibawa menanjak dikit di vol.2,, tapi terjun bebas di vol.3. Trik-trik yg menarik dan cerdas, dilanjutkan ke trik2 picik yg penuh dengan kelicikan dan hawa napsu. Dan setelah semuanya ituu pun,, ternyata pada dasarnya, "tidak ada gunanya manusia melawan. Karena voting game sudah kehendak alam." begitu kira-kira kata detektif polisi yg sudah menyelidiki kasus ini setelah sekian lama. 👍👍👌
---------------------------
Hmmmm.... (o..o)
Saya agak bingung harus memulai riview komik ini dari mana. Isi volume 1nya sangat padat mengungkap banyak hal, tapi di sisi lain juga masih penuh misteri.
Pertama-tama saya mau tepok tangan buat penulisnya yg berhasil bikin nuansa dark-dark kentel yg bikin hati dan pikiran saya nggak enak. Bayangkan saja, dari 39 siswa, di akhir vol.1 udah tinggal ** aja yg masih hidup!! *bisa tebakk angkanya berapaa?? #nomerTogell Kematiannya sadis semua.... itu poin plus bagi saya♡♡ Tapi di sisi lain, fase perubahan dari cheerful ke dark (and vice versa)nya tergolong terlalu cepat sehingga kadang feel yg saya dapet seperti telur orak-arik yg sisi atasnya kuning-putih cerah, tapi sisi bawahnya gosong sebagian....
tapi gosong juga termasuk dark, sih... tapi... ah, sudahlah
Untuk art, no problem. Bagusss ^ω^)
Lalu mengenai karakter tokoh-tokohnya yg masih murid SMA, kalau dibandingkan dengan karakter murid SMA di Indonesia, para tokoh di cerita ini kesannya jadi punya tingkah laku yg lebay. Bayangkan: awal tahun ajaran baru, ada 1 anak yg membuat program online voting siswa/i terpopuler. Rasanya lebay kan?? Pilpres yg sistem coblosan aja kalah. Kalau masih merasa kurang lebay, bilang aja, nanti saya kasih lagi di komentar. Tapi kalau dilihat dari karakter murid SMA Jepang, mungkin itu hal lumrah. Jadi mungkin juga penilaian saya yg ini agak bias.
Namun di samping perubahan fase yg terlalu cepat dan kamuflase trigger masalahnya yg tergolong sepele bin lebay, sebenarnya perkembangan cerita komik ini termasuk cukup bagus. Saya yakin penyebab sebenarnya dari kematian masal via vote ini--entah karena peran serta hal goib, atau murni kegilaan seseorang--akan diungkap nanti di akhir cerita atau mungkin secara perlahan dan bertahap sambil cerita menuju akhir. Tapi tetap saja ada 1-2 bagian yg masih mengganjal saya untuk memberikan nilai lebih. Sepertinya saya harus kasik 3 bintang dulu. Nanti setelah baca vol. selanjutnya, mungkin bisa lebih yakin ngenilainya :)