Jump to ratings and reviews
Rate this book

Badminton Addict

Rate this book
Hai, gue Claudia.

Lo pasti kenal kakak gue, Fraya. Dan pasti lebih kenal lagi dengan calon kakak ipar gue, Edgar Satria, peraih medali emas bulutangkis ganda putra Olimpiade London 2012.

Mereka pada mau liburan ke Singapura, dalam rangka menonton SEA Games sekaligus menengok gue. Mana gue tahu gara-gara kedatangan mereka itu gue jadi kenalan dengan Maximillian Gabriel, bad boy yang disebut-sebut sebagai penerus takhta ganda putra Edgar?

Mendingan juga gue jalan sama Kak Jonathan, engineer keren yang memang sudah lama pedekate ke gue.

Tapi yah… harus gue akui Kak Jonathan agak membosankan. Sementara Max, oh well… dia sudah berhasil membuat gue panas-dingin, bukan cuma di lapangan, tapi juga di luar lapangan…

272 pages, Paperback

First published May 5, 2016

12 people are currently reading
148 people want to read

About the author

Stephanie Zen

22 books330 followers
Stephanie Zen has been passionate about writing since elementary school, crafting stories that resonate with humor, heart, and inspiration. Influenced by authors like Sophie Kinsella and JK Rowling, her writing blends wit with deeper reflections on life and love.

Beyond books, music plays a huge role in her creative process—especially the songs of Daughtry, which have inspired many of her stories. When she’s not writing, Stephanie shares her thoughts and inspirations on her blog: https://smoothzensations.wordpress.com/

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
38 (33%)
4 stars
52 (45%)
3 stars
18 (15%)
2 stars
5 (4%)
1 star
1 (<1%)
Displaying 1 - 27 of 27 reviews
Profile Image for Rose &#x1f4da;&#x1f339;.
536 reviews132 followers
February 26, 2017
Baru sadar ternyata ada sekuelnya. Beberapa kali lihat di toko buku, tapi nggak sadar karena berpikir yang kulihat itu Badminton Freak bukan Badminton Addict. Blame my poor eyesight.
but thanks to scoop, saya sukses menghabiskan gloomy Sunday dengan baca buku ini.

Jatuh cinta itu 'kata orang' berjuta rasanya. Apalagi jatuh cinta pada pandangan pertama. Tanpa tahu siapa dia, apa latar belakangnya, bagaimana bibit bebet bobotnya. You just fell in love. Claudia jatuh cinta pada orang yang sama sekali tidak dikenalnya, di tempat yang dikunjunginya mungkin hanya dalam setahun sekali, dan dalam perjalanannya ke toilet pula. Silly things, but it happened.

Yang baca buku pertamanya Badminton Freak tentu tahu Fraya dan Edgar. Nah Badminton Addict ini bercerita tentang Claudia, adiknya Fraya. Claudia yang sedang kuliah di Singapore pun diajak kakaknya untuk menonton pertandingan badminton yang digelar di negeri Singa Putih tersebut. Karena punya calon kakak ipar yang adalah pemain bulu tangkis, Claudia punya free access ke stadium.

Di sanalah Claudia bertemu dengan Max, salah satu pemain ganda putra terbaik yang dimiliki oleh pelatnas saat ini. Langsung deh Claudia kesengsem dengan Max, terlebih setelah melihat Max membantu menenangkan anak kecil yang sedang menangis. Tapi secara tidak terduga, Aya kakak Claudia malah menentang rasa sukanya pada Max. Masa lalu Max menjadi salah satu alasan Aya tidak menyukai Max. Rasa tidak sukanya itu pun didukung oleh Edgar pacarnya yang menyebut Max sebagai bad boy nya pelatnas.

Semua yang diucapkan oleh Aya dan Edgar berbanding terbalik dengan apa yang ia rasakan pada Max. Memang kalau sudah jatuh cinta, mata kita seolah tertutup dan telinga kita seakan tak bisa mendengar hal - hal buruk yang diceritakan kepada kita. Experience is the best teacher. Bukan dari kata - kata tapi pengalamanlah yang mampu mengajarkan kita untuk lebih dewasa.

Review selengkapnya di https://sikutubukuocemei.blogspot.co....
Profile Image for Reina Tan.
289 reviews143 followers
July 31, 2018
⚠ subjective opinion || Indonesia || 3.5 ⭐
° ° °

Badminton Addict menceritakan Claudia—adik dari Fraya, tokoh utama di Badminton Freak—yang mendadak terjun ke dunia bulu tangkis hanya karena satu atlet. Atlet itu adalah Maximilian Gabriel, atau Max. Atlet yang dikenal dengan titel BadBoy itu mencuri perhatian Claudia. Sampai akhirnya, banyak rahasia terkuak hingga menohoknya.

Well, aku rasa itu lebih cocok dijadikan blurb novel ini. Soalnya....

Blurb yang ada di belakang buku sama cerita di dalamnya enggak begitu nyambung. Dari blurb, kesannya Max deketin Claudia, tapi Claudia nya enggak mau dan mending sama senior Jo itu.

But, guess what?

You won't find that premises like that.

Premis aslinya gimana?

Kurang lebih yang aku ketik itu. Tapi, sebenarnya enggak semua blurb yang di belakang buku beda juga sih. Ada lah mirip mirip dikit.

Nah, untuk ceritanya sendiri... Aku lebih suka sama cerita si Claudia daripada Fraya; yah, meskipun kadar dramanya 11/12 juga sih.

Sifat Claudia yang 21 tahun ini, sebenarnya rada mirip-mirip pas Fraya di Badminton Freak. Cuma Claudia lebih sedikit santai dan emosional. Gampang di'bodohin' dan jauh lebih keras kepala dari Fraya.

Jadi, ya, kudu sabar baca kisah kedua kakak-adik ini 😂

Drama banget emang, kayak sinetron kadang-kadang. Tapi, lucu juga kalau udah tokoh-tokohnya nyeleneh 😂😂

Cuma poin plus dari cerita Claudia adalah...

Ada klimaksnya. Benar-benar ada klimaksnya. Berasa takut tokohnya kenapa-kenapa, berasa bittersweet momentnya. Intinya, di Badminton Addict lebih berasa mainin emosinya.

Klimaksnya juga bukan tokoh utama dengan kegilaannya sama bulu tangkis. Klimaksnya menyangkut Claudia dan lawan mainnya. Penyelesaiannya bisa dikategorikan cepat, tapi masih bolehlah—menurutku.

At least, para tokoh yang terlibat dalam puncak permasalahan itu sudah berusaha untuk menenangkan kondisi.

Meskipun watak Claudia itu sering kali minta dibacok, buku ini menyediakan humor juga kok. Apalagi kalau sudah baca bagian Fraya dan Claudia, walau suka drama banget.

You know what, aku merasa lucu, kesel, dan sayang sama buku ini karena satu hal dari berbagai alasan. Hal ini konyol, tapi aku merasa senang aja gitu bacanya.

Jarang banget ya ada percakapan manggil yang lebih tua pake sebutan Koko dan Cici di novel lokal. Aku jadi merasa terharu aja gitu 😂

Senang aja rasanya.

HAHAHA.

Gak penting banget, sumpah -_-

Oke, pada akhirnya....

Aku rekomendasikan novel ini untuk bikin senyam-senyum tapi pengen juga ngebacok orang(?) Cocok untuk brainwashing setelah baca yang mungkin terlalu tebal atau topiknya berat.

Hitung-hitung hiburan hehehe.
Profile Image for Ossy Firstan.
Author 2 books102 followers
February 1, 2019
15-2019.
Review segera setelah hujan reda.

Sekarang sudah reda.

Waktu sampulnya seliweran di @ipusnas kukira ini novel lama yang kubaca dulu. Tapi, scroll lagi, kok ada dua? Dan setelah baca blurbnya, ini adalah sekuel dari novel pertama, Badminton Freak.

Jika di novel pertama berkisah soal Fraya dan Edgar, di sini bercerita soal adiknya Fraya. Claudia.
Claudia yang lagi nonton SEA Games bareng sang kakak, ketemu sama seorang pemain bulutangkis, sebut saja Max.
Sepenglihatan Claudia, si Max ini baik banget, tapi menurut sang kakak dan media, Max ini badboy.
Bentar, badboy. Zuzur saja kutakbegitu suka badboy-badboy-an. Dan untungnya, si Max ini ternyata bukanlah badboy. Media yang berkata demikian, dan ia malas mengkonfirmasi.

Well, kumenikmati buku ini. Kendati penyelesaian terasa batiba, masih bisa kuterima. Sebab Kusuka bagaimana lapisan-lapisan sebab musabab beberapa rahasia dibuka pelan-pelan. Pesannya pun sampai, termasuk jangan mudah men-judge orang. Meskipun kadang kukesal dengan Claudia, dan mau-maunya Max bawa-bawa bunga keliling Rusia.
.
Di sini, ditulis kalau adik lelaki Claudia, jadi pemain bulutangkis. Jadi kakak Step, kutunggu kisah si bungsu di lapangan !
4 reviews
May 6, 2016
Gue udah nungguin novel ini sejak Kak Stephanie mengumumkan ada lanjutan novel Badminton Freak lewat twitternya bulan lalu. Daaaan gue suka ceritanya, gue suka karakter tokoh yang dimunculkan (terutama Max), gue suka gimana emosi gue ikut kebawa selama baca novelnya. Karena gue juga seorang badminton addict, gue bisa nebak siapa sosok dibalik munculnya tokoh Max, yang di kehidupan nyata juga seorang atlet bulutangkis ganda putra. Jadi setiap kali baca cerita soal Max selalu muncul lah sosok atlet itu dalam bayangan gue hahaha. Beberapa bagian cerita soal kehidupan karier Max sebagai atlet juga cerita nyata loh.
Sesuai dengan kalimat penutup di bagian behind the scene, setelah baca novel ini gue makin jatuh hati sama Claudia dan Max (both as an actor in this novel and 'Max' in the real life), gue juga makin jatuh hati (dan selalu jatuh hati) dengan bulutangkis Indonesia :)
Profile Image for Annelice.
200 reviews8 followers
January 18, 2024
Actually ⭐️ 3,5!!

Baca di Ipusnas.

Cerita dari Claudia POV adiknya Fraya.

Padahal kemaren waktu baca Badminton Freak saya protes karena kurang romancenya, eh begitu di sekuel ini dibanyakin romance, jadi pengin protes lagi karena kurang bahas bulutangkisnya. Minta digeplak emang! Wkwk.

Badminton Addict bercerita tentang Claudia yang mengalami jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Maximillian Gabriel, junior Edgar (baca Badminton Freak) di Pelatnas. Max dikenal dengan image bad boy nya. Berperilaku buruk, keras kepala dan sempat digosipkan memiliki affair dengan teman satu atlitnya yang sudah bertunangan.
Karena hal itu pula, Fraya dan Edgar menentang habis-habisan kedekatan Claudia dengan Max. Apakah Max memang seburuk itu? Bagaimana kalau Fraya dan Edgar salah? Tapi Claudia menemukan bukti kuat bahwa Max memang cukup brengsek. Haruskan ia menyerah pada cinta pertamanya?

Jujurly kisah cinta Claudia memang lebih sweet dibanding Fraya-Edgar dulu. Tapiii, rasanya kurang seru karena nggak begitu membahas pertandingan bulutangkisnya hiks.

Tapi ada Jonathan Christie booo. Ish gimana rasanya bisa bertegur sapa apalagi salaman dan foto dengan para atlit ya? *tiba-tiba bayangin dengan muka mupeng

Entah kenapa saya bayangin ganda putra Kenneth-Max ini kaya Minions wkwk Markus-Kevin. Karena Max sama tengilnya dengan Kevin wk. Dibalik sikap Max yang ngeselin, dia punya skill yang luar biasa, persis Kevin Sanjaya. Maappp loh, Kepin.

Overall saya suka sama kedua novel ini. Gaya penulisanya enak banget, ada jokesnya tipis-tipis dan yang pasti cowoknya pada sweet-sweet semua! Aduuh, jadi pengin punya pasangan atlit bulutangkis deh! (disleding suami dengan Kage Bunshin no Jutsu) wkwk.

Siapa yang nggak meleleh coba dengan kelakuan Max yang bawa-bawa bunga segede gaban sampai ke Rusia cuma buat difoto? Aduh Maxxx, udah romantis, pekerja keras banget lagi. Pantas lah skillnya mumpuni. Sayang Max banyak-banyak.

Oh iya, saya nggak suka Fraya disini! Kaya apaan banget ih, persis Albert dulu!



NB : Gileee Fraya dan Edgar udah pacaran selama 7 tahun! Ikut bahagia bacanya karena mereka awet banget.
*Inget jaman-jaman Fraya masih SMA dan kenalan sama Edgar dengan noraknya wkwk.
Profile Image for Ana Lee.
27 reviews1 follower
October 25, 2017
Masih inget dengan Fraya dan Edgar di buku Badminton Freak? Nah buku ini menceritakan tentang Claudia, adik dari Fraya yang sedang kuliah di Singapore. Ketika acara Sea Games di Singapore, Claudia bertemu dengan cowok yang membuat dia merasakan gelitik kupu-kupu untuk pertama kalinya. Cowok yang sudah menjungkir balikkan dunianya. Cowok yang sudah memikat hatinya dengan senyum sejuta wattnya. Dan cowok yang telah memberi beraneka warna dalam hidupnya yang selama ini hanya hitam dan putih. Ya, Claudia merasakan jatuh cinta untuk pertama kalinya. Dia jatuh cinta tanpa tahu siapa cowok itu, alangkah terkejutnya dia ketika tahu bahwa cowok yang dia cintai adalah atlet bulutangkis Indonesia yang bernama Maximillian Gabriel. Cowok yang selalu memasang wajah lempeng ketika bertanding di lapangan. Sayangnya Fraya menolak keras dan melarang Claudia jatuh cinta pada sosok Max. Karena menurut penuturan Edgar dan gossip yang beredar Max ini dikenal sebagai bad boy nya pelatnas Cipayung. Sebenarnya ada apa dengan Max? Dan apakah Claudia bisa meyakinkan Fraya kalau Max tidak seperti yang Fraya dan orang lain pikirkan? Apakah Max benar-benar memiliki perasaan tulus kepada Claudia seperti yang selama ini Claudia rasakan pada Max?

Cerita yang seru dan bikin deg-degan ketika membacanya. Sangat menarik. Temukan jawabannya di buku ini. Selamat membaca.
Profile Image for ade.
274 reviews16 followers
July 23, 2021
"I'm not letting you go. I'm letting myself go from you"

Woah! Gw jatuh cinta berat sama Max dan Claudia!!
Jujur gw langsung suka dari awal baca. Sempet kaget sih, ko claudia? Bukan Fraya? Karena gw pikir ini bakal lanjutin kisah gemesh fraya edgar.. Eh rupanya kali ini ngambil kisah sang adik, alias claudia.

Plot badminton addict lebih matang dari buku sebelumnya, permainan konfliknya pun lebih asik, gw dibuat ga bisa brenti baca karena penasaran sama kisah di setiap halaman.

Membaca ini membuat gw halu pengin punya pasangan atlet! Hahaha..

Gw suka sih, gimana buku ini berusaha ceritain dua sisi mata uang jadi atlet, dan gimana ngajarin kalau jangan semudah itu ngejudge orang!

Sempet mikir, kisah inj ditutup secara klise, tp untungnya ga.. No drama drama ala sinetron, tapi tetap powerful banget message yang berusaha di kasih ke readers.

Yang paling gw suka sih Character development dari max sih, salut jg.. Kalo claudia? Dari awal dia udah punya strong character yang jadi nilai plusnya, makanya ketika dua character ini digabung jadi cuco meong..

Duh pengin liat spin off max edgar donk.. Pengin tau gemesh-gemeshnya mereka pas bangun chemistry.. Secara max kan udah "kembali seperti semula" tuh, pasti petakilan deh.. Sementara edgar yang kalem abis pasti seru hahaha
Profile Image for Fitri.
14 reviews
November 22, 2021
Lagi2 re-reads.
Klo yg ini efek setelah Tim Indonesia berhasil menang dan bawa pulang Piala Thomas di Turnamen Thomas Uber Cup 2020 yg diselenggarakan bulan November 2021 lalu.

Novel ini sebagaimana pendahulunya, 'Badminton Freak (BF)' juga menceritakan tentang dunia bulutangkis. Jika BF mengisahkan tentang Fraya/Aya, si fans fanatik bulutangkis yg sangat mencintai olahraga tepok bulu itu dengan sejenap jiwa raganya serta lika-liku yg menyertainya. Maka di BA kali ini Claudia (adik Aya) mengajak kita utk bersinggungan dg si badboy Pelatnas bulutangkis, Maximillian Gabriel.

Sebagai pecinta bulutangkis membaca novel ini seperti memfasilitasi kehaluan tentang bagaimana rasanya dekat dengan seorang atlet kebanggaan Indonesia. Ci Stephanie sbg penulis sangat berhasil menggambarkannya dengan epik.

Saking epiknya jika pembaca jeli dan paham, beberapa hal (tokoh dan kejadian) yg ada dlm novel ini sebenarnya based on true story alias ada beneran. 😁😁

Jadi sepanjang baca novel ini berasa fun sembari nginget2 kejadian mana yg related dengan drama2 pertepokan bulu.

Disamping juga bikin pengen nonton pertandingan bulu tangkis langsung di GOR lagi.... 🤭🤭🤭😁😁😁
Profile Image for Bila.
315 reviews21 followers
July 8, 2023
4.5

Untuk ukuran teenlit (yang sebenernya bisa nyerempet YA), I really, really like it! Romansanya ga begitu keju, main chara ga menyebalkan (bikin pengen tepuk tangan malah??), bulutangkis yang bukan sekedar bumbu tempelan, ooh I like it!

(BTW kalau kalian gatal sama penyebutan "aku" yang beda antara narasi dan dialog ("aku" dan "gue") mungkin perlu penyesuaian, tapi aku pribadi ga masalah sih. Cuma di blurb tuh udah pake "gue" dan ternyata narasinya pake "aku", disitu akupun agak bingung. Gapapa deh, daripada full narasi pake lo gue malah ga enak di aku WKWK)
Profile Image for Ulfa.
34 reviews7 followers
dnf
July 23, 2020
Reading this book in 2020 is... Difficult.

Apalagi ini soal badminton, SEA Games 2015 dan posisi "Max" Yang saat itu masih jadi MD2 (dan squad yang lain beneran pake nama asli atletnya e.g Jonatan Christie, Ricky/Angga etc.) Gua udah paham siapa "Max" yang dimaksud wkwkwk.

Gua gak ada masalah sama gaya bahasa teenlit, cuma yang bikin gua rada susah untuk menikmati ini ya karena fakta badminton itu sih ya...

(I know this is entirely fictional but my brain can't help it lol).
Profile Image for Finesta Biyantika.
353 reviews
August 15, 2019
Sekuel Badminton Freak. Konfliknya lebih seru, gaya penulisannya juga makin enak dibaca. Bisa lah ini ada buku ketiga dengan Lio yg jadi tokoh utamanya~

Btw di bab "A Happy Ending" itu typo apa ngga ya, tertulisnya 2015 padahal Olimpiade Rio 2016 kan ya?
Profile Image for pidaalandrian.
364 reviews5 followers
September 6, 2020
Suka sama semuanya. Alurnya, karakter tokoh-tokohnya dan juga semua tentang olahraga badminton. Karena dgn bahsa penulis yang ngalir banget membuatku betah dan tanpa sadar menyelesaikan dalam sekali duduk aja.
Profile Image for Amel.
207 reviews4 followers
August 3, 2021
Keren! Cerita sederhana yang mengalir dengan santai dan ringan. Konfliknya ringan, disajikan dengan pass banget, tanpa dikurang dan dilebih-lebihkan.
Dari genrenya memang 'novel remaja', jadi sepertinya akan cocok dibaca sama remaja-remaja usia SMP.
Profile Image for nasya.
822 reviews
October 12, 2021
beda sama badmintom freak, yang masih memasukkan penjelasan-penjelasan ttg badminton, disini nggak ada. well, ada sih, tapi cuma sedikit. karena mungkin memang claudia engga sefanatik fraya dalam dunia bulu tangkis, tapi kok judulnya badminton addict🤔 tapi terlepas dari itu, aku enjoy baca
Profile Image for Frily.
22 reviews
October 27, 2019
Gw LBH SK yg ini ketimbang badminton freak.
Karakter Claudia juga LBH related drpd Fraya sih
1 review
February 27, 2025
Kirain ini sambungan badminton freak
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Biondy.
Author 9 books234 followers
February 10, 2017
"Badminton Addict" adalah sekuel dari novel "Badminton Freak" yang Stephanie Zen tulis di 2010! Sebuah penantian panjang bagi penggemar "Badminton Freak" yang akhirnya dipenuhi oleh sang penulis.

Di "Badminton Addict", ceritanya kali ini tentang Claudia, adik Fraya-sang tokoh utama di "Badminton Freak". Pada saat menemani kakaknya menonton SEA Games di Singapura, Claudia berkenalan dengan Max, seorang pebulu tangkis muda Indonesia yang memiliki masa depan cerah di bidang ganda putra. Tidak Claudia sangka, perasaannya itu disambut oleh Max. Masalahnya: Max dikenal sebagai bad boy pelatnas yang punya serangkaian isu dalam hidupnya. Belum lagi, Fraya jelas-jelas menentang hubungan Claudia dengan cowok itu.

"Ckck... bad boy itu memang dilahirkan untuk bikin cewek lupa diri, ya?" (hal. 92)


Rasanya penggemar bulu tangkis bisa langsung menebak atlit mana yang dijadikan prototipe (setidaknya prototipe fisik) untuk tokoh Max ini. XD

Hmm... apa, ya? Kalau boleh jujur, menurutku ceritanya "Badminton Freak" masih lebih menarik daripada "Badminton Addict" ini. Sebenarnya keduanya masih sama-sama tentang seorang gadis muda yang 'nyantol' dengan seorang atlet bulu tangkis. Bedanya, di BF, masih ada konflik lain di luar masalah percintaan tokoh utamanya, sementara di BA ini, konfliknya murni pada hubungan Claudia-Max.

Saya bingung juga kenapa penulisnya tidak berusaha memasukkan sub-plot lain yang lebih greget. Masalah kuliah, persahabatan, atau apalah gitu. Paling ada sedikit soal hubungan Claudia dengan Jonathan, cowok yang lagi PDKT ke dia, tapi soal ini juga selesai dengan terlalu cepat.

Bulu tangkis menjadi 'penyelamat' novel ini buat saya. Setidaknya beberapa bagian yang membahas bulu tangkis, seperti bagian saat Ihsan berhasil mengejar dari 14-20 hingga berbalik memenangkan medali emas untuk tim Indonesia, menarik minat saya.

Secara keseluruhan, it was ok. Mungkin karena saya memang kurang suka cerita yang sepenuhnya fokus ke percintaan, makanya saya kurang cocok dengan novel ini. Kalau kamu suka novel percintaan atau novel yang ada unsur bulu tangkisnya, "Badminton Addict" ini patut dicoba.

Let's meet on social media:
Instagram | Twitter | Youtube
Profile Image for Nana.
40 reviews1 follower
July 12, 2016
Saya suka banget sama novel sebelumnya, badminton freak, dan harus jujur saya katakan bahwa saya agak kecewa baca badminton addict.

Alasan utama saya kurang suka sama yang kali ini, mungkin karena kisah cinta yang terlalu cheesy. Yes, I'm not a romance novel addict. Novel yang pertama pun saya suka karena fokusnya lebih ke 'badminton'nya. Gimana perasaan Fraya gara-gara enggak bisa masuk klub badminton itu tergambarkan dengan baik. Dan kebetulan pertandingan-pertandingan yang ada di novelnya pun adalah pertandingan yang saya tonton, jadi berasa banget gitu.

Sementara novel badminton addict berfokus pada adiknya Fraya yang jatuh cinta pada pandangan pertama. Dan kebetulan cinta pertamanya itu adalah pemain badminton. Iya sih konflik Max di pelatnas cukup menarik. Dan saya cukup menikmati itu. Tapi agak ketutup sama kisah cintanya Clau-Max. Dan entah kenapa saya merasa karakter Clau kurang konsisten. Pertama, saya cukup suka karena dia adalah cewek yang berusaha nyari tahu sebelum menyimpulkan berdasarkan 'kata orang' saja. Tentunya, ini hal yang bikin Max jadi suka sama dia juga. Tapi di akhir-akhir malah dia malah mengambil keputusan sendiri pas enggak sengaja lihat whatsapp yang masuk ke HP Max.

Kalau ngeliat dari sifat Clau, harusnya dia tanya dulu ke Max. Atau nyari tahu lebih jauh sebelum memutuskan sendiri untuk memutuskan hubungan dengan Max dan kabur.

Baca kata-kata Kak Stephanie di akhir novel, jadi sedikit ngerti kenapa bisa begitu, sih. Kemungkinan Kak Stephanie sendiri agak bingung menyusun konflik untuk mereka berdua. Jadi, entah kenapa saya justru merasa konflik yang ada antara Clau-Max itu diada-adain. Agak kurang natural aja gitu kesannya kalau di awal pertemuan, Max mau bikin kesel Fraya dengan deketin Clau.

Jadi, saya cuma bisa kasih bintang dua untuk novel ini. Semoga novel-novel berikutnya bisa lebih berkembang dan konfliknya lebih nampol lagi. Thanks Kak Stephanie :)

This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for lily.
101 reviews
September 7, 2025
[UPDATE: 7 Sep 2025]
Rereading again and still love this hahaha. Kembali terhanyut di dunia Max-Claudia dan berasa ikut jumpalitan. Ah romansa remaja~

[UPDATE 10 Feb 2018]
Omggg am i rereading this againnn? HAHAHAH gatau nih. Grgr tadi (kemaren) ke paperclip trus liat buku ini jadi kangennn hehehe. Let's reread!

"Clau"
"Ya?"
"Don't worry. Kalau emang gue menganggap lo gampangan, gua ga akan buang-buang waktu untuk kontak lo tiap hari, nyariin lo saat lo ngambek gini, atau menjelaskan panjang lebar hal-hal yang harusnya bisa gue jelaskan di konferensi pers untuk memulihkan nama baik gua"

MELTINGGGGGGGG😭😭

Wow i don't know what's different this time tp aku jd emosional pas baca Max poured his one hundred and one percent buat Olimpiade Rio ini :"""") dan pas Claudia bilang dia sangaf bangga trus doain "jangan biarkan usaha mereka sia-sia"
Omggg :"")
Bikin rela begadang :) aku baca ini jam 1-4 pagi trus tidur lanjut lagi jam 10.30 sampe 12.45

Btw 2x aku baca ini tapi aku ga pernah sadar kalo buku ini pake panggilan "koko cici". Eh tbtb pas ke-3x baru sadar dan rasanya agak aneh. Maybe grgr aku di ptn😂 pas baca ke-1 sama ke-2 aku masih sma hee

Btw, CONGRATS YOU MADE IT TO MY 2018'S FAVES LIST! WKWK

---

[UPDATE: 30 June 2017]
GILAAA! Re-reading the same book yang aku baca in the same year! Gila WKWK. TAPI BAGUS BANGET (not objectively) YAAULO I LIKEEEEEE. Srsly ini ga objective at all. TAPI BOMAT AKU SUKAAAA. Laflaf Max-Claudiaaaa <3<3<3 still 4 stars ;)

---

I don't care! I won't judge this book objectively! Aku suka Max-Claudia! 4 stars! SUKAAAAA<3


[if there's subcategory in cintaqu-padamu, this book bakal di kategori honorable mention :)]
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Mesyi Days.
17 reviews
October 4, 2016
Karena aku suka badminton akhirnya aku bela-belain beli buku ini.
tema: tentu saja membahas badminton, pemainnya, dan kisah asmara pamainnya. Kalau masalah Complication di novel ini aku rasa klise banget, tapi apa pun ditangan kak Stephanie kok hasilnya berasa menjadi sesuatu banget ya.
Badminton Addict. Kalau di bandingkan dari buku pertama (aku nggak tau ini buku seri atau gimana, anggap aja seri), aku kok lebih oke sama yg pertama. lebih dalem gitulah isinya, pelajaran yg diambil pun lebih banyak. Tentang jangan pernah menyalahkan takdir yg terjadi dan lebih mensyukuri apa pun yang telah kita lewati. Karena hidup bukan untuk melihat apa yg ada di belakang melainkan sesuatu yg ada di depan mata, masa depan.
Sedangkan Inti dari novel yg baru ini, yang berhasil aku tangkap isinya, yaitu tentang bagaimana menghadapi Opini orang lain yg terlalu berlebihan dan sedikit melukai hati. Dan satu hal yg bisa menjadi teladan, Opini orang lain itu tidak selalu benar, kalau kamu ingin tahu kebenarannya maka carilah cerita yg sebenar-benarnya cerita.
**Oke, mungkin reviewku cukup segitu dulu, lain kali bakal ku sambung lagi**
Profile Image for AF.
40 reviews7 followers
June 21, 2016
Baru sempat #ngereview ini dikarenakan sedang sibuk dengan tugas akhir kuliah. :D
Yeah, Novel yang sebenarnya sudah lama aku nantikan (menantikannya semenjak aku selesai membaca #BadmintonFreak beberapa tahun yang lalu). Menantikan kelanjutannya, dan ternyata setelah tahu dari penulisnya bahwa kan ada kelanjutnnya'sequel dari Badmint0n Freak. Jadi seneng banget, bakal dapat bacaan tentang badminton. :)
Intinya, suka banget sama novel ini. Mungkin karena aku adalah pencinta badminton jadi bener-benar suka banget sama novel ini dari segi semuanya. awesome!

Aku jatuh cinta sama Max seperti dulu aku jatuh cinta sama Edgar, dan aku makin jatuh cinta sama Badminton.
"There are always three sides in every story; mine, yours, and the truth" #MaxClaudia #BadmintonAddict

Membaca novel ini seakan aku nonton live badminton di stadion. Hal yang aku inginkan sejak dulu #ngelive badminton di Istora. Bersyukur banget akhirnya tahun ini bisa #ngistora. Novel Badminton Addict ini yang menemani perjalananku ke Istora.


49 reviews
December 14, 2016
Badminton addict mengingatkan aku tentang Badminton Freak yang sangat aku suka itu. Yeah, I'm a badminton addict.

Dari awal baca novel-novelnya kak Steph yang judulnya Kapok deh Jatuh Cinta, yang omong-omong juga berkisah tentang atlet, sampai sekarang aku masih mengikuti novel-novelnya dan ya, aku suka.

Tapi yang sedikit heran, Claudia di novel ini kan umurnya 21 tahun, kok masih dimasukkan ke dalam genre teenlit? I mean like, seriously? Kenapa ga dimasukin ke Young Adult aja?

Tapi terima kasih untuk kak Steph udah mengingatkan aku akan malam-malam yang penuh dengan nonton video pertandingan bulutangkis. Walaupun udah agak lama ga nonton lagi *omeli aku please*, setelah ini bakalan berniat untuk balik lagi ke zaman sebelum skripsi.
Dan terima kasih juga untuk mengembalikan lagi mood baca yang agak mandeg beberapa waktu belakang ini. ^^
Profile Image for Kanissa Saragih.
28 reviews1 follower
December 21, 2016
Honestly?
lebih suka Badminton Freak dari yang ini... lebih kerasa aja feel tokoh - tokohnya.
Well, di buku ini seneng sih liat lanjutan kisahnya Fraya and Edgar!!
Profile Image for Fikri Ghozali.
19 reviews2 followers
November 29, 2021
novel ini merupakan sekuel dari badminton freak. jika dibandingkan dengan buku pertamanya, menurutku novel ini kurang berkesan. konfliknya terasa kurang dan agak monoton buatku. bagi pecinta badminton mungkin akan mudah membayangkan sosok dari Maximilian Gabriel.. 😀
Displaying 1 - 27 of 27 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.