Menjelang umur 30 tahun bukanlah hal yang harus ditakuti. Bagaimana caramu menjalani dan menikmati hidup? Bertambahnya usia tidak selalu menjadikanmu dewasa. Nikmatilah hidupmu dan syukuri semua hal yang telah kau dapatkan.
aku kagum dengan perempuan yang mengungkapkan perasaannya terlebih dahulu itu. karena dia berhasil menemukan hubungan baru yang bisa saja rusak. sekalipun hasil dari pengungkapannya ini bisa saja berbeda, tetapi menurutku ini adalah hal yang besar. hubungan kita ini apa? aku pikir kebingungan tentang hal ini sudah ada dalam dirinya selama 20 tahun. entah itu HTS atau berkencan... bagaimanapun, jujur aku iri dengan perempuan itu. aku ingin memberikan ucapan selamat dengan tulus. karena dalam hubungan yang sudah terbiasa, dia membuka lembaran yang baru. (hlm. 63-64)
di toko yang mempunyai 3 mayones, orang mempertimbangkan di antara 3 dan mereka memilih salah satu. tapi di toko yang mempunyai 10 mayones, banyak orang yang bingung dan akhirnya tidak bisa memilih lalu keluar dari toko. ... karena ketika pilihannya semakin banyak, malah tidak bisa memilih dan ingin melarikan diri. ... ini adalah umur yang kadang ingin melarikan diri dari sebuah pilihan yang harus dipilih dan harus dilakukan. tapi karena sudah dilakukan oleh orang lain, aku tidak perlu melakukan hal yang sama. walau sedikit takut, kadang aku perlu melarikan diri untuk diriku sendiri. seperti ketika memilih di antara banyak mayones. (hlm. 154-155)
cho seon jin dalam a life full of love ini bercerita tentang kehidupan perempuan lajang ketika memasuki usia 30 tahun. buku dibagi menjadi beberapa bab. 1 youth. apakah aku masih muda? 2 love. apakah cinta akan datang kembali? 3 work. apakah kehiodupan yang romantis itu hanya fantasi? 4 happy. apa yang harus dilakukan agar bahagia? 5 travel. bisakah memakai tas ransel dan berwisata lagi? 6 life. aku ingin hidup tanpa masalah.
kemasan yang lucu dan dengan sialnya, saya haru bilang beberapa bagian dalam buku ini "gue banget". ya, meskipun untuk mencapai angka 30 itu, saya masih memerlukan beberapa angka lagi.
... perempuan bekerja lebih cepat dua tahun dari laki-laki. menimbun umur sambil bekerja di kantor seperti sudah menjadi kebiasaan dengan pekerjaan. rasa bosan dan tidak bersemangat juga sudah menumpuk. percintaan yang beberapa kali terulang. tekanan dari sekitar. mereka pun bertanya, bukankah ini sudah saatnya untuk menikah karena sudah berumur? (hlm. 35).
"towards the age of 30 years is not something to be afraid of." that's what is written on the cover. At my age of thirty, I will try to be grateful for what I have received. thanks to this book that gave me a pretty meaningful advice. Life only needs to be grateful so that it feels beautiful
Buku berilustrasi tentang perjalanan perempuan menuju usia 30 tahun. Dibagi menjadi 6 bab: youth, love, work, happy, travel dan life. Cocok untuk dibaca santai. Cuma kata-kata terjemahannya sedikit membosankan dan membuatku terkadang ngantuk😴😐
Love it, love it, love it!! My friend asked how much time I need to finish a book? Well, depend. Interesting book doesn't mean I will read it fast, just so-so book doesn't mean I can't read it fast, some books take years to finish. Basically it is my book, my time, my life, so I read it on my own pace :p Like this one, it is just so good. Contemplative and simple, beautiful drawn pictures. If I want I can read it in mere few hours, but I want to keep the book right next to me long enough like a friend facing the same hurdle of life. I don't want to say goodbye. So the feeling of wanting to keep the book forever is like a kinetic friction againts force to keep reading foward. Good book doesn't mean acceleration reading speed. :D
"My Luck is What I choose to be"
I know there's a thing that I can't have just because I have worked on it The time I only have to accept it, The pain that I have experienced It is still fresh in my mind
Does it mean I don't have any luck?
After that I don't expect much from anything But this evening when I drink a cup of coffee I think this is my luck Freedom that I calmly accept
"Menjelang umur 30 tahun bukanlah hal yang harus ditakuti. Bagaimana caramu menjalani dan menikmati hidup? Bertambahnya usia tidak selalu menjadikanmu dewasa. Nikmatilah hidupmu dan syukuri semua hal yang telaj kau dapatkan."
Nah... nah... cucoks ini untuk ciwik-ciwik seusia saya. Dan buku ini memang ciwik bingits juga. Bukan hanya cucoks untuk yang sedang berada di fase "twinkle-twinkle my thirties", sesuai judul asli dari buku ini, tapi juga pas lah ya untuk yang masih usia belasan tahun atau usia twenty something.
Apa yang terjadi saat kita berusia 30 tahun? Apa kita masih muda? Apa kehidupan romantis hanya fantasi? (Duh, please...). Apakah yang harus dilakukan supaya bisa tetap bahagia? Dll dst dsb dkk.
Buku ini merefleksikan daily life wanita usia 30an tahun dan segala printilan kekhawatiran sepele remeh temeh sehari-hari, hingga pemaknaan akan hidup yang lebih mendalam - lewat pengalaman dari penulisnya juga. .
Tidak semua hal dalam buku ini saya amini, sih. Simply because everyone has their own preferences saja. Tapi secara keseluruhan, buku ini cantik, seperti kita - perempuan...
***
PS: story-pic ini ilustrasinya lebih lebih lagi cantiknya. Full colors! PSS: di halaman terakhir, kita bisa tuliskan curahan kegalauan hidup + cinta yang kita dapatkan dalam hidup, di halamannya masing-masing...
graphic novel ini bagus...ilustrasinya jg keren tp sayang terjemahan dlm Bahasa Indonesianya jelek sehingga kalimatnya banyak yg kurang bisa dipahami...
Setiap matahari terbenam dan hari berakhir, kupikir di hadapan sebuah "tugas hidup," jiwaku termakan sedikit demi sedikit. Kalau begini terus, suatu saat, bisa jadi aku berhadapan dengan adegan jiwaku yang menempel di lantai. Kalau saat itu datang, aku ini apa? --p. 238
Menarik. Nyaris empat. Tapi banyak hal yang juga nggak saya mengerti, misal part Membuat Songpyeon. Apa kayak kalo kita lagi kumpul2 bikin ketupat bareng, dan tetiba emak kita tanya: "Dasar! Kamu kapan mau menikah?" (p. 33)Atau ada hal lain, misal, kekeliruan memegang membuat songpyeon (bahkan songpyeon itu apa saya juga g tau) yang memicu si emak tetiba bilang gitu.
Selebihnya, ini bacaan ringan menyenangkan dengan gambar-gambarnya yang sesekali bikin tersentak justru karena dekat dengan kehidupan wanita menjelang usia 30.