Jump to ratings and reviews
Rate this book

Memberi Jarak Pada Cinta

Rate this book
Ada orang-orang yang tidak begitu beruntung, karena kebahagiaannya datang lewat cara merebut senyum dari wajah-wajah di sekitarnya. Ada orang-orang yang memang cara hidupnya sangat malang, karena keberadaannya justru hadir lewat jalan mengecilkan cara hidup orang lain—hanya agar dirinya terlihat lebih besar. Dan ada orang-orang yang justru baru merasa utuh, setelah membuat hati orang yang mencintainya tidak lagi penuh.
Manusia, mereka selalu punya alasan untuk membuatmu bersedih dan hilang kepercayaan akan hadirnya kebaikan. Namun, seberapa pun mereka berusaha melakukannya, hidupmu akan tetap baik-baik saja. Selama kamu bersedia mencoba memahami bahwa; setiap manusia hanya sedang berusaha bertahan hidup dengan caranya masing-masing—dan dengan kehilangannya sendiri-sendiri.

***
Menceritakan tentang jatuh cinta, patah hati, kehilangan, sampai pada akhirnya move on. Dan sedikit memberi motivasi untuk pembaca ala Falafu lewat tulisannya dan beberapa quote-nya.

Paperback

First published May 1, 2016

69 people are currently reading
720 people want to read

About the author

Falafu

3 books27 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
105 (39%)
4 stars
59 (22%)
3 stars
47 (17%)
2 stars
29 (10%)
1 star
24 (9%)
Displaying 1 - 24 of 24 reviews
Profile Image for MAILA.
481 reviews120 followers
July 24, 2017
tidak rekomen dibaca oleh orang2 yang sedang patah hati, hehehehehehehe

untung sekarang saya udah gak sakit2 banget. jadi bacanya bisa sambil senyum2 dikit. dikit aja lho.

soalnya pas sampai bab Mengingatmu Hari Ini dalam Rangka Melupakanmu Selamanya, airmata saya tiba2 jatuh cukup deras. kemudian gak sengaja lihat tanggalan di jam tangan yang menunjukkan tanggal 24 juli. hari ulang tahunnya.

trus jadi kayak asem sendiri hhhh

tapi gak gak gak.

semua kisah saya dengan beliau sudah selesai.
perihal hari ini ulang tahunnya atau sgala macamnya bukan urusan saya lagi.
atau meminjam tulisan mbak fu di buku ini,

''aku tidak pernah mengharapkan sesuatu yang buruk terjadi padamu. aku pun masih jadi seseorang yang mendoakan segala yang terbaik untuk bisa terjadi dalam hidupmu. Tapi aku, sudah tidak lagi peduli pada apa-apa yang sedang kamu alami. karena kamu bukan lagi apa-apa bagiku''

Profile Image for Nora Apriyani.
151 reviews
February 9, 2017
Buku ini adalah buku yg sejak awal sudah sukses menarik perhatian saya. Dari tampilan sampul dan 'sinopsis' di belakang covernya, berhasil membuat saya ingin membawa buku ini pulang dari toko buku. Tapi sempat urung, karena waktu itu saya sudah terlanjur banyak beli buku di bulan itu.

Malamnya sepulang dari toko buku, mediakita sang penerbit buku ini mengadakan GA di akun ig resmi mereka. Sayapun semangat ikutan dengan harapan bisa diberi buku yang saya inginkan ini secara gratis. Feeling saya sih, saya bakalan menang GA itu, ga tau kenapa... rasa yakin aja, padahal saingan nya lumayan banyak, ada sekitar 800an pesaing.

Pas hari pengumuman, ternyata nama saya beneran keluar sebagai pemenang dan berhak mendapatkan buku ini, yang akhirnya mendarat di pangkuan saya tidak lama setelah pengumumannya diumumkan. Berasa kayak jodoh gitu sama buku ini.

Namun, lama buku ini tak tersentuh karena sesuatu dan lain hal, dan baru kemarin ada semangat buat baca ini sampai tuntas. Well, saya sih sudah tau sebelumnya, kalo isi buku ini bukan berisi cerita novel, melainkan berisi tentang tulisan-tulisan seputar cinta dan kehilangan-kehilangan. Jadi gak ada kekecewaan mengenai hal itu seperti yg banyak terjadi pada orang-orang yang mengira buku ini adalah sebuah novel.

Mengenai isi tulisannya sendiri, harus saya akui, agak bosan bacanya. Terlalu banyak hal-hal sederhana yang dibuat-buat rumit. Mungkin biar yang baca bisa baper kali ya.. tapi saya yang otaknya bawaannya suka mikir yang logis, agak jenuh juga baca ini. Tapi ambil sisi positifnya, saya merasa si penulis ingin menularkan hal baik melalui tulisannya, bahwa dari setiap kejadian menyakitkan dalam hidup seperti patah hati, cinta tak berbalas, kehilangan orang yang dicintai, dan sakitnya dikhianati bisa kita hadapi dengan baik apabila kita bisa bijaksana dalam menyikapinya hingga kita tak perlu kehilangan diri kita yang sebenarnya. Eemm, setidaknya seperti itu lah yang saya rasa n tangkap seusai menyelesaikan buku ini - yang berhasil saya habiskan dalam waktu satu hari saja berkat semangat empat lima, soalnya habis ini masih banyak buku ngantri yang sudah terlanjur dibeli dan minta untuk dieksekusi dibaca sampai tuntas.

Oya, satu lagi, saya merasa isi buku ini merupakan pengalaman pribadi si penulis. Entah benar atau tidak, tapi saya sih ngerasanya demikian. Kalau tidak semuanya, setidaknya sebagian besar isi buku ini adalah pengalaman pribadi Falafu. Hal ini bisa jadi karena gaya penulisannya yang selalu menggunakan kata ganti orang pertama: Aku. Ujung-ujungnya jadi ngerasa kayak baca buku diarynya si penulis.

Dan terakhir, dari segi pemilihan kata-kata, masih kurang terasa kekuatannya, mungkin karena usia penulis yang masih muda. Alih-alih terbawa oleh kata-katanya, malah kadang saya kayak ngerasa rumit sendiri. Khas remaja yang suka ngerumitin masalah yg sederhana...
Profile Image for Ryan.
Author 2 books17 followers
June 29, 2017
"Aku bahagia, bahkan bila harus melihatnya berbahagia dengan yang bukan diriku."

Baca buku ini serasa ditampar. Banyak tulisan-tulisan di sini yang seperti apa yang sedang aku alami, sebagian besar tentang kehilangan.
Jadi buat yang baru ditinggal kekasih hati (pas lagi sayang-sayangnya) atau kalau belum bisa move on dari mantan kekasih, mendingan jangan dulu baca buku ini. Terutama kalau ada benda tajam di sekitar
Profile Image for Cherish NF.
2 reviews1 follower
December 22, 2019
Membaca ini berasa membaca diary pribadi penulis. Gak tahu kenapa berasa bosan bacanya, ada beberapa kata2 yg kayaknya bisa dibikin simple tapi dibuat ribet sama penulisnya. walau begitu ada beberapa bab yg juga bikin aku membatin 'iya bener juga nih kalimat', chapter favorite dibuku ini adalah kehilangan-kehilangan yang baik, ngajarin kita biar bisa bahagia menerima kehilangan.
Profile Image for Setyo.
7 reviews7 followers
October 13, 2016
The story is make me thing deeply about what I want to do with love and the book is able to make me evaluating all of I ever done. Surely, I would like to give this 5 stars, but in several chapters I could not accept/agree her opinions.
3 reviews
September 9, 2018
Buku ini membuat saya sadar bahwa orang pertama yang harus saya cintai adalah diri saya sendiri. Dan seberapapun besar cinta manusia terhadap orang lain, tidak ada yang bisa melebihi rasa cinta kepada Sang Pencipta
Profile Image for Andita.
308 reviews3 followers
July 14, 2020
Penulisan kata tiap kata yang sederhana sangat mudah dicermati. Tema cinta memang sedikit bukan kesukaanku, tapi banyak poin penting yang bisa aku ambil dari membaca buku ini. Buku yang memberi perasaan rendah hati.
Profile Image for Sejedacerita.maya.
77 reviews6 followers
March 24, 2023
🌻
Ini seperti membaca sebuah diary perjalanan kehilangan yang dialami penulis, tidak hanya kehilangan orang yang selalu kita minta dalam setiap doa tapi juga tentang kehilangan penulis pada sosok seorang ibu. Buku ini juga berisi tentang bagaimana mencintai diri sendiri, juga tentang mencoba memberi jarak pada cinta dan kehilangan yang baik menurut versi penulis. Pasti ada rasa tak terima juka merasa kehilangan, dan itu wajar. Namun disini kita seolah di beri pencerahan tentang bagaimana harus menyikapi kehilangan itu dengan cara yang lebih baik agar kita bisa kembali menemukan harapan baru dan tidak mudah menyerah pada apa yang pernah terjadi pada kita. Dan tidak selamanya kehilangan itu memiliki akhir buruk untuk kita, karena sesungguhnya melepaskan sebuah kehilangan dengan keikhlasan dan kerelaan, maka Tuhan akan menggantinya dengan sesuatu yang jauh lebih baik. Mendoakan mereka yang pernah singgah dalam hidup kita, bukan malah mengutuk pernah kehadirannya.
🌻
Menurutku penulisannya sangat mudah dipahami jadi ngalir karena seperti baca diary jadi ngalir gitu aja, dan juga terdapat banyak quote2 yang mampu kita share ulang sebagai penyemangat buat bahan intropeksi untuk diri kita. Sebenarnya buku ini tidak terlalu tebal jadi bisa dalam sekali duduk, tapi saranku jangan membacanya langsung habis, setidaknya 1-3 bab per hari agar kalian tidak merasa bosan. Ilustrasinya yang seperti lukisan pun sangat menarik, seolah mewaliki judul di setiap babnya.
🌻
Memaknai kehilangan boleh saja dengan menangis, marah, kecewa atau dengan perasaan-perasaan tak nyaman lainnya. Ibarat sebuah luka, pasti kita merasa sakit, lalu menimbulkan bekas yang beberapa waktu lamanya akan masih kita ingat. Namun dari luka kita bisa belajar banyak hal termasuk waktu untuk proses merawat, menyembuhkan dan lebih mencintai diri kita sendiri dengan jauh lebih baik.
Profile Image for Meta Morfillah.
670 reviews23 followers
December 7, 2020
Judul: Memberi jarak pada cinta dan kehilangan-kehilangan yang baik
Penulis: @falafu
Penerbit: @mediakita
Dimensi: x + 238 hlm, 13x19 cm, cetakan kedelapan 2017
ISBN: 9789797945183

Membaca buku ini membuat saya #merenung lagi tentang menyikapi kehilangan, move on, dan patah hati. Pemikirannya hampir sama dengan saya. Namun, liku kisah hidupnya tidak sama. Penulis menceritakan kisah cintanya yang seringkali bertemu orang salah, hingga akhirnya bertemu dengan dia yang diharapkan dalam doanya.

Di beberapa part di tengah, saya lelah. Lelah membaca kisah kelam dan berkali patah hatinya. Sempat saya tinggalkan, lalu baca cepat (scanning), baru tertarik lagi menjelang ke akhir. Sebab bagi saya melelahkan sekali berkutat pada luka lama. Tapi tiap orang punya cara #bertahan hidupnya masing-masing, dan kehilangannya sendiri-sendiri.

Sangat quotable, apalagi kalau kamu lagi patah hati.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

"Kalau kamu mau melihat seperti apa dirimu, maka pandanglah baik-baik pasanganmu. Karena seseorang yang kamu biarkan hadir di sisimu, biasanya 'senilai' dengan dirimu sendiri." (H.192)

"Ketika kamu #menjaga dirimu dengan baik, dan senantiasa berjalan di atas kebaikan. Maka tak akan pernah kamu membiarkan dirimu bersanding dengan #seseorang yang senantiasa menyerap #kebaikan dari dalam dirimu. Hingga tak ada yang tertinggal, kecuali hati yang mengering." (H.194)

Meta morfillah

#reviewbuku #resensibuku
Profile Image for Siraa.
259 reviews3 followers
July 16, 2021
Disusun dari pengalaman, harapan, doa dan self healing yang sunyi, diam-diam namun penuh harapan. Buku ini dipenuhi oleh quotes untuk mereka yang patah hati agar sembuh atau setidaknya kembali menemukan cinta dari sisa-sisa duka yang lalu. Atau untuk mereka yang bertahan dari toxic relationship supaya berani mencari langkah baru. Atau yang berada di hubungan monoton, atau sedang rindu berat, atau takut membuka hati dan banyak lainnya.

Yah. Buku ini terlalu banyak isi yang kalau dibaca cepat lebih seperti ke-haluan ketimbang romantisme makanya agar tidak jadi cringe, bacanya sedikit-demi sedikit tiap hari. Selesainya lama
Profile Image for Ephemeral Chapters.
7 reviews1 follower
October 27, 2021
Jika kamu suka sekali bermain media sosial dan mencari caption yang pas untuk postingan-mu maka buku ini akan membantumu untuk itu. Yaps. Buku ini mirip seperti jurnal hidup atau diary atau catatan si penulis yang dikumpulkan dan dijadikan buku. Entah benar atau tidaknya. Buku ini cocok dibaca bila kerjaanmu sedang padat-padatnya dan butuh bacaan yang sangat ringan tanpa perlu memikirkan alur cerita dan kamu bisa membacanya secara random. Bagi saya secara personal, buku ini tampak terlalu "remaja" sekali karena membahas hal-hal yang sebenarnya sudah dijalani untuk orang yang berusia 20an keatas seperti saya.
1 review
July 19, 2020
Buku ini adalah Diary yang baru ku tulis diawalnya saja belum sampai kepertengahan karena baru beberapa hari berlalu, ketika bait" dan lembaran awal ku baca sesekali kuletakan buku ini dan menangis mengakui bahwa ini ceritaku, kenapa tertuang disini, dan ketika pertengahan buku ini menyadarkan untuk mencintai diri sendiri, buku yang sangat bagus, seperti peramal hatiku "FALAFU luar biasa, engakau peramal isi hatiku yg kusimpan sendiri dikala sepi"
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Sitta Puteri.
1 review1 follower
March 21, 2018
Good book but could be better.. menurutku buku ini tentang bagaimana perasaan luka itu tumbuh, membuatmu tak berdaya, lalu kamu menemukan obat penawarnya (yg mungkin saja waktu), kemudian kamu mulai sembuh dan berdamai dengan luka tersebut.
Profile Image for Citra Ainun Bestari.
2 reviews1 follower
April 14, 2018
Menurut saya buku ini cukup bagus, Isi ceritanya sih bagi saya sama seperti love story pada umumnya. Hanya saja saya suka dengan kalimat2 yg di rakit sedemikian rupa sehingga membuat saya berimajinasi lebih hehe.. semangat
Profile Image for Anisa Nugroho.
9 reviews1 follower
August 23, 2020
Memang nggak mudah untuk melupakan dan menerima kembali. Setidaknya kita bisa memberi jarak untuk mencerna situasi, kondisi, dan perasaan. Selamat memaknai hal-hal yang tidak mengenakkan hati :)
Profile Image for fara.
280 reviews43 followers
July 13, 2021
Sangat menyesal membeli buku ini. Sampul dan blurbnya sangat menggoda. Ternyata isinya hanya narasi-narasi patah hati yang lebih seperti curhatan si penulis. Padahal, saya berekspektasi pada cerita (meskipun pendek lah) atau paling tidak kiat-kiat bagaimana bersikap bijak apabila habis putus dengan pacar. Isinya memang cukup puitis, sih. Tapi saya pikir buku ini lebih cocok untuk cewek-cewek yang hobi mengunggah buku estetik ke status media sosial mereka. Not my cup of tea. Sangat tidak worth.
1 review
Read
April 4, 2017
buku yang bagus suka banget sama tampilan yang bikin menarik untuk di baca tapi isinya juga tidak membosankan saya bukan pembaca yang setia tapi saya suka baca buku ini berulang ulang
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Andina Sholekhah putri.
60 reviews32 followers
April 24, 2017
..........To be honest, butuh kekuatan hati bagi saya untuk menghabiskan keseluruhan buku ini (lebaaay). Ketika habis membaca beberapa bagian, air mata saya jatuh tanpa kendali dan kemudian berhenti beberapa waktu untuk menenangkan kembali hati. Buku ini bisa dibilang buku amat super duper galau (bagi orang yang baru saja mengalami kehilangan, kehilangan seseorang atau sesuatu),.........

more at http://lunasidera.blogspot.co.id/2017...
Displaying 1 - 24 of 24 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.