"Bagaimana jika takdir membawamu ke jalan yang benar-benar berbeda?"
Pada awalnya, Abrianna 'Abby' Fuyuko merasa menjalani hidup yang lengkap: prestasi membanggakan, orangtua yang penyayang, sahabat-sahabat menyenangkan, dan pacar super-perhatian.
Namun, dunia Abby mendadak runtuh ketika orang-orang yang ia cintai meninggalkannya. Rentetan pengkhianatan seakan-akan terus membayangi ke mana pun ia melangkah. Ia pun sadar, waktu terus berjalan dan semua orang berubah ― begitu juga dengan perasaan.
Kini Abby harus menata kembali hidupnya di tempat yang baru. Dan siapa sangka, hal yang paling diinginkannya dalam hidup, masih begitu jauh dari jangkauan?
Ya ampun, sekarang tuh lagi tren banget ya, memindahkan naskah wattpad ke buku plek2an, nggak pake edit--eh tapi ada nama editornya tuh.
ini buku harusnya ya nggak setebal ini. banyak banget adegan yang bisa dibuang. Semua karakterya abu2, nggak kuat. dan logika bolong di mana-mana.
kesalahan typo dan ejaan? jangan tanya.
sayangnya, padahal kalau diproses dengan baik, mungkin naskah ini punya kesempatan untuk jadi naskah yang bagus. Please penulis, jual mahal dikit sama naskahmu, jangan asal mau diterbitkan saja.:)
(tulisan ini memenuhi janji review di instagram :D)
Cherry Blossom menceritakan kehidupan Abby bersama masalah-masalah di sekitarnya yang ternyata saling berkaitan.
Awalnya hidup Abby bisa dibilang sempurna. Sampai kemudian pacarnya(Dimas), ayahnya, juga temannya, terasa mengkhianatinya di waktu yang bersamaan. Kemudian Abby memilih meninggalkan Denpasar, meninggalkan semua kenangannya, untuk memulai hidup baru di Jakarta. Abby pindah sekolah.
Belum selesai. Di Jakarta, masalah baru Abby satu-persatu datang. Pertemuannya dengan Mario dan orang-orang sekitar Mario membawa Abby kembali pada kenangan masa lalunya. Siapa sangka, orang-orang yang menjadi masalah dalam hidup Abby itu ternyata saling berkaitan.
*****
Cerita ini cocok untuk kamu yang mencari cerita ABG, cerita-dengan-konflik-yang-bisa-dikategorikan-drama, cerita yang konfliknya berlapis-lapis, atau cerita dengan tokoh utama yang punya banyak masalah.
Menurut saya, kalau dilihat dari segi teknik menulis, gaya bahasa, diksi, cara mengatur plot, cara menyusun alur, Cherry Blossom ini bagus. Acungkan jempol untuk penulisnya! Bisa dibilang penulisnya cukup apik. Tulisannya cukup matang. Buku ini secara tulisan termasuk bagus mengingat ini buku pertama yang diterbitkannya.
Tapi, saya punya pendapat sendiri untuk isi ceritanya. Teeerrrlalu banyak kebetulan, juga teeerrrlalu banyak drama. Saya sendiri jadi kurang bisa fokus untuk feel-nya. Apa ya... jadi kayak berasa nanggung, gitu. Baru aja mau ikutan suka sama Mario kayak Abby, eeeh Mario-nya udah begitu. Baru aja mau ikutan Mario yang mulai suka Abby, eeeh dateng konflik baru. Masalah di ceritanya memang berlapis.
Ada yang dirasa aneh sebenarnya. Pertama, saat di Jepang kan Abby ketinggalan kunci kamar. Lalu dia diem dulu di kamar Mario. Pas ibunya dateng, ibunya nanya kunci kamar. Abby ngasihin kunci kamarnya. (Halaman 109-110) Nah, kenapa Abby jadi tiba-tiba punya kunci? Kedua, Abby dalam cerita sih keliatannya gadis baik-baik ya. Bukan yang suka minum. Tapi, di halaman 336, dia mabuk. Bahkan sampai hilang kesadaran dan cerita ini-itu ke Mario. Nah, hebatnya, besok paginya Abby tidak merasakan gejala-gejala orang yang habis mabuk. Jadi, Abby ini sebenernya biasa mabukkah?
Kemudian setting. Dari judul dan sampul bukunya, saya kira ceritanya akan berlatar negara Jepang. Atau paling tidak, Jepang-nya lebih terasa, cerinya terasa. Bukan seolah numpang lewat. Harapan saya untuk mendapatkan gambaran cerita di negara Jepang langsung luntur. Ternyata settingnya banyak di rumah, sekolah, kafe--itupun di Denpasar dan Jakarta.
Beralih ke penyuntingan. Typo-nya bisa dibilang tidak sedikit. Kalau buanyak banget, sih, nggak. Tapi lumayan.
Overall, saya suka teknik menulisnya Bella. Yeay! Selamat Bella untuk buku pertamanyaaa.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Jika mengesampingkan berbagai kekurangan yang tak jarang ditemukan dalam buku ini, menurut saya Cherry Blossom adalah buku yang ringan, mudah dipahami bagi para pembaca yang cenderung berusia remaja. Ide ceritanya cukup unik, feel nya dapat, dan pembawaannya juga nggak memusingkan.
Saya suka dengan tokoh Abby di sini, dan bisa mengerti perasaannya ketika takdir membawanya ke hal yang tak pernah diidamkannya sama sekali. Pengkhianatan yang dialaminya seakan terjadi secara bergilir, dan memaksanya untuk membuat pilihan yang mengubah hidupnya. Selain Abby, saya juga suka tokoh-tokoh teman seperti Maxon, Ovi, dan Niko yang menemani hari-hari Abby.
Sangat disayangkan, buku ini bisa menjadi buku yang sangat bagus jika pengeditan naskahnya lebih diperhatikan. Saya seringkali menemukan 'typo' dalam pengetikannya, juga berbagai kalimat tidak efektif seperti "sangat senang sekali", yang membuat saya merasa sedikit tergganggu ketika membacanya.
Sejujurnya saya telah membaca naskah Cherry Blossom di Wattpad sebelum diterbitkan, dan menurut saya, cerita yang di Wattpad tidak memiliki banyak technical error seperti ini, dan ceritanya lebih "nyambung" dibandingkan yang ada di buku. [SPOILER ALERT] Contohnya adegan ketika Abby bilang ke Mario bahwa ia lupa membawa kunci kamarnya dan terpaksa harus masuk ke kamar hotel Mario, lalu ibunya tiba-tiba datang dan meminta kunci kepada Abby yang langsung Abby berikan. Di versi Wattpadnya, Abby sengaja pura-pura lupa ke Mario dan dihadiahi ledekan dari Mario sesudahnya. Entah mengapa ada sedikit pengubahan dalam alur yang agaknya tidak perlu.
But overall, this is good for my taste and such an easy-to-read book.
baca buku ini pas lagi di wattpad dan jujur biasa biasa aja sama ceritanya,tapi entah kenapa buku ini bener bener bikin kepo sampe akhirnya memutuskan untuk baca sampe akhir.
pas bukunya keluar, sempet kaget dan seneng karena udah baca pas di wattpad hehehe, tapi tetep coba baca versi buku nya.
satu hal yang bikin kaget cuma abby yang akhirnya sama Mario dan bukan sama Dimas. Cerita2 kaya gini biasanya Abby stay stick with Dimas, yang udah dari kecil, makanya pas berantem sama Dimas dan gak balikan, dan malah sama Mario, ya rada kaget aja, mungkin itu juga yang bikin penasaran, apa yang bakal terjadi ama Dimas, apa yang bakal terjadi sama hubungan Dimas dan Mario *ups...*
buku ini juga cukup emosional, adegannya lumayan dapet. walau perjalananya cukup panjang, bener2 gak ngebosenin utk dibaca.
kalau soal karakter, jujur yang paling gue gak suka itu Abby. dan my fav one of course Mario. kalau Dimas, hmm, setengah2, kadang dia bisa super cute, kadang jadi annoying setengah mati.
Cherry Blossom, pertama kali baca ceritanya di wattpad, tapi ternyata sudah dihapus sebagian chapternya, dan sangat menjengkelkan ketika ceritanya dirasa sudah seru dan makin kepo. alhasil, beli bukunya di Gramedia.
pas dibaca ulang di bukunya, rasa antusias terhadap ceritanya masih sama. rasanya pengen cepet2 tau endingnya, karena semakin kesini ternyata cerita makin pelik dan bikin penasaran setengah mati.
tapi sejak abby dan mario bertemu, dan cerita mulai berjalan perlahan lagi, rasa bosan mulai dateng. setelah abby dan mario bertemu, cerita dirasa bertele2. tapi waktu itu tetep masih penasaran setengah mati gimana endingnya, yang ngebuat bertahan untuk baca bukunya meskipun harus ngeskip satu dua halaman.
keseluruhan, ceritanya bagus, cerita percintaan remaja yang amat cukup bagus 👍🏻👍🏻. novel remaja paling the best, meskipun tetep ada kekurangannya juga. karena saya pun sebenernya selera bacaannya adalah urban fiction.
Menceritakan tentang Abby yang merasa dikhianati oleh dua orang pria yang berarti dalam hidupnya yaitu Ayahnya dan Dimas sahabat sedari kecil sekaligus pacarnya. Abby marah dengan kehidupan yang tidak sesuai dengan yang di inginkannya. Masalah hadir bertubi-tubi ketika dia merasa semua orang menjauhinnya. Alhasil Abby hanya bisa lari dari semua masalah itu tanpa ia selesaikan. Sampai dimana ia bertemu dengan Mario seorang yang mampu membuat hatinya bergetar kembali.
Menggunakan sudut pandang orang ketiga dan menyuguhkan sebuah kisah percintaan remaja ringan. Memiliki alur maju yang terkesan cepat. Cocok untuk para pengemar Teenfiction. Walaupun masih banyak kekurangan, misalnya typo penulisan dan menurut saya karakter tokoh kurang kuat. Tapi saya masih dibuat enjoy kok waktu bacanya.
wow.., i was expecting more before i read this book.. yes, after i read the prologue, i do expecting more.. but.., yeah... i can't expect anything bcoz i wasn't the author.. miss bella, faithfully, i know u could do more than this..
Aku baca buku ini udah lama sih, dan juga minjem dari temen /efekgamodal/ xD
Seingatku, banyak adegan yang kurang logis gitu. Semacam logikanya bolong gitulah ya. Dan itu bikin aku agak terganggu, mana setting tempatnya sering berubah-ubah, bikin pusing:") wkwk.
Pertanyaan gue cuma satu: Abby, mau km tuh apasiihhhhh???
Oke, jadi Abby ini semacam depresi karena pacarnya kelonan (baca: tidur bareng) sama temennya namanya Rhea. Ditambah bokap nyokapnya yang cerai, dan bokapnya mau nikah lagi. Abby lari dari kenyataan, maksudnya lari dari kehidupan. Abby pergi ke Jepang, trus di jalan ketemu Mario.
Setelah itu Abby pulang ke Denpasar. Abis dari Denpasar, Abby balik ke Jakarta. Dan karena dunia hanya selebar daun kelor, Abby di titipin Mamanya ke rumah Om James (pamannya Mario). Dan... pasti kalian tau apa yang terjadi.
Beberapa hal yang bikin jidat gue kribo: 1. Karakter Abby, Dimas, Mario enggak jelas. Kurang kuat. Gue jadi panik sendiri. Sebenarnya tokoh utamanya siapasih? 2. Banyak typo. 3. Hidupnya Abby ruwet bagai ebi di antara tumpukan jerami(?) 4. Dimas. I. Hate. U.
Cukup. Udah segitu aja deh. Daripada gue makin sop iler. Yang perlu kalian tau adalah: cerita ini menarik. Sayangnya... ya gitu deh.
Btw harganya 90rb.
Hm...
Ps: gue kasih bintang 2 karena Covernya keren sangat! Fontnya juga baguuuuss! tapi mungkin editornya khilaf:" yaudah, mari kita maklumi saja..
I either want to rate this book 2.5 stars or 3 stars (but since Goodreads doesn't have a half-star rate, I decide to put 3 stars). Unyu sih ceritanya, tapi entah kenapa kurang nendang gitu feelnya :| tapi buku ini page turner banget asli.
Sejujurnya tidak banyak buku yang diangkat dari cerita dari Wattpad, yang akhirnya aku baca dalam bentuk buku. Alasan beberapa alasan: 1. Kebanyakan cerita dari Wattpad yang dibukukan untuk entah bagaimana caranya dibanderol dengan harga yang lumayan mahal. I mean, setidaknya sekitar 75ribu rupiah ke atas. Okelah memang kebanyakan bukunya itu tebal, tapi ukuran hurufnya terlalu besar, dan ukuran bukunya yang seperti seukuran kamus saku. Tapi karena seolah tebal itu, jadi mahal. 2. Kebanyakan cerita dari Wattpad yang dibukukan itu hanya dipindahkan plek dalam bentuk buku. Mungkin diedit dan direvisi lagi, tapi kebanyakan masih terlalu banyak kejanggalan dan typo yang aku temukan. 3. dan beberapa alasan yang membuat aku tidak jadi membeli bukunya.
Dan sebenarnya, buku ini awalnya juga membuat aku skeptis tentang kisah Abby-Mario-Dimas. But hey, aku tidak bisa menolak godaan diskonan ebook dari 90ribu rupiah menjadi 14ribu rupiah kan? So, kalian pasti tahu, akhirnya aku beli ebooknya di google play.
Dan ternyata setidaknya alasan nomor 2 yang aku kemukakan di atas itu kembali aku temukan di buku ini. Ada beberapa ketidakkonsistenan yang aku baca, kelabilan watak dari tokoh utama, typo yang bertaburan, jalan cerita yang sebenarnya bisa dipangkas, dan kebetulan-kebetulan yang terlalu banyak. Hey, tidak semua hal dalam hidupmu akan penuh dengan kebetulan-kebetulan yang tidak disengaja kan?
Padahal covernya unyu sekali loh. Dan Christa Bella ini cukup bagus tulisannya. Tapi sekali lagi, terlalu tebal sampai aku harus menyelesaikannya berhari-hari karena diselingi membaca buku lain. Next, semoga bisa beli bukunya Christa Bella lagi dalam waktu dekat.