Nyammm...nyamm...Novel yang lezat di baca... Selezat judul dan ilustrasi covernya :)
Sebagai penikmat makanan lokal seperti bakso,ketoprak dan nasi goreng, saya sempat "hang" baca istilah makanan italia, yang jangankan makan, membayangkan saja belum pernah
Itu diawal saya baca, tetapi setelah membaca setengahnya, justru ga mau berhenti, bahkan sengaja "break" dulu dari kerjaan (semoga bossku ga ngeliat) karena saking penasarannya dengan kisah Jendra dan Gyta ini. Kisah yang tidak terduga, banyak kejutan kejutan manis yang membuatku makin "ngiler" untuk mencicipi langsung tiramisunya
Oke...novel ini bikin saya lapar...jadi saya cari restoran dulu ya :)
Review lengkap nyusul
ini review lengkapnya
Ini adalah novel kedua Dylunaly yang kubaca setelah MY WEDDING DRESS .
Saya langsung tertarik untuk PO saat penulis menginformasikan novel terbarunya. Novel kategori#Yummylit ini, (baru saya tahu ada genre seperti ini) merupakan salah satu dari 3 novel seri yummylit yaitu Il Tiramisu (Dylunaly), Strawberry Cheese Cake (Ayu widya) dan Deessert (Elsa Puspita). Kalau dari judul dan cover bukunya memang menggiurkan, kalau lagi puasa bisa ngilerkali he..he..Mungkin karena inilah disebut yummylit.
Novel yang mengambil latar belakang profesi artis dan chef ini menurutku cukup menarik. Kisah tentang seorang artis mungkin sudah biasa menjadi tema novel-novel lainnya, tetapi menurutku yang ini berbeda. Penulis menceritakan sisi lainnya yang kita ga nyangka akan banyak kejutan di dalamnya.
Adalah Wisnu Kanigara seorang artis yang yang terkenal karena lagu-lagunya yang selalu hits, ditunjang dengan wajah rupawan, meski terkesan misterius karena jarang tersenyum di depan kamera atau para fans nya. Saya suka saat penulis juga menuliskan komunitas penggemar Wisnu Kanigara dengan sebutan “Winners”ini benar-benar membuktikan bahwa penulis tidak setengah-setengah dalam mendeskripsikan tokoh-tokohnya.
Gytha Syareefa Thaheer adalah seorang Executive Chef di Olive Garden, sebuah restoran spesialis makanan Italia. Bersama dengan sahabatnya Arianne dan David mengelola restoran ini. Gyta sebenarnya mempunyai mimpi untuk memiliki restoran sendiri di suatu tempat di deket pantai yang menurutnya sangat representative.
Dalam acara Celebrity Chef di Televisi Wisnu dan Gyta dipertemukan, Gyta bersedia tampil di acara tersebut karena diminta temannya saat sekolah yang pernah membantu Gyta. Awal pertemuan Gyta dengan Wisnu tidak menyenangkan, di mata Gyta, Wisnu adalah laki-laki yang angkuh dan menyebalkan. Tetapi sebenarnya di lubuk hati mereka, tidak dapat berbohong bahwa mereka tertarik satu sama lain.
Saat mulai membaca saya sempat asing dengan istilah menu makan Italia, atau percakapan dalam bahasa Italia antara Gyta dengan Ernest. Saya suka dengan tokoh Ernest…kupikir tadinya Ernest mempunyai hubungan spesial dengan Gyta. Dan ternyata saya tertipu he..he.. Kayanya penulis perlu membuat cerita khusus tentang Ernest ini deh.
Hubungan antara Gyta dan Wisnu, yang awalnya dingin perlahan mulai mencair, saat Wisnu mulai membantu Gyta siaran live Celebrity Chef. Dan perlahan keduanya mengungkapkan perasaan masing-masing. Tetapi mengingat reputasi Wisnu sebagai artis, hubungan mereka harus disembunyikan dari media. Hingga suatu ketika media tahu tentang masalalu Gyta yang telah dikubur dalam-dalam. Gyta menjadi sasaran media yang penasaran dengan status Gyta yang telah mempunyai anak, padahal belum pernah menikah
Kenangan adalah campuran dari berkah dan kutukan, tidak ada yang tahu apa yang kamu dapatkan ketika mengingatnya (hal:144)
Ngga ada hidup yang mulus dan gampang karena perjuangan itu satu-satunya bukti bahwa kita hidup (hal:95)
Kita kayaknya merdeka, tapi sebenarnya terikat sama benang yang nggak kelihatan: takdir. Konyolnya takdir itu seringkali bikin kita muter di tempat (hal:132)
Saya banyak dikejutkan dalam novel ini, dari mulai Gyta yang mempunyai anak yang bernama Nakhla, Wisnu yang ternyata mempunyai nama panggilan lain atau tentang Ernest yang selalu mensupport Gyta. Meskipun endingnya saya sudah dapat menebak, tetapi konflik-konflik yang diciptakan penulis cukup membuatku terus ketagihan membacanya sampai tuntas.
Saya juga suka dengan gaya penulis yang mendeskripsikan tokohnya secara detail atau saat mengekspresikan sesuatu, misalnya :
Dia juga suka memperhatikan bibir Gyta yang begitu ekspresif menujukkan suasana hatinya. Menggigit bibir berarti kesal, mengerucutkannya ketika sedang konsentrasi dan menjilat lalu menggigit sudut bibir saat sedang berpikir ragu (hal:143)
Banyak pelajaran yang dapat kupetik dari novel ini, tentang bagaimana kita tidak boleh menjudge orang hanya dengan melihat tampang fisiknya saya, bagaimana kita menghadapi masa lalu yang tidak kita inginkan yang telah terjadi. Dan yang pasti pengetahuan saya tentang makanan Italia bertambah, karena penulis membuat ilustrasi gambanya beserta nama makanan dan komposisinya. Salah satu ciri khas Dylunaly yang kutahu, selalu ada ilustrasi gambar dalam setiap novelnya
Jadi menurut saya novel ini sangat recomended terutama kalian yang mempunyai kenangan masa lalu yang menghantui kehidupan kalian. #hantu..? ko jadi serem ya Yang jelas saya jadi penasaran untuk membaca serial yummylit yang lain
Qoute penutup
MASA LALU SAYA MEMANG TIDAK AKAN PERNAH BISA BERUBAH, TAPI SAYA SENDIRI YANG AKAN MENENTUKAN MASA DEPAN SAYA (hal :248