Jump to ratings and reviews
Rate this book

Curiosity: Aku atau dia?

Rate this book
Karin sukses membuat satu sekolah heboh karena ia ditolong oleh Davin, ketua OSIS yang cuek dengan semua perempuan. Setelah kejadian itu, ia berusaha mencari tahu penyebab cueknya Davin terhadap perempuan. Tapi, semakin ia sering bertemu dan mengobrol dengan Davin, perasaan cinta mulai muncul di hatinya tanpa ia sadari. Ditambah sikap Davin yang semakin melembut terhadapnya, membuat Karin benar-benar jatuh cinta pada Davin.

Tapi, tiba-tiba saja perempuan dari masa lalu Davin muncul kembali dan berusaha mendapatkan hati Davin. Tentu saja hal ini membuat hubungan Davin dan Karin merenggang. Banyak pengorbanan, air mata, dan rasa sakit yang harus dirasakan oleh Karin. Akankah Davin melepaskan Karin begitu saja? Atau ia akan memperjuangkan Karin lagi?

320 pages, Paperback

First published May 26, 2016

Loading...
Loading...

About the author

Angelxs_

3 books8 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
51 (38%)
4 stars
28 (21%)
3 stars
23 (17%)
2 stars
19 (14%)
1 star
12 (9%)
Displaying 1 - 17 of 17 reviews
Profile Image for Rose 📚🌹.
542 reviews133 followers
November 8, 2016
Karin siswi baru disekolahnya. Awalnya Karin takut kalau ia tidak bisa bersosialisasi dengan baik di sekolah barunya itu. Akan tetapi Karin langsung menemukan Aira, teman sebangku yang baik padanya. Sewaktu upacara pembukaan MOS, Karin yang sering tidak sarapan pagi tiba - tiba pingsan. Beruntung Davin, ketua OSIS, segera membawanya ke ruang UKS.

Karena masa lalu yang buruk dengan mantannya, Davin menjadi cuek dan galak dengan hampir semua siswi di sekolahnya. Tapi Karin menarik perhatiannya. Karin tipe wanita yang sembrono, dan cuek pada dirinya sendiri. Sering tidak sarapan pagi, suka telat bangun, dan mudah lupa dengan sesuatu. Davin yang gemas terhadap dirinya lama kelamaan menjadi ingin menjaga Karin. Perasaan yang baru tumbuh itu terancam layu karena mantan yang pernah menyakiti hati Davin kembali lagi.

Aku atau Dia? Begitu judulnya. Davin berada diantara pilihan apakah ia akan memilih Karin yang telah memberi warna pada kehidupannya atau Ashley, mantannya yang ingin berbaikan kembali dengannya. Untuk melupakan mantan memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Apalagi kalau masih ada cerita yang belum terselesaikan diantara kedua belah pihak. Tapi apa kita mau mempertaruhkan masa depan kita untuk seseorang yang berasal dari masa lalu kita?

Beli buku ini karena sinopnisnya yang menarik. Cowok yang selalu ketus hampir ke semua cewek tiba - tiba menaruh perhatian lebih ke siswi baru. Jadi teringat Jingga dan Elegi karangan Esti Kinasih. Pas baca ternyata Davin tidaklah seketus yang kukira. Saya lebih suka dengan karakter pria yang kalau memang mau dibuat ketus ya ketus saja. Mulutnya kasar tapi hatinya baik dan perhatian. Itu jauh lebih baik daripada manis dimulut tapi hati belum tentu semanis perkataannya.

Tokoh favoritku bukanlah Karin maupun Davin. Bagiku Karin terlalu naif. Dan Davin tipe laki - laki PHP. Tokoh yang kusuka adalah sahabat - sahabat Karin yang selalu ada disampingnya disaat suka maupun duka, yaitu Aira, Denny dan Bryan. Overall, buku ini ok. Teman - teman juga bisa membaca karya penulis lewat aplikasi Wattpad. Tapi sepertinya sudah tidak dalam bentuk full version.

Sakit itu kalau orang yang ternyata kita cintai tidak percaya pada kita.
Sakit itu kalau orang yang kita cintai lebih memilih orang yang tidak tulus padanya.
Tapi, begitulah hidup bukan?
Yang tulus yang selalu tersakiti.
Yang tulus yang selalu dianggurkan.
Profile Image for Annelice.
200 reviews8 followers
June 5, 2025
Bintang 2!!

Fyuh! Selesai juga baca cerita ini, tadinya udah hampir nyerah sumpah karena banyak bgt hal nggak make sense di novel ini 😭

Dan lagi kedua watak toko utamanya bener-bener bikin migrain.

Curiosity : Aku atau Dia? bercerita tentang Karin, seorang siswi pindahan yang naksir Davin, cowok dingin dan cuek sejak pandangan pertama.
Semakin mengenal Davin, Karin jadi tahu bahwa sebenarnya Davin adalah cowok yang baik dan menyenangkan.
Ketika Karin mulai merasakan tanda-tanda perasaan terbalas oleh Davin tiba-tida cewek dari masa lalu cowo itu datang.
Sikap Davin mulai berubah, cowo itu mengalami kebimbangan. Akankah Karin tetap mengharapkan cinta Davin atau ia menyerah dan mencari cinta yang baru?

Sumpah ya, baik Karin maupun Davin bener-bener bikin frustasi!

Dikatakan bahwa Davin itu cowo yang cuek dan dingin. Tapi mana? nggak ada cuek-cueknya! Penulis terlalu melebih-lebihkan. Dia justru kaya buaya, perhatian pol tapi tukang PHP! Mana plin-plan lagi! Ish sebel!

Ditambah sikap Karin yang naif parah. Bener-bener perpaduan mantap buat bikin orang migrain sama kisah mereka berdua.

Jujur saya enek banget sama kisah Davin, Karin dan Ashley. Kalau bukan karena sahabat-sahabat mereka Aira, Denny dan Bryan mungkin saya udah stop bacanya. Huhuhu.

Dan lagi cukup banyak "miss" di novel ini yang bikin saya berkali-kali harus tarik nafas.

Pertama, tentang semua orang di sekolah yang menanyakan apakah Karin anak baru?
Yang bener aja! Bukanya mereka semua masih MOS? Ya otomatis anak baru semua dong bukan cuma Karin?!
Walaupun dijelaskan rata-rata yang sekolah di SMA itu berasa dari SMP yang sama, yakali Aira, Denny dkk bisa hafal mana anak yang bukan dari sekolah SMP situ dan bukan. Jumlah siswanya ratusan booo atau bahkan ribuan kalo dihitung sama SMA.
Dan inget ya itu cuma rata-rata berarti banyak juga siswa dari SMP lain yang masuk ke SMA itu! Harus banget setiap siswa yang bukan berasal dari SMP situ ditanyain anak baru ya? Orang jelas-jelas baru masuk SMA semua! Hufttt

Kedua, saat Karin kebingungan nyari tempat buat stop taxi untuk pulang kerumah saat jam bubaran sekolah.
Hellowww, itu sekolah letaknya dimana sih? di dalem gang emang sampai harus ada keterangan kalau mau nyari taksi harus keluar komplek dulu dan bla bla bla.
Sekolah mereka kan gabungan SMP dan SMA, otomatis lingkungannya gede dong. Dan sekolah seperti itu nggak mungkin nyungsep didalam komplek. Pasti dipinggir jalan raya tempat kendaraan umum lewat untuk mempermudah murid yang naik angkutan. Jadi aneh banget mau nyari taksi aja harus jalan jauh dulu.

Ketiga, tentang sikap Davin yang cuek gara-gara masa lalunya. Gini deh, kejadian ini dialami saat Davin kelas 2 SMA dan kejadianya udah 1 tahun yang lalu. Jadi saat itu Davin masih kelas 1 SMA kan.
Lalu berdasarkan keterangan Bryan, Davin dan Ashley berpacaran 1 tahun dan kemudian ditinggalkan begitu aja.
Otomatis mereka berpacaran saat masih kelas 3 SMP.
Ya Tuhan, bocah SMP pacaran lalu patah hati dan dijadikan trauma??? Guys yang bener aja!! Usia kalian aja belum genap 17 tahun! Masih cinta monyet! Bener-bener nggak make sense kalau patah hati karena cinta remaja sampai bikin orang berubah sikapnya. Apalagi masalahnya cuma sekedar "ditinggal ke luar negeri" huhuhu

Keempat, POV yang berubah-ubah. Kadang sudut pandang ke-3 lalu tiba-tiba pindah jadi sudut pandang ke-1. Sepertinya penulis blunder wkwkw.
Contohnya banyak kaya di hal. 156
" teriak guru matematika.... saat KAMI tiba di perkemahan"
Padahal dari awal POV jelas-jelas dari penulis.

Kelima, penggunaan kata "lo orang" dan "dia orang" yang kurang pas dalam dialog. Justru jadi aneh percakapanya. Kenapa nggak pake kata ganti kalian aja sih??

Keenam, saat Karin diculik dan sempet-sempetnya kedua orang tua istirahat, tidur. Pak, Bu anak kalian diculik. DICULIK!! Biasa-bisanya kalian istirahat dan mengandalkan bocah-bocah kelas 1 dan 2 SMA yang begadang nunggu informasi! Dimana hati kalian sebagai orang tua?

Ketujuh, lagi-lagi masalah orang tua! Tapi kali ini orang tuanya Davin. Dimana mereka saat anaknya koma? Lagi-lagi harus mengandalkan anak SMA yang menunggu dan begadang sampai malam setiap hari? Emang gila semua!

Kedelapan, ini puncak komedinya. Jadi Davin koma berminggu-minggu kan? Dan orang koma mana yang begitu sadar hal yang diingat pertama tanggal ultah cewek! Mana langsung keluar dari RS dan ikut prom night lagi! Lu habis koma Vin! KOMA!
Selama koma lo cuma tidur doang, bangun otomasit tubuh lo kaku dong. Lo harus terapi jalan, terapi gerak. Yakali bangun dari koma langsung ke prom night. Titisan Boboboy lu? Gila, gila, gila.

Ya kurang lebih itu lah unek-unek saya di novel ini hahahaha. Lumayan ikut partisipasi nambah angka di "Telah dibaca 5,5 juta kali" ups 😅
Profile Image for Lina Ernawati.
6 reviews
June 5, 2017
aku pikir ceritanya bisa bikin emosi aku naik. tapi nyatanya enggak. aku ngerasa datar aja selama baca novel ini, bahkan aku nggak mendapatkan "rasa" apa pun dari novel ini.

banyak plot yang bolong, typo, bahasa yang aneh dan juga adegan yang membingungkan.

tapi aku salut sih sama penulisnya, masih muda dan bisa berkarya. mungkin kalau cerita ini di revisi lagi, akan lebih baik dan lebih menarik.
Profile Image for Impy Island.
250 reviews11 followers
August 28, 2023
This is not for me ... novel ini terlalu flat bahkan untuk dijulidin. Mungkin karena sampulnya terkesan 'dewasa' aku mengharapkan sesuatu yang lebih, tapi yang kudapat malah menye-menye anak sma. Well ... anak-anak sma mungkin menyukai ini. Atau mungkin tidak ... sebab konten novel-novel remaja zaman now, belum enak kalau belum ada hot-hot-hot nya.
Profile Image for Choirul Rosi.
32 reviews1 follower
October 31, 2017
cerita cinta masa SMA yang dibumbui konflik khas anak muda dengan ending cerita yang datar
1 review
October 23, 2019
Bgus
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Gendis Aprilia.
10 reviews15 followers
August 9, 2016
Saya selesai baca ini kemaren malem dan masih kebayang kisah karin sama davin yang sukses membawa saya ke nolstagia masa SMA. cuma ada yang sy sesalkan sama buku ini. pertama, saya menemukan typo, huruf kapital yang ga semestinya, nama tokoh yang entah krn typo atau mungkin disengaja, dan tokohv ashley yg saya kira antagonisnya kurang real dan terkesan terlalu ngedrama (sampe pengen nyakar ashleynya wkwk). but, this is good book. i love the story line. semoga nanti penulisnya bisa membawakan karya yang lebih baik lagi.

terima kasih untuk cerita yang mampu membuat saya pengen balik lg jadi anak sekolahan hahaha
Profile Image for Amu.
423 reviews8 followers
February 27, 2017
Saya sebenernya lumayan suka sama ide ceritanya. Tapi, menurut saya, novel ini drama sinetron banget. Ngga nyangka Ashley bakalan se-nyebelin itu kayak sinetron Bawang Merah, Bawang Putih. Kirain, ya bakal bersitegang biasa aja gitu ngga sampe se-rese ini. Itu udah turn off bgt sih buat saya, ditambah karakter Davin di sini plin-plan bgt. Tapi, good job buat novelnya :)
23 reviews2 followers
December 17, 2016
Cukup bagus untuk bacaan temaja, seru dan berhasil mengaduk emosi saya. Walau agak terlalu dramatis, still recommended.
Masih ada sedikit typo, tapi menurut saya itu tidak terlalu menggangu
Dan saya suka happy ending.
21 reviews
October 17, 2020
Mungkin ini novel bacaan pertamaku tentang cold boy cold boy gitu HAHAHA, jujur ya dulu bikin aku baper sih. Lumayan lah ((udah lupa juga sekarang isinya apa aja))
Displaying 1 - 17 of 17 reviews