Jump to ratings and reviews
Rate this book

Backpackneymoon

Rate this book
Biasanya, honeymoon selalu diidentikkan dengan menginap di hotel berbintang 5 dan bersantai di pantai. Namun, Susan dan Adam (@pergidulu) memilih untuk menciptakan konsep honeymoon yang berbeda. Backpackneymoon, demikianlah istilah yang mereka buat, terinspirasi dari honeymoon ala backpacking.

Selain traveling menggunakan backpack, campervan pun dipilih sebagai sarana transportasi sekaligus akomodasi. Unsur backpacking yang diambil adalah menekan bujet supaya bisa traveling (dalam hal ini honeymoon) lebih lama. Jika biasanya honeymoon hanya berkisar antara beberapa hari sampai seminggu, mereka menjalaninya selama dua bulan. Tujuan yang dipilih pun bukanlah pantai dengan suasana tropis, melainkan negara yang sedang mengalami musim dingin, Australia dan Selandia.

Adam dan Susan telah membuktikan dedikasi mereka sebagai pasangan traveler pertama yang mampu menggabungkan catatan perjalanan berbumbu romansa (yang nggak bikin enek!), disertai panduan dan bujet terlengkap. Harapannya, siapa pun bisa menikmati dan terinspirasi ikut ber-backpackneymoon. Tak selalu harus ke luar negeri, buku ini mendorongmu untuk melakukan eksplorasi sesuai minat, waktu, dan bujet yang dimiliki. Jadi tunggu apa lagi? Start planning your own backpackneymoon trip today! :)

216 pages, Paperback

First published June 1, 2016

1 person is currently reading
3 people want to read

About the author

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
2 (11%)
4 stars
8 (47%)
3 stars
6 (35%)
2 stars
1 (5%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 4 of 4 reviews
Profile Image for Haryadi Yansyah.
Author 14 books64 followers
August 16, 2019
Di kalangan blogger atau tukang jalan-jalan, nama pasangan Susan dan Adam Poskitt sudah menggema ke mana-mana istilahnya hehe. Rata-rata kenal dengan pasangan yang memiliki blog pergidulu.com ini.

Tapi herannya, kok ya nggak tahu kalau mereka pernah bikin satu buku yang berisikan kisah perjalanan bulan madu mereka. >.< Aku baru tahunya saat ada pameran buku di Jakarta dan ada teman yang bersedia dititipun (makasih Mbak Rahma).

Jadilah, buku yang terbit tahun 2016 ini baru aku baca sekarang. Untungnya, buku ini bukan tipe buku how to yang isinya cepat basi. Eh, ada sih info tentang pembuatan visa, itinerary dsb di bagian belakang yang tentu saja 3 tahun berselang sudah ada beberapa perubahan. Tapi, secara umum kisahnya masih seru diikuti.

Di buku Backpackneymoon ini, pembaca akan diajak untuk berpetualang ke Selandia Baru dan Australia menggunakan karavan. Uh, impian banget itu bisa melakukan road trip menggunakan mobil.

Dan sebagaimana pasangan yang tengah berbulan madu, berbagai kisah menarik juga dituliskan. Misalnya saja bagiamana saat pasangan ini saling berkompromi menentukan rute atau objek wisata mana saja yang mau didatangi.

"Ada berantemnya nggak?"

Ya ada tentu haha. Misalnya saja saat Mbak Susan diceritakan ingin bermalam di penginapan karena parno dengan cuaca di jalanan saat itu. Sejak awal Mas Adam sih sudah bilang, "kita gak harus nginap di mobil terus kok. Sesekali nginep di penginapan boleh."

Cuma yang bikin kaget, ternyata Mbak Susannya udah minta nginep padahal mereka baru jalan beberapa hari saja hehehe.

Ada banyak tempat wisata yang mereka datangi. Dan beruntungnya kita sebagai pembaca yang hidup di zaman moderen, kita dengan mudah mengetahui tempat tersebut melalui internet.

Ada sih beberapa foto di buku ini. Sayangnya foto yang ditampilkan menurutku bukanlah foto yang tepat. Misalnya di satu objek wisata mereka menjumpai hal X dan Y. Yang X ini lebih bikin penasaran, tapi foto yang ditampilkan malah Y hehe. Tapi ya gak bisa nyalahin juga sih karena soal minat begini tiap pembaca beda, kan?

Perjalanannya seru. Tulisannya asyik. Hanya, hubungan pasangan ini kurang dieksplor dari tengah hingga akhir. Udah gak ada berantem-berantemnya lagi soalnya buahahahaha.

Bukan berarti aku maunya mereka berantem, tapi kisah perbedaan pendapat itulah yang menurutku jadi daya tarik utama ketimbang destinasinya itu sendiri hwhw.

Skor akhir 7,7/10
94 reviews3 followers
December 1, 2016
Punya rencana untuk mengunjungi Selandia Baru? Ingin mencoba menjelajah dengan bebas tanpa terikat itinerary dan jadwal? Teman- teman wajib baca buku ini kalau iya. Bersama suaminya, Adam, Susan mengeksplorasi Selandia Baru dengan campervan. Mereka menyewa dari perusahaan internasional yang ada di Australia dan Selandia Baru. Pilihan campervan-nya pun dijabarkan dalam buku ini.
Susan berbagi tips dan informasi- informasi penting yang teman- teman butuhkan selama berkeliling di Selandia Baru dengan lengkap beserta rincian biayanya. Tentu saja biayanya tergantung kebutuhan dan pengeluaran teman- teman. Tapi setidaknya dengan adanya rincian yang diberikan, kita jadi tahu perkiraan dana yang diperlukan untuk mengunjungi negeri burung kiwi itu.
Lokasi- lokasi yang dikunjungi Susan dan Adam merupakan kawasan alam. Ya, Selandia Baru memang menawarkan wisata alam yang sangat menggugah, dimulai dari danau, gletser, taman nasional, hingga kolam pemandian air panas yang dikelola dengan sangat baik.
Kelebihan dari buku ini yang saya suka adalah gaya menulis Mbak Susan yang sangat menarik untuk diikuti. Jadi saat membaca tidak terasa bosan ataupun jadi bete karena foto- fotonya tidak berwarna dan warna jingga yang mendominasi. Infonya yang lengkap juga akan sangat membantu backpacker yang ingin berwisata ke Selandia Baru. Sejak membaca buku ini, saya rajin mengunjungi website pergidulu. Hehe.
Acara bulan madu tidak monoton dan malah seru karena kita bisa bebas tanpa harus terikat jadwal. Apalagi jika memiliki waktu panjang seperti Susan dan Adam, pasti puas deh. Hanya saja untuk menyewa campervan di Selandia Baru dan Australia, penyewa wajib memiliki SIM Internasional. Harga sewanya pun bervariasi dari van sederhana hingga van mewah.
Saya tidak bisa me-review dengan detail karena pastinya akan jauh lebih seru kalau teman- teman baca sendiri ya. Buku ini sudah selesai saya baca beberapa bulan yang lalu tapi sampai sekarang masih saja tetap semangat kalau lihat buku ini dan semakin kepingin mengunjungi Selandia Baru – alasan awal saya beli buku ini. Penasaran dan ingin lebih banyak mendapatkan informasi mengenai wisata alam di Selandia Baru? Ikuti petualangan seru Susan-Adam dalam Backpackneymoon. Selamat membaca ^^


http://gelembungcerita.blogspot.co.id/

http://ertalin.blogspot.co.id/
Profile Image for Sharon.
7 reviews6 followers
January 29, 2017
Jadi pingin cepet2 road trip!!!! Baca ceritanya Susan kyk lagi jalan2 deh, karena semua diceritain dengan detail, apalagi soal toilet! Hihihi
Displaying 1 - 4 of 4 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.