Jump to ratings and reviews
Rate this book

Equilibrium

Rate this book
Seandainya orang-orang mengetahui yang sebenarnya terjadi di balik layar, saya yakin mereka juga akan menganggapnya sebuah mahakarya yang bahkan lebih luar biasa daripada Tujuh Keajaiban Dunia Kuna dan Dunia Baru. Sebuah mahakarya yang tidak akan pernah lenyap dari ingatan sekaligus menjadi salah satu noktah terkelam dalam sejarah umat manusia.

162 pages, Paperback

Published February 29, 2016

3 people are currently reading
29 people want to read

About the author

Bramantio

4 books19 followers
Bramantio lahir di Surabaya, 1981. Sehari-hari beraktivitas di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Airlangga. Naskahnya “Suara-suara Perempuan yang Terbungkam dalam Sihir Perempuan” memperoleh predikat pemenang ketiga Sayembara Kritik Sastra Dewan Kesenian Jakarta 2007; naskah lainnya “Hibriditas, Spiritualitas, dan Interpretasi Baru atas Omkara dalam Supernova: Akar” masuk jajaran sepuluh terbaik pada sayembara yang sama. Dua tahun kemudian naskahnya “Metafiksionalitas Cala Ibi: Novel yang Bercerita dan Menulis tentang Dirinya Sendiri” memperoleh predikat pemenang pertama Sayembara Telaah Sastra Dewan Kesenian Jakarta 2009. Blognya solitudesolitaire.wordpress.com.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
12 (54%)
4 stars
6 (27%)
3 stars
4 (18%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 9 of 9 reviews
Profile Image for Jessy Ismoyo.
55 reviews
August 19, 2017
"Kau benar. Tapi, aku telah memberi makna baru bagi tubuh ini. Pemilik sebelumnya ingin bebas dari segala problematik duniawi, ia ingin mempercepat masa hidup tubuh ini dan mencapai titik akhir untuk mewujudkan angan-angannya. Jadi, sebelum ia melakukannya, aku terlebih dahulu merebutnya. Ia mendapatkan kebebasan, aku mendapat tubuh baru," katanya seraya tersenyum tipis.

Itu kutipan favorit saya dari 'Doppelganger'. Saya tidak mau menjawab favorit saya dari sembilan bagian ini. Buat saya, karya menjadi favorit kalau pembaca dapat mengidentifikasikan diri pada bagian-bagian tertentu. Tapi, buku ini saling memenuhi satu bagian ke bagian lainnya. Mas Bram punya kemampuan hebat sekali untuk membangun suasana dalam cerita. Mudah bagi pembaca untuk membayangkan situasi yang terjadi dalam setiap ceritanya (mungkin ini terjadi pada saya saja, ya?). Selain itu, saya harus berikan apresiasi luar biasa pada pemilihan kata-katanya. Luar biasa. Kata-kata yang jarang sekali dipakai dalam buku-buku yang beredar kebanyakan. Ini membuat saya senang. Karena apa? Karena beberapa kata menimbulkan kesan berbeda seperti mengalami sesuatu untuk kali pertama. Terima kasih sudah menyuguhkan pengalaman itu lewat bukumu ya, Mas Bram.

Terakhir, saya suka sekali mencari kata yang berulang dalam sebuah buku. Saya percaya, setiap penulis punya tendensi untuk menggunakan satu atau dua kata berulang kali yang menjadi 'pintu rasa' dalam keseluruhan bukunya. Iya, ini memang subjektif. Tapi, saya senang sekali karena saya menemukan kata 'SENANTIASA' berulang cukup banyak dalam buku ini, yang mana kata itu merupakan kata favorit saya. Senantiasa. Tidak perlu selamanya, hanya perlu senantiasa saja. Selalu ada, ada selalu.
Profile Image for Novia Adibatus.
6 reviews1 follower
March 1, 2017
Wiuh...susahnya membaca ini, pilihan kata dan detail penggambaran yang sangat panjang membuat saya kebingungan, untung persediaan udara di sekeliling saya masih ada, meski sedikit tidak lancar saya hirup karena megap-megap membaca. Mungkin temen-temen yang sudah membaca beberapa cerpen disini juga demikian....hehe
1 review
July 21, 2016
Fiiuuhhh..... akhirnya!!! tidak mudah menyelesaikan membaca empat cerpen pertama yang benar-benar menguras napas dan membuat kepala berdenyut karena monolog panjang dan detail penggambaran dalam cerpen tersebut. Bahkan, hingga detik ini saya belum bisa memaknai dengan tepat apa yang tersaji dalam Anomali. Pengalaman baca kita diuji, baik buku maupun film, seperti dalam Bizarroseania yang mengingatkan kita pada film Tom Hanks yang terdampar di sebuah pulau tidak berpenghuni. Kelegaan membaca, menikmati dialog, dan lebih mudah memahami inti cerita saat mulai menyentuh Equilibrium hingga Inkubus. My Favourite is GROTESQUE ....menyerupai Dan Brown saat mengisahkan tokohnya Langdon yang ahli dalam peng-kode-an, begitu pula dengan Damar yang cemerlang menyelesaikan teka-teki kasusnya setelah menemukan benang merah dari setiap pesan yang ditinggalkan oleh si penculik.
Secara keseluruhan, buku kumpulan cerpen ini sangat menarik karena menyuguhkan sembilan cerita yang berbeda sehingga imaji dan fantasi yang terbentuk selama membaca dapat memperkaya nilai diri sebagai pembaca dan penikmat karya sastra.
1 review
July 15, 2016
Membaca Equilibrium itu seperti menemukan buku "ajaib". Diksinya yang istimewa, penceritaannya yang tenang, dan ceritanya yang "ajaib" menjadikan saya harus menyediakan waktu khusus untuk benar-benar bisa menikmatinya. Dan menuntaskan 9 cerpen dalam Equilibrium itu serupa berhasil melakukan perjalanan personal yang intens dengan hasil pengalaman yang penuh kejutan dan tentunya sangat menyenangkan. ^^
Profile Image for Amal Bastian.
115 reviews4 followers
July 13, 2016
Saking cerdasnya hingga membuat otak & paru-paru saya kehabisan nafas.
Profile Image for Wendy Fermana.
Author 6 books4 followers
January 29, 2017
Bramantio is taking the various treasures of the world and making it fresh, alive, and meaningful.
Profile Image for Andita.
311 reviews3 followers
July 29, 2023
Senang rasanya ada orang yang mau meminjamkan bukunya untuk dibaca, dan aku selalu welcome untuk bisa membaca koleksi bacaan milik orang lain.

Equilibrium bagiku terlalu sulit untuk dibaca, narasi-narasi yang dirangkai dalam tiap babnya cukup rumit dan selalu butuh ekstra fokus untuk memahaminya. Anehnya, makin lama dibaca buku ini cukup menarik dan punya cerita yang unik.

Sejauh membaca buku ini, aku suka Bab judul "Chimera" dan "Equlibrium", kedua bab ini aneh tapi seru buat dibaca.

"Meskipun begitu, Timur dan Barat tidak pernah berpisah karena Timur dan Barat adalah jauh sekaligus dekat." - Halaman 81 dari bab Equilibrium
Profile Image for Nita.
94 reviews21 followers
August 9, 2022
sembilan cerita pendek ini menguji pengalaman membaca fiksi dan menonton film yang selama ini saya punya. Satu hal yang paling terasa adalah cara bercerita dengan kalimat sebegitu panjang pada Anomali yang mengingatkan saya pada cara Mrs. Dalloway diceritakan (tenang saja, ceritanya beda. cuma cara berceritanya saja yang sama). Selain cerita pertama yang nempel terus di ingatan sampe detik ini (karena masih belum tahu apa maknanya, seorang tukang pos mau menyampaikan surat ke pintu surga..hm?), saya cukup menyukai cerita berjudul Equilibrium. Seperti judulnya, cerita ini berusaha berada di titik kesetimbangan (semoga benar) antara semua genre fiksi yang ada mulai dari kolosal, science-fiction, fantasi, romance, drama, tragedi, dsb. Secara keseluruhan buku ini memang berat secara diksi, tapi saya cukup menikmatinya, meskipun hanya untuk sekedar mencari tanda titik yang begitu jauh posisinya dari subjek (haha). semoga karya selanjutnya jauh lebih menarik dan memukau.
Displaying 1 - 9 of 9 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.