Jump to ratings and reviews
Rate this book

Wedding Debt

Rate this book
Laki-laki tinggi bermata biru itu datang dan mengubah seluruh hidupku. Dia bilang, Ayah berutang lima miliar! Lima miliar, bayangkan apa saja yang bisa kubeli dengan uang sebanyak itu? Laki-laki jahat itu memintaku menikah dengannya, dan utang Ayah akan dianggap lunas.

Masa depanku terjual, tetapi benar-benar tak ada cara lain. Aku tak mau Ayah menanggung semuanya sendirian. Akhirnya, aku rela menikah dengan laki-laki dengan wajah dipenuhi cambang itu. Aku rela demi Ayah dan Mama.

Namun, benarkah semuanya demi Ayah dan Mama? Lalu, mengapa aku jadi begitu resah saat tahu laki-laki itu ternyata menyimpan rahasia? Tentang perempuan bernama Clara dan perempuan lain yang ia tunggu dari masa lalunya?

Aku hanya menikah karena utang Ayah, aku tahu itu. Aku tak akan pernah jatuh cinta kepadanya.

Kita bisa saja terus mengingkarinya, terus mengingkari keberadaannya. Namun, diam-diam kita tahu, cinta tak akan pernah bisa terbayar lunas.

320 pages, Paperback

First published July 1, 2016

15 people are currently reading
180 people want to read

About the author

Ratinatif

3 books13 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
52 (26%)
4 stars
75 (37%)
3 stars
57 (28%)
2 stars
9 (4%)
1 star
5 (2%)
Displaying 1 - 30 of 42 reviews
Profile Image for Gita Romadhona.
Author 9 books35 followers
March 30, 2017
tentu saja, review ini sangat subjektif, secara saya editornya, hahaha.
Tapi, bolehlah kalau mau tahu pendapat saya.

ini naskah wattpad pertama yang saya edit. Ini juga naskah pertama yang terbit di KataDepan. kalau ada yang belum tahu, (macam seleb ajah ;p) KataDepan adalah penerbit tempat saya bernaung sekarang.

Dari awal, saya jelas memperlakukan naskah wattpad sama dengan naskah regular saja. Bedanya, mungkin naskah wattpad sudah punya first reader. Namun, saat proses edit, saya sama sekali nggak memperlakukan khusus, meski naskah ini sudah diembel2i telah dibaca 4 juta kali.

Saat dia masuk ke saya, dia masuk sebagai naskah mentah. Bukan lagi naskah utuh yang sudah punya ribuan pembaca. Bagi saya, dia adalah naskah mentah yang harus melalui proses edit yang penuh. Dan, saya ingin, pembaca WeddingDebt versi wattpad juga tahu kalau jika sebuah buku diterbitkan, maka dia harus melewati sistem edit--dalam sistem edit ada pertimbangan alur, konflik, dan logika sehingga PASTI akan ada penyesuaian dengan itu semua.

Maka, inilah jadinya WeddingDebt versi buku. Tentu saja, dia berbeda dengan versi wattpad. Mana yang lebih baik? ah, itu mah tergantung selera baca saja. Sama seperti ada orang yang suka versi buku, tapi nggak suka versi film--atau sebaliknya. Bagi saya, saya berpuas hati karena sudah menjalani kewajiban sebagai seorang editor :)

Typo? tentu saja masih ada beberapa--tapi nggak banyak kok. suer. Sepuluh persen typo kan masih manusiawilah ya, editor kan juga manusia. ngahaha. #ngelesssaja.
Saya terbuka jika ada yang bertanya mengapa bagian ini dihilangkan, mengapa bagian ini tidak ada di buku, karena TENTU SAJA semua ada pertimbangannya sehingga tidak plek2an naskah wattpad masuk semua menjadi buku.

Silakan nikmati WeddingDebt versi buku :)
Profile Image for Crowdstroia Crowdstroia.
Author 11 books651 followers
August 4, 2016
Wagile gue yg pertama review nih? Okelah.

Sebenernya, tadi niatnya gamau banding2in sama cerita wattpad lain yang terbit di penerbit mayor yg baru sih. Tapi gimana yak, susah. Kayaknya emang harus dibandingkan.

So far, dari beberapa review temen2 gue ttg cerita Wattpad yg diterbitkan mayor, rata2 pendapat mereka sama; naskahnya kayak nggak di-edit. Yah, gue juga merasa demikian, meski gue gak baca semua novel wattpad yg diterbitkan mayor. Kebanyakan naskah wp yg diterbitkan baru2 ini, sebenernya bisa dipangkas adegan nggak pentingnya (adegan2 yg jalan di tempat, gak ada ngaruhnya untuk memajukan plot gak ada ngaruhnya buat memperkuat karakterisasi tokohnya, dll). Tapi, yasudala, saya mah cuma pembaca bisa apa.

BUT, Wedding Debt naskahnya di-edit dengan matang. Tapi, apakah ada typo? Ada. Ada kalimat rancu? Ada satu (hal. 194, 'lengannya berhasil meraih tanganku' bagaimana cara lengan meraih tangan? Aku sejenak terdiam setelah membaca kalimat ini untuk membayangkannya). Ada yang tidak konsisten? Nama sahabat si Kidung, di awal2 chapter itu 'Wanna' tapi di chapter pertengahan tetiba jadi 'Wana' dan di chapter pertengahan-akhir jadi 'Wanna' lagi. Ternyata namanya di Wattpad 'Wana', tapi di versi cetak namanya ditambahin 'n' lagi. Trus nama Pak Amrin 2 atau 3 kali berubah jadi 'Pak Amin'. Yha.

Terlepas dari kesalahan teknisnya, menurutku, dari segi cerita naskah sudah di-edit matang. Gak ada adegan yang cuma numpang lewat tanpa kasih pengaruh apa2 ke cerita (plot, karakter). Ini bukan cerita ttg Indonesia, tapi nama-nama unik khas Indonesia buat para karaternya boljug (dan sama seperti apa yang dialami oleh Kinan, aku juga sampe beneran lupa itu nama asli tokoh utama prianya siapa. Ingetnya Artefak2 mulu astoge). I enjoy Kidung and Artefak's interraction. DAN FARHAN, pria ini butuh disayangi dan dibudidayakan. Trus masalah tulisan juga, versi cetak jauhhhh lebih rapi dan enak dibaca dibanding versi Wattpad (maap ya mbak Rati). Tapi betul, jadinya beneran rapi. Lebih tertata gitu.

OH, TRUS KOVERNYA LUCUK. Aku tuh visual graphic trash abis. Makanya bisa impulsif beli novel CUMA GARA-GARA GUE SUKA KOVERNYA. Ini kovernya bikin seneng, lucu banget kusuka, minta dibelai2. And because I'm a garbage when it comes with visual graphic, kayaknya suka gak tega gitu membiarkan novel berkover bagus teronggok begitu saja, bawaannya pengen menyelesaikan atau baca2 lagi. Oiya, layoutnya juga cakeepp. Bunga-bunga gitu dan bikin adem (?). Aku juga baru nyadar untuk judul chapter pakai font beda-beda yang selang-seling. Kayaknya buat dukung judul chapter. Misal ada judul chapter 'monster', itu ga mungkin pakai font yang tulisan sambung unyu, karena jadinya mengurangi esensi 'monster'nya. Tapi di beberapa chapter lain, judulnya pakai font yang sambung unyu2. Yah oke TL;DR, yg bagian ini sebenernya bisa diabaikan. Pokoknya buatku visual graphic-nya cukup memanjakan mata.
Profile Image for Ana  Fitriana.
160 reviews32 followers
August 23, 2017
Aku nggak baca versi wattynya, jadi nggak tau apa yg dipangkas dan berbeda. Yang pasti aku yakin, versi buku lebih rapi dan minim typo. Hem... tema Cinderella emang masih jadi favorit banget, apalagi kalo pangerannya dingin2 kaku tapi manis kek es lilin😂😂
Ya Allaahh, aku kurang suka sm sikap dan sifat Pras. Beneran dah, ini laki gabungan egois, posesif, tukang maksa, semena-mena dan semua itu alasannya krn cinta. meh!!! untung ganteng!!
Ngasi supir yg ngantar jemput, okelah masih dimaafkan. Tapi segala ngasi pengawal bt nguntit Kidung kemana2, ituuu apaahh cobaa? spy nggak kabur?? meeeennn itu calon bini, apa tahanan? Belum lagi campur tangan (baca: pemaksaan) Pras sampe Kidung harus berhenti kerja. Aku jadi mikir, merepotkan sekali cara Pras mencintai. Ganteng, kaya dan semena2 itu terlalu Mr. Grey minus pecut dan borgol bulu. Karena itu,Pras nggak jadi hero favorit aku. Dia udah minus di mata aku saat maksa2 nggak usah kerja, di rumah aja, ngabisin duit. ewh.

Kidung, emang dari awal diceritain lugu dan penurut malu malu mau begitu ya? ngelawan, tapi setengah. Berjuang, tapi lempeng. Lebih bikin aku kesel saat dia diterima kerja di perusahaan baru, lalu semena2 resign padahal baru setengah hari kerja. Perusahaan besar kan? di hal 212 pak Sumadi bahkan udah nyodorin kontrak kerja. Lah trs kok jadi gampang bgt resign cm krn takut lakinya marah. Nggak profesional bgt, sumpah. Ibarat mau berontak, tapi baru dipelototin, udah ciut. Kan nanggung bangeeettt.

Di bab setelahnya, barulah aku tau part Kidung kerja ini, cuma scene pendukung(hah?). Jadi, Kak Danny ini dijadikan alasan utk cemburu, tapi krn terlalu main sm kebetulan -Kidung&Kak Danny kebetulan di perusahaan yg sama, lalu Pras&Clara kebetulan makan siang di resto yg sama dan kebetulan pangkat 2, Arte sebelumnya lagi meeting, kebetulan ketemu Clara. See? kebetulan berpangkat-pangkat yang jadinya basi.

di Hal 214, aku nemu yg sedikit aneh, mgk nggak penting tapi aku kepo.😂 Ini saat Kidung baru diterima kerja, lalu pak Sumadi dengan ramahnya bilang gini:
"Saya akan mengenalkan Anda ke seluruh pegawai yang ada di sini. totalnya ada lebih dari 100 orang. Tetapi, ini jam sibuk, banyak juga yg sedang on spot ke lapangan."
Nah!!! ini yg bikin aku kepo. Kidung ini masuk dg posisi yahh, katakanlah biasa ya, staff admin, pak Sumadi bahkan awalnya menyebut sebagai asisten utk urusan administrasi. Agak nggak sinkron kata aku, kalo sekadar demi staff admin(atau asisten)pak Sumadi repot2 ngenalin ke selurug pegawai. Kecualiii, kalo memang mau dikenalkan sebagai nyonya bos. Krn di hal 301 aku nemu nama Pak Sumadi disebut sebagai bawahan Pras. Ini Pak Sumadi yg sama di PT. Adhi Putra? Jadi, Adhi Putra itu punya Pras juga? Kalo emang iya, kasian Kak Danny dong ya, dia kira udah resign dari perusahaan laki-laki yg udah semena-mena ngerebut Kidung. Tyt masih berkaitan juga. Hhh. itu aja sih yang paling ngeganggu bt aku. Lainnya aku sukaaa😍😍 jadi aku kasi 3 bintang untuk Rati, good job, Darlenk.😘
Profile Image for Amel  Armeliana.
509 reviews31 followers
August 9, 2016
Already finished reading it two days ago and I liked it :)

Penasaran membaca buku ini karena beberapa teman bilang kalau buku ini lucu dan menghibur. Dan ternyata memang menghibur. Ceritanya tentang seorang gadis bernama Kidung Kinanti yang dipaksa menikah dengan seorang Prasasti Ambarawa yang dijuluki Artefak atau Mas Arte oleh Kinan. Kinan harus menikah dengan Prasasti dalam rangka membayar utang ayahnya, sementara Prasasti ingin buru2 menikah demi membahagiakan Ibunya yang sedang sakit. Sia2 Kinan menentang pernikahannya dengan Pras karena akhirnya pernikahan atas dasar utang piutang itu tetap dilaksanakan. Tetapi benarkah memang hanya itu alasannya? Dan bisakah Kinan menepati sumpahnya untuk tidak akan jatuh cinta pada Artefak yang sangat dibencinya? Dan siapakah Clara, wanita yang selalu menempel pada Pras?

Wedding Debt adalah cerita yang ringan. Menghibur walaupun tetap beraroma Cinderella. Sudah diedit cukup rapi walaupun masih ditemui beberapa typo dan pemakaian kata atau kalimat yang sedikit janggal. Contohnya nama sahabat Kinan, kadang ditulis Wanna, kadang Wana. Atau di halaman 206, Wanna sibuk dengan usahanya dan Daisy sibuk kuliah, jadi aku tak bisa sekenanya bertemu dengan mereka. Mungkin maksudnya bukan sekenanya, tapi seenaknya. Hal-hal kecil tapi cukup berpengaruh. But anyway, jalan cerita yang mengalir dan tidak bertele-tele juga diselingi humor membuat saya keep reading sampai akhir dan cukup puas ketika menutup lembar terakhir. Jadi agak-agak jatuh cinta juga sama Mas Arte,hehehe.....Tetapi sekarang kelimpungan karena halaman tambahan yang terpisah dari bukunya hilang dan jadi penasaran apa isinya^^
Untuk Ratinatif, selamat atas diterbitkannya Wedding Debt. Semoga semakin sukses dan ditunggu kemunculan buku berikutnya. Salam buat Mas Arte ya ;)

Profile Image for Tiny Shen 沈帝妮.
1,251 reviews34 followers
August 9, 2016
Gimana nge-reviewnya ya? Ini kesan saya setelah baca Wedding Debt versi buku.
Versi buku memang berbeda dari versi wattpad. Ada plus minusnya lah.

Kalo versi wattpad masih kurang rapih (typo bertebaran :p ) dan lebih banyak humornya.
Di versi buku editannya udah rapih (meski ada sedikit typo, yasudahlah) dan banyak part yang dipangkas (terlebih bagiannya Mas FARHAN, hiksss). Jadi bisa dibilang cukup berbeda.

Mungkin bagi beberapa readers yang udah baca sampe tamat di wattpad bakalan sedikit kecewa akan versi buku. Selain Banyak adegan yang dipangkas dan diganti, juga beberapa tokoh favorit di cerita ini munculnya lebih sedikit. Namun saya pribadi cukup suka dengan versi buku. Karena saya memang mengharapkan sesuatu yang berbeda dari wattpad jika cerita ini dibukukan. Juga terlihat jelas editornya udah bekerja keras dalam mengedit novel ini..

Semoga penulisnya mau bikin cerita Farhan di luar Wedding Debt ini yaaa.. :D
Profile Image for Dre Septia.
27 reviews13 followers
August 31, 2016
saya nggak baca versi wattpad, tapi emang harus gitu baca versi wattpad? bukannya kalau dia udah jadi buku, ya dia buku ini, nggak usah susah2 lagi nyamain sama versi wattpadnya. dari komen-komen yang saya baca, ada yang kecewa karena beda sama versi wattpad, ya iyalah beda, kalo sama ya baca aja yang versi wattpad. bingung sayaaa sungguh.

ceritanya lumayanlah buat buku pertama, dari awal sampai akhir ngalir aja, enak diikutin. tokoh kinannya tokoh umumlah, yang awalnya benci terus jadi jatuh cinta. tipikal romance umumnya

tema ringan, bahasa ringan, mayan buat mengisi waktulah.

gara-gara wattpad banyak penerbit baru bermunculan, untungnya penerbit katadepan pakai covernya bagus. semoga konsisten aja
Profile Image for Uswatun Hasanah.
23 reviews3 followers
March 13, 2017
jujur saya agak kecewa ya, entah kenapa saya suka versi wattpadnya, ada bagian yg dipotong pdhl bagian itu malah bagian yg menarik, ada spasi yg nggak sama dengan keseluruhan spasi yg ada, ada yg tulisan mepet bgt sama halaman, jd kesannya kurang rapi, dan masih menemukan beberapa typo, tapi, over all saya suka kok, cuman kecewanya ya yg tadi, saya lebih suka baca versi wattpadnya, makasih.
Profile Image for Putri Review.
74 reviews13 followers
September 10, 2016
Actual score : 3,8 from 5 stars

Baca lebih lengkap review novel ini di blog Putri Review : Cinta Berbalut Komedi Segar dalam novel "Wedding Debt" by RatinatiF

Ini adalah novel ketiga RatinatiF yang saya baca (sebelumnya saya sudah membaca dua seri Durraybell yang diterbitkan dengan jalan self-published : "Fallin' For You" dan "Chasin' After You"). Wedding Debt merupakan novel perdana RatinatiF yang diterbitkan lewat penerbit mayor yang juga terhitung baru, yaitu Redaksi Kata Depan.

Tema dan plot yang diangkat RatinatiF sedikit banyak masih memiliki kemiripan dengan seri Durraybell miliknya, yaitu roman dewasa dengan bumbu intim yang tidak terlalu membuat risih--salah satu khas RatinatiF yang saya ingat. Namun, saya bisa melihat banyak perkembangan berarti dalam Wedding Debt. Selain diksi dan bahasanya yang lebih mengalir, plotnya yang jauh lebih matang, RatinatiF juga mengeksplorasi tema komedi dalam novel Wedding Debt.

Menurut saya, romcom ala RatinatiF di novel Wedding Debt sangat segar dan mengocok perut. Jokes-jokesnya berbeda dengan komedi ala chicklit yang seringkali mengarah ke sarkasme dan ironi. Candaan dalam novel Wedding Debt lebih terkesan polos dan apa adanya, diperkuat oleh kata-kata yang lucu dan membuat geleng-geleng kepala. Favorit saya adalah Kinan yang sejak awal menganggap nama 'Prasasti Ambarawa' itu jadul, dan itulah mengapa Kinan kukuh memanggil Pras dengan julukan Artefak (yang seiring cerita berkembang menjadi Mas Arte). Nantinya akan terbuka fakta bahwa 'Kidung Kinanti' pun bisa dikategorikan nama jadul, dan berikut komentar Kinan tentang itu :


*Situasi : Kinan bertemu pertama kali dengan ibu Pras--yang nantinya akan menjadi ibu mertuanya
"Ibu lupa, siapa nama lengkapmu, Nak?"
"Kidung Kinanti, Bu," jawabku patuh.
"Ah! Nama yang indah, Ibu suka nama-nama seperti itu. Kalian memang berjodoh!" Ibu Artefak terdengar antusias.
Apa? Memangnya namaku kuno juga, ya, kenapa aku tidak merasa?
("Wedding Debt karya RatinatiF, cetakan pertama halaman 61)


=)) =)) =)) karena dari awal2 baca saya juga berpikir hal yang sama (literally ngebatin : ini orang ngatain nama orang lain kuno, namanya sendiri kayak gitu), jadinya gerrrr banget pas baca bagian di atas.

Lalu saat Kinan yang sudah begitu hopeless dengan rencana pernikahannya, sampai-sampai tidak terlalu peduli jika baju pernikahannya berwarna hijau tai kuda (apa saja asalkan bukan pink--warna yang kata Pras sangat cocok untuknya).

=)) =)) =))

Beberapa hal yang menurut saya bisa di-improve lebih jauh adalah teknik merangkai romcom-nya. Masalah yang hampir serupa pernah saya temukan pada novel Marriage of Convenience by Shanti dan Unexpected Love karya Nurilla Iryani. Menurut saya, bahkan romcom sekalipun membutuhkan momen-momen sedikit serius yang bukan hanya bertujuan untuk memancing emosi pembaca secara maksimal, namun juga memperkuat pesan moralnya. Saya cukup suka dengan ending Wedding Debt, tapi menurut saya jadi kurang berkesan karena unsur komedi yang terlalu banyak. Beberapa alur plot juga terasa sedikit dipaksakan untuk saya, di antaranya alasan mengapa Pras digosipkan sempat dekat dengan Clara juga alasan mengapa ayah Kinan menjodohkan anaknya dengan Pras.



Meski begitu, unsur komedinya membuat plotnya bisa dimaklumi. Saya pribadi puas dengan novel Wedding Debt, karena bisa melihat perkembangan berarti dari penulisnya. Saya dan kakak saya (iya, dia juga membaca novel ini) dibuat tersenyum lebar oleh novel Wedding Debt. Plotnya juga sudah jauh lebih mendalam, bukan hanya sekadar kisah cinta, namun juga memberikan sedikit pengetahuan tentang dunia kerja teller di perbankan.

Last but not least, novel ini saya rekomendasikan untuk penggemar novel romance dewasa yang menyukai bumbu komedi dalam kisahnya. Wedding Debt karya RatinatiF akan mengocok perut anda dengan jokes-jokes polosnya.
Profile Image for Katherine 黄爱芬.
2,423 reviews291 followers
April 26, 2018
Sebenarnya sudah mau baca novel ini dua tahun yg lalu, tapi saya tahan² dulu saja, takut banyak aspek yg gw gak suka dari suatu novel romance bertebaran. Dan kecurigaan saya terbukti.

Sisi bagus dari novel ini cuma latar belakangnya yaitu di Jakarta dan Bandung yg notabene di Indonesia, jd kultur dan cara pandang org Indonesia di novel ini lumayan akurat alias gak ngawur.

Dialog² yg dipresentasikan cenderung kaku banget terutama di awal² cerita sehingga saya kurang bisa menikmati interaksi antar tokohnya. Belum lagi gaya bahasa tokoh Farhan yg jayus, yg malah membuat saya pening ketimbang tertawa.

Mari bahas temanya, Siti Nurbaya abad 21. Agak aneh juga zaman sudah super modern begini masih saja ada wanita yg mau dinikahkan demi pelunasan utang orangtuanya yg (konyolnya) gak diketahui dirinya. Sikap Kinan, si heroine, yg mendua dan galau antara mau menolak atau pasrah terhadap pernikahan yg dipaksakan dirinya menjadi sentral cerita. Dan makin dibaca, makin bete dgn karakternya yg makin geje aja (maaf ya author) sampai akhir cerita.

Nah sekarang saya mau membahas karakter utamanya. Mulai dgn Kinan, si korban ala Siti Nurbaya modern ini. Sejujurnya saya bingung kalau Kinan dikatakan judes dan galak. Sebab makin ditelaah, tingkat judesnya si Kinan ini boleh dibilang low level. Menurut saya, Kinan justru manja banget, cengeng, tidak mandiri dan cenderung agak drama queen. Agak aneh jg di bab akhir, sbg bagian klimaks cerita, digambarkan Kinan cuma tinggal punya tabungan 500rb dan nekad ke tempat tantenya di Bandung sbg usahanya utk kabur. Secara logika, ini udah berantakan dan kacau sekali, juga gak masuk akal apalagi mengingat Kinan pernah kerja di bank sbg teller/kasir, masa gak tau bhw menabung itu penting?

Skrg bahas masalah cinta segitiga Kinan-Artefak-Danny, mau tidak mau membahas soal pacar cinta monyetnya Kinan yaitu Danny, yg kelakuannya jg ky monyet. Udah tau punya suami yg posesif dan cemburuan, tapi ya tetap aja suka ketemuan dgn mantan sepia ini. Kesepian atau mau cari gara² gak jelas bedanya. Lebih pelik dan lebih gak masuk akal lagi cinta segitiga Kinan-Artefak-Clara, Clara itu ibarat psikopat cewq yg pantang menyerah sampai kudu dilenyapkan eksistensinya dari muka bumi. Logikanya, sejahat-jahatnya cewq yg paling manipulatif sekalipun, dia pasti ada berhenti mengejar atau memangsa apapun jika targetnya sudah benar² mengatakan TIDAK dan mengabaikannya. Ya pengecualian jika si cantik seksi Clara ini sakit jiwa kronis.

Lanjut bahas Prasasti alias Artefak. Saya heran para penulis wattpad hobi banget ngasih nama tokoh utamanya dgn nama² super abstrak dan kelewat "berat" dan sukar diingat krn sussaaaaahhh juga nulis namanya. Ini sudah umum banget saya temui di novel² wattpad, jadi di novel ini gak heran² amat jadinya saat menemui kejadian serupa. Dari yg saya baca POV Prasasti ini lebih absurd lagi, ketimbang sekedar pria yg menyukai wanita yg baru ditemuinya. Gak ada pria waras yg bakal jatuh cinta hanya krn teriakan gadis kecil, itu saja maksud saya. Selain itu sikap dan ucapan ambigu Pras yg sering bikin saya mikir, "Nih orang, kepala dilepas tapi ekor dipegangin terus" begitulah yg selalu dilakukannya pd Kinan. Katanya memberi kebebasan tapi kebanyakan malah sangat membatasi ruang gerak Kinan. Saya juga agak terganggu dgn cara Pras menyayangi orang² yg disayanginya. Sayang dan perhatian pada seseorang bukan dgn membanjirinya dgn fasilitas atau uang, kalau begini apa bedanya Kinan dan Clara di mata Pras selain status?

Mungkin ini adalah tulisan pertama author. Terlepas banyak kekurangannya, saya mengharapkan author makin banyak belajar dari review saya maupun teman² sehingga karya berikutnya jauh lebih baik dan menarik.
Profile Image for athirah amri (athirah_bookstagram).
243 reviews30 followers
October 10, 2016
Review

1. Cover berbunga-bunga!

Salah satu sebab kenapa aku pilih novel ini sewaktu di Gramedia di Jogjakarta tempoh hari. Jarang sangat aku jumpa novel melayu yang mempunyai cover yang fresh seperti ini. Lain daripada yang pernah aku jumpa. Lagi pula, aku memang suka tengok bunga-bunga warna warni (walaupun pada hakikatnya, aku bukan lah peminat bunga pun) aha

2. Tajuk dalam English.

Aku tak perlu komen kut.

3. Jalan cerita

Pada pendapat aku, jalan cerita yang di ketengahkan dalam Wedding Debt ini sebuah jalan cerita yang 80% cliche, yang ada dalam kebanyakkan novel melayu sekarang. Kisah Kinan yang terpaksa bernikah dengan Mas Pras disebabkan hutang lima miliar.

Kinan terpaksa terima Pras dan melepaskan Danny juga, kerana dia hormatkan kedua ibu bapa dia. Itupun setelah macam-macam hal yang dia buat, supaya perjanjian dua keluarga itu terbatal. Macam-macam hal sampai Pras percepatkan tarikh nikah. Dalam masa yang sama, selain ingin memenuhi kehendak ibunya, dalam diam,Mas Pras sudah lama menaruh hati pada Kinan sejak dia terlantar sakit. Cuma Kinan yang tidak tahu.

Cerita tersembunyi,

berlaku apabila Kinan tidak tahu hal sebenar. Hal sebenarnya bukan keluarganya berhutang lima miliar, cuma ayah Kinan mahu Kinan bersatu dengan Pras sebab Pras tu sendiri, baik. Cuma konflik semakin bertambah apabila datang Clara yang entah dari mana, cuba mempertikaikan pernikahan Pras. dengan menyatakan Pras menyayangi perempuan lain

dan disebakan salah faham itu, Kinan cuba untuk berpisah dengan Pras kerana kehadiran perempuan lain yang dicintai oleh Pras sendiri, tanpa mengetahui perempuan tersebut adalah dirinya sendiri!

4.Bahasa Indonesia

boleh katakan, aku merangkak juga la nak memahami bahasa indonesia yang di tulis. Tapi aku enjoy je la. Masih boleh di fahami kalau kita hadam betul-betul. pengalaman menarik juga sebenarnya bila dapat baca karya Indonesia. Buatkan kita rasa lebih menghayati.

--

Keseluruhannya, aku okay je dengan novel dia sebab aku dah dapat agak jalan cerita macam mana. Tapi itu lah, aku okay sebab ini pengalaman pertama baca novel indonesi. haha . itu je lah buat aku rasa seronok lebih! =P


Profile Image for Zulqa'ida Rizha Rizha Vahlevi.
88 reviews
January 14, 2017
Kesan pertama setelah membaca buku ini adalah : Cerita ini cukup menghibur hari menjelang weekend saya haha

Karena saya membaca Wedding Debt dari zaman awal-awal wattpad, otomatis saya bisa langsung membandingkan antara buku dan wattpad, yang seingat saya memang tidak ada perbedaan yang menonjol dari awal sampai dengan akhir.

Rada sedikit annoying sama Farhan, apalagi dengan bahasanya yang aduhai sulit dimengerti haha. Sorry to say aja, saya malah nganggap Farhan ini kayak pemanis yang ada atau nggak ada dia itu sama aja. Nggak memberikan dampak apa-apa selain kemunculan dia sama bahasanya itu. haha

Dan antara Prasasti sama Kidung ... aku kok nilainya Kidung lebih dominan dari Prasasti? Prasasti kelihatan ngalah banget sama Kidung. Tapi aku suka saat Pras marah sama Kidung. Disitu saya bisa lihat dominannya seorang Prasasti.

Note : Saya lebih suka menyebut nama Prasasti dibanding Artefak lol
4 reviews
September 1, 2016
Beli buku ini krn gw kepo setelah baca bab awal di gramed (ada buku lepas segel). Ini buku wattpad berlogo pertama yg gw punya.
Dan ternyata gw terhibur sm buku ini.
Menceritakan Kinan-Pras aka Arte (fak) yg hrs merit krn bapak si Kinan berutang sama si Arte.
Si Kinan berontak tp sia-sia krn ujung2nya tetep hrs merit. Interaksi tokoh2nya bagus dan gw terhibur. Bbrp adegan ada yg bikin cekikikan. Tp unsur bapernya tetep ada.
Cuma sayang menurut gw endingnya terburu-buru. Apa gw yg bacanya kecepetan, krn tau2 gw udh dilembar terakhir aja, hahaha.

3 bintang buat alur ceritanya. 1 bintang lg buat interaksi tokohnya yg menghibur. Nunggu cerita Ratina yg lain.
Profile Image for Agustina.
157 reviews26 followers
August 6, 2016
Hampir sepertiga novel, si Kidung bilang gak cinta padahal dari awal udah cinta, ngeselin ih.
Profile Image for Nana.
405 reviews27 followers
December 15, 2016
Membahas pernikahan karena paksaan secara cetek.
Tokoh2nya ga ada yang gue suka.

I'm not impressed.

Tapi bolehlah buat pilihan bacaan ringan.
Profile Image for Nur Fadilla Octavianasari.
565 reviews45 followers
November 24, 2018
#2018-[133]

Beklaah.. disiang hari yang panas ini disertai radang tenggorokan dan flue berat, dan ditemani secangkir Twinings rasa Peach Tea ku putuskan untuk baca novel ini. (Re: gabisa pigi-pigi gegara sakit)

Lumayan menghibur siangku, 🌟🌟🌟
Kawin paksa, sebagai jaminan hutang ke si empunya duit, Kinan harus rela putus dengan pacarnya dan nerima keputusan bapaknya buat nikah sama Om-om nggak dikenal. Well, jangan ngira ceritanya sesadis itu yes, terlalu dangkal untuk kelanjutan ceritanya.

Karena kepepet dan nggak punya pilihan, meskipun banyak adegan cek cok dan keributan sana sini, akhirnya Kinan setuju nikah sama Artefak—bukan nama sebenarnya. Kalau boleh jujur sih agak-agak drama gitu ceritanya yah, kepaksa kawin, akhirnya benih-benih cinta bermunculan, datangnya kerikil kecil dalam rumah tangga, daaaaan insecurity nih yang paling ganggu.

Udah jujur aja, lebih suka dibilang “I love you” langsung kan dari pada dilihatin dari act? Meskipun perbuatannya udah jelas-jelas kalo doi sayang kita? Yah kaya gitu kurang lebih casenya Kidung&MasPras ini. Hadirnya orang ketiga yang menambah keruh suasanya, dan sosok imajiner yang selalu ditunggu Mas Yayang dari dulu bikin badainya makin besar. Tapi tenang aja, semua berakhir bahagia kok.

Kalau biasanya saya suka karakter kaya si Mas Yayang ini, disini malah kepincut sama Mas bodyguard cepak aka Mas Farhan si penyair gadungan itu. Wkwk. Bener-bener unique dan ajaib bener olah kata dan tutur bahasanya, berasa keinget si Zafran (5cm).
Profile Image for Peny Wulan.
9 reviews2 followers
January 24, 2021
Duluu waktu mau beli novel ini aku udah baca blurb-nya. Sekarang, waktu mau baca novel ini ku baca lg blurb-nya dan baru ngeh kalau ada salah satu nama tokohnya yg sama persis di novel yg aku baca sebelumnya dan sama² dr masa lalu. Namanya Clara.

Kisah gadis bernama Kinan yg "dipaksa" menikah dengan laki² bermata biru bernama Prasasti, karena sang Ayah berutang lima miliar.

✍ Duh Gustiii, pas sampai bab berjudul Monster sekitar halaman 40-an pengeeen rasanya aku DnF aja. Gimana enggak? Kesel banget sm karakter Prasasti ..... alias Artefak yg sok ngatur, sok berkuasa, agresif dan sangat posesif. Tapi aku tetep bertahan terus membacanya sampai di halaman 79. Akhirnya ku skip sampai halaman 230-an. Lalu lanjut membacanya sampai akhir (hal. 315).

Tentang bahasa narasi yg dipakai. Kadang pakai bahasa baku, kadang non baku. Jadi buatku pribadi, bikin ganggu bacanya. Saking nggak enjoy-nya aku sm cerita di buku ini jadi ga terlalu banyak review yg bisa kuberikan. Satu lg, walaupun udah terbit mayor tp masih banyak typo. Mungkin bisa jadi perbaikan bt karya berikutnya, Mbak Penulis :)

From me 1,5 ☆

#BacaTBRLamaChallenge
Profile Image for Naura.
25 reviews6 followers
March 26, 2018
2,7 ⭐️

Lucu, seru. Ngakak karena si Farhan sumpah itu orang beneran ada di dunia nggak ya? 😂😂😂

Artefak hahha alisan Pras. Terlalu posesif, aku nggak suka di posesifin Masss apalagi sampe pake pengawal segala. Pemaksa pulaaaa lelah aku Mass lelah. Oke aku nggak terlalu suka tema benci jadi cinta, karena menurut aku nggak semudah itu perasaan bisa berubah.

Tapi buku ini buat seru-seruan lumayanlah. Aku suka penggambaran Kidung pas masih jd teller, gimana capeknya ngitungin duit receh (zaman aku dulu di teller belum ada mesinnya) relate lah. Sayangnya setelah itu pas kidung kerja tempat lain rada kurang masuk akal di aku gitu. Okelah lagi-lagi ini fiksi buat seru-seruan aja. Jadi termaafkanlah hahaha

Secara keseluruhan buku ini cukup menghibur walau masih banyak yg di luar nalar.
208 reviews2 followers
August 7, 2019
Iseng pilih baca novel indo setelah hampir setahun stagnan baca ulang novel lain LOL.

Authornya luwes memberikan gambaran cerita terutama dalam hal setting dan background. Sayangnya aneh dlm premise dan karakter. Gak masuk akal cowok koma denger suara bocah kecil teriak dan jdi obsesi bertahun2. Si Farhan jga gk jelas banget dg bahasa pujangganya. Ada dialog yg meningkatkan skor si Kinan yg kukuh pengen kerja dg alasan aktualisasi diri. Lah dhalah ujung2nya nrimo juga disuruh keluar sama lakinya. Gk konsisten.


Karna alurnya ringan jdi ku kasih bintang 2.5 saja
6 reviews
August 20, 2018
Cerita ini cukup simple tapi bikin baper. Menceritakan tentang Laki-laki yang mendapatkan kesempatan hidup yang kedua dan ia menyadari bahwa ia mencintai gadis yang menolongnya saat itu.

Hingga suatu kejadian membuatnya berani meminang gadis itu, meski dengan kebohongan dan konspirasi bersama ayah si gadis. Meski awalnya si gadis menolak, namun tanpa ia sadari, cinta sudah masuk di hatinya. Pria.. pria itu telah membuatnya jatuh cinta hingga di titik terdalam.
This entire review has been hidden because of spoilers.
4 reviews
May 25, 2017
Salah satu cerita dari negeri wattpad yang sangat meninggalkan kesan. Karakter tokoh tokohnya sangat membekas.
Saya setuju dengan salah satu review, plot cerita ini sangat matang. Nggak ada kejadian sia sia, semua saling berkaitan. Membentuk sebab akibat.
Saya kasih bintang penuh sambil berharap bakalan ada sequelnya.
Profile Image for Ceri Ahendyarti.
31 reviews38 followers
March 7, 2018
endingnya bagus, karena alasan wedding debtnya g ketebak di endingnya.
tapi menurut sya pembangunan karakter mas Artefak masih kurang sih, dy jdi krg mempesona bagi pembaca (sya g mksudnya). karena kadang cuek kdang maksa jdi gantengnya personalitynya kurang.
kalau ukuran tema2 kawin paksa bagus sih hahah,,trus mnulis mbakk
Profile Image for Es Kopi BonBon.
32 reviews1 follower
June 22, 2017
novel ini menghibur. Terbaca dalam waktu 2 hari, karena benar2 dibaca saat senggang, sempat nyolong waktu kerja karena penasaran. Menurut saya novel ini ringan, dengan gaya bahasa yang mudah dicerna dan ya, menghibur.
Profile Image for Sarah Ayu.
11 reviews37 followers
May 15, 2017
Saya niatnya beli ini kelewat iseng, tapi malah cerita ini sangat menghibur.
Teman saya ikut pinjam dan baca juga ikut merekomendasikan cerita ini.
Refreshing!!
Profile Image for Audrey Widjaja.
176 reviews9 followers
June 15, 2018
Bagus, bahasanya mengalir dan ada komedinya juga.... Saya menikmati waktu saya membaca buku ini.
212 reviews2 followers
September 22, 2019
Rame rasanya.ada manis,pedez,asam,asin.cuma brasa endingnya kurang tp sangat mnikmati.
Profile Image for YF.
17 reviews
October 15, 2016
Buku ini berhasil saya tandaskan hanya dlm 1 hari, kurang malah.
Keren, romantis, kocak, segar, menghibur, bikin meleleh, bikin baper, mupeng, ah semua jadi 1 dlm novel ini.
Karakter 1 tokoh terasa bgt ngelengkapin karakter lain tanpa bikin cerita melebar dan gaje. Love life nya Kidung dan Artefak.. oughh bikin pengen. Satu lg, pujangga khatulistiwa "FARHAN" sukses bikin saya ngakak. Kalimat2 di novel ini kocak, sgt mnghibur dr awl smpe akhir.
Profile Image for Tita Larasati.
4 reviews2 followers
March 6, 2017
Pas mau baca buku pasti aku cari reviewnya dulu,
pas baca okelah kasi 4 bintang, ceritanya ngalir aja asik, karakternya gak lebay,
n konfliknya juga gak kerasa dibuat2, overall cukup menghibur,
cuma mas arte kadang over banget kelakuannya, hahaha,
Profile Image for Rumah.
Author 1 book41 followers
December 23, 2016
Baca reviewnya disini yaa >> http://peekthebook.blogspot.co.id/201...

Wedding Debt bercerita mengenai terjadinya sebuah pernikahan antara Kinan dan Prasasti. Kinan yang berprofesi sebagai teller di sebuah bank dipaksa mengiyakan permintaan kedua orang tuanya untuk menikah dengan Pras demi membayar utang sebesar 5 milliar. Sekalipun lelaki tersebut ganteng, kaya raya, Kinan tak tergiur sedikit pun. Terlebih Kinan sudah memiliki kekasih. Kinan sudah berusaha untuk menolak perjodohan tersebut. Dibantu dengan kedua sahabat baiknya, Daisy dan Wanna. Mereka bertiga mencoba mencari jalan keluar dari permasalahan yang sedang dihadapi oleh Kinan.

Mereka berdua mengusulkan ide yang lumayan nekat. Kinan diminta untuk kawin lari dengan Danny, kekasihnya. Yang tentu saja ditolak. Seberapa besar keinginan Kinan untuk membatalkan pernikahannya, semakin cepat pernikahan tersebut digelar. Kinan benar-benar putus asa dan bertambah nelangsa saat Danny memutuskan untuk menyerah dan mengikhlaskan Kinan menikah dengan Pras.
Displaying 1 - 30 of 42 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.