Piramida Gunung Padang adalah piramida tertua di dunia. Usianya dua kali lipat lebih dahulu ada dibanding Piramida Giza di Mesir. Hasil uji laboratorium Beta-Analytic di Miami, AS, sebuah laboratorium rujukan utama arkeolog dunia, membuktikan hal itu. Walau masih diselimuti kabut misteri yang pekat, piramida yang berada di tanah Pasundan ini perlahan mulai membuka diri.
Proyek eskavasi yang digagas pemerintah, tragedi demi tragedi yang terjadi, akhirnya mempertemukan Doktor Arni (arkeolog senior yang rasionalis), Tomo (jurnalis investigatif yang skeptik), dan Guntur (paranormal kondang murah senyum) untuk bersatu melawan kekuatan gelap yang tersimpan di dalam perut piramida yang ada di Cianjur, Jawa Barat ini.
Apa sesungguhnya yang tersimpan di dalam perut piramida tertua di dunia ini? Benarkah Piramid Gunung Padang merupakan penjara bagi Dajjal, raja iblis, yang akan muncul di akhir zaman? Benarkah akhir dunia akan berawal dari Nusantara, sebagaimana peradaban umat manusia yang memang berasal dari tanah ini?
Awalnya tertarik buku ini dari trailer film FIREGATE yang mengangkat tema Misteri Piramida Gunung Padang. Satu topic yang membuat saya penasaran secara pribadi. Piramida Padang? Piramida tertua itu? Di angkat jadi film? Serius? Eh ternyata penerbit Grasindo membukukan film ini terlebih dulu.
Menurut slate.id film ini akan tayang November 2016, sedangkan bukunya udah ada Agustus 2016. Sebelum nonton, saya memutuskan untuk membaca bukunya. Saya tidak kecewa. Buku ini benar-benar menyita imajinasi saja sampai saat ini. Bahkan tidak sabar utk melihatnya dlm film.
Good buat penulis, imajinasi saya masih dapat menyusun detail ceritanya satu per satu.
Novel ini diangkat dari skenario film, jadi tidak heran kalau membacanya terasa filmis sekali. Kayak nonton film lokal yang serba tanggung. Karakternya jujur kurang kuat, dan ada begitu banyak dramatisasi yang agak berlebihan. Tetapi saya suka banget novel novel konspirasi ala ala lokal gini, walau jujur masih nanggung. Tapi untuk ukuran novel konspirasi karya penulis lokal, buku ini layak diapresiasi.
Sukuh dan Jacatra Secret masih jadi yg terfavorit buat saya.
Selalu amaze dekat karya mas rizky,alur tengah tengah bikin penasaran. Tapi endingnya kurang puas hehehe, mind blowing dengan pengetahuan baru yang disampaikan yaitu tentang sisi lain gunung padang yang banyak orang tidak tahu. Ini agak mirip mirip infernonya dan dan Brown sih, tapi lebih simpel. Penasaran sama filmnya hmhh
Situs Gunung Padang menyimpan misteri yang hingga kini belum terkuak. Ada apa di dalamnya? Benarkah ia sejatinya piramida tertua di dunia? Jangan-jangan keberadaannya sengaja disembunyikan karena sebab-sebab tertentu.
Piramida Gunung Padang beberapa waktu lalu menyedot perhatian. Bukan hanya arkeolog tanah air yang tertarik menelitinya, para sejarahwan dari berbagai dunia pun diliputi rasa penasaran. Pasalnya jika usia piramida itu benar beribu-beribu tahun silam sebelum piramida di Mesir, maka sejarah perlu ditulis ulang.
Itulah yang membuat Profesor Theo Wirawan dan timnya bersemangat untuk segera memulai penelitiannya. Semakin cepat mereka dapat mengungkap rahasia yang terkandung dalam Piramida Gunung Padang maka semakin baik. Penyakit rendah diri yang akut menjakiti warga negeri ini akan segera terusir, berganti dengan rasa bangga sebagai negara yang pernah menjadi pusat peradaban dunia.
Dr. Arni Kumalasari, wakil kepala tim riset juga tak kalah antusiasnya. Ia yakin eskavasi situs Gunung Padang ini akan mengubah sejarah nusantara itu sendiri. Ia tidak percaya ada rumor gunung ini merupakan penyimpanan emas dan benda berharga lainnya. Baginya pengetahuan yang tersimpan di piramida tersebut jauh lebih berharga daripada timbunan emas. Namun, untuk menuju ke arah tersebut mereka harus terlebih dahulu mengetahui pintu masuk ke piramida tersebut.
Di tempat berbeda, Tomo Gunadi, wartawan investigatif yang beralih pekerjaan menjadi wartawan di sebuah media misteri juga tertarik untuk meliput riset tersebut. Ia perlu uang yang banyak agar dapat menyewa pengacara. Mantan istrinya mengirimkan hasil pengadilan jika hak berkunjung ke putrinya, Lila, dibatasi. Dengan adanya sponsor dan niatan untuk menjual hasil investigasinya ke penulis asing, ia yakin akan dapat banyak mendulang uang.
Seorang paranormal selebriti, Guntur Samudra, juga diliputi rasa penasaran dengan keberadaan penjaga tak kasat mata piramida tersebut. Ia semakin yakin akan keberadaan makhluk gaib setelah ada kematian berturut-turut.
Jika Kalian pecinta kisah-kisah misteri berlatar sejarah, maka Kalian bisa jadi akan menyukai buku ini, Firegate: Piramida Gunung Padang yang ditulis oleh Rizki Ridyasmara. Meskipun novel ini berupa fiksi, beberapa catatan sejarah di dalam buku ini berdasarkan referensi dari penelitian Profesor Santos dan Dr Oppenheimer yang meyakini ada sesuatu yang istimewa pada paparan Sunda.
Gaya bercerita tentang sejarah Gunung Padang di sini ala-ala Langdon dimana banyak hal menarik yang disuguhkan ke pembaca dimana Kalian akan menjadi penasaran dan kemudian akan mencoba menelusuri informasi tersebut lebih dalam. Meskipun kemudian alur ceritanya menjadi mirip-mirip film Hollywood, saya rasa sah-sah saja karena merupakan kisah fiksi.
Bagian yang saya sukai dari buku ini adalah informasi seputar paparan Sunda, makna dari piramida, keberadaan piramida di berbagai dunia selain di Mesir dan Amerika Latin, dan juga makna kata dari Sunda sendiri yang dikaitkan dengan berbagai kata dari bahasa lain. Setelah membaca buku ini saya jadi kepikiran untuk berkunjung ke situs Gunung Padang. Apakah benar piramida ini bisa membuat sejarah ditulis ulang?
Sayangnya ceritanya kemudian menjadi klise. Bagian penutupnya juga agak mengecewakan karena jadi terasa dangkal.
Sebenarnya sudah lumayan lama memiliki buku ini, tapi belum sempat membacanya, awalnya cuma iseng-iseng aja beli buku ini, covernya yang membuat penasaran ingin membeli dan membacanya, tetapi setelah aku baca cerita di novel ini sungguh luar biasa, dari awal cerita sudah cukup seru, membuat penasaran ingin terus membaca, dari awal aku memang suka buku-buku yang berbau sejarah di indonesia, jadi saat mulai membaca buku ini langsung suka dengan jalan ceritanya, meski ada beberapa bagian cerita yang dibuat simple tapi ada beberapa bagian cerita yang membuat tegang, novel ini cukup unik berisi cerita percampuran tentang dunia klenik dan sains, yang aslinya saling bertentangan, tetapi dinovel ini klenik dan sains ternyata bisa bersatu, novel cerita action tetapi ada unsur keluarga, novel tentang misteri sebuah gunung yang memang ada di negara kita, yang sampai sekarang masih meninggalkan cerita misteri tersendiri bagi bangsa ini, yang sampai sekarang belum terpecahkan.
Pertama kalinya memutuskan membeli novel ini, karena judul dan sinopsisnya yang meyakinkan. Tentang penemuan besar Piramida Gunung Padang, sejarah peradaban manusia, hingga pengetahuain tentang dunia arkeologi. Ceritanya bagus dan menarik. Hanya saja dipertengahan cerita, cerita berubah haluan menjadi genre horor. Atau memang novel ini tentang horor yang di bungkus dengan kisah penemuan besar dan sejarah. Ketiga karakter yang menjadi tokoh utama memiliki porsi yang pas masing-masing. Ketiganya realistis mencerminkan sifat manusia pada umumnya. Tentang percaya dan tidak percaya terhadap hal-hal horror.
Saya sangat menyukai cara tulisan dan gaya bahasa Rizki Ridyasmara. Caranya membawa pembaca terlarut dalam suasana sangat baik menurutku.
Ekspektasi saya ketika membaca novel ini adalah wawasan saya akan salah satu situs arkeologi di Indonesia bertambah. Namun sepertinya saya hanya mendapat pemujaan akan Piramda Gunung Padang yang berulang-ulang. Pemujaan tersebut pun tidak berlandas bukti yang kuat. Satu-satunya yang saya apresiasi hanya adegan saat Tomo berjumpa dengan Iblis. Percakapan tokoh utama dengan Iblis menurut saya bermakna dalam. Itulah inti ceritanya! Sayang pengemasannya tidak cantik. Kurang detail sana sini dan akhirnya cerita ini menjadi hambar dengan plot yang biasa saja.
Di sampulnya sudah tertulis bahwa buku ini adalah adaptasi dari film layar lebar. Awalnya sudah mulai ragu apakah isinya sama seperti karya Rizki R yang lain, yang penuh dengan fakta-fakta.
Ya namanya novel, pasti tak melulu tentang fakta lapangan, tapi cukup puas dengan beberapa fakta tentang situs gunung padang ini.
Awalnya tertarik banget karena mengangkat sejarah terkait Gunung Padang. Tokohnya juga dari 3 sudut pandang yang berbeda, ilmuwan, jurnalis dan paranormal. Tapi akhirnya lebih kental nuansa mistisnya dibandingkan sejarah.
Jadi novel ini: sejarah + geologi + arkeologi + mistis.
Yang saya suka dari buku ini. Secuil informasi tentang sejarah. Selebihnya, berisi drama terkait mistis penunggu Situs Gunung Padang. Dan bobot muatan sejarahnya, buat saya hanya sekitar 30%.
Novel ini ditulis berdasarkan skenario film Firegate, yang telah tayang pada tahun 2016. Yang diproduksi dari Rumah Produksi Legacy Pictures, dengan Penulis skenario Robbert Ronny dan sutradara Rizal Mantovani. Dan sayangnya, saya tidak sempat menonoton filmnya. Tetapi buku ini sudah cukup memuaskan saya menikmati cerita sejarah bercampur mitos dan legenda Nusantara. Pada masa sekolah pelajaran Sejarah, merupakan salah satu pelajaran yang membosankan dan membuat ngantuk, harus banyak menghafal angka tahun atau tempat-tempat peristiwa…dan ini yang kurasakan dahulu. Hal itulah mungkin yang menyebabkan sebagian besar siswa atau anak muda jaman sekarang kurang menyukai sejarah. Kalau saja pembelajarannya dengan bercerita seperti novel ini , tentu lebih menyenangkan.
Nusantara bukan warisan nenek moyang, tapi dia titipan anak cucumu….
Buku ini menceritakan situs sejarah Piramid Gunung Padang, di Cianjur yang dikabarkan piramid tertua di dunia yaitu 4800 SM, lebih tua dari piramid yang terkenal di Mesir Piramid Giza yang berusia 2850 SM. Pemerintah Indonesia membentuk tim yang dipimpin Arkeolog dari Universitas Indonesia Prof. Theo Wirawan dengan dibantu oleh asistennya Dr Arni Kumalasari untuk menyelediki keberadaan Piramid Gunung Padang beserta sejarah yang melingkupinya.
Proyek eksvakasi ini memakan korban yang tidak sedikit. Prof Theo Wirawan yang menjadi korban pertama meninggal secara mendadak di tempat eksvakasi tersebut, disusul wartawan dan sahabat Arni yang tergabung dalam tim tersebut. Sepeninggal Prof. Theo Wirawan, proyek eksvakasi diserahkan sepenuhnya kepada Dr Arni Kumalasari. Seorang Arkelolog cantik yang masih muda dan sangat cerdas. Sebagai seorang ilmuwan yang mengandalkan logika berpikir dalam segala tindakannya, menghadapi tragedi yang berturut-turut terjadi dalam proyek ini, akhirnya mulai berfikir ulang tentang analisa saintisnya. Hingga dipertemukan dengan Tomo (Wartawan Majalah Ghoib) dan Guntur (Paranorma terkenal yang sering muncul di TV)
Arni bekerjasama dengan Guntur dan Tomo untuk menyelediki penyebab kematian Prof Theo, sahabat dan wartawan yang meninggal secara mendadak sekaligus menguak apa yang tersimpan dalam Piramid Gunung Padang. Dengan kepiawaian masing-masing, mereka bertiga mencari informasi yang berhubungan dengan piramida gunung Padang. Arni dengan ilmu Arkeolognya mempelajari manuskrip kuno dan data yang ditinggalkan Prof Theo Wirawan, Guntur sebagai seorang Paranormal meminta bantuan gurunya dengan ritual semedi dan Tomo dengan insting wartawannya yang tajam mencari informasi dari berbagai sumber.
Dapatkah mereka bertiga menguak tabir misteri yang meliputi Piramida Gunung Padang??
Saya merasa ada penurunan pengungkapan fakta atau kisah. Sebelumnya begitu banyak sekali hal yang saya googling dan saya tandai, tapi di novel ini begitu berkurang. Mungkin karena reverensi ke situs ini masih sangat minim dan juga pengaruh dramatis dari film. Hal ini mengingat buku ini "based of screenwriter" jadi saya sedikit terkejut melihat adanya drama klenik dan jin di sini. bagi saya yang takut horor, saya merasa terteror oleh kekuatan mistis. hahaha.
saya merasaaaaa..... sedikit bosan. ini sudah novel ketiga dari Rizki yang saya baca dan saya merasakan kebosanan pada pengulangan kalimat seperti, "sejarah Indonesia harus ditulisan" "fakta-fakta seperti ini tidak ada di buku-buku pelajaran" hampir kalimat-kalimat serupa terulang lebih dari satu kali dan di ketiga bukunya. Memang menekankan pada kita untuk lebih kritis lagi, tapi terasa membosankan saja bagi saya. thats all!
Saya suka karena mengangkat sejarah lokal dan penuh optimisme mengenai luhurnya peradaban Nusantara waktu itu dan seharusnya kita tidak merasa rendah diri dari negara lain. Sejarah Indonesia dituliskan oleh orang kolonial yang tidak menutup kemungkinan ada kepentingan didalamnya. Sejarah dunia mungkin harus dituliskan kembali dengan fakta yang ditemukan pada Gunung Padang. Pengen segera nonton filmnya!
Buku ini menceritakan tentang Piramida Gunung Padang yang terletak di Jawa Barat, Indonesia. Sangat jarang ditemukan novel-novel di Indonesia bergenre science seperti karya Rizki Ridyasmara ini. Masyarakat Indonesia harus membaca novel ini, terutama anak muda. Agar mengetahui sejarah awal dari Nusantara, sejarah awal dari nenek moyang kita, yaitu Sundaland.
om rizky ridyasmara tidak pernah gagal membuat saya untuk bertahan dengan bukunya sulit berhenti membaca buku ini di tengah-tengah dan meski dibuat tidak sabar dengan ceritanya hingga mengintip endingnya, saya tetap membaca ulang dari awal lagi ditunggu filmnya ^_^