Berawal dari gagalnya sebuah acara, hingga berujung pada kejadian tragis yang menewaskan beberapa murid di SMA Cakrawala. Rangkaian pembunuhan yang terjadi berturut-turut begitu mengenaskan. Sebuah misteri paling rahasia yang dibungkam paksa oleh pihak sekolah adalah sebab dari semuanya.
Lihatlah sekitarmu. Kau tahu kalau orang-orang di sekelilingmu adalah manusia bertopeng. Biarlah topeng itu menutup wajah asli dari si pemakai. Jangan kau buka paksa, jangan! Biarlah seperti itu. Percaya, wujud asli mereka adalah sisi gelap dari diri mereka masing-masing.
Judul: PUTIH - Girl in The Dark Penulis: Itsfiyawn Penerbit: Loveable Genre: Horor, Thriller Jumlah Halaman: 366 halaman
Menceritakan tentang seorang ketua OSIS yang penyabar. Anggotanya selalu tidak pernah lengkap ketika OSIS mengadakan rapat. Namanya adalah Putih. Bahkan karena dirinnya yang kurang tegas, ia selalu dipandang sebelah mata oleh siapapun.
Kejadian menegangkan terjjadi ketika setelah terselenggaranya kegiatan drama musikal. Putih diperlakukan seenaknya oleh komplotan kakak kelas yang selalu memusuhi pengurus OSIS. Mereka adalah Wirya dan teman-temannya. Komplotan Wirya mengatakan bahwa Putih sangatlah tidak becus ketika menjadi ketua OSIS. Putih disiksa oleh komplotan Wirya sehingga meninggalkan rasa sakit hati kepada komplotan Wirya dan seluruh anggota OSIS angkatannya. Wirya seolah menuduh Putih yang salah, padahal anggotanyalah yang tidak pernah berinisiatif untuk .sekadar mengikuti rapat OSIS.
Putih akhirnya memilih balas dendam dengan membunuh komplotan Wirya dan teman--teman OSIS angkatannya. Awalnya, aku kira ini adalah murni pembalasan dendam dari Putih, ternyata tidak. Ada dalang di baliknya.
Ternyata tubuh Putih dikendalikan oleh Hani, mantan pacar Rey sekaligus orang yang putih sukai. Rey memiliki ilmu hitam dan memanfaatkan tubuh Putih untuk membalaskan dendam. Hani adalah ketua OSIS sebelum Putih yang dibunuh oleh komplotan Wirya dan ditutupi oleh pembina OSIS agar kasusnya tidak menyebar.
Ceritanya sudah bagus, hanya saja cara penyampaikan cerita terkesan masih menimbulkan pertanyaan "Hah? Kok bisa? Kok gini?". Overall sama ceritanya aku cukup suka. Mungkin cara penyampaian plot ceritanya aja yang masih kurang greget.
Meski dibilang telat karna baru baca sekarang ga masalah, ini pendapatku sebagai orang yang hanya membaca buku fisiknya (bukan pembaca versi wattpad juga).
Awalnya aku tertarik dengan covernya yang berwarna putih, sama seperti judulnya, tanpa tahu sebelumnya jika putih adalah nama tokoh di novel ini.
Perjuangan yang cukup susah ngumpulin mood buat baca buku ini karena di awal cerita alur terasa lambat, belum lagi banyaknya typo yang masih dimaklumi karna aku baca terbitan pertama, proses pembentukan karakter untuk menjadi 'ganas' lumayan lama jadi kudu bersabar sampai konfliknya muncul. Tapi begitu sampai di konflik, malah ga bisa berhenti baca.
Aku kira ceritanya hanya thriller saja, tapi horor dan supranatural juga disuguhkan disini, meski begitu aku kurang menikmati nuansa horornya yang bagiku masih kurang dikit.
Aku sebel sama tokoh-tokoh lain rasanya kurang memiliki kesan yang kuat padahal ada salah satu tokoh yang kuharap bisa menjadi tokoh terkuat sekaligus kunci di akhir cerita, tapi apresiasi dengan endingnya yang plot twist.
Bercerita tentang Putih, si ketua OSIS yang penyabar dan baik hati. Namun lambat laun Putih mendapat perlakuan semena-mena dari orang-orang sekitar bahkan anggota OSIS-nya sendiri.
Dalam cerita, suasana sekolah sangat kental. Bahkan perjuangan dan kegiatan pengurus OSIS dijelaskan detail disini termasuk alasan Putih tersakiti.
Ketika seseorang bersikap baik pada orang lain, justru banyak yang meremehkan dan menyia-nyiakan kebaikan hati orang itu. Sampai saatnya jiwa telah lelah, tak lagi bersikap baik, namun orang-orang malah menjauhi.
Aku cukup menikmati adegan gore dari pembalasan dendam Putih walau memang, horror bukan genre yang cocok untukku.
#Late Sebenernya udh baca dri 2016, cuman mles upload :v . Ceritanya keren, karena bisa bikin ngilu, bunuh2 an , Seru. Kekurangannya, ada yang rada2 ga nyambung. Ga masuk akal dlm ceritanya. Klau seandainya dibuat lebih logis, 2 jempol buat itsfiyawn
Damn, saya pertama kali kenalan sama cerita ini di wattpad gegara diracuni teman pas lagi masa-masa hectic buat persiapan ujian kelulusan smp. Then what? Saya langsung masukin ini sebagai nominasi cerita favorit saya di wattpad kala itu. Saya masih ingat bagian saat putih menggantung dan membelah vertikal; dari ujung kemaluan hingga kepala; salah satu temannya. Sebuah mahakarya cerita pembunuhan yang benar-benar menarik minat saya untuk memasukkan cerita ini ke rak buku saya. Ditambah plot-twist mengenai dalang sesungguhnya yang, boom! benar-benar gak terduga sama sekali. Lia, si tokoh utama yang awalnya ikutan tersekap bersama teman-teman osisnya ternyata adalah dalang sebenarnya. Psikopat yang membuat Putih ikut-ikutan mejadi psikopat. Dan Putih membunuh teman osisnya selain untuk balas dendam, juga sebagai kado ulang tahun untuk Lia. Gila, saya takjub.
Lalu cerita ini benar-benar dibuat versi cetaknya, saya senang bukan main. Tapi, setelah melahap buku ini dalam sehari saya jadi benar-benar kecewa. Meski sudah membaca pemberitahuan mengenai 80% perombakan cerita ini, saya masih sangat kecewa karena ternyata cerita ini malah dirombak kearah yang lebih buruk.
Mari kita bahas yang negatif-negatif dulu (karena saya suka yang jelek-jelek hahaha): 1) Niat untuk plot-twist malah jadi jump-twist. Untuk mengganti adegan akhir versi wattpad yang terlalu sadis, unsur spiritual yang dimasukkan untuk 'menambal lubang' dalam cerita malah jadi 'lubang' itu sendiri. Dari awal saya sama sekali nggak diberi petunjuk mengenai adanya arwah dan segala tetek bengeknya, tapi tiba-tiba saya ditampar dengan 'Rey membuat Putih dirasuki arwah Hani, mendiang pacarnya yang sekaligus mantan ketua osis untuk balas dendam pada Wirya dan gengnya karena telah membuat Hani tewas. Tapi hal itu malah mengakibatkan kematian anggota osis yang tidak ada sangkut pautnya dengan Hani.' the hell.. Lah kenapa jadi hantu-hantuan? Hani siapa? Yang saya ingat, cerita ini cerita psychological thriller-mystery, bukan horor. -★★ bintang dari saya
2) Putih sama sekali nggak terlihat seperti psikopat. Daripada psikopat, dia lebih terlihat seperti orang bodoh yang tidak punya pilihan akhirnya membunuh karena didesak dendam dan keputusasaan. Sama sekali kurang mencerminkan judul novel ini sendiri. 'Girl in The Dark' -★ bintang
3) Pensi yang dilarang. Ini adegan yang paling ingin saya komentari sejak di wattpad. Why?? Kenapa?? Sampai akhir ceritapun saya tidak diberi kejelasan. -0,5 bintang.
4) Rumor hantu diruang osis yang ternyata bagian terpenting ending cerita. Kalau ternyata adegan ini sangat dibutuhkan untuk eksekusi ending, setidaknya tambahkan selipan tentang sejarah rumor itu, desas-desus, atau apapun yang bisa memberikan petunjuk bahwa plot itu berguna. Jangan hanya sekedar 'Ruang osis itu berhantu' blabla... tanpa ada detail lanjutan. -★ bintang.
Good point: 1) +★ bintang untuk cover bukunya (kebetulan saya beli yang putih) yang menarik dan lucu. (meski saya nggak tau, kenapa harus mulut?)
2) Bahasanya cukup enak untuk dibaca meski ada beberapa kesalahan penulisan.
3) Untuk sasaran pembaca remaja, konten pembunuhannya bukan sesuatu yang sadis-sadis amat. cukup aman lah untuk dibaca (meski saya lebih suka versi wattpadnya yang super sadis sih)
This entire review has been hidden because of spoilers.
Kesan pertama saya untuk novel ini adalah : ringan. Mengingat tema yang diangkat adalah psychological thriller dan misteri dalam waktu yang bersamaan, mengejutkan bahwa bahasa yang ringan pun cocok untuk membawa saya hingga akhir cerita.
Namun, ada beberapa poin yang sangat disayangkan. Spoiler alert ya buat yang belum baca :) 1. Ketika Putih dilarang untuk mengadakan pensi dan mendatangkan guest star dari luar sma-nya, hingga akhir cerita tidak dijelaskan apa penyebabnya. 2. Trigger yang membuat Putih melakukan agresi terasa kurang. Stress Putih meradang ketika dia melihat orang yang dia taksir jalan sama orang lain. Selain adegan perkosaan, adegan ini yang menurut saya paling sakit untuk Putih. 3. Keabsenan orang tua. Setiap adegan pembunuhan, orang tua selalu sedang pergi atau ada di sana, tapi tidak melakukan apa-apa. 4. Setting tempat yang muncul tiba-tiba. Mendadak muncul bunker yang dari awal cerita tidak disebut. 5. Pembunuhan dilakukan di rumah korban. Tetapi korban completely defenseless. Kalau kamu punya rumah, bukankah kamu tahu seluk beluk rumah itu dan tahu bagaimana memanfaatkannya ? 6. Tokoh utama disebut psikopat tanpa melakukan manipulasi. Sepanjang cerita tokoh utama tidak menunjukkan perilaku manipulatif. Sama sekali.
Namun, berangkat dari segala hal yang disebutkan di atas. Novel ini dibuat demikian karena sasaran pembaca adalah remaja. jadi, menurut saya, apabila anda orang yang menyukai genre horror yang dikombinasikan dengan thriller tanpa content graphic dan sangat ringan, maka novel ini sempurna untuk anda :)
Putih atau girl in the dark, kalau gak salah satu-satunya novel keluaran wattpadlit yang ngangkat genre thriller, lebih tepatnya psycologhical thriller.
Awalnya sedikit awam genre ini karena yang saya tahu cuma thriller doang (hahaha kentaraan banget kudetnya). Ternyata setelah browsing om google, thriller banyak macamnya dan psycologhical thriller itu sendiri adalah sub-genre horor yang memberikan ketakutan secara personal, atau penonton akan ikut dibawa merasakan apa yang dirasakan tokoh utama. Biasanya film genre ini akan membuat penonton tertekan dan stress saat menontonnya.
Dan bagaimana pendapat saya dengan novel ini? Apa saya ikut merasakan apa yang dirasakan sang tokoh utama yaitu Putih?
Jawabannya absolutely yes. Gambaran sedikit cerita ini berawal dari jeleknya nama OSIS di mata para siswa dan berlanjut pada gagalnya sebuah acara yang OSIS adakan. Aduh kalau gini ceritanya sih OSIS itu ibarat sudah jatuh tertimpa tangga pula.
"OSIS tuh dari dulu sampe sekarang rusuh ye." (hal. 32)
"Pokoknya nih, acara pelepasan kita tuh harus heboh. Kalau lo nggak bisa penuhin aspirasi kita, copot gelar ketos lo!" (hal.122)
Sumpah, minta dicabein tuh mulut. Gak nyangka, organisasi paling diperhitungkan di beberapa sekolah (termasuk sekolah saya dulu) ternyata gak berlaku di sekolahannya Putih. Novel ini bikin emosi saya campur aduk kayak nasi uduk. Mau marah iya, mau nyekek orang juga iya. Apalagi pas Putih sebagai ketus OSIS disalahin sama teman-temannya sendiri terus kena diperkosa lagi. Kasihan banget kan dia.
Lebih dari itu novel ini juga benar-benar mengerikan. Sadis, seperti judul lagu milik Afgan hehe. Tapi kalau di judul wattpadnya ini cerita tentang psikopat, saya rasa itu gak sepenuhnya bener ya karena psikopat itu kan pada dasarnya manusia yang punya kelainan jiwa dan terobsesi dengan sesuatu (benar gak, sih?) sedangkan novel ini gimana yah.. istilah saya pembunuh dengan dua jiwa atau.. Au ah baca aja sendiri deh, susah dijelasinnya :D
Untuk keseluruhan, novel bagus cuma ada beberapa yang ngeganjal di hati sebenarnya.
1. Ada baiknya sejarah tentang osis di masa lampau di sekolahan itu di selipin sedikit di bagian tengah. Bisa jadi dibeberkan lebih detail alasan ruangan osis kenapa sampai angker karena menurut saya bagian itu kurang. 2. Masih gantung alasan pensi dilarang untuk di adakan. 3. Entah perasaan saya yang salah tapi peran orang tua di novel ini seperti menjadi tanda tanya. Keadaan targetnya juga hampir semua sama saat di bunuh. 4. Terakhir, saya kurang ngeh dengan serigala-serigala itu sebenarnya. Emang bener ada hal macam gituan ya?
Well walaupun begitu, cerita ini sudah membuat bulu kuduk saya merinding. Penuh misteri sehingga pembaca ingin segera menyelesaikannya untuk menguak segala teka-teki. 3,5 untuk novel ini. Good job penulis :)
Putih itu ketua OSIS yang menurutku bener-bener kelewat "sabar". Kadang apa yang dibilang anggotanya tentang Putih yang terlalu baik dan kurang tegas pun bener. Aku yang bacanya geregetan sendiri sama Putih, dia emang terlalu baik sama anggotanya. Terlalu selalu berpikir positif. Dan saat baca ini, Putih bener-bener terkesan seperti orang yang baik banget.
"Hal yang paling menakutkan adalah marahnya orang sabar." - hal.74
Tapi semuanya berubah, Putih bukan lagi cewek baik hati yang punya hati "putih" nan polos seperti namanya. Semua itu lenyap setelah kejadian buruk yang menimpa dirinya. Setelah semua anggotanya memilih pergi, meninggalkan Putih. Di sini bener-bener nyebelin banget anggotanya, padahal mereka sendiri awalnya kalau ada rapat jarang banget dateng, tapi karena kegagalan mereka langsung ninggalin Putih.
Demi apa pun benci banget sama cowok macem gengnya Wirya! Mereka terlalu gak punya hati dan otak maybe XD sori kalau terkesan kasar. Tapi saya yakin kalau yang sudah baca pun akan sebel sama Wirya and the genk. Hanya karena keinginan saat perpisahan angkatan mereka gak terlaksana dia ngelakuin "itu" ke Putih yang statusnya sebagai ketua OSIS. Gilak!
Nggak tau mau bilang apa buat novel ini. Gak ketebak banget endingnya :( Yang awalnya kasihan sama Putih jadi kesel karena apa yang dia lakuin ke temennya, kejam! Tapi di ending cerita pun aku jadi merasa kasihan juga sama dia karena .... aarrggghh takut spoiler :(
Jujur aku paling suka di bagian-bagian terakhir pas muncul konflik, di mana udah mulai ada darah-darah muncrat dan segala macem benda tajam. Itu emang kedengeran ngilu, but ya aku suka karena cukup menegangkan :) Tapi untuk bab awal aku sedikit lambat bacanya karena aku kurang tertarik di awal hehe, tapi untuk keseluruhannya aku suka :)
Semangat terus untuk penulisnya! :) bangga sama kamu, di umur yang sama kayak aku, kamu udah punya karya sendiri :) the best! :)