ONE OF THE BEST BOOKS-ABOUT-BOOKS I'VE EVER READ!
Errr.. probably all books-about-books are the best. :p
Aku agak kaget sebenernya karena ternyata Peter Nimble yang kemarin itu punya buku kedua. Nggak sepenuhnya buku kedua sih. Buku ini memang lanjutan Peter Nimble tapi dengan hero yang berbeda, yaitu Sophie Quire, seorang bookmender dari Bustleburgh. Well.. tentu saja masih ada Peter Nimble dan Sir Tode kesayangan~
Awalnya belum niat ngelanjutin serial ini. Iseng aja. Jadi, seperti yang biasanya aku lakukan kalau lagi pilih-pilih ebook, aku selalu membaca beberapa paragraf awalnya dulu. Kalau menarik, lanjutin. Dan tahukah kalian gimana prolog dari buku ini?
It has often been said that one should never judge a book by its cover. As any serious readers can tell you, this is terrible advice. Serious readers know the singular pleasure of handling a well-made book—the heft and texture of the case, the rasp of the spine as you lift the cover, the sweet, dusty aroma of yellowed pages as they pass between your fingers. A book is more than a vessel for ideas: It is a living thing in need of love, warmth, and protection.
My dear friends.. apa kalian nggak langsung tertarik kalau paragraf awal sebuah buku seindah itu? :)
Aku nggak tahu sudah berapa kali aku membaca ulang paragraf di atas, sampai-sampai aku catat ulang di notebook saking sukanya! The best quote ever!
Nggak cuman paragraf awal aja yang menarik, kok. When there's spell, there's magic. Aku mengasumsikan paragraf di atas adalah mantra, sedangkan keseluruhan isi buku ini adalah magis. Aku suka Sophie Quire, anak kecil pecinta buku yang bekerja sebagai bookmender di toko buku ayahnya. Cara Sophie memperbaiki setiap sisi buku dengan hati-hati, lebih mirip dibilang mengobati sesuatu yang hidup daripada memperbaiki alat/benda mati yang rusak. Dan di buku ini, buku yang dibawa Peter untuk diperbaiki Sophie memang BENAR-BENAR HIDUP!
4 buku ajaib: The Book of Who, The Book of What, The Book of Where, dan The Book of When. Keempat buku ini sesuai dengan namanya, kita bisa tahu segala hal yang ingin kita tanyakan apabila kita menggunakan kata tanya siapa, apa, dimana, dan kapan. Kenapa kubilang buku-buku ini hidup? Karena saat Sophie tidak sengaja bertanya pada buku yang ternyata ajaib itu (omong-omong Sophie hanya punya The Book of Who), buku itu langsung membuka halaman dengan sendirinya, menunjukkan informasi tentang orang yang ditanyakan tadi. KEREN, KAAAAN?! T-T
Namun, petualangan Sophie tidak hanya berbatas pada memperbaiki buku di toko buku Quire & Quire saja. Sophie baru saja mendapati kenyataan bahwa The Book of Who menunjuk dirinya sebagai pemilik baru, dimana pemilik buku itu sebelumnya ternyata adalah ibunya sendiri. Ibu Sophie sudah meninggal karena dibunuh bertahun-tahun lalu. Saat Sophie bertanya pada buku itu siapa yang telah membunuh ibunya, halaman buku itu ternyata sudah dirobek. Sophie harus mencari buku yang lain untuk mengumpulkan sedikit demi sedikit informasi mengenai kematian ibunya.
Tidak hanya itu, Bustleburgh tempat Sophie tinggal juga terancam bahaya. Petugas Prigg bersikeras kalau semua hal yang berkaitan dengan sihir dan keajaiban adalah Hal-Hal yang Tidak Masuk Akal yang harus dimusnahkan. Tahun-tahun kemarin Prigg yang kejam telah membakar benda-benda dan makhluk ajaib. Kali ini ia akan membakar semua buku yang ada di kota itu, karena dia bilang kisah-kisah dalam buku tidak berguna dan hanya akan membuat siapa pun yang membacanya berharap akan hal yang tidak masuk akal.
Di tengah-tengah petualangan mencari buku yang lain, Sophie dikejar-kejar oleh Prigg dan anak buahnya karena mereka sebelumnya tidak sengaja tahu tentang The Book of Who yang dimiliki Sophie. Nggak cuma itu, penyihir yang bernama Madame Eldritch dan tanaman mandrake (ituloooh.. inget nggak sih pas di Harry Potter ada taneman yang kalau dicabut dari akar malah nangis jerit-jerit, itu dia mandrake!) berbentuk manusia dewasa yang merupakan pelayan setianya juga mengejar Sophie untuk mendapatkan buku-buku itu.
Bagi yang suka buku tentang buku plus petualangan anak-anak, I recommend this one! ^^
*berharap secepatnya diterjemahin*