Jump to ratings and reviews
Rate this book

Emotional Intelligence itu "Dipraktekin"

Rate this book
Emotional Intelligence itu mudah, menyenangkan, dan tentu bisa dipelajari. Bukan dengan teori-teori atau duduk di sebuah seminar, tapi dengan...
“DIPRAKTEKIN”

Dengan halaman full-color dan gaya penyampaian yang serba visual, serta pembahasan yang singkat-padat, Anda akan merasakan perbedaannya. Buku ini tidak sekadar membuat informasi Anda bertambah, tapi juga akan membuat Anda tersenyum, terperangah, sekaligus manggutmanggut. Asyik dibaca!

Sikat buku ini terutama buat Anda: remaja, pekerja kantor, manajer, entrepreneur, hmmm, artis, penulis, dan semuanya yang tertarik untuk CERDAS SECARA EMOSIONAL.

156 pages, Paperback

Published August 1, 2016

8 people are currently reading
23 people want to read

About the author

Tim Wesfix

28 books15 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
5 (12%)
4 stars
17 (43%)
3 stars
13 (33%)
2 stars
4 (10%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 12 of 12 reviews
Profile Image for Renov Rainbow.
278 reviews2 followers
June 27, 2021
Membaca buku ini seperti langganan app Bl*nk tapi dalam bentuk essay, dimana highlight pokok bahasannya adalah bagian-bagian yang penting yang dijabarkan. Seberapa sering kita baca buku ratusan halaman tapi cuman ingat beberapa bagian saja. Nah buku tentang emotional intelligence ini lebih compact dan saya pikir akan lebih banyak kita ingat.

Terlepas dari ada beberapa typo, saya banyak menemukan hal yang menarik seperti misalnya mengajarkan mengelola amarah di dalam keluarga. Yang sepertinya buat di Indonesia masih jarang yang seperti ini, dan lebih banyak saya temui ketika hidup di luar negeri. Intinya, orangtua mengajarkan boleh marah jika beralasan. Tidak menyalahkan tiang misalnya jika anaknya marah karena terantuk.

Hal lain yang saya suka adalah quotes-quotes nya yang relevan.

Poin yang kurang adalah lembar latihan yang disebut sebagai checklist bukanlah checklist. Saya pikir ini adalah checklist yang merupakan rangkuman poin yang penting. Checklist ini juga kurang mengena dengan bab.

Akan lebih baik jika setiap bab diakhiri dengan rangkuman dan lembar latihan yang sesuai dengan bahasan dalam bab itu.

15.06 - 25.06.21
3,5
156 pages
69-2021
Profile Image for tianiita.
118 reviews33 followers
July 4, 2020
Bukunya menurut saya datar. Dari segi kontennya beberapa informatif, beberapa terkesan usang, karena ada di buku atau artikel lain yang sejenis. Bukunya juga berwarna dan memang dikemas untuk tidak terlalu banyak teori. Tapi typo-nya banyak sekali. Belum padanan kata yang rasanya aneh dan boros kata, sangat mengurangi kenyamanan membaca. Saya baca versi digitalnya dari Gramed Premium, entah ada versi terbaru atau tidak tapi semoga masalah editorialnya diatasi. Benar-benar mengganggu.
Profile Image for Syifa Hana.
96 reviews19 followers
December 18, 2020
seratusan halaman yang lumayan cukup.

ini buku tim wesfix kedua yang kubaca. khasnya buku mereka:
— desain yang simpel dan elegan
— mengusung konsep "kamu bisa baca darimana saja kamu mau" dari depan halal, dari tengah sok aja, dari belakang monggo
— menjelaskan tiap-tiap hal dengan mudah, efektif, dan praktis tapi tetap dapat poinnya

karena fokus praktik, doi ga bahas spesifik perihal si kecerdasan emosional tapi lebih ke cabang-cabang masalah umum dalam penerapannya dan solusi dalam masalah terkait. so so.

ya just feel grateful to found it.
Profile Image for Rizky Arya.
126 reviews2 followers
June 2, 2021
Apa sih pentingnya memiliki kecerdasan emosional ? Ooo ya sangat penting. Pertama, kita adalah makhluk sosial, dimana orang-orang di sekeliling kita itu bukan benda mati. Kedua, hidup ini tidak berjalan dalam satu dimensi dimana segala yang kita butuhkan hanya bergantung pada diri kita sendiri, jelas tidak. Kita tetap butuh bantuan orang lain. Jadi, kita butuh kecerdasan emosional untuk : hidup dalam ketenangan batin, empati, dan kedamaian. menangani situasi sulit, memengaruhi orang lain, mengenali emosi diri sendiri dan orang lain, serta memotivasi diri sendiri dan orang lain.

Apa yang bisa kita dapat dari buku ini ? Kita belajar mengenali emosi, yang merupakan pintu masuk untuk mengasah kecerdasan emosional kita. Kemudian membangun kesadaran bahwa kecerdasan emosi juga erat kaitannya dengan pikiran, terutama logika. Di bagian ini kita mempelajari beberapa 'sesat pikir' yang bisa kita hindari di kehidupan. Setelah itu kita bisa belajar mempraktikkannya di kehidupan seperti bersikap asertif, empati terhadap sesama, memotivasi diri sendiri, mengelola konflik, dan sebagainya. Semua ini akan berujung pada kebahagiaan; Pleasant, good and meaningful life.

Seperti yang penulis sampaikan di awal, buku ini lebih berfokus pada praktik. Jadi, untuk pembahasannya memang cukup singkat dan padat. Buku ini cocok dibaca untuk kita yang ingin cerdas secara emosional. Karena buku ini mengulas tentang berbagai cara yang bisa menginspirasi kita untuk lebih tanggap, sehingga mau melatih diri menjadi lebih cerdas secara emosional.

https://kepinganarya.blogspot.com/202...
Profile Image for Lulu L.
111 reviews
March 22, 2019
Ini buku pengembangan diri pertama yg aku baca dengan serius. Terimakasih, Tim Wesfix! Apa yg kalian tulis benar-benar bermanfaat :) Meski aku ga tau loh... apa yg bedain "dipraktekin" sm buku lain. 😂 soalnya pas baca buku ini kan pasti lagi sendiri atau setelah ngampus jd ga bs langsung diprakteki. Dan aku belum masuk ke bagian ceklis. Tapi memang terasa sih perbedaannya dalam keseharian setelah baca ini. Penjelasannya ringan dan bisa dimengerti. Aku suka. Makasih banyak. Pasti akan dibaca berulang-ulang.
Profile Image for Krisnanti Meylian.
10 reviews
January 31, 2024
Ada beberapa bahasan yang intinya sama dengan buku-buku self improvement dan psikologii. Tapi penjelasan di dalamnya cukup jelas dan juga terperinci karena beserta contoh nyata dari penjelasan tersebut. ada praktik mindfullness juga, make a habit, dll. kalau udah sering baca buku tema mindfullness/self improvement kayanya gausah baca buku ini gapapa, karena buku ini kesimpulan dari beberapa buku yang kamu baca.
3 reviews
December 4, 2024
Buku ini disusun dengan menggunakan bahasa yang jelas, tidak bertele-tele, dan efektif. Sehingga orang yg awam terhadap 'emotional intelligence' seperti saya bisa memahami dengan mudah inti dr apa yang ingin disampaikan oleh penulis. Banyak kasus² sederhana yg kontekstual dan sangat familiar dengan kehidupan sehari² yang menambah poin plus di dalam buku ini. Terlebih, di akhir buku ada lembar checklist yang bisa diisi untuk mendukung pembaca dalam melatih EQ. Such a great book, masyaAllah ✨️
Profile Image for rin..
35 reviews
August 30, 2023
Sangat cocok bagi yang ingin mengetahui tentang emotional intelligence karena penjelasannya sangat jelas, singkat, informatif, dan mudah dipahami. Di bukunya pun disungguhkan checklist tentang emotional intelligence
Profile Image for D.
69 reviews14 followers
December 2, 2021
Suka perpaduan antara quotation yang to the point dan motivasinya. Tips-tips yang digambarkan juga bukan tips yang biasa ditemukan sih, nggak berisi teori idealis aja.
Profile Image for Lisa Nahar.
125 reviews
June 1, 2025
Bukunya BAGUS BANGET! Penjelasannya ringkas, bisa dibaca dari bab mana saja, sehingga bisa jadi panduan kapan saja.
Profile Image for Andre Widiartanto.
83 reviews3 followers
Want to read
September 18, 2016
First glance:
Tim Wesfix sudah kukenal sebagai penulis serial "itu dipraktekin", meskipun saya belum pernah membeli satu judul pun dari serial ini.
Dari segi isi, serial ini berfokus pada pengembangan diri secara praktis, dan merangkum berbagai buku dengan topik sejenis.
Satu hal yang menjadi catatan untuk judul ini adalah peletakan ilustrasi yang sekenanya, tampak seperti tempelan anak tk, walaupun tidak terlalu mengganggu penyampaian pesan secara umum.
Displaying 1 - 12 of 12 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.