Untuk melupakan masa lalu, Tesa pergi ke Australia. Ketika dia kehabisan biaya kuliah, temannya, Pika, menawarkan pekerjaan sebagai perawat. Pasha adalah mahasiswa kedokteran yang menjadi buta karena kecelakaan lalu lintas. Sebagai perawatnya, Tesa diharuskan mengganti nama jadi Selina agar Pasha tidak tahu identitasnya. Setelah beberapa kali dioperasi, penglihatan Pasha berangsur pulih dan Tesa pun diberhentikan. Kegiatan tambahannnya di luar kuliah kini cuma memberi les bahasa Indonesia. Dia ingin melupakan segala-galanya termasuk Pasha. Namun tak dinyana, pada suatu hari kelabu, mereka berdua justru kesamprok! Pasha tentu saja tidak mengenalinya, tapi perasaan Tesa kacau balau. Terlebih ketika Pasha setelah tahu dirinya orang setanah air-bertanya, kenalkah dia dengan Selina?! Oh, kau tidak lupa! pekiknya dalam hati. Dia ingin mengangguk seribu kali, namun hati nuraninya melarangnya. Dia masih ingat Shakira dan Gofar, dia tak ingin menimpakan musibah yang sama pada Pika, tunangan Pasha. Dengan lesu, dia menggeleng dan berucap pelan, "Tidak, aku tak kenal Selina..." Hatinya berdarah melihat keputusasaan di wajah tampan itu. Oh, Pasha, bila kau tahu!
Marga Tjoa (born 27 January 1943) is an Indonesian popular romance and children's literature writer better known by the pen name Marga T. One of Indonesia's most prolific writers, she first became well-known in 1971 for her serial Karmila that was published as a book in 1973 and later made into a film.
Marga T. Adalah penulis dalam negri favorit saya. Semasa SMA dan kuliah ga bisa lepas dari karya-karyanya. Hampir semuanya saya suka. Tapi 'Tesa' adalah bacaan favorit (dr penulis fav pula) sepanjang masa.
Jafi inget, Pasha (our hero here) is my first love...[ehmm...;)] Galak, manja, narsis, nyebelin, tp juga ngangenin [sigh...] Dan Tesa adalah karakter yg menyenangkan, dewasa, mandiri dan bertanggung jawab.
I love Marga T. Read a number of her books more than 30 years ago. Found them recently, and reread them. Still love them, Gema Sebuah Hati, Badai Pasti Berlalu and Karmila. Love her style of writing, and her heroines are normally smart. But Tesa is extremely annoying. Her lack of willpower seems too exaggerated. Her behaviors vis à vis the two other female protagonists were not natural. The ending was the worst. Her immediate acceptance of Pasha, who betrayed her so badly, just because he was still single, was unbelievable. Marga T must be too tired to develop further the plot to reach the happy ending. The ending seems too rushed.
Awal saya mengenal novel percintaan itu kira-kira sewaktu di bangku SMA. Novel karya Marga T. Seorang novelis Indonesia yang menjadi favorit saya, mungkin masih sampai saat ini. Menjadi favorit, karena bagi saya tulisannya kadang seperti science-fiction. Menggabungkan hal-hal berbau kedokteran dan asmara :D Seingat saya, Tessa adalah dua novel pertama Marga [yang satu lagi judulnya Karmila] yang saya baca. Saya menemukannya di deretan buku bacaan di perpustakaan sekolah. Saya menyukai gaya bahasa Marga. Apalagi, alur ceritanya juga seolah mengikuti keinginan saya.. :D
Tessa dan Pasha. Novel ini berkisah tentang seorang calon dokter bernama Pasha yang mengalami kebutaan akibat kecelakaan. Di masa-masa sulit itu, hadirlah Tessa. Sama-sama orang Indonesia yang juga tinggal di.. Australia. Tessa yang membutuhkan biaya tambahan untuk hidup di negeri orang ini menerima pekerjaan untuk merawat Pasha yang mengalami depresi berat. Tentu bukan hal mudah bagi mereka yang belum saling mengenal untuk memahami satu sama lain. Namun seiring berjalannya waktu, ketika mereka sudah saling akrab, timbul masalah lain. Kekasih Pasha yang sempat meninggalkannya, hadir kembali. Sementara Tessa yang mengalami kesedihan, pulang ke tanah air. Di sana ia dijodohkan dengan seseorang yang nggak ia sukai. Lalu bagaimana kelanjutannya? Yaa alurnya seperti keinginan saya XD
Kira-kira begitu yang saya ingat. Tapi kalau ada kekeliruan alur cerita, mohon dimaklum yes. Karena saya bacanya juga sudah belasan tahun lalu. Oh ya, perasaan sewaktu saya meminjam novel bergenre asmara ini maluunya. Seolah hati bergumam, “Wedey.. ulan udah mulai baca novel asmara nih..” :p
I give five star to this book for a reason. I like it very much. This is my most favorite book from Marga T.
Marga T is a very famous novelist in my country. With her medical background, she used to writing characters with medical profession. I guess over than 80% of her books are about physicians, their personal and professional life.
This book, however, a bit different. Yes, it talks about a medical student. But Tesa, the protagonist, is not a doctor. She is a normal girl from a middle income family. Due to broken heart, she escaped to Perth and by arrangement of her friend who was staying in the same student hall, she got a part time job to take care of a blind medical student who appeared to be the friend's fiancee. And the story goes.
Of all Marga T's books, this one sounds to give the most natural sense of love and friendship relationship among students and also adults. Tesa's life seems to be so real. I think that's the strength of this book, compared to other Marga T's books with the similar theme, such as Karmila or Gema Sebuah Hati.
Well, I don't really do romance. Jadi tentunya ini bukan genre yang biasa saya baca. Selama baca sibuk meringis-ringis. Hahaha!
Lalu, kenapa dibaca? Lebih karena rasa ingin tahu kenapa ada beberapa teman yang baca buku ini sampai berkali2. Dan kebetulan salah satunya bisa dibilang panutan saya soal baca buku. Tapi diapun mengakui bahwa, sekarang, ketika membuka-buka kembali lembar-lembar buku ini, membaca baris demi baris ceritanya, rasanya tidak seperti ketika dia pertama kali terpikat pada salah satu tokoh utama dalam Tesa. Hm... Mungkin kalau saya baca buku ini 15 atau 18 tahun lalu, bisa jadi saya juga akan baca berkali-kali. Sayangnya saya baca sekarang, so, yeah, hasilnya: ringisan itu tadi. Hehe...
(Eh. Tapi tunggu dulu. Saya baca Circle of Friends-nya Maeve Binchy, dan itu romance banget, tapi kok suka ya?! Hm... Mungkin karena baca versi Inggris, dan setting-nya di Irlandia? Hihihi... Bias sekali...)
“Tes, tubuh manusia itu mengenal reorganiasi. Artinya, yang rusak atau sakit akan diganti dengan yang baru. Begitu juga dengan perasaannya. Apa yang dulu terasa menyakitkan, lama-lama akan hilang. Kecewa, frustrasi, penasaran, sakit hati, semua itu tidak kekal. Pasti akan direorganisasi menjadi rasa senang, sentosa, bahagia dan puas. Asal… kita mau berusaha menyembuhkannya. Patah tumbuh hilang berganti”
Jika iseng dihitung, novel 'Tesa' karangan Marga T ini pertama kali dicetak tujuh tahun sebelum saya lahir ke dunia. Waw, saya kagum secara personal kepada Marga T dan karya-karyanya yang masih bisa dinikmati meski tahun sudah berganti puluhan kali hingga hari ini.
Saya sangat menikmai Tesa, in a good way.
Tesa diceritakan dengan alur yang lincah dan dinamis, serta tidak terjebak dalam...
udah lama banget baca buku ini..rada lupa sih gimana ceritanya...tapi yang pasti suka banget... untuk ukuran novel lokal jadul yang ini bagus ^^
ceritanya tesa ke australi karena ada masalah, dia terpaksa merawat seorang co buta yang tampan ( hmmm...mirip apa ya ?? ) tapi syaratnya dia gak boleh kasih tau ke tuh co siapa dirinya.... si co kira tesa itu apa ya...tunangannya kalo gak salah...tunangan yang di jodohin... bagi yang pernah iat lakorn thailan KAW TAH PEE...ya seperti itu lah...si buta nantinya jatuh cinta ke ce yang ngerawat dia.. pas si co buta itu udah bisa melihat, ce nya pergi menghindar... kayaknya ada yang mirip2 deh...hq apa ya...maybe diana palmer "blind promise ??"
Dulu aku pernah baca ini, pinjem dari temen adekku dan aku terkesan banget. Buku ini lucu dan romantis! Meskipun bahasa-nya agak jadul...liat aja tahun cetakan-nya, 1991 wkwkwkwk Tapi jaman itu Marga T., Zara Zetira, Hilman itu emang jagonya novel Indonesia. Jadi inget dulu ada temen yang memimpikan aku akan seperti Zara. Amin! Yang jelas pada jaman itu memang masyarakat kita sangat mendewa-dewakan profesi seorang dokter (kayanya sampe sekarang juga gitu deh...). Bayangan-nya juga persis plek ketiplek kaya si Pasha ini. Ganteng, tinggi, cool dan anak orang kaya! But never judge books from its cover, buku ini keren abis!
direkomen ama chiko.. so far lumayan bagus sih.. cuma kynya rada ga tahan ama kata2 baku di novel2 dulu.. rada kaku gt percakapannya.. tp ceritanya bagus sih jadi lumayan.. bisa nutupin kekurangan itu.. =)
mgkn gw akan kasi bintang 4 kalo gw bacanya dulu2 banget ya.. soalnya kl dibaca skrg bener2 berasa lebay bgt kata2nya.. abis pake kata2 fa fi fo fum gt.. duh.. kapan lagi sih kt ngmg ky gt? gw bahkan ga pernah.. hahahaha..
Ini adalah satu-satunya buku karangan Marga T yg paling saya sukai, dan merupakan buku pertama yg membuat saya mulai membaca buku-buku karangannya. Kisah romancenya ringan, tetapi sempat membuat saya terhanyut dan merasa sedih saat Tesa tidak bisa lagi menemani Pasha karena Pasha akan menjalani operasi mata. Dan berpisah dengan cara yg menyedihkan. Tetapi bertemu kembali di Jakarta.
buku pertama dari Marga T yg gw baca, dan dari sana mulai deh ngebabat habis buku2 yg ditulis oleh marga T. kynya dah 15thn-an deh terakhir baca buku ini...dah rada2 lupa, cuma paling berkesan aja ama kisahnya pasha n tesa. so sweet aja kynya dulu klo inget ceritanya. pasha pas sakit kerjaanya ngerajuk mulu ama tesa, tp pas dah sembuh sifatnya jauh lebih menyenangkan deh hehehe....
Baca ini udah lama bingiiit. Waktu masih di jaman bangku sekolah. Novel ini pernah juga disinetronin. Kalo nggak salah, pemeran Pasha itu Steve Emmanuel. Kalo Tesa atau Selina masih inget mukanya, tapi udah lupa namanya. Hehe. :D Kyknya udah jarang nongol sih. Moga novel-novel jaman dulu bisa difilmkan lagi, supaya semangat nyariin dan bacanya juga.:)
Sebenernya ga da yg special bgt yg membuat buku satu ini berbeda dgn yg lain, sama aja kayak novel populer romantis lainnya. Hanya karena perasaan lebih suka aja.. biasanya sih dikarenakan ending yg lumayan bagus..
dibaca pas zaman SMA bagus banget,kl dibaca sekarang masih ngasih 4 star ga ya secara pernah baca buku lainya marga T pas di baca beberapa halaman diawal aja udah bikin merengut ga mau nerusin bacanya ko berasa apaan neh hahaha.. makanya ga mau baca ulang yg dulu dianggap bagus banget
Cerita yg keren abiss...baca dl jaman smp (walah kebayang tuanya ni buku)...dl ngebayangin py pacar ky pasha yg keren n kuliah di kedokteran asiik banget. Ceritanya menyentuh deh...biar jadul tep oke dibaca
Buku Marga T. pertama yang gue baca. Terkesan banget sama ceritanya yang sederhana. Ngga bisa lupa ampe sekarang. Kalo ga salah, bacanya pas kelas 5 SD. Pinjem di perpustakaan kantornya Papa :)