Jump to ratings and reviews
Rate this book
Rate this book
Sejak awal, aku tidak yakin bisa merestui pernikahan Mama dengan Terenzio Lambardi, seorang pria berkebangsaan Italia. Tapi, demi kebahagiaan Mama, haruskah aku tetap bersikap egois? Aku ingin Mama bahagia. Mengiyakan rencana pernikahan yang akan berlangsung di Roma—dan mau tidak mau membawaku serta ke Kota Abadi itu.
-Chalinda Noemi.

Sejak awal, gadis itu tidak tampak menyenangkan. Dingin dan menjaga jarak. Sialnya, aku memerlukan bantuannya untuk membebaskanku dari hukuman yang diberikan orangtuaku. Yang benar saja, aku kan bukan anak kecil lagi. Bersama dengannya ke Ostia Lido, memulai segalanya. Ternyata gadis itu memerlukan pertolongan.
-Maurizio Folliero.

Sejak awal, gadis itu terlihat murung. Kakinya terluka karena menubruk tubuhku. Aku ingin menolongnya. Bukan hanya karena kakinya yang terkilir, tapi karena mendung yang membayangi wajahnya.
-Ryan Watkins.


Di Roma, kebersamaan telah mengikat Chal dan Maurizio dalam usaha melarikan diri dan upaya mencari jawaban atas jati diri Terenzio. Ryan Watkins pun hadir di antara mereka, siap mengulurkan tangan saat Chal tenggelam dalam kegundahan.

Di Kota Abadi ini lah, sebuah perjalanan tentang kisah cinta, persahabatan, dan keluarga yang rumit telah dimulai.

200 pages, Paperback

First published August 29, 2016

5 people are currently reading
26 people want to read

About the author

Pia Devina

31 books47 followers
AUTHOR OF ONLINE NOVELS:
- Rose's Queen Anne (on going at Storial.co)
- Here and Where You Are (on going at Storial.co)
- (Un)Broken Wings (on going at Storial.co)

AUTHOR OF PUBLISHED NOVELS:
- Friends with Bittersweet-Love (2020)
- El Verano (2020)
- Placebo (2019)
- Little Secrets (E-Book) (2019)
- Camera's Eye (Memento Series) (2018)
- Afterword (2018)
- Pendulum (2018)
- Play with Fire (2018)
- Never Too Far (2018)
- Kohesi (2017)
- The Whole Nine Yards (2017)
- Pinocchio Husband (2017)
- Roma (2016)
- Dark Memories (2015)
- Kata dalam Kotak Kaca (2015)
- The Wedding Plan (2015)
- Two Lost Souls (2015)
- Weh (2014)
- Deep Down Inside (2014)
- Carrying Your Heart (2014)
- Love Lock (2014)
- Beautiful Sorrow (2014)

AUTHOR OF NOVELLA:
- Violet's Heart (E-Book) (2016)

CONTRIBUTOR OF ANTHOLOGIES AND NOVELS:
- My Beautiful World
- Heartsick (Novel)
- Senja yang Mendadak Bisu
- Januari: Titik Balik (Novel)
- Gadis 360 Hari yang Lalu
- Curhatku untuk Semesta
- Curhat LDR
- True Love Stories

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
2 (3%)
4 stars
8 (15%)
3 stars
25 (49%)
2 stars
16 (31%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 15 of 15 reviews
Profile Image for Marina.
2,042 reviews359 followers
February 15, 2017
** Books 35 - 2017 **

2,3 dari 5 bintang!

Saya mengira kisah love in the city yang di negara Bristol yang kurang saya sukai ternyata kisah Chal dan Mauricio di Roma ini malah yang paling kurang 'greget' menurut saya dibandingkan yang lainnya. Saya merasakan perkembangan emosi Chal dan Mauricio yang kenapa tiba-tiba menjadi suka satu sama lain kurang ada 'feel'nya. Lebih banyak adegan drama pertengkaran dan berantemnya di buku ini. Selain itu settingnya sebagai Roma dan obyek wisata/icon apa sajanya kurang dijelaskan secara mendetail. Setting Roma disini tidak berhasil membius saya untuk "waww saya harus pergi ke Roma suatu saat nanti!"

sejauh ini kalau diurutkan couple favorit saya dari edisi love in the city ini!
1. Ansel x Rani (San Fransisco)
2. Mia x Ragga (Dublin)
3. Hanis x Garu (Istanbul)
4. Calibri x Radiant (Frankfurt)
5. Kaendra x Elvis (Bristol)
6. Chal x Mauricio (Roma)

Terimakasih Scoop!

Seri Love in the city :
1. Istanbul by Retni S.B (11 Januari 2017)
Review : https://www.goodreads.com/review/show...

2. Dublin by Yuli Pritania (14 Januari 2017)
Review : https://www.goodreads.com/review/show...

3. Frankfurt by Ninna Rosmina (21 Januari 2017)
Review : https://www.goodreads.com/review/show...

4. Roma by Pia Devina (28 Januari 2017)
Review : https://www.goodreads.com/review/show...

5. Bristol by Vinca Callista (08 Februari 2017)
Review : https://www.goodreads.com/review/show...

6. San Francisco by Ziggy zezsyazeoviennazabrizkie (15 Februari 2017)
Review : https://www.goodreads.com/review/show...
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
September 20, 2016
Ada 1 eks gratis Novel Roma by Pia Devina DL 25 September disini cek http://rizkymirgawati.blogspot.co.id/...

"Emang mama kenal dia berapa lama, sampai mama yakin akan bahagia? Apa ada yang bisa menjamin kalau nanti setelah menikah sikapnya nggak berubah, tetapi baik seperti kata mama barusan? Apa mama yakin dia adalah seorang pria single dan bukan pria hidung belang beristri dan anak."? (hal.15)

Roma adalah salah satu novel yang masuk dalam seri A Love Story : City yang diterbitkan oleh Penerbit Grasindo, sekaligus novel ketiga dalam seri ini yang kubaca. Novel ini mengisahkan kehidupan Chalinda Noemi yang selama ini hidup bersama mamanya saja. Chal berasal dari keluarga broken home, mama dan papanya bercerai karena papanya ketahuan memiliki selingkuhan. Pasca bercerai, Mama Chal pun sempat menikah lagi dengan guru Chal, namun pernikahan mereka tidak bertahan lama. Malah mama Chal sempat mengalami kekerasan dalam rumah tangga.

Perpisahan kedua orang tuanya, kemudian kegagalan pernikahan kedua kali mamanya membuat Chal trauma. Hubungan Chal dan mamanya yang sangat dekat, walau jarang menghabiskan waktu bersama karena kesibukan mamanya, membuat Chal tidak ingin mamanya mengulang kesalahan yang sama lagi. Chal hanya ingin mamanya bahagia.

Hingga kemudian mamanya datang dengan berita yang sungguh mengejutkan, Mama Chal akan menikah dalam waktu dekat dengan Terenzio, seorang pria yang baru saja dikenalnya. Jujur Chal agak ragu menyetujui rencana pernikahan mamanya ini, karena Chal belum yakin dengan Terenzio.

Apalagi saat Chal dan mamanya berkunjung ke Roma, Chal mendengar sesuatu yang membuatnya sungguh terkejut dan mencurigai Terenzio. Selain urusan keluarga, Chal juga bertemu dengan sosok Maurizio Folliero. Maurizio sedang dihukum oleh keluarganya dan kedatangan Chal membawa angin segar untuknya. Maurizio awalnya tidak berkenan menemani Chal selama di Roma, namun Maurizio membutuhkan Chal untuk terbebas dari hukumannya. Bagaimana kelanjutan kisah Chal dan Maurizio? Akankah Mama Chal menikah dengan Terenzio? Apakah kecurigaan Chal terbukti?

Membaca novel ini sungguh menyenangkan sekali, tidak membutuhkan waktu lama untuk membacanya. Membaca karya terbaru Pia ini membuatku seakan mengenal sosok Chal dan Maurizio lebih dekat. Interaksi keduanya yang awalnya kaku dan berjarak, akhirnya karena sering menghabiskan waktu bersama, mereka pun menjadi semakin dekat.

Hubungan mereka pun dibangun secara perlahan-lahan, awalnya Maurizio hanya ingin menggunakan Chal sebagai tameng agar terbebas dari hukuman orang tuanya. Malah Maurizio terjebak masuk dalam kehidupan Chal yang ternyata butuh pertolongan.

Aku bisa memaklumi kenapa Chal sejak awal berhati-hati dan ragu dengan keputusan mamanya untuk menikah lagi. Bagaimana pun kegagalan pernikahan sampai 2 (dua) kali bukanlah perkara mudah bagi seorang anak. Apalagi Chal tahu bahwa mamanya dan Terenzio belum lama berkenalan, tetapi begitu mudah memutuskan untuk menikah. Aku tahu perasaan Chal yang hanya ingin melindungi mamanya, orang yang paling dia sayang.

Aku pun pernah merasakan betapa tidak enaknya menjadi anak yang keluarganya bercerai, aku bisa merasakan apa yang dirasakan oleh Chal. Hingga kemudian Chal berusaha untuk menerima keputusan mamanya, aku tahu tidak mudah.

Aku penasaran sekali apa yang sesungguhnya terjadi pada Terenzio dan keluarganya. Pia cukup rapi menyimpan fakta-fakta yang ada, menyebar puzzle demi puzzle yang membuatku sebagai pembaca penasaran dan menduga-duga apakah kecurigaan Chal itu benar atau tidak :)

Tidak hanya mengisahkan tentang keluarga saja, tetapi ada juga tentang cinta yang hadir secara perlahan-lahan di hati Chal maupun Maurizio.

Diceritakan dari sudut pandang Chal dan Maurizio, kamu akan diajak menyelami pikiran dan perasaan mereka tentang apa yang terjadi dalam kehidupan mereka. Dipadukan dengan setting Roma yang sungguh memikat, kamu seakan diajak berkeliling Roma mulai dari Pantheon, Trastevere, Piazza Santa Maria hingga Pantai Ostia.

Kamu mencari sebuah kisah romansa dan keluarga yang menghangatkan hati dipadukan dengan setting Roma yang akan memanjakanmu, aku rekomendasikan novel ini untuk kamu baca. Selamat jatuh cinta dengan kisah Chal dan Maurizio :)
Profile Image for Sulis Peri Hutan.
1,056 reviews298 followers
August 6, 2018
Review + Giveaway: http://www.kubikelromance.com/2016/09...

Chalinda Noemi atau biasa dipanggil Chal terpaksa pergi ke Roma demi pernikahan ibunya yang ketiga. Tentu pada mulanya Chal tidak menyetujui pernikahan tersebut, dua pernikahan sebelumnya berakhir tidak bahagia. Dengan suami pertama, ayah Chal, ibunya diselingkuhi, sedangkan dengan pernikahan kedua terjadi KDRT. Terlebih pernikahan dengan Terenzio Lambardi terkesan terburu-buru, ibunya baru sebentar mengenal lelaki berkebangsaan Italia tersebut, Chal hanya ingin ibunya bahagia, dia takut kejadian yang melukai terulang kembali. Namun, melihat ibunya yakin akan baik-baik saja dengan Terenzio, Chal pun mengalah.

Ketika sudah berada di kediaman Terenzio di Italia, tanpa sengaja Chal mendengar percakapan dua paman calon ayah tirinya tersebut yang mangatakan bahwa mereka akan untung besar. Chal langsung menganggap kalau ibunya hanya dimanfaatkan. Dia pun meminta bantuan Maurizio, anak teman Terenzio yang menjemput mereka ketika di bandara, untuk menyelidiki kebenaran dan siapa sebenarnya keluarga Terenzio ini. Maurizio yang pada awalnya menganggap Chal cewek dingin, terpaksa menyetujui dengan imbal balik menjadi kunci kebebasan akan hukuman yang dia terima dari orangtuanya.

Perjalanan mengelilingi indahnya Kota Abadi dan menyingkap sebuah misteri pun dimulai, hanya saja tidak semudah bayangan Chal. Ada berbagai rintangan yang menghadang, mulai dari pengejaran orang-orang jahat sampai bertemu dengan cowok baik hati bernama Ryan Watkins.

*
Roma adalah serial A Love Story: City terbitan Grasindo kedua yang saya baca setelah Bristol, dan karya Pia Devina pertama yang saya baca, padahal penulis sudah menerbitkan lebih dari sepuluh buku, baru berjodoh di buku ini. Roma lebih menekankan akan masalah keluarga dan percintaan, dibumbui dengan sedikit misteri yang cukup baik diutarakan penulis. Saya sangat penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi dengan keluarga Terenzio, karena penulis tidak langsung membeberkan melainkan sekeping demi sekeping, membuat ingin segera sampai halaman terakhir dan menemukan jawabannya.

Dari cara bercerita cukup baik, saya cukup menikmati tulisan Pia Devina yang mengalir. Karakternya terbentuk dengan baik, dan berhubung buku ini tidak hanya membicarakan kisah cinta tapi juga setting tempat, maka kedua hal tersebut menjadi sorotan saya. Saya suka cara penulis menggambarkan settingnya, baik yang hanya diceritakan, pun dengan yang dikunjungi langsung. Tidak ada kesan tempelan semata, informasi singkat yang diberikan mengenai tempat yang sedang diceritakan atau dikunjungi juga menambah pengetahuan saya yang belum pernah pergi ke Italia, walau tidak detail sekali, tapi cukup. Bagian favorit saya adalah ketika mengunjungi Ostia Antica.

Untuk karakternya, saya cukup menyukai Chal dan Maurizio, terlihat pada mulanya mereka sama-sama tidak saling menyukai, berbagai masalah yang muncul kemudian mau tidak mau membuat mereka sering bersama dan muncul perasaan lain. Saya suka karakter Chal yang tidak egois, cara dia berhubungan dengan ibunya dan ayahnya, masih menjalin baik hubungan keluarga walau tidak bersama lagi, terlebih ayahnya tidak akan sungkan bila ada yang membuat Chal bersedih. Maurizio sendiri walau terkesan bad boy dan cuek, dia sebenarnya perhatian sekali.

Beberapa kekurangan menurut saya adalah penyelesaiaan yang terlalu cepat dan karakter Ryan Watkins yang tidak digali lebih dalam, bila dia dibuang tidak akan menjadi masalah dalam artian perannya tidak terlalu penting. Saya berharap penulis fokus akan permasalahan ibunya dan perkembangan hubungan Chal dengan Maurizio, karena menurut saya kurang banyak. Namun secara keseluruhan buku ini tetap asik untuk diikuti, kok.

Buku ini recommended bagi kamu yang ingin jalan-jalan gratis ke Roma secara virtual, mupeng makan gelato dan melihat hubungan Chal dengan Maurizio yang manis.
Profile Image for Tessa Monica.
11 reviews2 followers
October 11, 2020
Menamatkan novel “Roma” ini terasa tanpa beban. Benar-benar mengalir dan bikin candu.

Omong-omong, ini kali pertama saya membaca tulisan Pia Devina. Saya bisa bilang tulisan beliau sangat masuk dengan selera saya.
Saya suka cara Pia menuliskan cerita tentang Roma dengan begitu apik— indah dan membuat saya seolah-olah ikut pergi mengikuti petualangan Chal dan Maurizio mengitari Trastevere, lalu ketika Chal kebingungan saat kehilangan jejak Maurizio di sana, saya ikut prihatin. Ketika Chal dan Maurizio berlari-lari saat Oberto dan kawan-kawan mengejar hingga mereka harus bersembunyi di Colosseum, saya ikut deg-degan dan menahan napas. Meskipun menurut saya detail mengenai sejarah tempat-tempat di Roma tidak terlalu mendetail, namun porsinya cukup. Less is more— lebih indah dan sampai ke hati pembaca.

Saya juga suka bagaimana hubungan anak yang terlahir dari keluarga broken home namun tetap mendapak kasih sayang yg utuh dari orang tuanya— ah saya selalu mencintai cerita yg dibalut dengan kisah keluarga seperti ini

Bagian terpenting setelah membaca novel ini saya jadi ingin pergi ke Roma mengitari kota abadi itu seperti Chal dan Maurizio, merasakan dinginnya eskrim Gelato sembari berjalan-jalan di pinggir kota, mampir sebentar ke kafe Tazza d’Orro atay BlueLeaves (hm sepertinya kafe ini hanya fiksi, karena setelah saya searching saya tidak menemukan kafe ini ada di Roma)

Tentu ada kekurangan di novel ini sehingga saya tidak bisa memberi bintang sempurna.

✨ Membaca novel ini membuat candu, penasaran sekali namun sayang endingnya kurang klimaks, endingnya terlalu cepat menurut saya. Saya rasa bisa lebih panjang. Mengingat novel ini cukup tipis dan sah-sah saja jika halaman nya ditambah lagi. Saya juga tidak keberatan bila halamannya lebih banyak, toh ceritanya asik.

✨Chemistry antara Chal dan Maurizio kurang diperdalam. Sebenarnya saya suka karena pasangan ini realistis; tidak menye-menye seperti pasangan anak SMA— saya tidak cocok dengan cerita romance anak SMA yg menurut saya “lebay”. Hanya saja, mungkin krn halaman yg sedikit membuat Pia Devina tidak bisa menumbuhkan chemistry mereka dgn lebih dalam. Namun, saya tetap menyukai keduanya. Maurizio itu menurut saya seperti Tsundere— pura-pura tidak peduli padahal sangat peduli, sedangkan Chal, gadis yg sederhana dan berani.

✨Sangat disayangkan karakter Ryan Watkins tidak digali lebih dalam, sehingga terkesan dia hanya tempelan. Padahal saya tahu maksud penulis ingin menjadikan karakter Ryan Watkins itu penting. Seandainya Pia menuliskan tokoh Chal yg berkunjung ke cafe Ryan dan mengobrol bersama sehingga pembaca mampu mengenal siapa sosok Ryan sesungguhnya tentu sangat apik sekali.

✨Tidak terlalu banyak quotes dari novel ini.

✨Tokoh sekali lewat seperti asisten rumah tangga dan pelayan baiknya tidak perlu diberi nama, karena mereka hanya figuran. Sehingga menurut saya tidak terlalu penting.

Overall, saya kasih 4 bintang untuk karya Pia Devina “Roma” ini. Ingin membaca karyanya yang lain😀
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Nurina Widiani.
Author 2 books15 followers
October 10, 2016
Roma. Betapa ajaibnya bahwa saat kita mendengar satu kata atau satu nama kota, banyak hal melintas dalam benak kita. Maka, saat mendengar kata Roma, apa yang terlintas dalam bayanganmu? Kota yang indah? Pria tampan? Ataukah klub sepakbola?
Kalau saya, yang terlintas adalah satu novel karya Pia Devina. Sebuah novel yang mengajak saya bertualang mengunjungi tempat-tempat istimewa dan rahasia yang tersimpan di kota tersebut.

Roma dikisahkan menggunakan sudut pandang orang pertama secara bergantian dari sisi Chal dan Maurizio. Pergantian sudut pandang ini terjadi di setiap pergantian bab, sehingga terasa nggak mengganggu dan mudah diikuti. Dengan porsi yang sangat adil, saya dibuat memahami perasaan dan emosi kedua karakter utamanya. Gaya bertutur Pia Devina terasa mengalir dengan pace yang tepat, sayang di beberapa bagian dialog terasa kaku dan adegannya kurang alamiah.
Saya merasa dialog antara Magdalena dan Maurizio masih kurang luwes, saya nggak bisa menangkap kesan mereka sebagai kakak beradik yang doyan bertengkar.

Yang seru dari membaca novel ini adalah setting kota Roma yang ditulis dengan detail dan rapi. Penggambaran tempat, suasana dan atmosfer dilukiskan dengan tepat dan cermat oleh Pia. Seolah saya juga ikut ada di sana dan mengagumi setiap petaknya. Trivia yang diselipkan sangat informatif. Banyak tempat-tempat yang baru saya dengar dan memberi pengetahuan baru. Yang paling saya suka adalah saat Maurizio dan Chal pergi ke Ostia Lido. Tempatnya terasa luar biasa dan bikin saya pengin ada di sana juga. Dan pantai itu juga semakin instimewa saat interaksi Maurizio dan Chal makin dekat. Mereka mulai sama-sama membuka hati untuk satu sama lain.

Chal adalah karakter gadis yang luar biasa cintanya pada sang ibu. Saking sayangnya, ia jadi mudah khawatir, takut ibunya kembali terluka seperti sebelumnya. Namun hubungan ibu dan anak yang katanya sangat dekat itu kurang terlihat dalam novel ini. Saya sebenarnya ingin nelihat pembicaraan mendalam yang dilakukan ibu dan anak. Saat seorang ibu mengambil keputusan untuk menikah lagi tentunya ia akan memberi penjelasan dari hati ke hati pada anaknya, terutama jika sang anak sudah dewasa. Tapi ibu hanya bilang akan menikah lagi dan bahwa Terenzio orang baik. Yang bikin saya sedih adalah saat Ibu menampar Chal di depan banyak orang. Duh, sakit hati saya. Meskipun itu pertama kalinya, tetap saja saya sedih. Dan saya jadi berharap seandainya momen ibu dan anak ini lebih banyak porsinya.
Maurizio menjadi karakter yang menarik. Ia tampil sebagai kakak yang rese, jagoan yang dianggap tukang bikin onar. Tapi ada kelembutan dalam dirinya saat menghadapi anak kecil. Gimana Chal nggak meleleh tuh jadinya?
Sementara Ryan yang saya tangkap adalah cowok yang ramah dan mudah bersahabat. Sayangnya, peran dan karakternya kurang digali. Bahkan porsinya pun nggak begitu menonjol.
Moment terbaik Maurizio dan Chal adalah saat mereka dikejar-kejar geng Oberto. Saya merasa hubungan mereka semakin mencair dan chemistry mulai tumbuh di antara mereka.

Secara keseluruhan, Roma adalah novel yang seru dan menghangatkan hati. Ada petualangan dan ada makna tentang penerimaan di dalam kisah ini. Saya rekomendasikan Roma untuk kalian yang suka bertualang ke kota-kota yang menyimpan tempat-tempat unik dan indah. Menemukan sebuah cinta di sana, pasti akan menjadi petualangan terindah.
Profile Image for han.
33 reviews
September 11, 2022
im gonna reviewing this book based on my opinion.
i put some high expectation on this book, i really am.

bukunya bagus. tapi, ada beberapa kekurangan yang aku temuin. latar yang dipake, roma. roma itu salah satu tempat favorit aku. tapii, kak pia devina jelasin tempat tempat di roma dengan narasi yang kurang menarik. ntah kenapa, aku ngerasa writer cuman naruh roma itu sebagai latar, deskripsi roma jarang banget ditampilin makanya aku ngerasa kurang. buat karakter... nama nama karakternya bagus. tapi, untuk pengembangan karakternya sangat kurang. menurut aku, teman teman maurizo terlalu banyak disebutkan, dan beberapa dari mereka hanya muncul sebentar, tanpa ada pengembangan yang berarti. menurut ku walau hanya side karakter tetap perlu sedikit pengembangan. ada juga, karakter perawat yang entah kenapa disebutkan namanya, padahal menurut aku itu nggak terlalu diperluin. ada beberapa hal juga yang aku bingungin, buku ini pake 2 pov, ml dan fl. entah kenapa aku bingung sama pov kedua orang itu, feel dari karakternya agak ngurang ngena kalo di aku. konflik ceritanya cukup bingungin juga. dari awal sampe akhir aku tetap aja bingung sama konflik antara terenzio, chal, mamanya, juga 2 paman terenzio. dan, ngga tau aku bingung sama konflik yang writer tulis di buku ini. penempatan suasana juga, dari yan awalnya tegang dan sedih bisa tiba tiba jadi romantis, aku ngerasa kayak lompat dari beberapa anak tangga, ngga tau kenapa. terakhir, alur. alurnya kerasa lamaaa yeet kerasa cepeeet juga.
oh iya, karakter ryan. aku kira dia bakal jadi salah satu karakter yang bakal dibahs. ternyata engga. karakter ryan seharusnya lebih dikembangkan.

aku mau terima kasih sama kak pia devina. maaf kalo review ku terlalu panjang lebar. terima kasih atas karyanya.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Risma.
218 reviews
May 7, 2022
Cukup... tahu saja. Pinjam ini di iPusnas karena mau jalan-jalan juga ke Roma, tapi ternyata tidak seperti yang diharapkan. Pengenalan tokohnya kurang ngena karena tidak banyak percakapan yang mengharuskan tokoh berpikir. Konfliknya khas film yang menunjukkan bukan menceritakan. Saling tuding dan kejar-kejaran di Roma, jadi teringat suatu film. Aku juga tidak baca summary-nya, karena tidak disediakan di iPusnas, tapi kalau sempat tahu, bisa dipastikan akan kecewa berat karena nyatanya tokoh cowok kedua tidak punya porsi berarti dalam cerita. Beberapa adegan juga ada untuk flexing tokoh utama cowok, seperti kereta bayi yang jatuh di tengah jalan dan beli eskrim untuk seorang anak. Sempat mengharapkan akan ada adegan yang berhubungan dengan bandara karena sempat dibahas beberapa paragraf. Mungkin ini hanya diriku sendiri yang merefleksikan keinginan. Buku ini bikin aku sadar aku suka perjalanan menuju pilihan yang harus dipilih tokoh, bukan disodorkan. It was just okay.
Profile Image for nasya.
828 reviews
December 19, 2023
Cerita yang ringan dan halamannya pun nggak terlalu banyak, jadi cerita yang disampaikan pun nggak bertele-tele. Gambaran tentang Roma-nya juga oke, walau agak kesulitan menghafal nama-nama tempatnya karena namanya susah diingat, tapi yang paling aku suka dari cerita ini adalah hubungannya Chal sama papanya, hangat dan romantis.
Profile Image for Mega Handiyani.
104 reviews3 followers
January 7, 2020
buat yg gak terlalu suka novel romance, ini salah satu bacaan yg ringan. tapi lebih banyak konflik daripada romance nya sendiri.
Profile Image for rfasyg.
33 reviews
May 30, 2024
aduh aku udah ber ekspektasi banyak sama buku ini tapi ternyata malah hufftt tapi ceritanya bagus sih 👍🏻
Profile Image for Rumah.
Author 1 book41 followers
October 4, 2016
Baca review lengkapnya disini yaa >> http://peekthebook.blogspot.co.id/201...

Membaca novel ini, membuat rasa gemas, penasaran serta perasaan ingin selalu tersenyum tak habis-habis. Ada aja adegan di setiap part yang bikin berpikiran ini itu. Harusnya si A dihabisin aja, harusnya si B diikat aja. Banyak hal yang benar-benar bikin gemas.

Penulis mampu membuat chemistry antara kedua tokoh utama, Chal dan Maurizio yang awalnya kaku dan dingin menjadi dekat dan semakin dekat seiring kebersamaan mereka berdua. Hubungan yang awalnya hanya dikarenakan Maurizio menjemput dan akhirnya menggunakan Chal sebagai jalan dia agar bisa terbebas dari hukuman kedua orangtuanya. Malah membuat mereka menjalani satu petualangan yang tak akan bisa dilupakan begitu saja.

Aku paham kenapa Chal berhati-hati sejak awal dan terlihat ragu saat memutuskan untuk menerima keputusan Mamanya menikah lagi. Bagaimana pun kegagalan pernikahan sang Mama hingga dua kali bukanlah hal yang mudah untuk Chal. Terlebih Chal tahu jika sang Mama dan Terenzio baru dekat dan belum begitu lama saling mengenal. Chal hanya ingin melindungi Mamanya, orang yang paling dia sayang dan dia jaga.

Sebenarnya aku penasaran pakai banget dengan apa yang sesungguhnya terjadi pada Terenzio dan keluarganya. Sang penulis cukup pintar menyimpan fakta-fakta yang ada, dan memilih untuk memberikan berbagai clue kepada pembaca sehingga pembaca berspekulasi macam-macam terhadap Terenzio dan keluarganya. Ditambah dengan kecurigaan Chal, membuatku semakin bertanya-tanya tentang kebenaran yang ada.
Profile Image for Ratna Sari.
308 reviews12 followers
November 7, 2016
Gak butuh waktu lama gw nyelesein buku ini, abiz ringan sih ceritanya. Udah gtu ngalir bgt. Apalagi gw gak nyangka bgt kalo ternyata tokoh utamanya, Maurizio seorang romanisti. Serius surprise bgt. Coz bnyk novel yg bersetting kota Roma, tp gak prnh bahas ttg romanisti. Pdhl romanisti bagian dr kota Roma itu sendiri. Iya kan? Hahaa...
Tp sayang bgt gak terlalu dieksplor sisi romanistinya, seakan cuma "tempelan" aja. Malah jd geregetan.
Selain itu, chemistry Chal & Maurizio jg kurang dieksplor. Seperti sengaja cepat2 diselesaikan.
Kalo untuk mendeskripsikan kota Roma, penulis patut diacungi jempol, detail bgt. Jd terasa dapet "guide" gratis. hahaa
Profile Image for Fasiha.
23 reviews30 followers
April 4, 2017
Love story nya kurang kuat untuk Chal sama Maurizio.
Cerita juga lebih banyak seputar mamanya.
Nggak ngerti juga buat apa tokoh Ryan ^^v
Profile Image for Yayang.
68 reviews2 followers
April 30, 2017
sejauh 194 halaman, yang berhasil bikin aku senyum cuma saat bagian Maurizio bilang ke Chal, "tiga tahun dari sekarang, kita menikah. Setuju?"

come on... ini novel genre-nya romance, berlebihan kalo aku mengharapkan lebih banyak scene lovey-dovey???.

Selain itu, sebelumnya aku juga pernah baca novel yang latarnya juga di Itali, yah walaupun beda kota (Sienna, Venesia) dengan deskripsi yang apik. Baca novel ini, aku ngerasa deskripsi tempatnya masih belum berhasil bawa aku ke lokasi-lokasi yang dimaksud penulis. Seperti cuma baca sejarah landmark Roma aja, kurang hidup, kurang smooth.

Gimana yaaah....
intinya aku kurang berasa feel bahagia / galau ala-ala yang sering ditawarkan oleh novel-novel romance.
Displaying 1 - 15 of 15 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.