Jump to ratings and reviews
Rate this book

Drama At Work

Rate this book
Kalau benar dunia ini panggung sandiwara, kantor bisa jadi Broadway. Usai menamatkan kuliah, Marsha mengira kehidupan penuh tekanan dari bertahun-tahun sekolah telah berakhir, beralih ke kehidupan serba terjamin dengan keleluasaan fi nansial. Perkiraannya nyaris akurat, kalau saja dia tidak lupa mengantisipasi bumbu penyedapnya, seperti drama atasan-bawahan, konfl ik kepentingan dan skandal, pertanyaanpertanyaan tentang agama di fase Quarter Life Crisis, sampai urusan asmaranya dengan Teddy, rekan kerja yang berbeda agama.

Semua itu mengantarkan Marsha pada satu titik: Dia harus memilih antara Wisnu, lelaki yang menawarkan masa depan ideal, atau Teddy, dengan segala ketidakpastian yang terlalu berisiko karena lelaki ini tiba-tiba resign dan menghilang secara misterius.

Di tengah kegamangan, Marsha memutuskan untuk mendalami kembali agama yang selama ini hanya menjadi identitasnya di KTP. Hidupnya perlahan menjadi lebih tenang dan terarah, sebelum akhirnya Teddy mendadak kembali muncul sebagai sosok asing yang membuatnya bertanya-tanya: Apakah ini jawaban atas doanya, atau selingan cobaan untuk menguji kualitas imannya?

232 pages, Paperback

Published September 5, 2016

6 people are currently reading
19 people want to read

About the author

Edith PS

3 books4 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
5 (19%)
4 stars
15 (57%)
3 stars
5 (19%)
2 stars
1 (3%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 8 of 8 reviews
Profile Image for Leila Rumeila.
1,006 reviews28 followers
April 23, 2025
In between 4-4.5⭐
Bukunya bagusssss, betul2 "bergizi".
Sayang, judulnya engga sinkron dengan isinya.
Profile Image for Putri Review.
74 reviews13 followers
October 9, 2016
Actual score : 3,8 from 5 stars

Baca lebih lengkap review novel ini di blog Putri Review : Skandal & Romansa Dunia Kerja dalam novel "Drama at Work" by Edith PS

Hal pertama yang membuat saya tertarik dengan novel ini adalah cover dan judulnya. Untuk saya yang entah mengapa sedang haus akan novel penuh drama (skandal!), desain novel Edith PS yang satu ini cukup memancing keingintahuan.

Drama at Work menyoroti intrik-intrik di balik kubikel dunia kerja yang mungkin seringkali tidak terbayangkan, tapi jauh dari kata membosankan. Tokoh utama novel ini, Marsha, merupakan tipikal wanita karir muda zaman sekarang yang terhitung cukup sukses : datang dari keluarga baik-baik, mengerti bagaimana mengejar mimpi, dan tahu bagaimana harus membawa diri.

Hidup Marsha sehari-hari tidak jauh dari ritual membuat kopi di pantry, menjalin hubungan dekat dengan geng cewek kantor beda divisi, berbisik mengenai skandal perkantoran dengan ekstra hati-hati, pulang dengan menyewa transportasi online, lembur, dan Teddy.

Yang terakhir merupakan hal yang paling membuat Marsha frustrasi. Dirinya dan Teddy memang sudah saling menjalin chemistry sejak pertama kali bertemu sebagai sesama management trainee, namun perbedaan keyakinan membuat keduanya sama-sama tahu bahwa hubungan mereka selayaknya dijaga sampai di tahap berteman saja.

Bicara memang gampang. Cobalah bertemu dengan pujaan hati 8 jam sehari, 5 hari seminggu. Setiap hari Marsha mengenal Teddy lebih dekat--mendengarkan keluhannya, kegembiraannya, juga cerita tentang Teddy yang akhirnya bertemu dengan gadis lain yang sepertinya akan berakhir lebih dari sekadar teman.

Marsha diam-diam kecewa dengan perkembangan kehidupan cinta Teddy, tapi tak bisa berbuat apa-apa. Di saat yang sama, atasan baru Teddy yang bernama Wisnu sepertinya menaruh hati pada Marsha--dan sepertinya Teddy sedikit kesal akan hal itu, tapi juga tak melakukan apa-apa. Di saat yang sama pula, dunia pergosipan di kantornya sedang dihebohkan dengan berita skandal perselingkuhan rekan bernama Bella dengan kolega beristri--tapi identitas sang pria masih menjadi dugaan semata.

Satu hal berujung pada hal yang lainnya, Marsha tanpa sadar terlibat pada sebuah kejadian yang meninggalkan trauma. Dia sangat membutuhkan Teddy, tapi pria itu memutuskan untuk menghilang tanpa Marsha bisa menjelaskan apa yang telah lama tersimpan di hatinya.

Satu hal yang unik tentang novel Drama at Work ini adalah tips-tips seputar dunia kerja (bagaimana bergaul di dunia kerja, bagaimana menyikapi pergantian atasan, dll dsb) yang terasa sangat real. Biasanya rangkuman tips2 tersebut terselip di akhir chapter, tapi sepanjang cerita pun terkadang pandangan si penulis tentang dunia kerja disampaikan lewat karakter Marsha. Berbagai referensi dunia kerja dari literatur terkenal dan quote-quote yang akrab di telinga muncul dalam novel ini, sedikit mengingatkan saya akan gaya bercerita Ika Natassa yang juga seringkali melibatkan fun facts di kisahnya.

Saya pribadi suka-suka saja, tapi terus terang beberapa tips sedikit terasa melenceng dari dunia kerja (contohnya tips untuk wanita2 tentang perselingkuhan). Lalu penjabaran tentang pandangan Marsha kadang terlalu panjang, membuat saya kadang lupa bahwa Marsha-lah yang sedang bicara mengungkapkan pikirannya, rasanya seperti sedang membaca blog self-help atau pengalaman hidup.

Soal cerita, saya cukup suka dengan skandal2 dan permasalahan di dalamnya. Sudah cukup bagus dan menarik, tapi saya merasa konflik-konfliknya masih kurang berkorelasi satu sama lain, masih terasa kurang fokus. Mengingat judulnya, saya pikir semuanya akan berkonsentrasi pada drama dan skandal dunia kerja, tapi pada akhirnya kisahnya lebih membahas tentang transformasi Marsha dan Teddy dari sisi rohani--yang mana bukan sesuatu yang salah, hanya saja saya merasa tema-tema tersebut akan terasa lebih kuat pesan moralnya kalau dibuat benar-benar saling berhubungan (misal : Marsha-lah yang selingkuh kemudian insaf) atau bahkan dibuat terpisah sama sekali (murni menceritakan skandal dunia kerja dari kacamata Marsha).

Anyway, ini merupakan novel Edith PS pertama saya dan saya cukup suka dengan caranya berkisah. Rasanya hampir mirip dengan saat saya membaca novel Secangkir Kopi & Pencakar Langit karya Aqessa Aninda, bikin penasaran dan asik sendiri membayangkan sophisticated-nya kantor dan segala intrik di dalamnya.

Bravo dan ditunggu karya berikutnya ya, Mba Edith...

Profile Image for MAILA.
481 reviews120 followers
March 20, 2017
bing8ung mau kasih bintang berapa wqwq
seperti judulnya, isi buku ini terlalu banyak drama xD

***

satu yang sebenarnya agak menganggu tapi juga sebenarnya bermanfaat bagi saya; terlalu banyak trivia di buku ini. dan malah ada 1 bab yang isinya trivia semua yang gak begitu nyambung sama isi bukunya (atau kasus di bab sebelumnya).

trus saya juga agak bingung ini buku masuk kategori novel apa bukan. soalnya kayak agak aneh gitu kalau disebut novel.

saya suka tokoh lala. LALA ADALAH SAYA1111!!!! wqwq. saya juga kerap dijuluki intel oleh teman2 dan cukup bisa memainkan banyak wajah dan karakter di beberapa orang berbeda.

lalu, apalagi ya,
ah,

waktu baca ini saya beneran jadi mikirin soal pernikahan banget. bimbang, bingung, tapi juga kayak. yaudahlah ya gitu

ada banyak banget kutipan kesukaan saya;

itu pertama kalinya aku menyadari bahwa tidak ada yang salah untuk menginginkan sesuatu dan membayangkannya menjadi milik kita, bahkan ketika sesuatu itu masih tampak terlalu jauh untuk digapai. bahwa kalaupun akhirnya setiap perilaku kita secara tidak sadar mengarahkan kita mendekat pada tujuan itu, anggap saja itu bonus. atau itu kemudian hanya menjadi keinginan yang tidak terupayakan pun tidak masalah. asalkan jangan pernah menyangkal keinginanmu saat ini hanya karena kekhawatiran di masa depan yang belum tentu terjadi. selama setiap keinginan tidak merugikan siapa pun, kupikir tidak ada salahnya untuk selalu dicoba.

serendah-rendahnya manusia di dunia ini bukan mereka yang miskin, tapi mereka yang hidupnya membebani orang lain.

kalian percaya nggak bahwa semesta ini mampu berhitung? semesta nggak akan membiarkan manusia mendapatkan apa yang seharusnya nggak pantas ia miliki. akan ada harga di kemudian hari yang harus dia bayar. harga itu nggak selalu bisa dibayar pakai uang karena ''sangat mahal''.

dan ah,
baca ini juga jadi ingat Rangga. karena Rangga juga salaryman yang pekerjaannya penuh drama. selalu jadi budak koorporat kerja lebih dari waktu yang ditentukan, dan pernah beberapa kali pulang mendahului kokok ayam. atau seperti yang pernah ia katakan, kali ini ayam tidak mematok rezeki ku, rezeki ayamlah yang ku patok duluan.

seperti halnya Teddy, Rangga juga pergi begitu saja. tanpa mengucapkan salam perpisahan yang macam2, tanpa menoleh kembali ke belakang, tanpa meninggalkan jejak dan tanda yang macam-macam seolah menganggap saya tidak penting. atau mungkin memang saya tidak benar-benar penting.

bila di buku ini Teddy bisa kembali, apakah Rangga juga akan demikian (RANGGA SIAPA MAI?)

hh, suka!
Profile Image for Dya.
2 reviews
December 25, 2020
Gue menantikan keseruan drama kehidupan perkantoran tapi ternyata gue nggak menemukan apa yg gue cari di novel ini. Plotnya juga bikin bingung (or is it just me?) Pake sedikit usaha akhirnyah tamat juga baca ini, sayang bgt novelnya kurang berkesan buat gue.

Ada istilah yg salah juga disini contoh SWOT, huruf T nya itu Threat bukan Thread. Threat itu ancaman, kalo Thread itu utas di twitter wkwk. Kirain typo ternyata di kalimat berikutnya tetep ditulis pake huruf D bukan T.

Yang paling gue suka di novel ini tuh si Lala deh karakternya oke, sisanya B aja. Habis ini mau baca novelnya kak Edith yang lain, moga masuk sama selera.
Profile Image for Nadya Atika.
27 reviews2 followers
December 5, 2022
After a long long time not read until finish fiction or non fiction book

I already finish it wkkw

Menemukan buku ini diantara kegemangan work life, mencari hal-hal senasib yang di bumbui dengan konflik yang lebih asik dari realita

At once i not really interested to finish this book, jadi bersatang lah buku ini di collection apps Gramedia digital ku bersama buku lainnya haha

but after read it again, this book is really fun and has a lot or knowledge. Not only entertain me about office life, but also have rich lesson about marriage life and spiritual life

Thanks to the author, and i recommended this book for you all 💕🤗
Profile Image for Dita Nugraha.
67 reviews
January 13, 2023
Awalnya baca buku ini karena iseng. Bahasanya ringan dan cocok jadi bacaan sekali duduk. Pada beberapa bagian, narasinya terasa begitu panjang. Tapi karena tema dan bahasan yang diangkat cukup menarik, akhirnya saya coba baca sampai akhir. Konfliknya terkesan sederhana, tentang drama di tempat kerja, konflik batin si tokoh aku, proses pencarian jati diri, pemahaman tentang hidup, keseimbangan, dan hubungan dengan sesama manusia maupun dengan Tuhan.
Profile Image for Zia Nazaliah.
146 reviews4 followers
April 30, 2023
yaa seperti judulnya ya, buku ini penuh drama di pekerjaan wkwkw, awalnya aku kira buku non fiksi karena banyak banget narasi tentang pelajaran kehidupan di pekerjaan, eh tapi ternyata fiksi, terus ini kek kisahnya lama2 malah tentang memperbaiki diri dan perjodohan ya di akhir, but yea i'm glad ini happy ending
46 reviews2 followers
February 26, 2019
Sama sekali tidak menyangka kalau di sepertiga halaman terakhir buku ini (menurut saya) seperti berganti genre. Tapi saya tetap sukaaa
Displaying 1 - 8 of 8 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.