Min2 penyihir buangan yang sedang belajar didunia maanusia. Kalau tertidur dia menjadi boneka dan tidak bisa menggunakan sihir. Supaya dapat berwujud manusia, ia harus dicium oleh seorang pria.
Yū Asagiri (あさぎり夕, Asagiri Yū), born Yuriko Takano (高野夕里子, Takano Yuriko), who also writes as Yū Asagiri (朝霧夕, Asagiri Yū), is a Japanese mangaka from Tokyo, Japan. She made her professional manga debut in 1976. Asagiri received the 1987 Kodansha Manga Award for shōjo for Nana Iru Majikku ("Seven Colors Magic"). Her other works include Golden Cain, Midnight Panther. She provided the art for Kirara Boshi no Daiyogen, with the story by Kyoko Mizuki.
Asagiri Yuu debuted on Nakayoshi in 1977 with Hikari mezashite tonde yuke. She won the 11th Koudansha annual manga award with the work Nana iro magic in 1987. Asagiri is good at drawing pretty people and using SD-characters at appropriate times, and has a flair for fashion. Focusing on shoujo-manga, most of her works are published by Koudansha, but recently she made a vague comment about wanting to be free and try something new. Her newest works are now published in Shoujo Friend & Shoujo Comic. There is also an Asagiri Yuu (name spelled differently with kanji, 朝霧夕) who published some "racy" stuff.
After she had a car accident and was in hospital, Asagiri realized that she should write the stories she always wanted to do rather than the shoujo-manga she was "forced to do". She then started to do adult stuff.
ini komik kesayanganku sewaktu SD... bisa bikin imajinasiku melayang.... nah sekarang gimana ya caranya dapetin komik ini lg ?????? buat yang punya hub aq yah...
Ichiya pelajar SMA yang mata duitan suatu hari menemukan boneka di dekat tong sampah. Entah mengapa ia merasa tergerak untuk membawa boneka itu dan membersihkannya. Kasihan, ia tidak tahu bila nasibnya kemudian berubah dratis ketika mencium boneka itu. Itu boneka penyihir. Bukan sembarang penyihir, tapi penyihir gagal yang doyan makan.
Minmin, penyihir rakus itu menghabiskan 500 tahun usianya hanya menjadi boneka. Ia dikutuk menjadi boneka oleh gurunya karena terlalu bego. Selanjutnya, ia dibuang ke dunia manusia untuk belajar menjadi penyihir berguna. Malang, tidak ada manusia pun yang bersedia menciumnya. Mereka ketakutan melihat sebuah boneka bisa berbicara. Nasiblah yang mempertemukannya dengan Ichiya.
Ichiya yang malang akhirnya terseret ke petualangan Minmin. Mulai dari terkurasnya dana untuk membayar biaya makan Minmin yang gila-gilaan, dikejar-kejar Amon – pangeran dunia penyihir – yang mengaku sebagai tunangan Minmin, bertemu dengan kawanan penjahat barang antik, hingga melawan penyihir jahat yang pernah memporak-porandakan dunia penyihir.
Uniknya, kepolosan dan keserakahan Minmin terhadap makanan kerap menyelamatkan mereka. Kisah Ichiya dan Minmin ini sangat menghibur. Karakter para tokoh seperti Amon, Shiva, Minmin dan Ichiya dibuat amat kocak. Seperti kejadian ketika Minmin berhasil melahap 10 mie bakso. Penjualnya menangis tersedu-sedu, karena terlanjur memasang promosi, ’makan 10 mie bakso, gratis tidak berbayar’. Begitu pula ketika Minmin dan Ichiya terpaksa mencari tanaman di taman untuk mengirit biaya hidup. Mereka akhirnya makan enak karena menemukan dompet tak bertuan di taman itu.
Minmin salah satu karya Yu Asagiri yang terbaik. Tokoh-tokoh dalam cerita dilukis dengan indah, begitu pula dengan kostum dan setting cerita. Yu Asagiri menggarapnya dengan detail. Komik ini kocak banget, bikin bikin tertawa.
cerita komik yang kocak banget. nyeritain sebuah boneka (minmin) yang bisa jadi orang kalo dicium sama tuannya. endingnya juga seru, jadian sama tuannya, dan dia berhasil jadi orang, horeee.... bacaan gue pas es de, dapet minjem, soalnya anak esde jajannya dikit, hehehehe.
Wah masih ingat komik ini adalah salah satu komik Yu Asagiri yang aku suka, sayangnya seri terakhir nggak ada, waktu itu rental komik hanya ada sampai nomor 3. Ceritanya lucu, min-minnya imut kalau sudah kenyang dan tidur.