Peluk Widati dan Roosmi. Menjadi perempuan selalu menantang, terutama di budaya yang patriarki ini. Kisah kehidupan perempuan yang masih relevan di beberapa sudut, sampai hari ini.
Sudah lama baca cuman lupa input he he he. Ceritanya mungkin kurang cocok dgn kondisi saat ini tp bgtlah yg terjadi saat buku ini terbit. Unggah-ungguh masih diterapkan sangat kuat bahkan untuk hak yg sptnya sepele. Pada bagian "Arti Kata-kata" pembaca akan mendapat banyak pemahaman mengenai.makna kata dalam bahasa Jawa. Sangat bermanfaat bagi mereka yang kurang memahami kata dalam bahasa Jawa.