Runaway! Semua begitu mengerikan! Luluh lantak sudah cita-cita besar menjadi grup band papan atas negeri ini. Tagar buntung dan depresi berat! Indra tewas! De Bin berantakan.
Tidak ada yang bisa dilakukan, kecuali melarikan diri. Gigih kecewa karena tidak bisa membujuk Boy untuk terus main band, apalagi Kintan yang diam-diam naksir Boy. Ia benar-benar patah hati!
Secercah cahaya datang ketika Boy diterima kuliah di UGM. Mereka -- Boy, Tagar, dan ibunya -- pindah ke Yogyakarta. Tetapi, tantangan malah tetap mengintai. Ada orang-orang misterius yang mengontrak di rumah Mbah Gondo, simbah Boy yang sudah lama meninggal.
Siapakah orang-orang misterius itu? Sanggupkah Boy dan Tagar menghadapi mereka?
Izzatul Jannah adalah nama pena dari Setiawati Intan Savitri.
Karya pertamanya dimuat di majalah Ananda ketika duduk di kelas V SD. Mulai menulis cerita Islami pada tahun 1992, sejak berinteraksi intens dengan kajian dan dakwah Islam. Telah menulis sekitar 50 cerpen lebih yang dimuat di Annida, Ummi, Ishlash, dan belasan artikel lepas tentang keislaman. Pernah menjadi juara III LMCPI I Annida, juara harapan LMCPI IV Annida, serta termasuk nominator cerpenis favorit versi Annida.