Jemima, gadis tomboy yang manis tetapi sering seenaknya itu membenci ibunya. Meskipun ia mencoba melarikan kebenciannya pada gunung-gunung, pada ngarai, hutan dan lembah tetapi ia tidak pernah mampun meredakan kebenciannya.
Maka ia bertemu dengan Eve, yang terkapar antara hidup dan mati. Ia bertemu dengan Uwi, gadis kecil berambut gimbal yang mengajarinya tentang cinta pada Ibunda, bertemu dengan seorang perawat bernama Muslimah yang mengajarkannya mengeja kasih pada sesam. Bertemu dengan ken dalam sosok lain yang bukan sahabatnya tetapi seseorang yang mencoba meintainya. Ia limbung. Tetapi ada orang-orang tercitna yang terenggut, oleh orang yang dibencinya.
Jika begitu, masih bisakah Je mencintai Ibunya? Meski semua orang berkata: Cintai Ibumu. Cintai. Mampukah je? Simak yaa.. Bukan sekedar kisah cinta.
Izzatul Jannah adalah nama pena dari Setiawati Intan Savitri.
Karya pertamanya dimuat di majalah Ananda ketika duduk di kelas V SD. Mulai menulis cerita Islami pada tahun 1992, sejak berinteraksi intens dengan kajian dan dakwah Islam. Telah menulis sekitar 50 cerpen lebih yang dimuat di Annida, Ummi, Ishlash, dan belasan artikel lepas tentang keislaman. Pernah menjadi juara III LMCPI I Annida, juara harapan LMCPI IV Annida, serta termasuk nominator cerpenis favorit versi Annida.
waaaaaa... ini buku udah lamaaa banget mabacanya, SMP deh kayaknya. Ceritanya bagus, tentang cewek yang sama anak2 jalanan gitu, agak lupa2 dikit aku, terus dibikinnya bersambung lagi, katanya mau dilanjutin tapi nggak tau jadi nggak tuh... sampe sekarang masih bersambung di pikiran.. hehe..