Rate : ★.5
Damn, saya pertama kali kenalan sama cerita ini di wattpad gegara diracuni teman pas lagi masa-masa hectic buat persiapan ujian kelulusan smp. Then what? Saya langsung masukin ini sebagai nominasi cerita favorit saya di wattpad kala itu. Saya masih ingat bagian saat putih menggantung dan membelah vertikal; dari ujung kemaluan hingga kepala; salah satu temannya. Sebuah mahakarya cerita pembunuhan yang benar-benar menarik minat saya untuk memasukkan cerita ini ke rak buku saya. Ditambah plot-twist mengenai dalang sesungguhnya yang, boom! benar-benar gak terduga sama sekali. Lia, si tokoh utama yang awalnya ikutan tersekap bersama teman-teman osisnya ternyata adalah dalang sebenarnya. Psikopat yang membuat Putih ikut-ikutan mejadi psikopat. Dan Putih membunuh teman osisnya selain untuk balas dendam, juga sebagai kado ulang tahun untuk Lia. Gila, saya takjub.
Lalu cerita ini benar-benar dibuat versi cetaknya, saya senang bukan main. Tapi, setelah melahap buku ini dalam sehari saya jadi benar-benar kecewa. Meski sudah membaca pemberitahuan mengenai 80% perombakan cerita ini, saya masih sangat kecewa karena ternyata cerita ini malah dirombak kearah yang lebih buruk.
Mari kita bahas yang negatif-negatif dulu (karena saya suka yang jelek-jelek hahaha):
1) Niat untuk plot-twist malah jadi jump-twist.
Untuk mengganti adegan akhir versi wattpad yang terlalu sadis, unsur spiritual yang dimasukkan untuk 'menambal lubang' dalam cerita malah jadi 'lubang' itu sendiri.
Dari awal saya sama sekali nggak diberi petunjuk mengenai adanya arwah dan segala tetek bengeknya, tapi tiba-tiba saya ditampar dengan 'Rey membuat Putih dirasuki arwah Hani, mendiang pacarnya yang sekaligus mantan ketua osis untuk balas dendam pada Wirya dan gengnya karena telah membuat Hani tewas. Tapi hal itu malah mengakibatkan kematian anggota osis yang tidak ada sangkut pautnya dengan Hani.' the hell.. Lah kenapa jadi hantu-hantuan? Hani siapa? Yang saya ingat, cerita ini cerita psychological thriller-mystery, bukan horor. -★★ bintang dari saya
2) Putih sama sekali nggak terlihat seperti psikopat.
Daripada psikopat, dia lebih terlihat seperti orang bodoh yang tidak punya pilihan akhirnya membunuh karena didesak dendam dan keputusasaan. Sama sekali kurang mencerminkan judul novel ini sendiri. 'Girl in The Dark'
-★ bintang
3) Pensi yang dilarang.
Ini adegan yang paling ingin saya komentari sejak di wattpad. Why?? Kenapa?? Sampai akhir ceritapun saya tidak diberi kejelasan.
-0,5 bintang.
4) Rumor hantu diruang osis yang ternyata bagian terpenting ending cerita.
Kalau ternyata adegan ini sangat dibutuhkan untuk eksekusi ending, setidaknya tambahkan selipan tentang sejarah rumor itu, desas-desus, atau apapun yang bisa memberikan petunjuk bahwa plot itu berguna. Jangan hanya sekedar 'Ruang osis itu berhantu' blabla... tanpa ada detail lanjutan. -★ bintang.
Good point:
1) +★ bintang untuk cover bukunya (kebetulan saya beli yang putih) yang menarik dan lucu. (meski saya nggak tau, kenapa harus mulut?)
2) Bahasanya cukup enak untuk dibaca meski ada beberapa kesalahan penulisan.
3) Untuk sasaran pembaca remaja, konten pembunuhannya bukan sesuatu yang sadis-sadis amat. cukup aman lah untuk dibaca (meski saya lebih suka versi wattpadnya yang super sadis sih)