Faire la circulation et maintenir l'ordre n'est clairement pas un poste de tout repos, encore moins pour Arthur Delfouille, le maladroit agent 212. Les automobilistes sont agressifs et peu disciplinés, les pompiers prétentieux et condescendants, le commissaire colérique et injuste, le matériel souvent caduc, la météo parfois aride...
Malgré tout, les journées qu'il passe à patrouiller dans la rue en uniforme sont des promenades de santé en comparaison de la gestion de son agaçante belle-mère, toujours fourrée chez lui et qu'il lui faut traîner tel un boulet même lorsqu'il est en congé.
Avec un plaisir évident, Raoul Cauvin et Daniel Kox continuent, dans ce nouvel album, à mettre en scène leur personnage fétiche, le souvent ridicule mais néanmoins sympathique agent 212, dans cette série devenue classique. Une caricature des petites absurdités de la vie en société, dans la pure tradition franco-belge.
Cerita Arthur kali ini banyak menceritakan kisah perselisihannya dengan ibu mertua yang tampaknya kecewa anaknya menikahi Arthur, dan berharap putrinya menikahi polisi lain(at least, polisi jalan tol seperti anak temannya yang sudah punya Porsche).
Cerita paling lucu dalam edisi ini menurut saya adalah Peluru Hilang. Arthur mendapati bebek mati dan seorang pemburu setelah mendengar suara tembakan. Si pemburu mengatakan kalau si bebek mati alami karena serangan jantung.
Ketika Arthur menanyakan kenapa dia menembakkan peluru, si pemburu mengatakan kalau ada babi hutan yang tiba-tiba menyeruduk ketika dia sedang jalan-jalan. Kemudian dia menembaknya dan nyaris kena. Sekarang dia khawatir si babi mengamuk.
Arthur yang tidak percaya, marah kepada si pemburu. Di tengah kemarahannya, seekor babi hutan yang mengamuk keluar dari semak dan menyeruduk mereka.
Mereka berdua berakhir di ranjang rumah sakit. Adegan ditutup dengan si pemburu yang bertanya, apakah Arthur sekarang sudah percaya dengan ceritanya.
Ik kan me vagelijk herinneren dat ik deze strip wel eens eerder heb gelezen, de hoofdpersoon komt me bekend voor. Dit was een zeer leuk deel om te lezen. Die arme Agent 212, hij heeft echt geen enkel geluk in zijn leven blijkbaar. Zijn baas is snel boos en gelooft niets wat Agent 212 zegt (maar ja, als je in zulke situaties als Agent 212 komt kan ik me voorstellen dat mensen gaan twijfelen aan je). Sommige strips waren kort, sommige waren wat langer, ik vond het zeker leuk dat er afwisseling was. Dus ja, hopelijk zijn er meer delen te vinden in mijn bibliotheken, ik wil namelijk meer van deze serie.