Jump to ratings and reviews
Rate this book

Seri Kumbang (Hamlyn Bumblebee Books) #8

Anak dalam Cermin dan Cerita-Cerita Lain

Rate this book
In Indonesian (Anak dalam Cermin) or in English version Dame Topple’s Buns and other Stories by Enid Blyton.
Serial Kumbang, thanks to my favourite story Dolly Pembuang Waktu, Kesalahan Teddy dan Karena Malas. These stories are great in teaching children I guess. Well at least , I still feel they did for me now.

192 pages, Paperback

First published January 1, 1983

2 people are currently reading
81 people want to read

About the author

Enid Blyton

5,134 books6,318 followers
See also:
Ένιντ Μπλάιτον (Greek)
Enida Blaitona (Latvian)
Энид Блайтон (Russian)
Inid Blajton (Serbian)
Інід Блайтон (Ukrainian)

Enid Mary Blyton (1897–1968) was an English author of children's books.

Born in South London, Blyton was the eldest of three children, and showed an early interest in music and reading. She was educated at St. Christopher's School, Beckenham, and - having decided not to pursue her music - at Ipswich High School, where she trained as a kindergarten teacher. She taught for five years before her 1924 marriage to editor Hugh Pollock, with whom she had two daughters. This marriage ended in divorce, and Blyton remarried in 1943, to surgeon Kenneth Fraser Darrell Waters. She died in 1968, one year after her second husband.

Blyton was a prolific author of children's books, who penned an estimated 800 books over about 40 years. Her stories were often either children's adventure and mystery stories, or fantasies involving magic. Notable series include: The Famous Five, The Secret Seven, The Five Find-Outers, Noddy, The Wishing Chair, Mallory Towers, and St. Clare's.

According to the Index Translationum, Blyton was the fifth most popular author in the world in 2007, coming after Lenin but ahead of Shakespeare.

See also her pen name Mary Pollock

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
92 (22%)
4 stars
118 (29%)
3 stars
171 (42%)
2 stars
20 (4%)
1 star
4 (<1%)
Displaying 1 - 18 of 18 reviews
Profile Image for Ipeh Alena.
543 reviews21 followers
May 2, 2017
ternyata cover cetakan terbarunya ini lucu. Cerita di dalamnya juga ga buat bosen untuk dibaca lagi dan lagi. Suka dengan bagian cerita Anak Yang Terbelakang. Mengajarkan untuk 'lebih' dalam cara berbeda.
Profile Image for Eva.
Author 24 books121 followers
April 23, 2015
Dari semua seri buku anak Enid Blyton yang saya baca, buku ini yang sering banget saya ulang-ulang. Semua cerita di dalamnya berkesan.
Profile Image for endang cippy.
275 reviews26 followers
June 21, 2018
Baca di ebook #Ipusnas

Isi buku ini terdiri dari :
1. Kue kismis bu Topple
2. Dolly pembuang waktu
3. Kesalahan Teddy
4. Karena Malas
5. Anak dalam cermin
6. Anak yang terbelakang
7. Gara-gara Jinky
8. Kalau suka berbohong.

Aku suka kisah Dolly pembuang waktu.
Ketika waktu sudah lewat, dia tidak akan pernah kembali. Penyesalanlah yang akan datang kemudian.

Semua anak terlahir dengan ciri keistimewaannya sendiri. Seperti dalam kisah anak yang terbelakang. Terima mereka apa adanya karena mereka adalah anugerah Tuhan yang paling sempurna.
Yang dibutuhkan adalah kesabaran lebih dalam mendidiknya untuk membuatnya mandiri di masa depan.

Quote favorit terdapat dalam kisah anak dalam cermin.

Kita harus membagi apa yang kita miliki dengan orang lain. Apabila keadaan memungkinkan.

Walaupun ada beberapa buku dalam seri #Kumbang.
Buku-buku ini bisa di baca secara acak.
😂😂😂
Profile Image for Ira Booklover.
690 reviews45 followers
January 9, 2020
Buku terakhir dari Seri Kumbang. Ada 8 cerita di dalamnya. Mereka adalah Kue Kismis Bu Topple, Dolly Pembuang Waktu, Kesalahan Teddy, Karena Malas, Anak dalam Cermin, Anak yang Terbelakang, Gara-gara Jinky, dan Kalau Suka Berbohong.

Cerita favorit saya adalah Anak yang Terbelakang dan Gara-gara Jinky. Anak yang Terbelakang mengajarkan kita untuk tidak menghakimi anak hanya karena dia tidak ahli dalam suatu bidang tertentu. Carilah keahliannya di bidang lain sehingga dia juga bisa bersinar.

Next yang saya suka dari cerita Gara-gara Jinky adalah pesan moralnya tentang kebaikan yang pasti akan berbuah walaupun tidak secara langsung. Cerita yang sangat menghangatkan hati.

At last, 4 dari 5 bintang untuk buku ini. I really liked it.
Profile Image for Impy Island.
232 reviews11 followers
August 9, 2024
Kisah-kisah dongeng penuh pembelajaran yang seharusnya dibaca anak-anak, tapi kenapa manusia seperempat abad juga ikut-ikutan? Bodo amat lah ya ....

Perbedaan signifikan dari kumpulan kisah ciptaan Nyai Blyton dengan dongeng-dongeng di era Grimm DKK, adalah tidak ada konten gore padahal sangat banyak kisah dalam buku ini yang bisa merujuk ke sana. Aku yakin 1000% kalau Grimm Brother DKK yang menjadi editor buku ini, Nyai Blyton bakal disuruh revisi besar-besaran pada ending tiap kisahnya.

Memberikan "sedikit" hal "nendank" di dalamnya!!! Apakah perbedaan kewarganegaraan menjadi aspek utama? 👀
1 review
January 12, 2021
Gaya penceritaannya keren. Banyak mengandung pesan moral untuk anak-anak. Meskipun begitu, tetap tidak terkesan menggurui.
Profile Image for Melinda.
174 reviews5 followers
December 3, 2021
Lagi… buku pengantar tidur anakku.
Bagus sekali, cerita-cerita moralnya…
Dan bisa spend quality time juga dengan anak.
Profile Image for Shin Donghae.
2,256 reviews8 followers
February 22, 2022
Baca ulang.
Ini salah satu favorit saya dari seri kumbang. Dengan desain sampul yg lebih menarik utk edisi boxset :))
Profile Image for Sondang.
203 reviews18 followers
July 28, 2007

I couldn’t find the cover of the book, whether in Indonesian (Anak dalam Cermin) or in English version Dame Topple’s Buns and other Stories by Enid Blyton.
This is also my favourite Serial Kumbang, thanks to my favourite story Dolly Pembuang Waktu, Kesalahan Teddy dan Karena Malas. These stories are great in teaching children I guess. Well at least , I still feel they did for me now.

Profile Image for Haniva Zahra.
425 reviews43 followers
September 3, 2017
Baiklah, saya akan menuliskan hal-hal baik yang saya dapatkan dari buku ini. Sejujurnya, saya menyadari bahwa beberapa cerita memiliki nilai atau hikmah moral yang serupa. Akan tetapi, cerita-cerita tersebut tetap menarik hati, walaupun pada akhirnya saya tahu, oh ini pesannya sama dengan cerita yang itu. Well, untungnya saya percaya, bahwa nilai baik memang perlu terus diulang agar merasuk ke nadi.

1. Jangan jadi seseorang yang rakus
2. Jangan membuang-buang waktu dengan menunda penyelesaian pekerjaan (ups. super kena!)
3. Jangan jadi anak yang jahat dan judes, nanti tidak ada teman yang mau berteman
4. Kalau kita malas, yang rugi sebenarnya adalah diri kita sendiri
5. Kita perlu berlatih untuk berbagi dengan orang lain
6. Walaupun kita tidak pintar, kita bisa jadi yang terbaik di bidang lainnya, misalnya yang paling rapi dan bersih.
7. Menolong orang lain adalah menolong diri kita sendiri di waktu yang akan datang
8. Jangan suka berbohong, atau tidak ada yang akan percaya lagi dengan perkataan kita.

Saya tinggal menyelesaikan satu buku lagi dan Box Set Kumbang Enid Blyton berhasil untuk saya selesaikan yeay!
Displaying 1 - 18 of 18 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.