Jump to ratings and reviews
Rate this book

Cinta Segala Musim

Rate this book
Ketika Rampak, lelaki yang sangat dicintai Rae mengalami kejatuhan yang paling menyakitkan dalam hidupnya, Rae dipaksa untuk menghadapi dua pilihan, tetap bersama Rampak dalam penderitaan atau pergi, meninggalkan Rampak untuk menyongsong hidup yang lebih nyaman. Di tengah guncangan yang melimbungkan Rae memutuskan untuk menghadapi semuanya. Jika Rampak tak menyerah,dia pun tak ingin kalah.

**

Ini adalah novel romantis yang menjadi pemenang unggulan III Lomba Menulis Novel Inspiratif Indiva. Aku suka menulis kisah-kisah romantis dalam pernikahan, karena menurutku, cinta dalam pernikahan itu lebih sejati. Di situlah kesanggupan kita untuk menerima pasangan apa adanya, diuji. Sebelum menikah, yang kita lihat hanyalah semua yang ingin kita lihat saja. Kebaikannya, manis senyumnya, sifat murah hatinya, tetapi, setelah menikah kita dipaksa untuk melihat semua yang awalnya tak ingin kita lihat. Egoisme, kebiasaan lelet, pengabaian, dan lain sebagainya. Pernikahan, bukanlah akhir sebuah kisah bahagia, tetapi, awal sebuah perjalanan menuju daerah yang masih asing bagi kita. Sebagai sepasang kekasih, suami istri mesti mengira-ngira jalan manakah yang akan diambil bila menemukan halangan. Sering kali kita mengambil jalan yang tidak diketahui. Dan, sering kali pula, jalan itu membawa kita pada tempat yang begitu indah.

224 pages, Paperback

Published January 1, 2016

1 person is currently reading
18 people want to read

About the author

Maya Lestari Gf.

17 books28 followers
Penulis buku:

Kutukan Pitopang (2004)
Ken (2004)
Farewell Party (2005)
Denting Dua Hati (2005)
It's My Solitaire (2005)
Kupu-kupu Fort de Kock (2013)
Attar dan Peta Beliyaka (2013)
Attar dan Panci Ajaib (2013)
Attar dan Alamat yang Hilang (2013)
Love, Interrupted (2014)
Labirin Sang Penyihir (2015)

Juga menulis cerpen dan artikel di berbagai media massa

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
8 (19%)
4 stars
16 (38%)
3 stars
16 (38%)
2 stars
2 (4%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 23 of 23 reviews
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
January 24, 2017
11 - 2017

Blog Tour Cinta Segala Musim DL 28 Januari 2017 cek http://rizkymirgawati.blogspot.co.id/...

Pernikahan Rampak dan Rae awalnya sungguh membahagiakan. Walau sampai di usia pernikahan mereka yang ke-6 belum juga dikaruniai buah hati, mereka tetap bahagia dan terus berusaha. Mereka sudah cukup bahagia dengan karir Rampak yang menjanjikan sebagai seorang developer, bahkan kehidupan mereka pun tergolong kelas menengah ke atas. Apa saja yang diinginkan Rae pun sudah tersedia.

Namun, kita tidak pernah tahu kapan badai datang kan? Pernikahan mereka diuji. Rampak tiba-tiba saja mendapat musibah besar. Salah satu proyeknya tidak sesuai dengan spesifikasi, karena rekan kerjanya menipunya. Rampak pun harus mendapatkan gugatan dari sana sini. Rekan kerja yang seharusnya bertanggung jawab, malah kabur entah kemana, meninggalkan Rampak yang harus bertanggung jawab atas semuanya. Rampak pun harus menanggung ganti rugi yang cukup besar. Tidak tanggung-tanggung, harta bendanya ludes sudah. Rampak bangkrut seketika, hanya Rae yang dimilikinya.

"Segala yang membahagiakan pergi dari kehidupannya, seperti pasir yang dilenyapkan oleh angin." (Halaman 22)

Kehidupan mereka pun berubah. Dari yang awalnya bergelimang harta, sekarang harus berhemat demi bisa hidup. Mereka pun harus tinggal di kontrakan yang tidak layak huni. Hingga kemudian kabar bahagia datang menghampiri mereka, Rae dinyatakan positif hamil.

Sayangnya, kebahagiaan itu hanya sebentar saja. Lagi-lagi mereka diuji, buah hati yang ditunggu sekian lama itu akhirnya harus pergi sebelum dia mengenal dunia. Akankah Rampak dan Rae bisa menerima semua cobaan yang datang menghampiri? Akankah Rae tetap berada di samping Rampak menghadapi cobaan dan bangkit kembali bersama? Yuk baca sendiri Cinta Segala Musim.

"Kadang hidup tak menawarkan banyak pilihan. Dan satu-satunya cara untuk bertahan, adalah dengan menerimanya." (Halaman 11)

Membaca halaman demi halaman novel ini, kamu akan dibawa memasuki kehidupan pernikahan Rampak dan Rae. Bagaimana kehidupan mereka pasca kasus besar yang menghampiri mereka. Bagaimana Rampak dan Rae yang awalnya berkecukupan kemudian harus kehilangan semuanya dan berusaha untuk bangkit kembali.

Kak Maya menggambarkan kisah ini dengan sangat baik. Aku bisa merasakan apa yang dirasakan oleh Rampak dan Rae atas musibah yang menimpa mereka. Rae yang mencoba untuk bertahan dan tidak mengeluh dengan kondisinya sekarang, dan Rampak yang berusaha untuk tidak bergantung dengan orang lain, termasuk keluarganya.

Aku bisa mengerti kenapa Rampak lebih memilih tidak meminta bantuan kepada keluarganya, padahal dia sebenarnya bisa. Apalagi tentunya keluarganya maupun keluarga Rae dengan senang hati membantu. Aku pun jika berada di posisi Rae dan Rampak bakal memilih untuk berjuang terlebih dahulu daripada harus menerima uluran tangan keluarga.

Aku pun bisa memahami bagaimana reaksi keluarga Rae terhadap Rampak. Bagaimana pun terasa manusiawi sekali tidak mungkin ada orang tua yang mau melihat anaknya berada dalam kesusahan. Salut buat Rampak dan Rae yang akhirnya bisa meyakinkan keluarganya bahwa mereka mampu bangkit dengan usahanya sendiri.

Membaca novel ini membuatku banyak belajar, bahwa pernikahan tidak selamanya indah dan baik-baik saja. Ada kalanya kita akan diuji, dan ujian itu datang tidak mengenal waktu dan bisa dalam bentuk apa saja. Disinilah kekuatan cinta kita dan pasangan akan diuji, akankah kita saling berpegangan tangan bersama-sama menghadapi ujian itu atau memilih menyerah.

Bagaimana pun menikah itu seperti membuka lembaran kehidupan baru. Pastinya ada suka maupun duka yang menghampiri. Kisah Rampak dan Rae bisa menjadi pelajaran bagi kamu yang sekarang sudah menikah atau yang belum, untuk selalu menjaga komitmen yang kamu punya dengan pasangan. Jangan hanya mau enaknya saja, karena ketika menikah kita sudah berkomitmen untuk menerima semuanya, baik kebahagiaan maupun kesedihan.

Salut dengan Kak Maya yang menceritakan kisah ini dengan sangat baik. Secara perlahan-lahan dan ada prosesnya, bagaimana Rampak dan Rae bangkit dari masalah mereka benar-benar menginspirasi sekali. Rampak dan Rae yang tidak hanya memikirkan masalah mereka saja, malah kepekaan mereka semakin nyata. Mereka malah lebih bermanfaat bagi orang lain, padahal hidup mereka juga sama susahnya. Inilah pentingnya bersyukur dalam hidup dan tidak semua kebahagiaan itu berasal dari materi/uang.

"Keuntungan tidak harus selalu bersifat finansial. Kebahagiaan dan kepuasan hati lebih penting." (Halaman 222)

Tidak hanya kisah Rampak dan Rae saja yang cukup menyita perhatianku, aku juga suka dengan unsur-unsur arsitektur yang coba diangkat dalam novel ini, seperti filosofi Rampak terkait rumah dan perumahan yang baik itu seperti apa. Ternyata membangun sebuah rumah juga ada seninya loh.

"Rumah sebenarnya soal ruang, bukan sekat. Ruang-ruang dibangun untuk melapangkan, sementara sekat-sekat dibangun untuk pembatasan. Rumah bukanlah pembatas antara ruang personal dengan dunia luar, tapi rumah adalah penghubung antara keduanya." (Halaman 46)

Chemistry Rampak dan Rae terbangun dengan sangat baik dan begitu kuat. Terasa sekali bagaimana mereka saling mencintai dan menyayangi satu sama lain. Tokoh favoritku tentu saja Rampak. Rampak yang begitu teguh dengan prinsipnya dan berjuang mati-matian menghidupi keluarganya. Rampak dengan segala sisinya yang menginspirasi.

Novel ini benar-benar paket komplit, kamu akan banyak belajar dari kisah Rampak dan Rae. Bagaimana sebuah ujian membuat mereka menjadi lebih baik dan bisa bermanfaat bagi sesama. Bagaimana mereka menghadapi ujian demi ujian yang datang. Bagaimana kekuatan cinta bisa bertahan di segala musim.

"Kadang kita hanya punya sedikit pilihan dalam hidup, Rae. Kita mungkin tak bisa mengubah keadaan saat ini, tapi kita bisa mengubah persepsi kita terhadapnya." (Halaman 102)

Jadi, siapkah kamu mencintai pasanganmu di segala musim kehidupan?
Profile Image for Rossa Imaniar.
221 reviews5 followers
May 9, 2022
“Selalu ada jalan keluar dari setiap masalah, selama kita yakin dan bertahan untuk sabar. Selalu ada hikmah dari setiap musibah. Kita hanya perlu menunggu.”

Baca novel ini gara-gara baca review di iPusnas. Banyak yang bilang bagus. Akhirnya penasaran, terus baca.
Dan emang bagus sih..
Aku kasih 3.5 🌟 untuk novel ini..
Profile Image for Lelita P..
633 reviews58 followers
December 27, 2021
Baca ini di iPusnas setelah penasaran gegara diiming-imingi admin Indiva.

Untuk ukuran novel yang menceritakan tentang kehidupan rumah tangga, menurut saya novel ini realistis sekali. Konflik yang disajikan, struggle Rae dan Rampak untuk bertahan, juga sikap orang tua Rae, semuanya terasa sangat realistis. Novel ini nggak mengangkat isu orang ketiga sebagaimana ribuan bahkan jutaan novel rumah tangga di luar sana, melainkan sesuatu yang lebih realistis: bahwa ujian kadang datang dan mengubah 180 derajat hidup yang tadinya baik-baik saja. Novel ini menceritakan bagaimana Rae dan Rampak berusaha berjuang untuk bertahan melalui badai cobaan itu sebagai sepasang suami istri.

Saya nggak terlalu sering membaca novel rumah tangga sih, tapi dari koleksi pengalaman yang sedikit itu pun, saya ngerasa banget betapa novel ini menyajikan peristiwa yang much closer to real world dibandingkan dengan novel-novel rumah tangga lain (yang mostly tentang pelakor atau tentang "akhirnya jatuh cinta setelah menjalani pernikahan yang awalnya tanpa cinta"). Novel ini betul-betul menunjukkan jatuh bangunnya suami istri dalam menghadapi sikon yang terjadi akibat masalah eksternal (dalam hal ini, usaha suami (Rampak) bangkrut gegara dia ditipu orang)--masalah yang sangat mungkin menimpa rumah tangga mana pun jika suaminya punya bisnis sendiri. Membaca novel ini sama dengan mengikuti perjalanan Rae dan Rampak menghadapi masa-masa kelam itu sampai akhirnya perlahan bangkit dan menjadi pasangan yang lebih kuat. Bahkan mereka bertumbuh dengan meluaskan manfaat untuk masyarakat.

Pacing novelnya cepat, sejak awal sudah langsung disajikan konflik situasi mengenai latar belakang keadaan Rae dan Rampak sekarang. Gaya bahasanya juga enak, mengalir. Kadar emosinya juga pas: mendayu, kadang-kadang nyesss banget rasanya, tapi bukan yang menye banget sampai air mata di mana-mana.

Karakter tokoh-tokohnya juga kerasa manusiawi banget seolah mereka adalah orang beneran di dunia nyata. Selama membaca, saya merasa betapa saya tidak terlalu menyukai karakter Rae dan Rampak, sebelum saya sadar bahwa mungkin saya nggak terlalu suka mereka karena mereka terlalu manusiawi dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Rampak si orator-idealis-terseret-kapitalisme yang harga diri laki-lakinya selangit, juga Rae si cewek-tajir-penyuka-fesyen yang terkesan manut banget. Agak bikin sebel, cuma ya itu tadi, manusiawi. Kebayang banget pasangan dengan karakter kayak gitu di dunia nyata. Tapi mereka berdua benar-benar saling melengkapi dan mengutuhkan, saling bergantung, saling mendukung. That's what you called 'husband and wife'.

Hanya saja, mereka ini ... terlalu bucin satu sama lain. Ya nggak apa-apa sih--bagus malah--bucin sama suami/istri sendiri, cuma kok ya akhirnya bucinnya kayak ... too much.

Saya terhanyut banget sama separuh awal novel ini, tapi entah kenapa separuh terakhirnya intensitasnya semacam berkurang sehingga saya nggak terlalu terhanyut lagi. Pokoknya sejak penceritaannya mulai melibatkan potongan-potongan blog laporan pembangunan rumah layak huni, itu saya mulai berhenti-berhenti bacanya.

Tapi overall novel ini bagus banget sih buat contoh struggling yang realistis dalam rumah tangga. Saya berpikir untuk sering-sering merekomendasikan--atau bahkan mengado--novel ini ke teman-teman saya yang akan atau sudah menikah. Hubungan yang sehat dan chemistry yang lekat antara Rae dan Rampak sangat bagus untuk dijadikan role model bagi yang mencari contoh bagaimana sepasang suami istri--yang sudah berakad untuk hidup bersama di depan Tuhan--menghadapi tekanan dunia sambil berpegangan tangan berdua.
Profile Image for Wardah.
954 reviews173 followers
March 8, 2022
Baca ini tuh capek. Naik turun naik turun mulu. Konfliknya juga bikin nyesek karena soal penipuan dan kesialan hidup :'(

Sebenarnya dari awal udah gemas banget sama Rae yang suka menyimpan segalanya dalam dirinya. Hei, kenapa nggak komunikasi dengan baik sih sama Rampak? Gemes banget sepanjang bacanya ini kapan mereka komunikasi jelas??? Sampai ada banyak konflik-konflik kesalahpahaman dll. Yah, meski semuanya berakhir dengan baik sih.

Satu lagi yang bikin gemas itu Rae yang sering bicarain dirinya dengan nggak percaya diri. Karena novel ini juga ditulis dari sudut Rae sih. Cukup sering dia bilang dirinya bodoh apalagi pas bicara ama Rampak. Padahal kayaknya Rampak nggak pernah bilang begitu juga? Kenapa Rae bisa punya pemikiran gitu? Agak nggak terjawab sih kecuali mungkin karena yang dibicarakan Rampak soal arsitek dan rumah dan hal-hal yg Rae nggak paham.

Tapi buat ceritanya serius aku tebawa. Kisahnya terasa menyedihkan banget beneran. Bagian ketiak Rampak di rel kereta itu bikin aku pengen nangis. Sama bagian pas benerin rumah itu huhu pengen peluk orang-orang di sana. Sampai separuh cerita nggak kebayang sih akhirnya bakal gimana, tapi ternyata pas sampai akhir aku merasa puas. Bagus banget hikmah yang bisa diambil dari hal yang dialami Rampak ini.

Secara keseluruhan novel ini sangat aku nikmati. Aku denger audiobook-nya di Storytel dan kualitasnya jempolan. Beneran berhasil bikin aku merasakan suka duka kehidupan pernikahan Rae dan Rampak. Aku bacanya tanpa ekspektasi juga sih dan ternyata sangat menikmati.
Profile Image for S.S..
13 reviews2 followers
January 15, 2017
Membangun sebuah rumah tangga, nyatanya tak semudah dan seindah bayangan. Butuh komitmen dan kejujuran dari kedua belah pihak untuk membangunnya. Badai tentunya akan menerpa, bagaimana kita men-sikapi, itulah sebuah tugas dan perjuangan untuk kita. Apakah menyerah, atau berjuang hingga akhir, itulah pilihan kita.

Inilah kira kira yang ingin diungkapkan oleh Maya Lestari dalam novelnya Cinta Segala Musim. Cinta yang tak lekang diterpa berbagai musim. Tentunya sebagai manusia, ( kalau boleh dikaitkan dengan agama ) iman seseorang senantiasa naik turun. Begitu juga dengan Rampak dan Rae yang menjadi tokoh dalam novel ini. Mereka beberapa kali menyerah, namun kemauan dan kesadaran untuk bangkit kembali adalah hal yang bisa kita petik sebagai hikmah.
Profile Image for Kirana Winata.
27 reviews
January 14, 2017
"Rumah bukan sekadar bentuk. Rumah bukan soal sekat. Tapi ruang. Apa yang kita sebut rumah, sebenarnya bukanlah bangunan yang disekat. Tapi lingkungannya secara keseluruhan. Dengan demikian, halaman adalah sebuah rumah juga."

(Rampak, Tentang Ruang)
Profile Image for Indah Novita.
10 reviews1 follower
January 12, 2021
Saya sudah lama memiliki buku ini. Tapi itulah, saya ini sejenis penimbun buku. Kalau sudah punya buku sudah tenang. Dibaca kapan-kapan bisa. Hihihi.

Nah, di awal 2021 ini, saya rapi-rapiin rak buku termasuk menyortir buku mana yang bisa saya sumbangkan ke taman baca. Eh, ternyata banyak buku masih bersegel yang belum saya baca, termasuk "Cinta Segala Musim" karya Maya Lestari GF ini. Dan hati saya tergerak untuk membacanya.

Cinta Segala Musim adalah kisah antara sepasang suami istri Rampak dan Rae. Rampak digambarkan sebagai lelaki yang sangat idealis. Seorang arsitektur berbakat, bertangan dingin, tapi sekaligus mudah percaya sama orang.

Pada salah satu proyek perumahan yang digarapnya, Rampak memercayakan pengerjaannya pada Hendra, salah seorang temannya. Lalai dalam pemantauan karena terlalu percaya, akhirnya Rampak ditipu temannya sendiri. Hendra membangun perumahan yang tidak sesuai spek, tidak sesuai rencana detail yang telah dirancang Rampak.

Pembeli rumah pun protes, minta ganti rugi, bahkan memolisikan Rampak. Hendra lari dari tanggungjawab dan Rampak harus seorang diri memertanggungjawabkan kesalahan temannya. Rumah penuh cinta yang dibangunnya untuk istri terkasih terpaksa ia jual. Dengan uang yang tersisa, ia mengontrak rumah kecil di sebuah kompleks perumahan yang jauh dari standar hidupnya selama ini.

Rae, sebagai istri yang sangat mencintai suaminya, mengikuti kemana Rampak pergi. Meskipun itu artinya membalikkan hidupnya yang biasa bergelimang kekayaan. Maklum, Rae anak pengusaha kaya dan kemudian menjadi istri seorang arsitek berada - tentunya sebelum Rampak bangkrut.

Hidup di rumah sempit dengan lingkungan berbeda dari sebelumnya, membuat Rae harus melakukan adaptasi luarbiasa. Setelah mengalami naik turun emosi mengikuti idealisme suaminya, bahkan hingga kehilangan calon janin dalam rahimnya, Rae akhirnya sadar bahwa tempatnya memang di sisi Rampak.

Rae bangkit, kembali ke rumah sempitnya setelah sempat tinggal di rumah mewah orangtuanya. Kembalinya Rae menerbitkan semangat Rampak kembali. Saat belum banyak orang memercayakan pekerjaan besar untuk Rampak, Rae tak segan membuat kue dan mengajak tetangganya bekerjasama membuat kue dan menjualnya. Usaha kue Rae berjalan dengan baik.

Berawal dari kepedulian Rae terhadap kondisi rumah Imul, tetangga dan juga wanita yang membantunya menjual kue, Rampak mulai membangun rumah dengan budget rendah. Di luar dugaan, dengan dana yang sangat terbatas - dan dengan memanfaatkan bahan-bahan di sekitar pemukiman mereka, Rampak dapat membangun rumah untuk keluarga Imul. Rumah berbahan baku batang pohon kelapa yang kuat dan bagus.

Rae menghidupkan kembali apa yang pernah mati dalam dada Rampak. Yaitu keinginan berbuat sesuatu dengan ilmu arsitekturnya untuk pemberdayaan masyarakat. Maka mulailah Rampak menginisiasi proyek kemanusiaan. Merenovasi rumah-rumah di sekitar rumah Imul - dengan budget terbatas, dengan tujuan untuk memberikan hunian layak pada orang-orang kecil.

Rae mendukung Rampak sepenuhnya.

Keberhasilan Rampak dengan proyek kemanusiaannya ini, menerbitkan simpati dan empati dalam diri Papa Rae - yang sempat kesal pada menantunya yang dianggapnya angkuh tak mau menerima bantuan darinya sepeserpun.

Lewat sebuah percakapan antara Papanya dan seorang kolega yang tak sengaja didengar Rae, Rae sadar bahwa kegigihan Rampak untuk bangkit telah melumerkan hati Papanya yang keras.

Rae telah membuktikan tak hanya pada keluarganya, namun juga pada Rampak dan semua orang yang mengenalnya bahwa cintanya pada Rampak, tak lekang digerus hujan dan dipapar panas. Cintanya pada Rampak adalah Cinta Segala Musim.**

Profile Image for Harumichi Mizuki.
2,472 reviews73 followers
April 24, 2023
Judulnya sungguh pas dengan isinya. Cinta Segala Musim. Tentang bagaimana sepasang suami istri bisa tetap saling mencintai di kala suka maupun duka.

Rumah tangga Rampak dan Rae diuji dengan ujian yang sangat berat. Perusahaan developer perumahan yang dibangun Rampak dari nol hancur karena penipuan yang dilakukan partnernya, Hendrik. Hendrik mengurangi bahan bangunan sehingga semua rumah itu jadi tak layak huni. Akibatnya Rampak dituntut ganti rugi oleh banyak orang. Nama dan fotonya disebut di koran-koran dan dilabeli sebagai penipu. Rampak harus menjual segala asetnya termasuk rumah untuk membayar semua tuntutan itu. Tapi tetap saja namanya sudah terlanjur dikenal sebagai "developer penipu". Tak ada yang mau bekerja sama dengannya lagi. Rampak dan Rae pun pindah ke sebuah rumah yang sangat tidak manusiawi. Airnya saja kecoklatan dan harus disaring berkali-kali agar bisa dipakai.

Konflik semakin tajam karena dalam kondisi seperti itu Rampak tetap menolak bantuan banyak orang, bahkan dari orangtuanya, juga orangtua Rae yang kaya raya karena usaha supermarket. Dia dengan keras kepala tetap ingin bangkit dengan usahanya sendiri. Kekeraskepalaannya berujung pada gugurnya kandungan Rae. Padahal, mereka sudah enam tahun menanti kehadiran anak itu. Rae jadi marah pada Rampak dan menyuruhnya enyah. Rampak yang putus asa bahkan sempat terpikir untuk bunuh diri di rel kereta api. Dia bahkan sudah tiduran di rel. Ya Allah. Beneran jatuh sejatuh-jatuhnya.

Titik balik dalam kehidupan Rampak baru terjadi setelah Rae memintanya membuatkan rumah bagi Imul, wanita yang sering membantunya menjajakan kue. Keberhasilan Rampak dalam memperbarui rumah Imul dengan bahan-bahan yang sudah tersedia dari alam seperti kayu kelapa dan kerikil sungai membuatnya teringat pada idolanya dulu. Idolanya adalah Hassan Fathy, seorang arsitek dari Mesir yang idealismenya adalah mengusahakan rumah bagi orang miskin. Ia menulis buku Architecture for the Poor. Rampak akhirnya ingin mengusahakan rumah layak huni bagi seluruh penduduk kampung di sekitar tempat tinggalnya. Namun, bagaimana dengan dananya? Ia sudah kehilangan kepercayaan orang-orang. Bagaimana dia bisa mengumpulkan uang seratus lima puluh juta yang dia butuhkan untuk membangun seratus lima puluh rumah? Di sinilah Rae berperan.

Rae berterus terang pada salah satu temannya, Heni, tentang kondisi hidupnya. Tadinya dia menutupi bahwa dirinya sudah pindah ke rumah yang jelek di kampung itu. Heni yang seorang dosen bersimpati dengan apa yang dialami Rae dan Rampak. Dia pun tertarik membantu Rampak menggalang dana. Ia menghubungkan Rae dengan temannya yang memiliki yayasan yang sering menerima donasi bagi orang tak mampu. Sedikit demi sedikit jalan pun terbuka bagi Rae dan Rampak.

Cerita ini mengajarkan bahwa ketangguhan dalam menghadapi hidup adalah salah satu nikmat Tuhan yang tak bisa dinilai dengan materi.
Profile Image for Annissa Larasati.
91 reviews5 followers
February 16, 2021
Sejujurnya, awal mengetahui novel ini yang akan menjadi tema bedah buku di salah satu grup yang saya ikuti, saya tidak tertarik untuk membacanya. Beberapa tahun belakangan, saya perlu berpikir 2-3 kali sebelum memutuskan untuk mulai membaca sebuah novel. Dengan berbagai pertimbangan yang saya miliki.

Hingga ketika bedah buku dan mendapatkan banyak testimoni positif tentang buku ini, saya pun penasaran dibuatnya. Qadarullah, saya baru saja mencoba aplikasi Ipusnas dan ternyata masih tersedia 1 copy buku ini untuk dipinjam. Alhamdulillah. Tak sampai sehari saya berhasil menamatkannya.

“Wanita itu harus berdaya tanpa harus keluar dari kodratnya sebagai istri dan hamba Allah.” Testimoni seorang teman di grup, yang meyakinkan saya untuk mengetahui buku ini lebih lanjut. Dan ya, kurang lebih memang seperti itu gambaran seorang Rae, sang tokoh utama, dalam menghadapi badai kehidupan dalam pernikahan yang dijalaninya.

Dari gambaran sikap Rae saya banyak belajar. Tentang bagaimana seorang istri seharusnya senantiasa menghormati suami dan berusaha menjaga martabat dan harga dirinya di hadapan orang lain. Benar-benar menjadikan suami sebagai qawwam, sang pemimpin keluarga. Masya Allah. Membuat saya berkaca pada diri yang masih sangat jauh dari hal tersebut. Pun membuat saya menilai diri, apakah akan sekuat itu bertahan menemani suami ketika badai ujian melanda. Astaghfirullah.

Hal lain yang begitu menarik perhatian saya adalah isu tentang rumah bagi kaum marginal yang diangkat dalam novel. Sebagai seorang yang pernah bekerja di Kementerian Perumahan Rakyat selama beberapa tahun dan begitu berminat dengan isu perumahan sejak kuliah dulu, ini tentu menarik bagi saya.

Sama seperti penulis, saya selalu percaya bahwa kualitas sebuah rumah mempengaruhi kualitas manusia di dalamnya. Baik secara langsung maupun tidak langsung.

Solusi yang diberikan penulis dalam novel ini untuk rumah tak layak huni bagi kaum marginal bisa dibilang memang sebuah solusi terbaik. Namun sayangnya, hal itu tak populer dalam pengambilan kebijakan di tingkat pemerintah. Sepertinya, diperlukan banyak Rampak Rampak lain di seluruh penjuru negeri, agar dapat tercipta rumah layak huni bagi semua ♥️
Profile Image for Kurnia.
175 reviews10 followers
December 30, 2021
Cinta Segala Musim. Masih beraroma Padang dan sedikit bumbu arsitektur.

Dikisahkan seorang laki-laki bernama Rampak, mengalami kegagalan dalam berbisnis yang telah dibangunnya selama lima tahun. Dikhianati rekan sesama developer, dihujat warganet, diminta bertanggung jawab atas perbuatan yang tak ia lakukan. Dan harus menjual segala apa yang ia miliki.
Ia jatuh ... sejatuh-jatuhnya. Hancur-sehancurnya. Laki-laki yang kalah, dan berusaha menyelematkan harga diri, satu-satunya hal yang ia miliki selain Rae di sampingnya.

Adalah Rae, istri Rampak. Perempuan anggun yang tak pernah merasakan sulitnya hidup karena segala privilege ada padanya. Cantik dan anak orang kaya di Padang. Satu hal yang mungkin dipandang sebagai kesialan: mencintai Rampak dengan sangat. Sehingga saat laki-laki itu dalam masa kejatuhannya, Rae memilih menetap. Berada di sisinya dan melewati kesulitan hidup bersamanya. Tipe istri yang setia. Hingga ujian lain yang lebih menyakitkan menimpa mereka. Haruskah Rae kembali menetap dan berjuang bersama Rampak? Atau memilih meninggalkan laki-laki yang tak bisa lagi menghidupinya "dengan layak"?

Cinta Segala Musim, seperti novel karya Mbak Maya yang lain. Manis yang penuh makna. Tema pernikahan sepertinya jadi spesialisasi Mbak Maya. Karena tiap baca tema-tema seperti ini saya juga ikutan dibuat haru sama perjalanan rumah tangga para tokohnya. Apalagi kali ini bumbu arsitektur kembali dijadikan penyedap (setelah Love Interrupted) dengan agak detail daripada sebelumnya.

Dari situ, saya baru tahu istilah loft untuk rumah kayu. Baru tahu kalau untuk menjadi developer yang baik itu bisa diwujudkan dengan tidak menjadikan lahan produktif sebagai perumahan. Baru tahu jika menjadi arsitek tak melulu sekadar membangun rumah/bangunan, tapi ia juga membangun manusianya, membangun kehidupan. Baru tahu kalau Hassan Fathy adalah arsitek dunia yang membantu menjadikan layak rumah-rumah orang miskin. Seperti cita-cita Rampak Habibie. Karena arsitek adalah seniman kehidupan.

Terima kasih telah memperkenalkan Rae dan Rampak pada Cinta Segala Musim.
Profile Image for R-Qie R-Qie.
Author 4 books9 followers
July 3, 2019
Kehidupan Rampak dan Rae berubah drastis semenjak kejatuhan Rampak. Mereka berada pada kondisi yang memprihatinkan. Meski keluarga pasangan itu bersedia membantu, namun Rampak tetap keras kepala mempertahankan harga dirinya dan menolak semua bantuan itu. Ia ingin berusaha sendiri membangun kembali kejayaannya meski sulit karena ia telah kehilangan kepercayaan dari banyak orang. Dijauhi, dicap penipu karena perbuatan orang lain. Di tengah goncangan dahsyat itu, Rae memilih menemani Rampak meski bisa saja ia tinggalkan dan berlindung di bawah kenyamanan yang ditawarkan kedua orangtuanya.

***

Dalam dan menyentuh. Kisah yang dikemas sederhana namun kaya akan hikmah. Tokoh-tokohnya manusiawi dan terasa nyata. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Penulis pandai memainkan emosi pembaca. Satu waktu saya dibuat gemas dengan kekeraskepalaan Rampak dan kepengecutan Rae yang memilih menyimpan lukanya sendiri, lain kesempatan saya dibuat kagum dengan kebaikan dan kesabaran mereka. Hikmah paling besar yang bisa diambil dari lika-liku pasangan Rampak dan Rae ini adalah selalu ada hikmah dalam setiap musibah. Hal yang kita anggap sebagai kesialan justru mendatangkan berkah yang jauh lebih besar. Empat bintang.

***
Profile Image for afatsa.
51 reviews2 followers
July 29, 2020
Rampak terpuruk dan kehilangan semua harta yang diperolehnya dengan kerja keras. Satu-satunya yang tinggal di sisinya adalah istrinya, Rae. Namun perjalanan mereka tidak mudah. Perubahan drastis keadaan hidup memaksa mereka menata kembali dari nol. Ketidakseimbangan inilah yang menguji cinta Rampak dan Rae.

Tulisan Maya Lestari Gf. sejauh ini belum pernah mengecewakan saya. Selalu ada sesuatu yang baru yang bisa dipelajari selain kisah dan konflik yang disajikan. Kalau di 7 puisi cinta sebelum perpisahan banyak mengulas tentang lukisan, di novel ini saya belajar tentang filosofi arsitektur. Rampak diceritakan sebagai seoarang arsitek.

"Rumah sebenarnya soal ruang, bukan sekat. Ruang-ruang dibangun untuk melapangkan, sementara sekat-sekat dibangun untuk pembatasan. Rumah bukanlah pembatas antara ruang personal dengan dunia luar, tapi rumah adalah penghubung antara keduanya." (Halaman 46)

Tokoh-tokohnya berkembang sepanjang jalan cerita sampai ke akhir yang manis. Sedikit yang mengganggu saya adalah perasaan saling menjaga antara Rae dan Rampak yang menurut saya malah menampakkan rasa saling menahan diri dan kurang terbuka satu sama lain. Ya akhirnya terselesaikan sih, hanya agak aneh saja sepasang suami istri tapi belum seterbuka itu. hehehe
Profile Image for avizena zen.
212 reviews5 followers
May 8, 2023
Rae adalah wanita yang berasal dari keluarga kaya. Ia menikah dengan Rampak yang berasal dari keluarga menengah.

Kehidupan mereka bahagia walau belum dikaruniai anak. Namun suatu hari bisnis Rampak hancur karena ditipu oleh rekan kerjanya. Iapun kehilangan kepercayaan dari banyak klien.

Rae menangis karena rumah dan mobilnya dijual untuk menutupi kerugian bisnis. Ia dan Rampak mengon trak di rumah yang sangat sangat sederhana dan airnya keruh.

Di masa genting ini Rae malah hamil. Ia pun kembali ke rumah ortunya, tapi gak bahagia karena Rampak gak ada.

Akhirnya ia kembali ke rumah, memulai bisnis kue. Tapi karena kecapekan ia keguguran. Rampak jadi sedih banget, depresi, sampai mau su i cide.

Tapi ia diselamatkan oleh teriakan seseorang yang memintanya istighfar.

Rampak berusaha bangkit lagi. Ia membantu Imul, asisten istrinya, untuk merenovasi rumah dari bahan-bahan alami.

Akankah usaha Rampak berhasil? Sanggupkah Rae menemani suaminya di segala musim? Susah dan sedih?

Baca sendiiirii gak mau spoiler.

Ada beberapa quote yang bagus di sini, salah satunya:Hidup itu harus dihadapi, kadang kita hanya punya sedikit pilihan dalam hidup


Jadi yaa hadapi saja, hadapi dengan senyuman.

Profile Image for Sho Pim.
30 reviews
February 10, 2021
Pernikahan tidak selamanya tentang kebahagiaan, akan ada badai yang menerpa dalam segala bentuk, mengguncang kehidupan pernikahan. Kurang lebih ini kesan yang aku dapatkan setelah membaca cinta segala musim.

Cinta segala musim membuka mata saya tentang kehidupan pernikahan. selama ini bacaan yang saya nikmati adalah bacaan yang menyajikan kehidupan pernikahan dengan penuh suka cita dan masalah yang mudah dilalui, sedikit banyak justru mengundang tawa.

Tidak hanya tentang kehidupan pernikahan, cinta segala musim juga mengungkit tentang masalah-masalah hidup yang terasa dekat di dunia nyata, melalui kalimat-kalimatnya berhasil mengantarkan perasaan putus asa dan kekecewaan yang dirasakan oleh karakter yang ada.

Secara keseluruhan cinta segala musim sangat bagus untuk dinikmati dan dimaknai.
Profile Image for Hana.
4 reviews
May 19, 2023
What a great novel! Ceritanya bagus sekali, menunjukkan sisi laki-laki yang bertanggungjawab dengan apa yang menimpanya. Walaupun Rampak adalah orang yang keras kepala tapi dia bisa membuktikan kalau keras kepala yang dimilikinya itu membuahkan hasil yang menakjubkan.

Dilain sisi, cerita pernikahan mereka yang awalnya manis menjadi pilu tapi pada akhirnya kebahagian datang. Kebahagian itu datang karena sebuah rasa kepercayaan yang dibangun, keteguhan hati dan komunikasi dua arah yang menuruku cukup lancar.
Profile Image for ayanapunya.
338 reviews13 followers
April 14, 2020
Dalam pernikahan kadang suami istri harus melewati titik terburuk yang bisa berakhir pada 2 kemungkinan, menguatkan pernikahan atau sebaliknya. Setelah 6 tahun menikah, Rae dan harus melalui masa terpuruk setelah bisnis yang dibangun Rampak hancur lebur dan membuat mereka harus kembali ke titik yang bahkan jauh lebih buruk dari nol. Rampak adalah seorang developer sukses. Namun kesalahan dalam memilih rekanan membuat namanya tercoreng dan kehilangan kepercayaan dari banyak orang.

Saat Rae sendiri terlalu mencintai Rampak untuk bisa meninggalkannya. Padahal sebelum menikah dia adalah putri seorang pengusaha yang bahkan tak pernah merasakan kekurangan. Bersama Rampak, kini Rae harus tinggal di rumah kontrakan seadanya dengan penghasilan yang entah dari mana. Orang tua Rae awalnya memaksa Rae untuk tinggal di rumah mereka. Mereka bahkan sempat menawarkan untuk membantu Rampak melunasi hutang-hutangnya, yang ditolak oleh Rampak.

Dalam menjalani kehidupan di titik terendah, sebuah harapan sempat hadir saat Rae hamil dan ia mulai berjualan kue. Namun hanya sekejap, harapan tersebut sirna saat Rae keguguran. Ini sempat membuatnya membenci Rampak dan ingin pergi darinya. Namun lagi-lagi Rae terlalu mencintai Rampak hingga akhirnya Rae kembali ke rumah kontrakan mungil mereka dan melanjutkan usaha kuenya.

Satu hari, Rae meminta Rampak untuk memperbaiki rumah Imul, salah satu pegawainya. Rampak adalah seorang arsitek hebat. Dengan bahan seadanya ia berhasil membuat sebuah rumah yang nyaman untuk Imul dan keluarganya. Siapa sangka di sinilah awal dari kebangkitan Rampak yang terpuruk. Ia pun mengungkapkan keinginannya untuk memperbaiki kawasan perumahan di sekitar rumah mereka. Rae sempat gamang karena proyek Rampak adalah proyek sosial yang memerlukan dana besar. Kali ini lagi-lagi Rae diuji sebesar apakah dia akan mendukung Rampak sebagai seorang istri
Profile Image for Literasi Bumi.
36 reviews3 followers
February 26, 2021
Another great romance and marriage life story!
I wanna be like Rae who accompanying Rampak, up and down, bitter sweet of life they through by togetherness and loving each other whatever the obstacle that they face.
GREAT!
Profile Image for Dika Hartati.
26 reviews1 follower
June 18, 2020
Kisah cinta paska pernikahan, susah seneng bareng2. Ada cerita tentang filosofi sebuah rumah juga. Keren..
Profile Image for Ratnani El Ratna Mida).
Author 11 books14 followers
October 27, 2016
Setiap orang sudah pasti mendambakan memiliki rumah tangga yang sakinah mawadah wa rahmah. Dalam artian rumah tangga itu bahagia dalam segi finansial, jasmani dan rohani. Namun tentu saja hidup tidak akan seindah dongeng cinderella. Bahagia selemanya setelah melakukan ikrar janji setia. Hidup akan berputar. Mengalami pasang surut. Ada cobaan untuk belajar saling menguatkan. Hanya saja, mampukan pasangan itu tetap saling bersisian mewujudkan mimpi rumah tangga yang diidamkan?

Novel ‘Cinta Segala Musim’ ini, merupakan pemenang harapan pada Lomba Menulis Indiva (LMNI) 2014. Mengisahkan tentang suka duka dalam membangun rumah tangga. Pada awalnya pernikahan Rae dan Rampak begitu sempurna. Rampak sangat sukses dengan pekerjaanya sebagai developer. Rae menjadi seorang istri yang sangat bahagia. Namun ternyata sebuah badai tiba-tiba menyerang rumah tanggah indah mereka.

Perusahaan Rampak dilaporkan masyarakat ke polisi karena dianggap merusak lingkungan. Berita tentang dirinya dipampang di berbagai surat kabar Sumatra Barat. Dia dianggap sebagai penipu karena membangun kompleks perumahan tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan. (hal. 16). Dia dituntut untuk mengganti rugi pada semua pihak, yang kemudian membuat harta bendanya habis. Karirnya hancur.

Di sinilah kehidupan rumah tangga mereka diuji. Rampak sangat terpukul dengan kehancuran yang menimpanya. Dia menolak menggantungkan nasib dengan bantuan ayah atau ayah mertuanya, karena masalah harga diri. Namun begitu dia tetap berusaha yang terbaik untuk memperbaiki ekonominya. Rampak berusaha menghubungi teman-temannya. Hanya saja, tak seorang pun yang berani mempekerjakan Rampak setelah insiden itu.

Meski merasa sedih dengan keadaan mereka saat itu, ada sebuah kabar bahagia yang membuat mereka bertahan dan terus berusaha. Kehamilan yang sejak dulu dirindukan Rampak dan Rae akhirnya terwujud (hal. 64). Namun, siapa sangka kebahagiaan itu hanya sebentar. Cobaan kembali datang. Rae mengalami keguguran (hal. 105)

Di sinilah, hubungan Rae dan Rampak dipertaruhkan. Keguguran membuat Rae sangat terpukul. Dia marah pada keadaan juga pada Rampak yang terlalu keras kepala. Dan ketika Rampak memberi pilihan, Rae menyuruh laki-laki itu pergi. Benarkah hanya sampai ini kesetiaan Rae? Dan mampukah Rampak bangkit dari keterpurukan dan mengembalikan kepercayaan Rae?

Selengkapnya di sini http://tulisanelratnakazuhana.blogspo...
Profile Image for Rumah.
Author 1 book41 followers
February 6, 2017
Baca reviewnya disini yuk >> http://peekthebook.blogspot.co.id/201...

Kehidupan rumah tangga Rae dan Rampak mengalami ujian di tahun keenam pernikahan mereka. Sebelum ujian itu datang ke dalam kehidupan mereka, Rae dan Rampak hidup dengan sangat berkecukupan, bahkan bisa dibilang kaya raya. Rampak sebagai developer dan Rae yang mempunyai passion di fashion. Keduanya saling mendukung satu sama lain. Hingga ujian itu datang ke dalam kehidupan mereka. Karir Rampak sebagai seorang developer hancur lebur. Karena terlalu percaya dengan orang kepercayaannya, Rampak harus menerima segala konsekuensi dengan disebut sebagai peniup karena telah membangun rumah yang tidak sesuai seperti yang dijanjikan. Untuk membayar segala ganti rugi, Rampak terpaksa rela melepas segala harta benda yang dimiliki. Rae pun menerima ujian itu bersama dengan Rampak.

Rae benar-benar berusaha untuk menjadi istri yang kuat di hadapan Rampak. Rae sedih melihat kondisi suaminya. Namun, Rae tak ingin menambah beban Rampak. Dia menjalaninya dengan ikhlas. Kabar bahagia datang dalam kehidupan mereka berdua. Anak yang sudah mereka nantikan selama enam tahun pernikahan mereka, akhirnya hadir juga. Rae hamil. Bahagianya Rampak dan Rae menerima kabar ini.

Membaca novel ini seriusan, bikin aku seneng dan nyesek sekaligus. Gimana nggak seneng, ada banyak ilmu pengetahuan yang bisa aku ambil dari novel ini. mengambil latar belakang di Padang dan diambil dengan setting tahun 2013, aku seolah-olah diajak untuk mengetahui keadaan saat itu. Ditambah keadaan yang terjadi pada hidup Rae dan Rampak.

Disini aku belajar mengenai makna dari pernikahan, makna kehidupan, arti keluarga, arti rasa syukur, arti teman dan lingkungan sekitar. Pernikahan memang tak selamanya berjalan lurus dan mulus. Ada kalanya akan ada kerikil-kerikil kecil bahkan besar yang datang menghampiri. Semuanya tergantung kepada pribadi masing-masing dalam menghadapi ujian tersebut. Apakah bertahan, ataukah menyerah?
Profile Image for Marfa Umi.
Author 1 book8 followers
February 10, 2017
“Aku jatuh sejatuh-jatuhnya, Rae, tapi kemudian syukurlah pikiranku jernih kembali, dan kamu kembali. Kamu tahu, ketika melihatmu berdiri di pintu itu, kembali padaku, aku merasa hidup kembali. Aku cacat tanpamu, tak lengkap.” (hlm 218)

“Berilah manfaat untuk kehidupan ini dengan potensi apapun yang kamu miliki.” (hlm 187)

Novel ini membuat saya berpikir ulang, apakah yang saya lakukan selama ini sudah memberi manfaat kepada orang lain, atau hanya menuruti keinginan saya saja? Apakah pernah terpikir untuk memikirkan orang lain yang jauh kurang beruntung?

Masih ada beberapa kesalahan penulisan seperti di halaman 208 : ,Mereka. Untuk kover, menurut saya ada lebih baiknya jika nama penulis diletakan setelah judul dan diperkecil ukurannya. Untuk alur, saya agak terganggu dengan beberapa pengulangan, mungkin dari penulis ingin memberikan kembali penegasan atau penjelasan, kemudian respon Rae yang beberpa kali hanya “Oh”, terkesan tidak terlalu tertarik walaupun sebenarnya Rae cukup meminati obrolan.

Salut sekali bagaimana kondisi Rampak dan Rae yang saling menguatkan dan saling membutuhkan saat mereka berada di bawah, justru mereka menemukan hal baru yang membahagiakan dan lebih merdeka, hal yang membuat manusia menjadi utuh. Rae dan Rampak sama-sama berjuang meskipun mereka bisa saja meminta dana dari orang tua. Menunjukan bahwa, mereka dapat mandiri dan menunjukan siapa mereka. Belajar dari Rampak, agar tetap bertahan dan tetap kuat, dan Rae, untuk tetap tegar dan menjadi perempuan kuat.
Profile Image for Linda Rinda.
5 reviews
January 5, 2017
Novel pertama Maya Lestari GF yang saya baca. Totally love it...
narasi novel ini sederhana dan rapi. Topik yang diceritakan juga simpel. Namun, yang membuat novel ini stand out adalah kemampuannya mengisahkan romansa rumah tangga yang juga menyentuh aspek sosial. Bahwa Rampak dan Rae hidup di tengah-tengah masyarakat. Mereka memupuk cinta bukan hanya untuk diri mereka sendiri, namun juga orang-orang di sekitar. Lembut dan tegas, keduanya nge-blend dengan sangat baik.
Displaying 1 - 23 of 23 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.